
Assalamualaikum wr. wb.
Hai, Arlove semua🙏
Terimakasih saya ucapkan sebanyak-banyaknya untuk kalian, telah setia menunggu dan menyukai cerita sederhana saya ini.
Apakah karya saya sudah tamat?
Belum, sebentar lagi, benangnya masih kusut. Namun, awal masalah sudah selesai.
Kenapa sih, saya bisa membuat cerita ini?
Awal saya menulis cerita ini ... karena tertarik dengan lomba, disana tertulis katanya akan dibimbing. Jujur, saya masih penulis pemula yang masih banyak salah. Jadi, saya sangat tertarik untuk membuat cerita ini dan mendaftar dalam lomba menulis anak genius yang diadakan oleh pihak aplikasi mangatoon/noveltoon.
Saya tidak mengejar juara, tetapi saya mengejar bimbingan itu, saya ingin mendapatkan pengalaman. Namun, bukan saya tidak suka juara, bukankah terlalu munafik jika saya mengatakan tidak suka? Juara, pemenang, itu adalah bonus. Siapa sih yang tidak suka menjadi pemenang?
Nah, saya sedikit kurang percaya diri untuk menjadi menang. Hahaahaha. Begitu banyak cerita anak genius lainnya yang memesona. Walaupun begitu, saya masih bersikeras meminta bantuan kalian yang menyukai cerita ini untuk mendukung karya ini dengan menekan tombol favorit, like, meninggalkan komentar positifnya, vote, serta hadiah. Itu sangat berharga, walau saya tidak juara, itu akan mengantarkan cerita ini bertahan diberanda.
Terimakasih Arlove sayang²ku, telah bersedia mendukungku, love you💓
Terinspirasi darimana cerita ini?
Jujur, saya bukanlah orang pintar apalagi genius! Saya hanya menghayal gak karuan aja, sampai-sampai ada yang berkomentar katanya ceritaku ini seharusnya gendre fantasi. Hm....
Awal mula,
Aku akan bercerita sedikit ya,
Eyang saya memiliki anak kembar tiga, namun setelah berumur 5 tahun anak itu meninggal dunia, setelahnya Nenek saya juga memiliki anak kembar dua, namun juga meninggal dunia, tetapi satu hidup.
Setelah itu, adik ibu saya juga memiliki anak kembar. mereka sehat hingga sekarang, itu masih normal bagi saya, tetapi adik perempuan ayah saya memiliki anak kembar berbeda rupa.
Yang satu wajah oriental, kulit putih susu, badan berisi, hidung mancung, ada lesung pipi, rambut pirang sedikit ikal ujungnya, pendiam dan sangat rajin bersih-bersih, sedangkan yang satunya lagi, kulit gelap, wajah runcing, penangis, kurang rajin.
Inilah awal saya terinspirasi tentang kembar beda, bukan hanya rupa mereka yang berbeda, namun juga sikapnya.
Yang kedua,
Dulu, saya pernah berteman dekat melalui online dengan dua orang pria. Satu dia mengaku berumur 15 tahun dari Bandung, satu lagi dia mengaku 17 tahun dari Blitar, sudah tamat SMA.
Yang berumur 15 tahun itu, saya berteman dengannya di fb tahun 2010, waktu itu saya lagi candu-candunya fb. Anak itu bisa menghack akun!
Waktu itu saya ada Caem😅 Terus berantem, dia ambil fb saya. Terus, dibantu sama dia.
Biasanya kalau pengen ambil alih fb, 'kan harus ada 5 kawan terdekat, fb terhubung, nomor hp, atau email 'kan? Nah, dia gak ada itunya, soalnya fb itu ku hubungkan dengan 3 akun fbku dan akun caemku itu.
Dia merubah email fb dan sandiku langsung. Dulu, aku buat fb gini, Rozhxx@yahoo.co.id, Nah katanya dihack pake browser, jadi aku buka pakai email baru. Http://Rozh.m.xxfacebookxx.com😅 (Contoh email ya, email palsu loh ini ya)
Tapi sekarang, emailku begini, Rozhxxx@gmail.com
Lalu, dia juga bisa ambil fb teman online kami juga, anak itu meninggal dunia karena penyakit leukemia, karena foto anak itu ada seksi dan gak pake hijab. Dia juga ambil fb cewek itu, hapus foto-foto dia dan sembunyikan foto wajah dia. Sehingga hanya muncul foto gambar dengan status kata².
Nah, selanjutnya saya berjumpa dengan seorang pria berumur 17 tahun di dalam aplikasi game Rusia.
Dia bisa juga menghack akun, bisa memainkan banyak akun. Ok!! itu tak terlalu membuat takjub, karena banyak yang bisa melakukan itu melalui link yang dibagikan. Archangxxxxmoxstudxxx. (Saya barutahu kalau dia yang buat link itu, bahkan diperjualbelikan setelah 1tahun kemudiannya)
Yang membuat aku syok adalah... Si cowok itu merasa nyaman sama saya, dia cerita masalah pribadinya, lalu karena kami dekat, dia gak bisa gak chat sama saya. Tentu saja untuk online setiap saat butuh biaya, beli pulsa, saya gak mau dan selalu menolak jika dikirimi pulsa. Alasan utamanya dia adalah bocah, orang saya udah berumur 20+
Saya jawab Nikia X2_01😅💁
‘Tunggu sebentar, ya.’ katanya.
Hampir dua hari, yang katanya sebentar itu, dia tiba-tiba kirim link. Aku disuruh masuk link itu, dia sambil nelfon, kebetulan saya punya dua hp dulu, hp nokia 1600 buat nelfon😅
Jujur, waktu itu pusing pala saya, inggris semua, saya pun cuma mengikuti petunjuknya saja. Dan akhirnya..... Saya gratis selama tiga bulan buka apapun, kata dia itu saya curi Wi-Fi dari Amerika.
Entahlah, sampai sekarang saya tidak tahu, apa saya ditipu? Tapi saya gratis buka apapun tanpa isi pulsa dengan syarat hp saya jangan sampai mati. Kalau mati harus ulang kembali dari awal.
Dari sanalah saya terinspirasi dengan nama Ar. Lalu, terinspirasi bahwa orang-orang pintar dalam dunia IT itu ada.
Dan saya, percaya itu!
Bahkan, saya sangat percaya dengan pembuatan kartu vaksin tanpa suntik. wkwkwwkk. Ahahaha. Bercandaa guuuuuuuuys😅 Nanti ditangkap polisi pula saya.
Nah, guys, itu cerita sedikit awal terinpirasi saya. Di dunia ini banyak hal yang tidak kita ketahui, jangan terlalu cepat menyimpulkan sesuatu itu mustahil hingga berkata fantasi.
Tetapi ... jangan terlalu tinggi berimajinasi juga, harus diimbangi dengan IMAN ya, Sayang²ku Arlove😘
Itulah alasan saya membuat cerita ini, jika genius itu bisa menghitung dan membaca, bagi saya itu masih kategori pintar, bukan genius!
Saya aja yang iq normal kelas 1sd berumur 6 tahun ditahun 19xx sudah bisa nulis baca, bahkan hafal perkalian 1 sampai 9. Itu kenapa? Karena saya jualan, dituntut dan diajarkan sudah bisa nulis, baca, nambah, kali, sebelum sekolah. Wkwwkwk.
Tentu saja orang genius itu melebihi orang normal.
Nah, itu versi saya, ya. Wkwkwwkwk. Bagaimana versi genius kalian?
Bagi saya orang genius itu melebihi otak orang normal, jika masih bisa disimak sama otak normal, berarti dia belum genius, tetapi masih dalam kategori pintar.😅
Ok, Arlove tercinta, semoga terhibur ya sayang²ku.
Kenapa sih nama tokoh utamanya Sakinah?
Karena aku sangat menyukai nama seperti itu.
Jika kalian membaca ceritaku lainnya, kalian akan menemuan nama seperti itu. Nama Sakinah adalah nama nenekku.
Cerita ku yang ini juga dengan nama tokoh nenek,
Nurbaya dan Satria.
Spoiler. Cerita ini lucu,😅 namun 17+ bukan 21+
Cerita ini juga dengan nama Tiyah Citanin dan Gibran.
Nama Tiyah dan Tanin adalah nama nenek tetangga saya. wkwkwk😅
Spoiler... Cerita tentang cinta pertama, menikah dipenuhi salah paham tanpa ada pelakor, apalagi pebinor.