Scandal

Scandal
Part 64


"Kak ini sudah siang, aku lapar." Lara kembali mendorong Edgar yang tidak juga bergerak menjauh.


"Sebentar lagi Lara." Edgar semakin erat memeluk tubuh wanitanya. Rasanya ia masih belum puas menghirup aroma tubuh Lara meskipun sudah dua hari ini mereka tidur bersama.


Ya, hanya tidur bersama tanpa melakukan hal yang lebih. Bahkan untuk mencium Lara saja Edgar tidak berani, karena takut terbakar gairah yang pastinya akan sulit dipadamkan.


"Kak aku benar-benar lapar." Lara terus merajuk bahkan kini perutnya sampai berbunyi dengan keras.


Edgar yang mendengarnya tertawa sembari menatap perut Lara, mengusapnya dengan perlahan. "Kau ingin makan apa?" tanyanya dengan menatap Lara tanpa menghentikan usapannya.


"Apa saja kak. Dan berhenti mengusap perutku, rasanya begitu geli." Lara menahan tangan Edgar. Namun yang dilakukannya itu justru membuat Lara semakin kegelian, karena kini Edgar mencium perutnya bertubi-tubi. "Kak.."


Edgar tak mempedulikan teriakan Lara, ia terus mencium perut wanita yang tengah mengandung benihnya itu karena entah mengapa ia sangat menyayangi anak yang ada di dalam sana. Edgar merasa memiliki ikatan batin yang kuat, terbukti saat Lara menangis ia juga ikut menangis. Itu semua diketahui Edgar saat kemarin malam dengan sengaja membuat Lara menangis, dan terbukti dirinya pun ikut menangis.


"Kak hentikan!" Dengan kesal Lara menarik rambut Edgar, membuat pria itu berteriak kesakitan.


"Lepas Lara!" Edgar berusaha melepaskan cengkraman di kepalanya.


"Tidak mau sebelum kau berjanji untuk berhenti!" Lara semakin kuat mencengkram rambut Edgar. Hingga wajah pria itu kini tepat berada di depan wajahnya, begitu dekat sampai membuat keduanya bisa merasakan hembusan napas masing-masing.


Entah siapa yang memulai, tapi yang jelas kedua bibir mereka kini saling bertautan dengan posisi Edgar yang sudah berada di atas tubuhnya.


"Lara..." desah Edgar setelah puas mencium bibir tipis itu setelah sekian lama menahannya untuk tidak menyentuh.


"Kak..." Lara menatap wajah Edgar yang terlihat tampan yang sudah dipenuhi oleh kabut gairah, sama sepertinya yang entah mengapa begitu menginginkan pria itu.


Lara bingung ingin menjawab apa. Di satu sisi ia menginginkannya karena sebuah dorongan dari dalam tubuhnya, namun di satu sisi lainnya Lara merasa takut apalagi ia tahu apa yang akan mereka lakukan sesuatu yang terlarang.


"Aku takut kak." Lirih Lara namun bibirnya justru membalas kecupan Edgar.


Edgar tersenyum, mengusap wajah Lara dengan perlahan. "Jangan takut ada aku." Ia merasa sudah tidak bisa menahannya lagi. Lagi pula mereka sudah melakukannya sekali bahkan sudah membuahkan hasil. Jadi jika melakukannya untuk kedua kali pun hasilnya akan sama.


Lara menganggukkan kepalanya. Keduanya pun tersenyum dan di detik berikutnya bibir mereka kembali bertautan, sangat menuntut dan penuh gairah bahkan dengan tidak sabar saling melepaskan pakaian yang dikenakan masing-masing. Hingga ke-duanya kini polos tanpa sehelai benang pun, saling menyentuh dengan kegilaan yang tak pernah mereka bayangkan akan melakukannya dengan penuh kesadaran. Karena sebelumnya mereka bercinta karena pengaruh alkohol dan obat perangsang.


"Kak.." desah Lara saat penyatuan itu dilakukan. Membuat tubuhnya menegang dengan detak jantung yang berdetak dengan cepat.


Edgar sendiri mengerang saat merasakan penyatuan mereka. Ia merasa seperti pertama kali menyentuh Lara padahal sebelumnya mereka pernah melakukannya.


Keduanya pun hanyut dalam gelombang kenikmatan, melupakan apa yang mereka lakukan adalah sebuah dosa yang akan membuat hidup mereka sulit. Bahkan begitu semangat keduanya merasakan surga dunia sampai mengabaikan bunyi pintu yang diketuk dan bel yang sejak tadi bersahutan tiada henti.


...Pengumuman!...


Novel Alana&Sky sudah publish. Dengan judul Pernikahan 99 Hari🥰 Covernya seperti di



...Jangan lupa mampir, kirim vote, poin, dan tinggalkan komentar kalian. Dan komentar terbaik akan mendapatkan pulsa 20 rbu untuk empat orang pemenang. Untuk penjelasan lebih lanjut simak di Novel Pernikahan 99 Hari 🥰...