Scandal

Scandal
S2 - Part 37


Haiiiii ... aku datang lagi .... maaf menunggu lama


happy reading!


••••


Sudah dua hari Krystal tinggal di rumah kedua orang tuanya, sejak saat itu pula Kean terus menanyakan keberadaan ayahnya, kenapa bunda menangis, kenapa mereka tidak pulang dan harus menginap di rumah opa Ryan. Dan Krystal hanya bisa tersenyum tipis dan mengatakan kalau mereka akan lebih baik tinggal di sini.


Selama dua hari itu juga Kai berusaha mencari keberadaan perempuan iblis itu. Ia bukan tidak ingin menjemput sang istri dan anaknya, tapi papa Ryan—yang sebelumnya sudah mendapatkan penjelasan dari Airin, melarang Kai untuk menemui Krystal, setidaknya sampai beberapa hari ke depan karena papa Ryan tahu anaknya butuh waktu untuk menenangkan pikirannya.


"Bunda ..." suara halus dan kecil itu membuat lamunan Krystal buyar. "Aku mau ketemua ayah."


"Ayah kerja," satu kebohongan akan menimbulkan kebohongan lainnya. Krystal terpaksa berbohong karena tidak ingin membiarkan sang anak tahu masalah yang terjadi di antara kedua orang tuanya.


"Ayah kerja jauh, bunda?"


"Iya."


"Kapan pulang? Aku mau makan es krim sama ayah."


"Makan es krim sama bunda aja, mau?"


Kepala mungil itu menggeleng. "Kalo sama bunda gak boleh banyak-banyak, aku maunya sama ayah, bun."


Kepala Krystal rasanya pusing sekali. Bagaimana ia tega membiarkan anaknya jauh dari Kai, bahkan sekali pun Kai jarang ada di rumah, yang selalu dicari anak itu adalah ayahnya. Sudut hati Krystal meringis.


"Bunda kemarin kenapa nangis? Bunda di ledekin ayah ya?" cicit anak laki-laki itu.


Di sekolahnya, kalau ada anak yang nangis itu pasti karena diledek oleh teman-temannya. Karena itu, Kean menganggap Kai telah meledek Krystal hingga membuat bundanya menangis.


"Nggak kok, bunda gak nangis."


"Tapi mata bunda keluar air." Astaga, Kryatal gemas sekali dengan anaknya. Kenapa ia bisa pintar berbicara, mirip sekali dengan Kai.


Haruskah ia memikirkan kembali keputusannya?


***


Hari-hari terus berganti, liburan Kean sudah berakhir dan kini anak laki-laki itu harus kembali ke sekolah. Krystal merasa kurang enak badan, ia memilih untuk tetap berada di dalam rumah sementara Kean di antar oleh supir ke sekolah.


Kai yang tahu jadwal sekolah buah hatinya memastikan diri kalau ia bisa melihat anak itu hari ini. Ia bediri menunggu di depan gerbang sekolah saat mobil yang membawa Kean berhenti.


Sang anak yang melihat dirinya ada di sana langsung segera turun dan berlari menghambur memeluknya. Tentu Kai menyambut baik pelukan itu.


"Wahhh, anak ayah, ganteng banget sih." ujarnya sembari mengecupi wajah sang anak.


Kean tertawa dan bergerak geli karena ciuman itu. "Ayah gak kerja jauh lagi kan?" tanya bocah kecil itum


Alis Kai mengernyit. "Nggak, memang siapa yang bilang ayah kerja jauh?"


"Bunda ... bunda bilang ayah kerja jauh jadi belum bisa jemput aku pulang."


"Oh ..." ia berujar kaku. Jadi Krystal menjelaskan hal itu kepada anaknya. "Iya, ayah kerja jauh, tapi sekarang udah gak kerja jauh lagi."


"Asik, berarti nanti aku bisa makan es krim sama ayah?"


"Memang Kean mau es krim?"


Anak laki-lakinya itu mengangguk dengan semangat. "Iya, aku mau banget ayah."


Jangan lupakan kalau keinginan anaknya adalah kelemahan terbesar untuk Kai. Maka itu ia akan langsung menyetujui permintaan Kean. Kai berjanji, setelah pulang sekolah nanti mereka akan makan es krim di mall terdekat. Tentu saja itu disambut dengan teriakan senang dari anaknya.


••••


terima kasih buat yang masih setia. jangan lupa poin dan koin nya ya buat yang punya. i love you ❤❤❤