Scandal

Scandal
S2 - Part 22


Hahahahahahahahhaiiiiiiiii bagi koin sama poin yaaa. maachi genks, i love you ❤❤❤


happy reading


••••


Selesai mengantar Kean ke rumah mama Morena, Krystal lalu memilih untuk berbelanja ke super market. Ia sudah menyiapkan banyak catatan untuk bulanan yang menipis di rumah. Satu persatu sayuran dan buah ia masukan ke dalam trolly, lalu ia mendorongnya.


Krystal juga memilih banyak buah-buahan dan camilan untuk di rumah. Selesai memilih bahan masakan, Krystal membayar semuanya ke kasir. Di tengah-tengah sibuk mengantri, Krystal rasanya seperti diikuti oleh seseorang, tapi tidak ada siapa pun yang ia kenal.


Setelah dari super market, Krystal menyempatkan diri untuk mampi ke toko baju, melihat-lihat apakah ada baju yang menarik untuk ia pakai. Saat sedang asik melihat-lihat baju, tiba-tiba saja ada seseorang yang menabrak bahunya dari belakang. Sontak Krystal terkejut hingga tubuhnya oleng ke depan.


Ia mendengkus dengan tampang galak dan bersiap memaki orang yang sudah menabraknya itu. namun, belum sempat kata-kata itu terlontar, Krystal sudah dibuat terkejut saat mengetahui orang tersebut.


"Hai, *****!"


Wajah angkuh, galak, dan sini itu menatapnya penuh seringai. Krystal bergidik ngeri tiba-tiba.


"Gimana rasanya jadi istri pengusaha setelah ngerebut tunangan kakak lo?" ujarnya menyindir.


Tubuh Krystal refleks mundur selangkah ke belakang. Matanya mengerjap perlahan. Ia tidak salah lihat kan? Ia masih mengenali wanita di depannya ini.


"Raisa?"


Wanita itu berdecih. "Masih inget sama gue?" Ia maju selangkah, mengamati Krystal dari atas sampai ke bawah. "Gimana rasanya jadi Nyonya setelah mendapatkan suami hasil ngerebut tunangan kakak lo?"


Krystal meneguk ludahnya dengan susah payah. Ia gemetar dan takut. "K—kamu mau apa?"


"Cuma mau nyapa lo!" Seringai itu benar-benar membuat Krystal merinding takut. "Kayaknya seru ya jadi istri pengusaha hebat. Lihat tas lo, make up lo, perhiasan. Hebat sih lo bisa ngerebut Kai dari Airin." Lalu tawa menggema di sekitar Krystal terdengar nyaring.


"Siapa yang mau gangguin lo, sayang!" Raisa tertawa lagi. "Gue cuma mau tahu gimana caranya lo bisa sampe di titik ini, siapa tahu gue juga bisa belajar dari lo, ya kan?" Ia menyentuh dagu Krystal, menariknya ke atas. "Atau mungkin lo mau berbagi suami sama gue."


Krystal menepis tangan Raisa dengan keras, hingga wanita di depannya itu menggeram kesal. Ia tatap Raisa dengan wajah marah. "Jaga ucapan kamu!" Lalu maju selangkah mendekat. "Jangan ganggu keluarga aku! Kamu itu gak tahu apa-apa tentang aku dan Kai, jadi aku harap kamu diam dan jangan mengganggu aku lagi, Raisa!"


"Wow wow ... anak kucing ini mulai berani ternyata." Raisa berdecih, mangangkat wajahnya untuk menantang Krystal. "Lo tuh pelacurr murahan yang menjual tubuh lo buat Kai!"


"Kamu lebih murahan dibanding aku! Boleh aku ingatkan sama kamu, video porno kamu bersama seorang petinggi perusahaan lima tahun lalu itu benar-benar menjijikan!"


Ingatkan Raisa kalau Krystal yang sekarang bukanlah Krystal yang dulu, yang akan menangis saat dirinya di rendahkan. Ia memiliki segalanya sekarang, Kean dan juga Kai. Ia akan tumbuh menjadi lebih kuat lagi.


"Berengsek! Elo mulai berani!"


"Aku bisa jauh lebih berani lagi kalau kamu sampai mengganggu keluarga aku!"


"Oh ya?" Raisa berdecih geli. "Kita lihat aja nanti sampe mana suami lo itu bakal setia sama lo!"


Krystal menggeram, mengepalkan kedua tangannya di sisi tubuh. "Kamu—" ia akan menampar wanita itu kalau saja ia sadar saat ini mereka telah menjadi tontonan banyak orang di sana.


Krystal tidak akan tinggal diam kalau saja Raisa benar-benar mengganggu keluarganya. Ia akan melakukan apa pun untuk melindungi kebahagiaannya itu. Sekali lagi, Krystal bisa melakukan apa pun kalau saja mereka tidak menjadi tontonan di sana.


Baju yang ada di tangannya ia gantung kembali dengan kesal, lalu meninggalkan wanita keparat itu yang sempat mendesis kepadanya. Sekali lagi, ia tidak akan membuat semuanya kacau seperti dulu karena Raisa.


••••


Part ini telat, tadinya mau di satuin sama yang depan wkwkwk gpp ya dipisah ajahh ❤❤