
terima kasih dokter romy, aku sangat berutang budi pada anda karena sudah mau membantu aku,ucap rara
tidak perlu sungkan dokter ling, justru aku yang berterima kasih karena berkat dirimu aku bisa seperti sekarang ini. ucap dokter romy sambil tersenyum
rarapun ikut tersenyum. ehm romy bolehkah kita tidak bicara dengan formal rasanya sangat aneh sekali, apalagi kamukan seangkatan denganku. ucap rara yang gugup pasalnya ini pertama kalinya dia berbicara dengan Romy yang notabennya sangat cuek dan baik hati.
romypun ketawa mendengar kata-kata rara
loh, kok malah ketawa sih, ucap rara sambil muka cemberut
hahahahahhaha, jangan pasang muka begitu. nggak cocok dengan kamu. hem, bukannya kamu sendiri yang bicara formal dengan ku? aku hanya ikut cara bicaramu. ucap Romy
eh, iya juga yah, ucap rara sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal karena merasa malu dengan ucapannya sendiri. em, kalau begitu begini aja jika kita berdua saja bicaranya non formal saja tapi jika di dalam pekerjaan harus formal. bagaimana? ucap rara
aku sih setuju aja,ucap dokter Romy
alhamdulillah akhirnya aku bisa bicara dengan rara dengan sangat lama,dan untung saja aku mengambil job ini walaupun aku harus tetap stay disini tapi aku senang karena aku bisa dekat dengan rara. batin Romy.
yaudah, aku keluar dulu yah rom, aku mau istirahat dulu, badan ku capek banget dan sangat lengket. ucap rara
ok, ra. ucap Romy
€€€€€€€€€€€€€€€€€€€
daddy,panggilan anak kecil
eh, anak daddy, kamu udah pulang nak. ucap kim han yu
besok, em maaf nak, bukannya daddy nggak mau hadir tapi daddy sangat sibuk kamu di temani bi ratih aja yah, tapi daddy usahaan untuk datang yah. ucap kim han yu yang merasa tidak enak kepada anaknya karena semenjak dia memegang perusahaan ayahnya dia sangat sibuk sampai-sampai waktu untuk anak semata wayangnya saja tidak bisa dia bahagiakan.
baiklah, dad tidak apa-apa denis ngerti kok. karena daddy kerjakan semua untuk denis jadi denis nggak boleh egois, iyakan dad? ucap denis
seketika kim han yu merasa sesak di dadanya mendengar perkataan anaknya itu. batin kim han yu denis maafkan daddy ini semua daddy lakukan untuk kamu, daddy nggak mau pisah dari kamu nak, kalau bukan karena ancaman papa, daddy rela miskin asalkan bahagia dengan kamu dan anggi daripada hidup seperti ini.
kalau begitu denis, ke kamar dulu yah dad, ucap denis
denis baru berusia 4 tahun tapi dia tidak seperti anak lain yang hanya bermain-main saja, dia sudah harus menerima perlakuan seperti itu mulai dari belajar non stop, belajar bela diri dll, karena itu yang diajarkan oleh kakeknya tidak bukan dan tidak lain adalah papa kim han yu.
denispun masuk di kamarnya dan menangis,
kenapa setiap kali denis sedih begini, denis ke inget kakak cantik yah. kakak cantik kamu dimana denis sangat rindu. ucap denis lirih
pasalnya denis selalu singgah di RS di tempat rara kerja tapi hasil selalu nihil, yang membuat denis semakin sedih.
€€€€¥¥¥¥¥¥¥€€€€€€
di tempat rara
hem, sudah lama aku tidak ke sekolah Panca Patri rasanya kangen juga dengan anak-anak disana, Panca Patri merupakan sekolah yang rara bangun dengan hasil kerjanya sendiri dan merupakan ketua yayasan di sekolah tersebut yang merupakan sekolah yang sangat populer, mulai dari TK,SD,SMP dan SMA jadi boleh di kata sekolah itu sangat besar sekali.
dan disitulah awal mula rara dan kim han yu di pertemukan melalui denis sehingga timbul benih-benih cinta diantara mereka tapi hubungan mereka selalu saja diuji, karena adanya ke egoisan masing-masing.
terima kasih masih tetap setia membaca novel saya jangan lupa vote,komen, dan like yah supaya author makin semangat nulinya 😁😁😁😁