
Sebagai bentuk dukungan kawan-kawan buat Novel Seven Deadly Child ini. Penulis berharap, tanpa paksaan, cukup melakukan dua hal ini.
Sempatkan pencet tombol LIKE sebelum membaca.
Sempatkan meninggalkan KOMENTAR setelah membaca, terserah mau komen kayak apa, ketik satu huruf "A" saja sudah termasuk komentar kok :v
_____________________________________________
*Tukkk….!
*Bzzzzz….!!!
Dengan satu ketukan singkat, Theo mengaktifkan sepatu kilat. Bergerak sepersekian detik untuk memindahkan Hella dan Gerel ke lokasi lain, sebelum pada detik berikutnya sudah kembali lagi kedalam kemah rapat.
"Baiklah! Sudah tak ada gangguan! Kita lanjutkan pembahasan lebih penting!" Ucap Theo. Memecah keheningan. Sekaligus membuat Iris kembali sadar dari keterkejutan akibat menghilangnya sosok Gerel dan Hella secara tiba-tiba.
"A-apa tadi itu?" Tanya Iris.
"Anggap saja kecepatan super yang berguna untuk menyelesaikan banyak hal dengan instan! Kau sebaiknya juga berhenti terus bersikap provokatif ketika dalam situasi serius!" Jawab Theo. Dengan intonasi nada dingin. Dimana membuat Iris yang mendengarnya, kini tak lagi mempunyai niat untuk bermain-main.
"Boss! Apakah kau sadar, jika ingin sedikit saja menikmati hidup, kau bisa melakukannya kapan saja!" Ucap Zhou Kang. Dengan intonasi nada serta ekspresi iri kepada Theo.
"Hahahha….! Lupakan! Bocah satu ini sepertinya tak begitu tertarik dengan hal macam itu! Mungkin salah satu pengaruh dari usia mentalnya yang tak normal!" Tanggap Tuan Leluhur, relfek.
Mendengar kata-kata Tuan Leluhur, seluruh orang yang ada di dalam ruangan, segera menatap kearahnya, memasang ekspresi wajah heran.
Sementara Theo, dengan cepat memberi Tuan Leluhur satu lirikan tajam. Seolah ingin mengatakan agar Tuan Leluhur menutup mulut bocornya.
"Ahhh… Salahku! Lupakan saja! Anggap aku tak pernah mengatakan apapun!" Ucap Tuan Leluhur.
Tanggapan Tuan Leluhur yang jelas sekali hanya untuk menghindar, tentu saja tak membuat setiap orang menarik pandangan. Menuntut Tuan Leluhur untuk memberi penjelasan lebih rinci dari kata-katanya tadi.
"Kenapa masih memandangku? Berhenti memandang dengan pandangan menuntut seperti itu! Aku tak mau membuat masalah dengan bocah ini?" Bentak Tuan Leluhur. Memaki Guan Zifei, Zhou Kang, serta Iris yang masih menatapnya lekat.
"Bocah! Kita lanjutkan pembahasannya!" Lanjut Tuan Leluhur.
"Hmmmm…." Gumam Theo. Masih sedikit melirik dengan kesal kearah Tuan Leluhur, sebelum kembali melihat kearah Iris.
"Jadi, Nona Iris, silahkan beri penjelasan tentang wilayah Kepulauan!" Ucap Theo.
Mendengar itu, Iris akhirnya memutuskan untuk kembali memasang ekspresi wajah tenang. Kemudian mulai menatap peta yang ada diatas meja. Sebelum tangannya menunjuk ke salah satu wilayah.
"Sebelum aku mulai memberi penjelasan, aku ingin kalian paham terlebih dahulu, bahwa sebenarnya, kami para Tribe, menyebut dua wilayah Gurun dan Kepulauan, dengan sebutan resmi Desert Tribe United untuk wilayah Gurun, dan Thousand Island untuk wilayah Kepulauan! Itu adalah nama resmi! Kalian perlu tahu untuk memudahkan penjelasanku kedepan!" Ucap Iris.
Satu penjelasan awal yang segera disambut anggukan singkat oleh orang-orang yang ada di dalam kemah rapat. Menandakan setiap orang ini sebenarnya sudah mengerti.
"Laut di Thousand Island, atau biasa orang luar sebut sebagai wilayah Kepulauan, secara garis besar di bagi menjadi delapan! Memiliki sebutan layaknya tujuh warna pelangi dengan satu tambahan warna!" Ucap Iris, memulai penjelasan.
"Pertama adalah laut merah! Tempat yang bisa di katakan sebagai zona paling liar! Karena merupakan wilayah perbatasan antara Gurun dan Kepulauan!"
"Laut dimana kalian pertama kali menginjakkan kaki di wilayah Thousand Island, serta tempat saat ini sekarang kita berada!"
"Pada lautan ini, konflik-konflik sering terjadi antara pihak penjaga perbatasan Eleanor Tribe dan Barbarian Tribe, yang berusaha menghalau kelompok Perompak yang hendak ingin menerobos ke wilayah Desert Tribe United!"
"Begitu pula sebaliknya! Tak jarang para Bandit Gurun, juga mencoba untuk menerobos ke wilayah Thousand Island! Ingin merampok beberapa pemukiman yang berada pada pulau-pulau kecil di dekat wilayah perbatasan!"
"Situasi sering berkembang tak terkendali karena selain bentrok antar dua kelompok Tribe besar penjaga perbatasan dengan para Perompak dan Bandit, tak jarang para Perompak dan Bandit sendiri, juga terlibat konflik satu sama lain!"
"Kejadian yang sama seperti ketika kalian baru memasuki wilayah Kepulauan! Para Perompak segera menyergap kelompok kalian!"
"Oleh karena itu, dari beberapa wilayah laut, Laut Merah disebut sebagai salah satu Zona keras!" Tutup Iris. Sedikit mengambil nafas untuk sesaat, sebelum menggeser jari telunjuknya pada wilayah laut lain diatas peta.
Iris kemudian melanjutkan penjelasannya, menurut gadis tersebut, setelah wilayah Laut Merah, ada Laut Jingga, wilayah yang terkenal karena merupakan tempat dari Gaia Son Paviliun, membangun kota kecil pada salah satu pulaunya, yang mana tentu saja memiliki cabang dari organisasi tersebut didalam pulau tersebut. Gaia Inn, Gaia Mercenaries, dan Gaia Treasure.
Kemudian wilayah laut selanjutnya, adalah lautan Kuning, hampir sama dengan laut Jingga, wilayah ini juga terkenal karena Dark Guild, salah satu organisasi netral terbesar, memiliki cabang pada salah satu pulaunya.
"Hmmmm… Sepertinya Gaia Son Paviliun dan Dark Guild, benar-benar organisasi netral yang tak bisa dianggap remeh!" Gumam Tuan Leluhur. Begitu mendengar ternyata bahkan di wilayah Thousand Island, juga berdiri salah satu cabang dari dua organisasi netral itu.
Bagaimanapun juga, pada masa kejayaan suku Osiris ratusan tahun yang lalu, peta kekuatan di muka Gaia Land, tidaklah sama dengan saat ini. Pada jaman dimana Tuan Leluhur hidup, bahkan jajaran 10 Biggest Knight Group juga berbeda.
Oleh karena itu, ia cukup heran dengan kebesaran serta sepak terjang dua organisasi netral yang kini dianggap sejajar dengan 10 Biggest Knight Group. Gaia Son Paviliun, dan Dark Guild.
"Jangan remehkan jaringan Gaia Son Paviliun! Mereka bahkan lebih besar dari yang tampak di permukaan!" Tanggap Guan Zifei.
Satu pernyataan yang segera disambut Theo dan Zhou Kang, dengan anggukan sepakat.
Tak heran Guan Zifei dan Zhou Kang paham betul dengan kekuatan Gaia Son Paviliun, karena bagaimanapun juga, organisasi netral tersebut, memiliki basis utama di South Region. Bahkan berdiri untuk pertama kali di wilayah tersebut. Tepatnya pada Tang Empire. Kekaisaran yang juga menjadi lokasi dimana dua Klan besar yang menjadi bagian dari 10 Biggest Knight Group, yakni Xiao Klan dan Zhou Klan berada.
"Ohhh… Baiklah kalau begitu! Akan kuingkat!" Jawab Tuan Leluhur.
Merasa situasi telah kembali tenang, Iris mulai melanjutkan penjelasannya. Menurut gadis ini, keberadaan Gaia Son Paviliun dan Dark Guild di wilayah Laut Jingga dan Laut Kuning, sebenarnya selama ini akan menguntungkan semua pihak, baik itu kawanan Perompak, maupun pihak Eleanor Tribe. Karena kedua organisasi tersebut, tak akan pilih-pilih dalam mitra bisnis. Asal tak terlalu membuat posisi netral mereka terganggu, maka itu tak akan masalah.
Oleh karena itu, pihak Eleanor Tribe maupun Perompak, jarang ada yang mau bersinggungan atau membuat masalah dengan dua organisasi tersebut, begitu pula sebaliknya. Alasan yang sama dimana membuat pihak Eleanor Tribe pada awalnya tak bisa meminta bantuan pada Gaia Son Paviliun maupun Dark Guild. Karena jelas keduanya akan menolak untuk turut campur.
Situasi hanya berubah ketika pihak Eleanor Tribe, menjalin kesepakatan dengan Theo. Dimana mampu membuat Gaia Son Paviliun dan Dark Guild, secara bersamaan sedikit melonggarkan pakemnya. Mau berurusan dan bersinggungan langsung dengan kawanan Perompak.
Setelah Laut Merah, Laut Jingga dan Laut Kuning, Iris kemudian melanjutkan penjelasan, dimana ada laut Hijau, Laut Biru, Laut Nila, dan Laut Ungu. Yang mana saat ini menjadi wilayah medan pertempuran sengit perebutan kekuasaan antara para Perompak dan pihak Eleanor Tribe.
Pihak Perompak yang telah memiliki pengaruh pada 7 wilayah lautan, akhirnya bersatu dan membentuk sebuah kelompok besar yang di kenal dengan Aliansi 7 Lautan, dipimpin oleh Sinbad. Kapten Perompak Naga Laut.
Hanya satu wilayah laut di Thousand Island yang masih sepenuhnya aman dari kawanan Perompak. Yakni Laut kedelapan, Lautan Putih. Lokasi dimana Eleanor Tribe, mendirikan tempat tinggal.