
"Miranda." Nela terkejut saat melihat istri pertama Robert berada ditempat yang sama dengannya, bahkan berdiri di samping meja yang ditempati olehnya.
Miranda sendiri menatap Nela dan sosok pria yang duduk bersama wanita itu dengan tersenyum tipis. Ia tak menyangka apa yang dilihatnya sejak tadi tidak salah, ternyata wanita itu memang Nela namun bersama pria lain. Sungguh aneh melihat ****** itu pergi tanpa Robert, karena biasanya kemana-mana mereka selalu bersama.
"Apa yang kau lakukan disini?" tanya Nela dengan gugup takut kalau Miranda mendengar apa yang tadi diucapkan oleh Fredy.
"Kau tidak salah bertanya padaku, apa yang kulakukan disini?" Miranda tersenyum sinis. "Seharusnya aku yang bertanya apa yang kau lakukan disini bersama pria asing? Tunggu dulu, apa Robert mengetahui kau pergi bersamanya?" pancing Miranda dengan tersenyum penuh arti. Oh ayolah, Miranda bukan orang bodoh saat melihat bagaimana pria asing itu mendekat dan berbisik pada Nela.
"Dia bukan pria asing. Dia itu sepupuku namanya Fredy." Jelas Nela.
Miranda mengerutkan keningnya antara percaya dan tidak pada penjelasan Nela.
"Aku bertemu dengan sepupuku untuk mencari keberadaan putraku. Tidak sepertimu yang bisa berkeliaran dengan tenang setelah memalukan keluarga Collins."
"Apa kau bilang?" Miranda yang marah sampai menggebrak meja yang ditempati Nela. "Yang membuat malu keluarga Collins itu putramu. Kau lupa yang membawa lari Lara itu anak haram mu!"
"Kau..."
"Diam ****** aku belum selesai bicara!" Bentak Miranda dengan penuh amarah sampai membuat Nela ketakutan. "Kalau sampai putriku kenapa-kenapa aku akan menyeret putra kesayanganmu itu masuk ke dalam jeruji besi."
"Ada apa Mom?" Tanya Lily yang baru selesai membayar tagihan minuman mereka, setelah bertemu dengan seseorang yang mengetahui keberadaan Lara dan Edgar. "Tante Nela..." Ucapnya dengan terkejut.
Bagaimana tidak terkejut saat melihat istri kedua Dad Robert ada ditempat yang sama dengan mereka. Pantas saja Mom Miranda terlihat sangat marah.
"Tidak ada apa-apa. Ayo Lily!" Miranda menarik tangan putrinya karena merasa muak berlama-lama di tempat tersebut. "Lebih baik kita langsung ke tempat Lara dari pada mengurusi ****** itu."
Nela yang mendengar dengan jelas perkataan Miranda bergegas bangkit dari duduknya. Jika Miranda sudah menemukan Lara maka otomatis Edgar pun berada ditempat yang sama. "Fredy ayo cepat kita ikuti mereka."
"Untuk apa?" Tanya Fredy dengan acuh.
"Ck, kau tidak dengar tadi? Mereka akan pergi ke tempat Lara, otomatis Edgar juga ada di sana." Dengan paksa Nela menarik tangan Fredy karena tidak mungkin ia mengejar Miranda jika sendirian.
Fredy sendiri mau tidak mau mengikuti Nela, karena ia belum mendapatkan uang dari wanita itu. Dia juga ingin tahu apa yang sebenarnya terjadi pada keluarga Collins, agar bisa memanfaatkan dan mendapatkan keuntungan dari permasalahan yang sedang terjadi di keluarga tersebut.
Sementara itu ditempat yang berbeda. Di salah satu apartemen mewah yang ada di Jakarta. Lara yang kesal mendorong Edgar agar menjauh darinya. Bagaimana tidak kesal, selama dua hari ini pria itu tidur di ranjang yang sama dengannya, bahkan menyembunyikan wajah dibawah ketiaknya hingga Lara tidak dapat tidur dengan bebas