
ttttrrriiiinggggg, trrrriiiingggg, triiiinnggg.
bel pulang pun berbunyi semua murid2 keluar dengan berlarian, sedangkan rara hanya menunggu semua murid keluar baru dia juga keluar maklum rara nggak suka berdesak-desakan. setelah rara ingin keluar dari kelas tiba-tiba seorang laki-laki memanggilnya. rara pun menoleh kebelakang.
kak arya kirain siapa manggil rara. wajah tersenyum. abang kenapa ngos-ngosan begitu habis lari maraton yah , candaan rara.
iya,abang tadi buru-buru kesini takut kamu jalan sendiri soalnya di sekolah ini nggak aman, banyak geng-geng berandalan gitu.
oh gitu, yahudah ayok kak kita pulang. rara udah lapar nih pengen makan masakan bunda.
ayok abang juga laper hehehehehhe, ajak arya.
tiba-tiba dalam perjalanan pulang mobil arya di hadang segerombolan geng motor yang rata-rata anak sekolah. aryapun mulai panik karena mengkhawatirkan rara. aryapun tiba-tiba merem mendadak mobilnya dan kepala rara terbentur.
aduh, abang kenapa berhenti mendadak sih kepala rara jadi terbentur nih. merasa tidak ada respon arya rara pun menoleh matanya ke arah arya dan memanggilnya abang, abang, abang kenapa sih?
rara pun syok ketika melihat banyak motor menghadang mobilnya.
ini geng motor mau apa sih, awas aja kalau dia macam-macam dengan abang aku, bakalan aku habisi kalian tanpa ampun(dalam hati rara).
eh, keluar loh, kalau nggak gua hancurin mobil loh.
arya menoleh ke rara. ra, nanti kalau ada apa-apa jangan pernah buka mobil ini dan sebaiknya kamu lari yah, nanti abang kasih kode kamu untuk kabur dari sini yah.
rarapun mengangguk mengerti. nggak mungkinlah aku ninggalin abang sendiri, kalau sampai membuat abang tergores sedikit saja bakalan aku patahkan semuanya (dalam hati).
ok, gua turun sekarang tapi gua, mohon biarin adek gua pergi dari sini, karena dia nggak tau apa-apa.
oh, gadis cantik itu adek loh? boleh juga. dengan senyum miring.kata bos geng motor.
aryapun turun dari mobil tiba-tiba ada yang memukul arya dari belakang sehingga kepalanya berdarah.
rarapun syok dan matanya mulai merah karena emosi dan amarahnya mulai keluar dia tidak akan segan-segan membunuh orang. karena rara adalah seorang bos mafia yang sangat terkenal dan paling di takuti seluruh negara. tapi sayangnya tidak ada yang tau itu kecuali grandpanya.
tiba-tiba para geng itu mendekati rara dan arya. bos geng berkata "kalau elo nggak mau kayak dia mending elo ikutin aja dah apa kata gua, elo cukup layani gua aja cantik, maka gua akan ampuni kakak loe". sambil ketawa terbahak-bahak.
cih,,,, dasar orang sombong. (dalam hati)jangan harap kamu semua bisa lari dari saya, rara dengan menghitung para geng itu dan melihat titik lemah bagian tubuh para geng itu rara siap2 mengambil batu kecil yang besarnya seperti kelereng.
bos geng itupun marah karena merasa harga dirinya diinjak-injak oleh seorang anak gadis kecil. serang anak itu. perintahnya.
tapi, bos diakan anak cewek masa kita bergombolan sih menyerangnnya. kata salah satu anggotanya .
jadi, kamu membantah perintahku, ha?
nggak bos, sambil menatap rara dia pun meminta maaf pada rara " maafkan gua ra, gua harus lakuin ini kalau nggak nyawa gua terancam dan keluarga gua" kata rafa salah satu anggota geng dan teman rara di SMAnya.
rarapun memberikan isyrat pada rafa " tidak apa-apa lakukan saja sebisa kamu tapi maafkan saya jika terjadi sesuatu dengan teman-teman dan bos kamu".
rafapun heran, dengan ekspresi rara, tiba-semua teman-temannyapun menyerang arya dan rara tapi dengan sigap rarapun melempar satu persatu batu dan mengenai titik syrafnya sehingga semuanya kaku.
ok, siapa yang mau maju lagi, saya masih punya banyak batu. tapi dalam beberapa menit teman-teman kalian akan mati dengan sendirinya karena kekurangan oksigen, kalau kalian tidak mau mati kalian bubarlah tapi bos mu tetap disini. dengan tatapan mata ingin membunuh dan mencekram mangsanya hidup-hidup.
para anggota geng, itupun pergi terbirit-birit dan meninggalkan bosnya. oh iya apa tadi kamu bilang, kamu mau mengampuniku kakakku, emang kakakku salah apa sama kamu? tapi itu tidak penting lagi selamat jalan dan semoga kamu bahagia disana yah ππππ
bos geng itupun dengan sekejab mati di tangan rara, karena rara menyuntikan cairan yang bisa membunuh seseorang dengan satu kali suntikan. setelah itu rarapun mengobati terlebih dahulu arya dan menelpon mobil ambulance untuk mengantar ke RS.
sambil menunggu mobil ambulance rarapun mengembalikan titik syaraf para geng tersebut segingga dia bisa bernafas lagi.
kalian pergilah sekarang swbelum kesabaran ku habis aku hitung sampai 3 kalau kalian tidak pergi dari sini jangan salahkan aku jika kalian bernasib sama dengan bos kalian.
rarapun mulai menghitu 1..........2........tidak cukup sampai 3 para geng itu punkabur. yang tersisa cuma rafa.
loh kok kamu tidak ikut mereka sih, kata rara kepada rafa.
aku mau bantu kamu tolong kak arya.