
Sebagai bentuk dukungan kawan-kawan buat Novel Seven Deadly Child ini. Penulis berharap, tanpa paksaan, cukup melakukan dua hal ini.
Sempatkan pencet tombol LIKE sebelum membaca.
Sempatkan meninggalkan KOMENTAR setelah membaca, terserah mau komen kayak apa, ketik satu huruf "A" saja sudah termasuk komentar kok :v
_____________________________________________
(Pulau Lotus Merah. Gaia Mercenaries)
"Salam Manajer Liang!" Ucap Theo. Begitu sampai di dalam ruang pribadi Liang Jing. Manajer Gaia Mercenaries cabang Pulau Lotus Merah.
"Salam tuan muda!" Jawab Manajer Liang. Memberi salam tangan balik kepada Theo.
"Akhirnya kita bisa bertatap muka secara langsung! Sudah sangat lama pria tua ini memiliki keinginan untuk bertemu serta melakukan beberapa obrolan ringan denganmu!" Lanjut Manajer Liang. Sembari memasang ekspresi wajah ramah. Sebelum mengalihkan pandangan pada sosok lain yang saat ini sedang berdiri di belakang Theo.
"Ahhh… Guan Zifei! Kau juga turut serta! Lama tak bertemu!"
Manajer Liang menutup pembukaan ramah dengan memberi sapaan kepada Guan Zifei.
"Ya, memang waktu yang relatif lama! Terkahir kita bertemu, kau masihlah Manajer cabang di kota antah berantah South Region! Aku bahkan sudah lupa nama kota tersebut!" Jawab Guan Zifei. Terlihat tak terlalu suka dengan sosok Manajer Liang di hadapannya.
"Hahhahah…! Masih seperti terakhir kali kuingat! Mulut yang tajam!"
"Dan juga, terakhir kita bertemu, kau masihlah seorang Tuan muda terpandang yang memiliki kedudukan serta kehormatan tinggi! Namun, lihatlah sekarang!"
"Sungguh lucu bagaimana langit secara misterius memainkan perannya dalam roda takdir! Membolak-balik nasib setiap orang!" Tanggap Manajer Liang. Membalas kalimat bernada ejekan dari Guan Zifei, dengan hal yang sama.
Disisi lain, mendengar kata-kata Manajer Liang, Guan Zifei justru menyambut dengan memasang senyum tipis. Sembari menatap dengan sorot mata meremehkan, seolah ingin berkata bahwa Manajer Liang adalah orang dungu yang tak tahu apapun.
Suasana ruang berkembang menjadi berat saat Manajer Liang dan Guan Zifei, mulai saling tatap dengan pandangan meremehkan, cenderung sengit.
"Ehemmm…!"
Sampai kemudian, Theo yang tentu saja merasa tak nyaman karena menjadi orang yang berdiri diantara Manajer Liang dan Guan Zifei, dengan canggung berdeham ringan. Memecah keheningan.
"Dengan segala kerendahan hati, jika boleh jujur, aku tak berniat mendengar kata-kata bernada saling ejek diantara kalian untuk lebih jauh lagi!" Ucap Theo.
"Manajer Liang, aku tak tahu hubungan seperti apa yang terjalin antara kau dan Guan Zifei di masa lampau, tapi aku memang sengaja mengajaknya untuk ikut karena bagaimanapun juga, ia adalah anggota Eksklusif Gaia Son Paviliun!" Lanjut Theo.
"Jadi kedepan, urusan antara kelompok Bandit Serigala dengan Gaia Son Paviliun, itu akan sering di tangani oleh Guan Zifei jika aku memiliki satu kendala untuk mengurusnya langsung!"
"Kuharap, kau tak ada masalah dengan itu" Tutup Theo.
"Ohhh… Aku pribadi tentu saja tak ada masalah apapun dengan pengaturan itu! Bagaimanapun juga, sebagai seorang Manajer, aku akan selalu bersikap profesional saat menyangkut segala hal tentang bisnis!" Jawab Manajer Liang melirik sekilas kearah Theo, sebelum kembali menatap tajam kearah Guan Zifei.
"Hanya saja, apa kau benar ingin mempercayakan segala urusan pada orang ini? Aku jelas yakin, kau tak tahu bagaimana reputasi orang ini di South Region!" Lanjut Manajer Liang.
Kalimat terakhir yang disampaikan oleh Manajer Liang, segera membuat senyum tipis yang tadi sempat ada di wajah Guan Zifei, seketika lenyap.
"Tutup mulut busukmu! Memang apa yang kau tahu tentang diriku? Apa yang kau tahu tentang Klan Guanku!" Dengus Guan Zifei. Dengan nada sedikit bergetar ketika menyebut nama Klan Guan keluar dari dalam mulutnya.
"Haaahhh…! Ini tak ada habisnya!" Gumam Theo. Saat mendengar dua orang tersebut kembali mulai berseteru.
'Dua pria tua tak tahu diri!' Lanjut Theo, memaki dalam hati. Sebelum menatap tajam kearah Manajer Liang.
"Dan Guan Zifei! Kenapa kau tiba-tiba bersikap eksplosif! Tak seperti dirimu yang biasa kukenal! Jika terus begini, bagaimana mungkin aku bisa percaya untuk kau mengambil peran penting berkaitan dengan relasi antara kelompok kita dan Gaia Son Paviliun!" Lanjut Theo, kini ganti menatap kearah Guan Zifei.
"Boss…! Orang ini…"
Guan Zifei hendak menanggapi, sampai tiba-tiba, Theo melempar sebuah gulungan kertas kepadanya.
"Sudah cukup! Mulai saat ini, aku tak akan pernah memberi tugas kepadamu jika itu berkaitan dengan Gaia Mercenaries Pulau Lotus Merah!" Ucap Theo. Merasa hubungan antara Guan Zifei dan Manajer Liang, memang tak sederhana dan akan sulit diatasi.
"Sekarang tolong bawa gulungan kertas itu ke Gaia Treasure, aku perlu beberapa bahan obat khusus! Semua sudah tercatat di dalam gulungan tersebut!" Lanjut Theo. Memutuskan untuk membagi tugas agar Guan Zifei tak lagi harus terus berada di ruang yang sama dengan Manajer Liang.
"Hmmm… Baik!" Jawab Guan Zifei. Segera pergi meninggalkan tempat setelah menyempatkan memberi lirikan tajam terakhir kepada Manajer Liang.
"Baiklah, Manajer Liang, kita langsung saja ke urusan bisnis!" Ucap Theo. Tepat ketika Guan Zifei telah meninggalkan tempat.
Kalimat Theo, disambut oleh Manajer Liang dengan kembali memasang senyum sederhana. Ekspresi ramah sekali lagi tampak di wajah pria tua ini.
"Tuan muda! Silahkan!" Jawab Manajer Liang. Mempersilahkan Theo membuka urusan bisnis yang ia maksud.
"Sebenarnya bisnis sederhana! Aku hanya ingin menyewa beberapa kapal perang milik Gaia Mercenaries!" Ucap Theo.
"Hmmmm… Beberapa kapal perang? Tolong lebih spesifik! Berapa tepatnya?" Tanggap Manajer Liang.
"Berapa memang yang kalian punya untuk saat ini?" Tanya Theo balik.
"Ahhh… Sungguh menarik!" Gumam Manajer Liang.
"Gaia Mercenaries Pulau Lotus Merah, memiliki tiga jenis kapal perang! Dibagi berdasarkan ukurannya!" Ucap Manajer Liang, membuka penjelasan
"Setiap ukuran, memiliki kualitas yang sama, hanya saja jumlah orang yang dapat di tampung bervariatif!"
"Kami memiliki 10 kapal perang dengan Grade Medium yang berkapasitas 100 penumpang!"
"Kemudian ada 4 kapal perang dengan Grade Super yang berkapasitas 500 orang!"
"Terakhir, ada 2 kapal perang Grade Superior yang dapat menampung 1000 orang!" Ucap Manajer Liang, menjelaskan jenis dan juga jumlah kapal perang yang dimiliki Gaia Mercenaries Pulau Lotus Merah yang ia pimpin.
Mendengar penjelasan Manajer Liang, Theo segera melakukan perhitungan cepat.
"10 Kapal perang Grade Medium berarti bisa menampung 1000 orang, untuk 4 kapal perang Grade Super, akan menampung 2000 orang! Sama halnya dengan 2 kapal perang Grade Superior, menampung 2000 orang! Jadi total 5000 orang!" Gumam Theo.
"Manajer Liang, apa kau bisa menyiapkan 2 kapal Grade Superior tambahan dalam waktu dekat? Jika memang tak memungkinkan, itu tak masalah bila harus kapal perang Grade lain! Yang jelas, bisa menampung total 2000 orang!" Ucap Theo.
"Hmmmm… Tuan muda? Kau berniat mengangkut 7000 pasukan Bandit Serigala dalam sekali jalan?" Tanya manajer Liang, dengan ekpsresi wajah tertegun ketika mulai menyadari niat Theo.
"Kurang lebih seperti itu!" Jawab Theo singkat. Membenarkan pertanyaan Manajer Liang. Meskipun memang tak sepenuhnya tepat. Karena sebenarnya bukan 7000 orang, melainkan Theo ingin bergerak membawa seluruh pasukannya yang kurang lebih berjumlah 9000 orang.
2000 pasukan yang tersisa, akan diangkut menggunakan Glory Land Warship.
Theo bisa saja mengangkut lebih banyak dengan memanfaatkan realm kecil Istana Emas, namun itu tak akan terlalu efisien ketika situasi pertempuran benar-benar terjadi.
Bagaimanapun juga, pertempuran diwilayah Kepulauan yang jelas akan sering berada di atas laut, membutuhkan beberapa strategi yang mana harus memiliki kapal perang dalam jumlah tertentu. Dan Kapal Perang dari Gaia Mercenaries yang dianggap sebagai Armada kapal berkualitas terbaik di muka Gaia Land, jelas adalah opsi paling tepat.
-----
Note :
Cuma mau mengingatkan, seperti sudah saya umumkan sebelumnya, kedepan akan cuma up 1 chapter. Kembali normal 2 chapter tanggal 1 maret atau tepatnya hari senin besok.