
Biasakan Like bab-nya😉...
Masukin list Fav juga ya🥰
Komentar positifnya biar Author
makin semangat Up, apalagi dapet hadiah🥰
So... I Hope Enjoy The Story
⚠Disarankan untuk membaca dari awal takutnya, tidak paham!!!
...****************...
"Kenapa kamu tidak bilang kalau sudah cerita tentang kuliahku?" celetuk Serin
"Ah. itu! aku sengaja, yang ada nanti kamu marah lagi, kalau tau aku cerita" sahut Glen seraya mengelus pucuk kepala Reyhan yang sudah tertidur pulas
"Ya. kalau jujur, aku tidak mungkin marah" jawab Serin merebahkan dirinya, mengikuti Glen yang sudah lebih dulu merebahkan dirinya
Dengan cepat Glen langsung membentangkan tangan kanannya untuk memeluk istrinya, walau terhalang Reyhan
"berapa hari kita akan menginap di sini?" tanya Glen dengan nada pelan agar tidak membangunkan putranya
"Besok! memangnya kamu ingin menginap disini sampai kapan" sahut Serin
"Ah. aku kira kamu ingin menginap di sini satu minggu" jawabnya
"Ya. enggak lah, terlalu jauh untuk ke kampus dan ke kantormu" ucap Serin
Glen hanya mengangguk paham, lalu mengajak istrinya untuk segera tidur
...****************...
Leo memberikan sebuah kertas berisi data seseorang yang di minta oleh Serin
"Apa nomor telponnya bisa di hubungi?" tanya Serin
Tapi Leo hanya bisa menggelengkan kepalanya pertanda tidak
Serin hanya bisa menghela napasnya lalu kembali pada kertas tadi
Sebelum pulang dari rumah orang tuanya, Serin sempat minta nomor telpon psikolog tersebut pada Ayahnya, tapi hasilnya sama, David tidak memiliki no. telponnya lagi
"Apa kita bisa melacak keberadaan terakhirnya?" tanyanya
"Sebentar" sahut Leo lalu memutar kursinya untuk kembali pada komputernya
"......"
"Sesuai yang di ceritakan ibumu, dia terakhir kali terlihat menggunakan penerbangan keluar negri, 4 tahun setelah kematian Sherly, tepatnya di tahun 2005
"periksa kemana tujuan penerbangan-nya" suruh Serin
"bagaimana Leo! apa sudah dapat!" tanya Serin
"Terakhir kali, dia melakukan penerbangan ke Malta,,, dan itu catatan terakhir penerbangannya" jelas Leo
"Malta?!" gumamnya diam sebentar
"Aiden! kau hebat bicara dalam berbagai bahasa bukan?!"
"Hmm. memangnya kenapa?" sahut Aiden
"Kalian berdua pergi ke Malta sekarang! cari keberadaan dokter Pricilla, jika dia masih memiliki ijin prakteknya, kemungkinan besar dia masih bekerja di sebuah rumah sakit atau membuka klinik, dari sini kami akan membantu memberi petunjuk untuk memudahkan kalian melakukan pencarian, cari sampai dapat! dan jangan kembali sebelum berhasil menemui Dokter Pricillia" titahnya
"Ardan pesankan tiket mereka sekarang" suruh Serin
"oke" sahut Ardan
"......"
"ada satu penerbangan ke Malta jam 17.30, jika kalian pergi sekarang, maka kalian akan sampai tepat sebelum pesawat take off" ucap Ardan
"Pergilah! dan bawa ini" ucap Serin memberikan pasport dan sebuah amplop berisi uang untuk keduanya
Aiden dan Jordan langsung pergi, sesuai dengan apa yang Serin perintahkan
Wanita itu kembali duduk di sofa, kini ia hanya berlima, Geralt, Doni, Ardan dan Leo
"Serin! ada panggilan vidio dari pak Frederick!" ucap Leo
"Sambungkan" sahut Serin, sontak Leo langsung mengalihkannya ke layar monitor
"ada apa pak?" sahut Serin yang sekarang sudah terhubung pada panggilan vidio
"Sekarang semua pusat rumah sakit di kota, sedang lumpuh" ~ Beni
"Maksudnya pak??!" sahut Serin bingung
"sebelumnya, perkenalkan dulu! ini Alena dari pusat pengendalian dan pencegahan penyakit negara" ~ Frederick
"ada 128 orang yang masuk rumah sakit di distrik A(Kota tempat Serin tinggal/ rumah Glen) , dan semua korban di dapati berada di Danau kemarin malam, lalu 10 jam kemudian tepatnya pukul 08.10 pagi... jatuh korban pertama yang meninggal dan sekitar pukul 11.00, sekitar 20 orang di nyatakan tewas dan menurut tim kami, Bakteri Antraks di temukan di darah korban" jelas Alena
"Maksudnya, bakteri antraks! senjata boilogis yang menyebabkan kematian jika ter-infeksi?!" ucap Serin dan di iyakan oleh Alena
Antraks adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri Bacillus anthracis. Penyakit ini bisa menular, dan ditularkan lewat binatang yang membawa bakteri tersebut.
"Gejala awal mirip flu, dan jika infeksinya memburuk maka itu akan berakhir dengan kematian" ~ Alena
"Kita belum punya kasus yang sama di negara ini, tapi di jep*ng pernah mengalami insiden teror biokimia serupa, dua kali pada 27 Juni dan 2 Juli pada tahun 1993, kantor pusat Aum shinrikyu di Tokyo, mengembang biakkan bakteri antraks dan menyebarkannya" ucap Zeon dan yang lain, yang memang juga hadir di pabggilan vidio itu
"Setelah teror 911, orang-orang ketakutan dengan ter*ris yang membawa kekuatan kulit putih dengan bakteri antraks, masalahnya orang tidak tewas secepat itu karena antraks" ~ Luke
"Bagaimana jika itu Variannya, biasanya para pelaku akan memodifikasi virus agar lebih mudah menginfeksi, dan mungkin mereka mengembangkan-nya untuk menginfeksi sistem pernapasan... seperti yang dikatakan tadi! kebanyakan korban didapati berada di Danau tadi malam" ~ Serin
"Benar! mereka membuat sebuah varian agar orang dapat terinfeksi hanya dari bernapas, semua bekas luka ini bahkan berlipat ganda hanya dalam hitungan menit" ~ Edward
"bukan luka luarnya yang lebih berbahaya, tapi organ pernapasan paru-paru, begitu racunnya masuk kesana, tidak ada cara untuk menawarkannya" ~ Alena
"Maksudmu semua orang akan mati?!" ~ Zeon
"Iyaa" ~ Alena
"lalu bagaimana dengan media pak!" ~ Serin
"Sejauh ini ada larangan pada pers selama 24 jam demi keamanan nasional, selain itu para korban dilaporkan mengidap sakit paru-paru akut. kami tidak bisa membocorkan ini pada khalayak umum, karena dapat membuat kekacauan" ~Frederick
"Psikolog Gustave Le Bon mengatakan jika rasio dan kesadaran semua orang hilang dalam kesadaran kelompok di masyarakat, artinya jika informasi ini bocor akan ada kepanikan kelompok" ~ Arthur
(Gustave Le Bon adalah Seorang tokoh yang cukup berpengaruh bahkan dianggap sebagai Bapak psikologi massa, dimana cabang psikologi massa berhubungan dengan proses perilaku dan pemikiran, baik anggota massa atau massa itu sendiri)
"Kita harus mencari penyelesaian secepat mungkin" ~ Beni
...****************...
Sedangkan di sisi lain, para media sedang memberitakan tentang banyaknya para korban penyakit paru-paru akut yang terus bertambah
Seorang pria tengah berdiri di keramaian, sambil menelpon seseorang
"ini tidak cukup! kau siap" ujarnya, lalu menutup telponnya dan pergi begitu saja dari tempat ramai tersebut
...****************...
Gudang... pukul 17.59, panggilan vidio masih berlangsung!
"ini tidak mudah, tapi kita harus segera menyelesaikan permasalahan-nya" ~ Frederick
"menurut dari hasil penyelidikan kami, salah satu korban mengatakan jika dia melihat seorang pria, dari kejauhan dan berdiri di tempat yang lebih tinggi dari tempat korban berdiri, ia mengatakan jika pria itu menggunakan pakaian serba hitam, namun tidak dapat melihat wajahnya karena minim cahaya" ~ Luke
"Karena racunnya sudah memasuki lobus parietalis, membuatnya kesusahan bicara, dan petunjuk itu saja yang berhasil kami dapatkan" ~ Edward
"sekarang kita harus menemukan orang yang menyebarkan bakteri antraks mutasi itu secepat mungkin, karena antibody di tubuh pelaku-lah satu-satunya cara untuk menyelamatkan para korban" ~ Serin
"Aku percayakan ini padamu Serin! kita bisa menunda sebentar kasus Arka, tapi kita tidak bisa menunda ini, jika pelaku kembali menyebarkan bakteri tersebut, maka rumah sakit di seluruh kota akan mengalami kelumpuhan total" ~ Frederick
"Baik pak! kami akan berusaha sebaik mungkin untuk menyelesaikan ini" ~ Serin
"......."
Setelah panggilan vidio tersebut berakhir, Serin meraih ponselnya serta ia juga menyuruh Geralt untuk mengumpulkan anak buahnya yang sedang di gudang sekarang
📞In Call-
"Kamu sudah di rumah?"
"Sudah, memangnya kenapa? kamu kapan pulang, aku dan Reyhan ingin makan diluar"
"Seperti-nya aku akan pulang telat dan batalkan rencana untuk keluar, makan dirumah saja! jangan membawa Reyhan keluar?"
"kenapa?"
"Diluar sedang berbahaya sekarang! ada orang yang menyebarkan bakteri antraks diluar sana, dan akan berakibat fatal jika terinfeksi, jadi jangan keluar rumah! media masih tidak merilis pernyataan ini"
"Lalu kamu!"
"Jangan khawatirkan aku, aku bisa menjaga diri dengan baik! aku tidak tau akan pulang jam berapa? tapi sekali lagi ku peringatkan jangan keluar dari rumah! kalau bisa jangan biarkan para bodyguard untuk berjaga diluar malam ini"
"Baiklah, aku akan mencoba untuk tidak khawatir! tapi jaga dirimu baik-baik, aku bisa menjaga Reyhan di sini"
"Yasudah! ku tutup dulu"
📞End Call-
Setelah memberitahu suaminya, Serin kembali menelpon orang tuanya, hanya untuk memastikan jika mereka masih baik-baik saja, walau orang tuanya berada di distrik C
(Author bikin mudah ya! rumah Glen ada di distrik A dan orang tua Serin ada di distrik C, satu negara namun beda wilayah)
Serin kembali ke depan ruang komputer dimana anak buahnya sudah berbaris rapi menunggu perintahnya
"Tapi Serin! menurutmu apa tidak apa-apa jika media tidak memberikan kabar ini, kasian jika korban di luar sana tidak tahu jika ternyata mereka terinfeksi virus ini" tanya Geralt
"Aku juga berpikir begitu! tapi jika berita ini di buka maka, kepanikan masal akan terjadi" jawab Serin dan hanya mendapat anggukan dari Geralt
Serin berdiri di hadapan 30 anak buahnya, kecuali Aiden dan Jordan yang ia kirim ke Malta
"sekarang pukul 18.10 aku akan membuka kasus Bakteri Antraks, dengan menjelaskan, profiling dari seorang profiler tentang pelaku sejauh dari penilaian mereka" ~ Serin
"-kasus ini terjadi di Danau, menurut profiling, umumnya danau tidak memiliki simbol apapun, artinya ada alasan pribadi pelakunya memilih danau ini...
-para perlaku yang menghargai perasaan pribadi mereka, biasanya adalah para pemimpi yang percaya bahwa tindakan mereka penting, mungkin dia mengatakan jika serangan seperti ini dapat terjadi, dan orang-orang disekitarnya akan menganggapnya, labil, paranoid, dan penuh rahasia... dan karena itu orang tidak ingin dekat dengannya
-Dia pasti bekerja lembur beberapa pekan terakhir untuk menciptakan varian bakteri, dan mungkin dia juga mempunyai laboratorium-nya sendiri untuk mengembang biakkan bakteri antraks.
-Dan besar kemungkinan dia pernah menulis buku tentang perang bakteriologi, namun fakta tidak ada yang tertarik dengan topik itu membuatnya marah
"Waktu kita tidak banyak, jika kita tidak segera menemukannya, kemungkinan besar dia akan kembali menyebar bakteri tersebut, dan membuat situasi menjadi lebih serius" Ucap Serin, dia menjelaskan seperti apa yang dikatakan profiler padanya tadi sebelum memulai briefing dengan anak buahnya
...****************...
Pukul 18.50, Danau
Serin turun dari mobil, diikuti Geralt yang juga turun
Lalu berjalan menuju tepi danau, tepat di mana para pengunjung kemarin berdiri
"Semua orang malam itu berkumpul di sini, karena malam itu juga ada festival kembang api, orang-orang pasti berdiri di samping pembatas untuk melihat lebih jelas" gumamnya
"Seseorang berdiri di tempat agak tinggi?" gumamnya lagi, lalu langkahnya membawanya menuju sebuah dermaga kapal, dimana kapal itu biasanya di gunakan untuk para wisata
"Seseorang berpakaian hitam, berada di tempat agak tinggi dari pada para pengunjung?" ucapnya lalu menoleh ke sekitar tempat itu
Sedangkan di sisi lain, para polisi sedang menahan para wartawan yang sedang bertanya-tanya kenapa Danau ini di tutup, pasalnya tempat ini adalah salah satu tempat wisata yang ramai di datangi banyak pengunjung
"Angin berhembus ke timur laut pada insiden itu, pasti dia berdiri di tempat Geralt sekarang" ujarnya lalu pergi menghampiri Geralt yang sedang berdiri di dekat kapal, dimana tempat itu memang mempunyai permukaan yang lebih tinggi dari pada tempat Serin
"Jika dia menyebar bubuk itu di sini angin akan membawanya ke sana!" ucap Geralt menunjuk ke tempat dimana para pengunjung kemarin berada
"Sebagian besar korban adalah para kerumunan yang sedang menyaksikan festival kembang api dan tidak waspada" ~ Serin
"Apakah pelakunya akan senang jika melihat korbannya mati!" ~ Geralt
"Jika benar demikian, dia akan melakukan kejahatan yang menampilkan reaksi korban seketika itu juga... pasti ada alasan lain" ~ Serin
"mungkin dia senang melihat prosesnya" ~ Geralt
"Lihat pria itu, dia memakai masker walau pemerintahan belum menginformasi bahwa ini bakteri antraks" ucap Serin pelan, sontak keduanya menoleh sedikit ke arah kerumunan wartawan yang sedang sibuk mencari berita mereka
"Dia memakai ransel dan sepatu lari. seakan, ketika dikejar dia bisa lari kapan saja" ucap Serin lagi
"mungkin dia mengetahui alasannya" sahut Geralt, lalu mereka berdua bergerak perlahan, baru saja keduanya berjalan beberapa langkah pria tadi sudah kabur lebih dulu, tentu saja Serin dan Geralt langsung mengejarnya
Tanpa kehilangan jejak pria itu, Geralt berlari secepat mungkin untuk mendapatkannya
Mereka berlari di lorong yang cukup panjang dan gelap dan berakhir di jalan raya, karena banyak pengendara yang berlalu lalang, membuat Geralt hampir kehilangan pria itu
Tapi akhirnya ia berhasil mendapatkannya di seberang jalan, karena pria itu melawan lebih dulu akhirnya perkelahian terjadi di antara mereka berdua
Saat Geralt mencoba membuka masker pria misterius tersebut, membuat pria tadi berhasil mengambil kesempatan dan menghajar Geralt hingga jatuh ketanah
Geralt berusaha mengejarnya tapi hasilnya nihil karena pria tadi berhasil kabur
"Bagaimana?" tanya Serin yang datang membawa mobil
"Leo! cek semua CCTV dalam radius 3 km dari forest park" suruhnya bicara pada Leo lewat earphone-nya
"Bagaimana! kau menemukannya?" ~ Geralt
"Masalahnya, sosoknya tidak terekam jelas ditambah ini sudah malam, pencahayaan juga tidak sepenuhnya mendukung" ~ Leo
"Kirimkan padaku" ~ Geralt
Setelah mendapatkan apa yang di mintanya, Geralt langsung membuka vidionya dan melihat rekaman, yang sempat merekam aksi kejar-kejaran mereka berdua
"Dia pasti pernah menerima pelatihan sistematis" gumam Geralt
Sedangkan saat itu juga, tiga detektif itu datang dengan anak buahnya
Sebelum itu Detektif Van, yang merupakan rekan Zeon memperkenalkan dirinya lebih dulu pada Serin
"Bisa lihat penemuanku! kurasa orang ini cocok dengan analisi dari profiler" ~ Van
...****************...
.
.
.
sekarang sudah terjawabkan kemampuan dari 4 pria itu?!
-Leo ahli dalam sistem komputer
-Doni ahli dalam mengemudi
-Jordan ahli dalam meniru berbagai suara
-Aiden, paling sedikit menguasai 10 bahasa asing sekaligus, diantaranya inggris, korea, jerman dan lain-lain
Mohon bantuannya untuk like, share, komen, vote, masukin list fav biar tau kelanjutan ceritanya, agar Author semangat Up episode barunya😊
.
.
.