
Sebagai bentuk dukungan kawan-kawan buat Novel Seven Deadly Child ini. Penulis berharap, tanpa paksaan, cukup melakukan dua hal ini.
Sempatkan pencet tombol LIKE sebelum membaca.
Sempatkan meninggalkan KOMENTAR setelah membaca, terserah mau komen kayak apa, ketik satu huruf "A" saja sudah termasuk komentar kok :v
_____________________________________________
(Thousand Island)
Dengan arahan Theo, Kelompok Bandit Serigala yang telah sepenuhnya menaklukan wilayah Laut Merah, akhirnya melanjutkan ekspansi ke 2 wilayah Laut lain yang berbatasan langsung dengan Laut Merah. Yakni Laut Jingga dan Laut Kuning.
Theo sendiri melanjutkan rencana penaklukan Kelompok Perompak di Thousand Island, dengan membagi kelompok Bandit Serigala menjadi dua, satu dipimpin oleh Shadex untuk melakukan pembersihan wilayah Laut Jingga, sementara satu kelompok lain dipimpin oleh Feizel. Dimana melakukan pergerakan ke wilayah Laut Kuning.
Kehadiran cabang dari dua organisasi netral, Gaia Son Paviliun dan Dark Guild di dua wilayah Laut tersebut, menjadi salah satu pertimbangan utama kenapa Theo dengan sangat berani melakukan langkah membagi kelompok. Merasa langkah tersebut akan lebih efisien serta menghemat waktu.
Sementara itu, Kelompok Aliansi 7 Lautan yang dari awal sudah di susahkan oleh pergerakan acak dua kelompok netral, dimana terus mengganggu setiap langkah yang mereka ambil di Lautan Jingga dan Kuning. Secara terpaksa harus rela bergerak mundur dari dua lautan tersebut ketika Kelompok Bandit Serigala, akhirnya mulai bergabung dengan dua organisasi netral, menggempur pihak Aliansi 7 Lautan.
Dante, wakil Kapten Perompak Naga Laut yang mendapat misi khusus dari sang Kapten untuk mengamankan wilayah Laut Merah dari serbuan Kelompok Bandit, sempat mengamuk, membantai banyak anggota kelompok Bandit Serigala maupun tentara Bayaran Gaia Mercenaries ketika menyadari misi yang ia jalankan, benar-benar gagal total. Sebelum akhirnya memerintahkan armada besar Aliansi 7 Lautan, untuk mundur ke wilayah Laut Hijau dan Laut Biru yang berbatasan langsung dengan Laut Jingga dan Kuning.
Wakil Kapten Perompak Naga Laut ini bahkan membuat Shadex yang sempat melakukan duel satu lawan satu dengannya, berakhir menderita kekalahan telak. Terluka parah sampai pada titik krusial, Manajer Gaia Mercenaries, Liang Jing, bergerak di saat yang sangat tepat untuk melakukan interupsi pertarungan. Menyelamatkan nyawa Shadex.
Bagaimanapun juga, Dante pantas merasa kesal dan marah, karena ini adalah misi pertama yang gagal ia jalankan selama bergabung dengan Perompak Naga Laut. Dan dalam kegagalan pertama ini, bukan hanya wilayah Laut Merah tak bisa ia amankan, kini bahkan wilayah Laut Jingga dan Laut Kuning, juga lepas dari pengaruh Aliansi 7 Lautan.
Menyisahkan kini pengaruh dari Aliansi 7 Lautan, hanya pada empat wilayah Laut Thousand Island. Yakni Lautan Hijau dan Biru yang berbatasan langsung dengan Laut Jingga dan Kuning. Serta Lautan di belakang Laut Hijau dan Biru, yakni Laut Nila dan Laut Ungu, dimana merupakan tempat sentral kekuatan utama Aliansi 7 Lautan berada. Karena di dua wilayah Laut terakhir itu, merupakan tempat yang berbatasan langsung dengan Wilayah Laut Putih, lokasi dimana Kemah Besar Eleanor Tribe berada.
Theo sendiri, karena beberapa alasan khusus, tak ikut melakukan pergerakan, masih tetap berada di Pulau Serigala, diam dan menunggu informasi dari rencana penyerangan dua wilayah Laut. Guan Zifei bertanggung jawab atas pengamatan di wilayah Laut Jingga, sementara Zhou Kang bertanggung jawab atas terlaksananya dengan baik langkah serangan di wilayah Laut Kuning.
Selain itu, Theo juga tak menaruh satupun Kapten Perompak Laut Merah yang telah berhasil ia pasang segel kontrak Tuan-hamba, untuk menjadi bagian dari rencana serangan. Orang-orang yang telah secara paksa tunduk kepada Kelompok Bandit Serigala tersebut, masih ia tempatkan di Laut Merah. Theo memberi orang-orang baru ini tugas khusus mencari segala macam sumberdaya alami yang tersebar di sekitar Laut Merah.
***
(Pulau Serigala, Kemah Rapat)
"Bagaimana hasilnya?" Tanya Theo, saat melihat Guan Zifei memasuki kemah rapat.
Didalam kemah rapat sendiri, saat ini hanya ada Theo dan Tuan Leluhur.
"Berjalan dengan baik, wilayah Laut Jingga berhasil diamankan! Meskipun memang sempat terjadi perlawanan keras dari pihak Armada besar Aliansi 7 Lautan yang dipimpin langsung oleh Dante!" Jawab Guan Zifei.
"Sebagai tambahan, Shadex saat ini mengalami luka parah, dan sedang dalam perawatan intensif Gaia Son Paviliun!"
"Itu benar! Sepertinya sejak melihat perkembangan kekuatan Darsa dan Thomas, Shadex terkesan menjadi lebih terburu-buru dalam mengejar kekuatan! Tak bisa menahan diri begitu melihat Dante yang seorang Emperor! Berakhir kalah dengan sangat telak!" Jawab Guan Zifei.
"Hmmmm… Dugaan yang sepertinya sangat tepat! Karena dalam beberapa waktu belakangan, ia juga sering menemuiku untuk sekedar meminta petunjuk tentang segala macam hal yang berkaitan dengan pengendalian Mana Besi!" Tanggap Tuan Leluhur.
"Yahhh… Aku juga tak bisa terlalu ikut campur dalam masalah ini! Selain hanya secara konstan menyuplai sumberdaya berharga yang mampu membantunya untuk tumbuh lebih kuat!" Ucap Theo.
"Bagaimanapun juga, kedalaman serta ranah jiwa milik Shadex sudah terbentuk dengan begitu kokoh. Tak bisa di ubah-ubah lagi! Kasus yang sama dengan Thomas, Darsa, dan beberapa petarung kuat Bandit Serigala lain!"
"Jadi kedepan, itu hanya perlu satu dorongan tertentu atau sebuah pertemuan kebetulan yang cukup cocok agar bisa membuat kemampuannya semakin berkembang! Satu hal yang sudah di dapatkan boleh Thomas dan Darsa!" Tutup Theo.
Mendengar kata-kata Theo, Tuan Leluhur tampak merenung untuk beberapa saat. Terlihat memiliki satu pemikiran.
"Ketika nanti bertemu lagi dengannya, mungkin aku bisa sedikit memberi bantuan! Setidaknya memberi ia satu kesempatan tertentu! Namun itu memerlukan untuk Shadex kembali ke Benteng Osiris!" Ucap Tuan Leluhur.
"Kita pikirkan lain waktu! Aku juga berencana untuk ke wilayah Laut Jingga dulu setelah ini, memeriksa langsung kondisi tubuhnya! Karena dari koneksi kontrak Tuan-Hamba, aku bisa merasakan ranah jiwa Shadex sedang dalam kondisi tak stabil!" Ucap Theo.
"Mungkin dalam pertarungan dengan Dante, ia sempat menerima satu serangan yang benar-benar menggoncang ranah jiwanya begitu dahsyat!" Tutup Theo.
Tepat ketika Theo menyelesaikan kalimatnya, Zhou Kang berjalan memasuki kemah rapat. Segera memberi laporan terkini dari langkah pembersihan wilayah Laut Kuning. Dimana ternyata berjalan lebih mudah dari pada proses pembersihan Laut Jingga.
Karena memang sedari awal, tak seperti Gaia Mercenaries yang bersikap pasif dan hanya menahan pergerakan Aliansi 7 Lautan, League of Assassin dari Dark Guild yang beroperasi di wilayah Laut Kuning, melakukan pergerakan masif mengejar kepala-kepala para Kapten Perompak yang ada di sekitar wilayah Laut Kuning tempat markas cabang mereka berada. Bagaimanapun juga, mencari target dengan harga buruan di kepalanya, sudah merupakan pekerjaan sehari-hari para Assassin.
'Tuan, sebaiknya segera kesini! Tanda-tanda seperti yang kau katakan, sudah mulai terlihat!'
Beberapa saat ketika Zhou Kang selesai memberi laporan, transmisi suara dari Sasi tiba-tiba terdengar di dalam kepala Theo.
"Hmmmm… Kalian lanjutkan pengamatan pada dua wilayah Laut!" Ucap Theo. Kepada Zhou Kang dan Guan Zifei.
"Sementara Tuan Leluhur, aku harus merepotkanmu untuk terus mengawasi orang-orang baru yang kuperintahkan untuk mencari sumberdaya! Selain itu, tolong lanjutkan juga pengawasan kepada Iris!" Tutup Theo. Sebelum dalam sekejap, sosoknya menghilang.
***
(Ruang Medis, Glory Land Warship)
*Tap….!!!
Theo mendarat dengan satu pendaratan ringan didalam ruang medis. Sementara Sasi yang telah menunggu di lokasi, segera memberi anggukan singkat sebagai salam sederhana.
"AAARHHHHGGGG…..!!!!"
Sementara itu, di dalam ruang medis sendiri, semenjak Theo sampai, terdengar satu teriakan kesakitan yang begitu keras.
Teriakan kesakitan ini, berasal dari Zota. Dimana sekarang tubuhnya sedang sepenuhnya dirantai, terus meronta kesakitan.