
#cafe tempat pertemuan azura dan rafael#
rafaelpun tiba di cafe tempat janjian mereka, rafael mulai memasuki cafe tersebut dan menuju tempat VVIP dimana tempat ini digunakan kepada orang-orang pebisnis untuk membicarakan bisnis yang sangat rahasia dan tempat ini sangat-sangatlah mahal.
assalamualaikum ra, ucap rafarel
wa'alaikum salam fa, sini duduk, ucap rara
iya,ucap rafael
rafarlpun berjalan masuk dan mulai duduk di depan rara sambil memanggil pelayan untuk memesan makanan.
jadi, hal penting apa yang kamu mau sampaikan ke aku ra? ucap rafael
loh, kok kamu tahu sih. ucap rara bingung
yah, taulah. aku tuh udah lama kenal kamu mulai dari kecil. jadi aku tahu gimana kamu. ucap rafael
oh gitu yah, ternyata kamu perhatian juga ke aku. kirain kamu hanya pentingin urusan kamu aja, habisnya dari dulu kamu ogah-ogahan bantu aku. ucap rara sambil bibir di manyunkan
masa sih?tanya rafael
padahal setiap kali kamu punya masalah aku selalu jaga kamu walaupun dari kejauhan karena aku sangat mencintai kamu. sampai kapanpun itu rasa ini nggak pernah hilang ra, walaupun aku udah sama sarah. batin rafael
iya, kamu itu cuek banget tahu dulu tapi nggak tahu juga kita mulai akrab kapan dan sampai sekarang. ucap rara
jadi, kamu mau ngomon apa nih. ucap rafael
gini,fa. rencana besok aku mau balik ke indonesia karena perusahaan disana lagi anjlok. kamu tahu sendirikan perusahaan di indonesia itu perusahaan pusat ke-2 jadi aku harus menstabilkan supaya nggak bangkruk. aku ajak kamu kesini cuma mau pamitan aja sih, sekaligus aku juga minta tolong jaga perusahaan-perusahaan aku disini karena cuma kamu dan om berto yang aku percaya disini. ucap rara
aku juga nggak tahu fa, dan tolong kamu awasi brian yah. aku khawatir ada maksud lain di balik ini semua dan aku juga curiga baron dan brian ada hubungan keluarga. ucap rara
brian? emang ada apa dengab brian? ucap rafel bingung
ceritanya panjang fa, aku nggak bisa cerita sekarang takutnya ada yang nguntit kita dan aku sudah pasang alat pelacak di anak dan istri kamu maaf kalau aku lancang tapi ini semua aku lakuin demi orang yang aku sayang. aku nggak mau lagi kehilangan orang yang aku sayang, yang penting kamu harus hati-hati aja yah. ucap rara
makasih yah ra, kamu mau menjaga keluarga aku, ucap rafael
tentu aja,aku bakalan menjaga kalian karena kalian adalah keluarga aku. dan ini alat kendali rumah dan alat kontrol pelacaknya kamu bisa pake ini. ucap rara
oklah, hati-hati yah ra disana jangan lupa hubungi kami disini. ucap rafael
pasti itu. aku pamit yah bro. ucap rara sambil memeluk rafael
rarapun beranjak dari cafe tersebut dan menuju ke bandara barang-barang rara sudah berangkat duluan termasuk mobil sportnya.sehingga rara cuma membawa diri sendiri dan tas jinjing yang di kenakannya. rara tidak pernah membawa bodyguard karena menurutnya sangat meropatkan dan menyebabkan dia semakin terancam.
beberapa jam rarapun sampai ke bandara internaaional indonesia. rarapun segera menelpon asistennya disana untuk menuju rumah yang sangat megah itu yang hanya rara yang mengetahuinya dimana tempat itu merupakan tempat bundanya di rawat selama ini yang koma bertahun-tahun.
bunda, apa kabar? alhamdulillah akhirnya rara bisa balik lagi ke sini liat bunda. apa bunda tau semenjak bunda koma, daddy dan kak arya sangat sedih dan tidak bersemngat. walaupun didepan ku mereka sangat teguh tapi aku tahu mereka sangat rapuh jadi aku mohon bunda semngat yah jangan pantan menyerah. ucap rara yang lirih melihat bundanya yang terkapar di tempat tidur dan semua alat-alat masih setia terpasang di tubuh bundanya.
bagaimana dok? apakah ada kemajuan dengan kondisi bunda saya. ucap rara
maaf dr. ling tapi hasilnya masih nihil. ucap dokter romy yang merupakan dokter yang menangani bundanya.
baiklah, saya mohon dok. tetap jaga bunda saya. ucap rara
pasti, saya akan kerahkan semua tenaga saya dok. ucap romy