
Biasakan Like bab-nya😉...
Masukin list Fav juga ya🥰
Komentar positifnya biar Author
makin semangat Up, apalagi dapet hadiah🥰
So... I Hope Enjoy The Story
⚠Disarankan untuk membaca dari awal takutnya, tidak paham!!!
...****************...
Pukul 16.00 ... Gudang
Sepulang dari kampus Serin langsung pergi kegudang, karena ia harus menyelesaikan masalah Vsc
Serin masuk keruangan, dimana Broker A dan anak buahnya di sekap
"Semuanya sudah beres, truk juga sudah di siapkan" ~ Geralt
"Yasudah! bawa salah satu dari mereka yang biasa mengantarkan permintaan Vsc.lab" ~ Serin
"Oke" ~ Geralt
"perburuan kita dimulai!" gumamnya lalu menyeringai
Serin pergi keruang kesayangannya, diamana, disana masih ada Caroline yang mereka sekap
Byurrr
Satu gelas air mendarat sempurna di wajah Caroline, hingga membuat wanita itu tersadar
"Sekarang bicara pada ketuamu" suruhnya seraya menyodorkan sebuah ponsel pada Caroline
Bukannya menuruti ucapan Serin, wanita itu malah membuang wajahnya
Tanpa rasa kasian Serin langsung menjambak rambut wanita yang berani membuang wajah di hadapannya
"Bicara yang benar, katakan jika semuanya beres" titahnya
Ponsel sudah dalam panggilan hanya perlu menunggu Dwyne mengangkat telponnya
📞In Call-
"kau berhasil?"
"Hmm.."
"untuk pengiriman hari ini ada Teknesium!"
"Baiklah"
📞End Call-
Serin hanya menarik tipis senyumnya, lalu melenggang pergi dari sana dengan smirk andalannya
"sekali lagi mereka menganggap ku bodoh" gumamnya seraya mendudukkan dirinya di sofa
"Kita rubah rencana! biar aku yang ikut" ucap Serin tiba-tiba, sukses membuat para pria yang juga duduk di sofa mengalihkan atensinya pada Serin
"maksudnya?" sahut Geralt
"saat aku menyuruh Caroline bicara dengan Dwyne... dia mengatakan Teknesium" jawab Serin bukannya paham, mereka malah dibuat bingung atas ucapan Serin
"Teknesium apa? aku tau kau lulusan sains, tapi jangan bicara bahasa kimia disini... nilai kimiaku rendah jadi langsung pada intinya saja" ujar Doni
Satu bantal sukses Serin lemparkan pada anak buahnya itu
"makanya! sekolah belajar jangan tidur" sahut Serin
"Biar ku jelaskan... mungkin mereka mengira aku terlalu bodoh, hingga bicara seperti itu dan menganggap aku tidak paham artinya" ucapnya lalu kembali melanjutkan ucapannya
"Dia mengatakan jika pengiriman hari ini ada Teknesium? nama unsur kimia yang dinamai setelah objek astronomis, dimana berasal dari mitos Yunani yang artinya 'palsu'! sekarang kalian paham maksudku" jelasnya
"jangan sampai aku mendengar, kalau kalian mengatakan masih tidak paham" tekan Serin menatap bergantian para pria yang duduk bersamanya di sofa
Ia menatap bergantian dari Doni, Jordan, Aiden, Geralt, Leo serta Ardan
"Hishh... artinya dia mengatakan jika hari ini adalah pengiriman palsu, secara tidak langsung dia memberitahukan Dwyne jika harus berhati-hati karena bukan Broker A yang mengirim melainkan orang suruhanku... Understand!" jelasnya sekali lagi
"Oh~" para ptia itu hanya ber oh ria mendengar penjelasan Serin
"kenapa tidak dari tadi saja agar kami paham" sahut Doni
"Itu biar otak kalian wawasannya bertambah" balas Serin
Dari awal Serin sudah menyimpulkan, Jika kemudahan-nya mendapatkan Caroline itu tidak wajar, seolah dia sengaja menunggu Serin untuk menangkapnya
Pertama dari alat penyadap yang diketahui oleh Serin dan Geralt, saat menginterogasi Caroline, tapi mereka tetap diam dan membiarkan wanita itu berkomunikasi dengan atasannya, tapi itu tidak berlangsung lama, karena air yang di guyurkan padanya berhasil membuat alat penyadapnya rusak
Dan mungkin Caroline berpikir dirinya menang karena Serin tidak tahu apa-apa, tapi pikiran-nya salah, jika mereka berpikir diri mereka ular, maka Serin adalah pemburu kulit ular untuk dijadikan aksesoris
Awalnya Serin ingin menyuruh anak buahnya menggerebek langsung Lab itu, tapi niatnya ia urungkan ketika mendengar kode yang di berikan Caroline pada Dwyne... hingga membuat wanita itu tersenyum tipis karena ia sudah merancang rencana baru di dalam otaknya
"Lalu apa rencana barumu?!" tanya Geralt
"Kita lihat nanti! mari berangkat" ajaknya beranjak dari duduknya menuju ruang penyimpanan senjata
Doni, Jordan, Aiden serta Geralt sedang bersiap untuk menjalankan rencana mereka, begitu juga dengan 20 anak buahnya yang akan ikut termasuk Charless dan Stefan
Mereka akan berangkat seperti biasanya namun bedanya, jika biasanya Serin duduk di depan monitor sambil memerintah, maka kali ini dia yang langsung turun tangan
Serin memang bisa turun langsung namun itu bisa dihitung dalam hitungan jari, karena ia hanya turun beberapa kali
Setelah semuanya siap, Wanita itu memastikan semua anak buahnya menggunakan pelindung diri dan earphone untuk berkomunikasi
"Kalian siap?!" tanyanya pada anak buahnya yang sedang berkumpul dihadapannya
"Siap" sahut mereka serentak
"Dengar! mereka bisa saja menggunakan bahan kimia untuk menyerang, jika mengetahui keberadaan kita, jadi bersikaplah senormal mungkin, terutama untuk kalian yang akan berpura-pura sebagai imigran gelap" ~ Serin
"Lalu bagaimana dengan anak-anak?" ~ Geralt
Karena sebelum-nya yang akan dikirim adalah anak-anak, makanya Geralt bertanya
"Leo sudah mengatasi itu!" sahut Serin, karena sebelum-nya ia sengaja menyuruh Leo mengirim pesan lewat ponsel Dwyne jika yang dikirim bukan anak-anak melainkan orang dewasa
Yang tentunya Serin sadar jika Dwyne tahu, ditambah kode yang diberikan Caroline sebelumnya, dan mungkin sekarang mereka sedang bersiap
Dan bagi Dwyne, Serin adalah orang yang bodoh. karena tidak tau jika dirinya sedang di jebak olehnya dan Caroline
"Jika ini yang kalian inginkan maka, aku dengan senang hati meladeni permainan kalian" gumamnya, lalu pergi dari sana di ikuti anak buahnya
Mereka semua masuk kedalam mobil, Serin pergi bersama Doni, dan Jordan menggunakan mobilnya
Geralt, Aiden, Charless, dan Stefan menggunakan mobil milik Geralt
6 anak buah dengan satu orang dari anak buah Broker A, yang digunakan untuk mendapatkan akses masuk, pergi dengan truk yang biasa digunakan Broker A untuk mengirim para imigran pada Vsc.lab
lalu sisanya menggunakan 5 buah mobil yang Serin fasilitasi untuk anak buahnya
Didalam Gudang setidaknya ada 12 buah mobil, 10 sedan hitam dan 2 diantaranya truk
(dari mana dananya sudah author jelasin di episode sebelum-sebelumnya)
Mereka semua mengikuti rencana awal, dimana para imigran sudah di ganti dengan anak buah Serin, dan sisanya akan di urus oleh Serin
...****************...
Disisi lain, seorang wanita tengah tersenyum tipis, lalu beranjak dari duduk nya
"kita akan kedatangan tamu hari ini! pastikan semuanya sudah siap? kita tidak boleh kehilangan yang satu ini... sambut dia dengan baik" titahnya pada para bawahannya, lalu menarik senyum licik-nya
Ya. kedatangan awal Caroline agar di tangkap oleh Serin karena mereka ingin menjebak wanita itu, serta di dalam ponsel Caroline ada penyadap yang mereka gunakan untuk mendengar seluruh rencana Serin, dan melemparkan dirinya sendiri agar pergi ke Vsc.lab sendiri dan bukannya anak buahnya ,,, Dwyne selaku ketua menghadiri rapat waktu itu... hingga ia tau jika Serin lah, orang yang membuat lab nya kehilangan satu penyuplai
Setelah menyuruh bawahannya, wanita itu keluar dari ruangannya untuk bicara pada bodyguard di depan
"Pastikan tidak ada yang bisa masuk kedalam selain seorang wanita" ucapnya memperlihatkan foto seseorang dari ponselnya, dan bisa kita tebak jika itu adalah foto Serin
"kau akan habis ditanganku hari ini" gumamnya lalu melenggang pergi dari sana untuk memeriksa para Objeknya
...****************...
Pukul 17.37
"kehancuranmu akan dimulai Willy!" gumam Serin dalam hatinya, lalu turun dari mobil sendirian
Doni, jordan dan yang lain menunggu di mobil, selain itu truk yang juga akan ikut masuk
Tapi sebelum pergi, ia bicara pada Doni dan Jordan
"......"
Serin melangkahkan kakinya masuk kesebuah gedung yang bisa di bilang itu adalah gedung pemakaman
kenapa? karena gedung ini adalah tempat abu kremasi di simpan, bahkan disana ada banyak pengunjung yang sedang melakukan jiarah ke tempat abu keluarganya
Serin pergi sendiri, karena dia tau dari awal jika dirinya lah yang di inginkan Dwyne dan Caroline... Serin sadar jika dari awal Caroline terus memancing agar Serin sendiri yang datang ketempat itu
Dan Serin yang dari awal memang berniat membongkar kebusukan Vsc dengan tangannya sendiri, tentu saja ia menerima dengan senang hati umpan yang di berikan Dwyne dan Caroline
Menyembunyikan Vsc.lab di gedung seperti ini termasuk pilihan yang tepat, karena jika Objeknya mati, maka akan mudah bagi mereka untuk mengkremasi jasadnya, sedangkan kasus Zeon, pria itu kabur hingga akhirnya ia tetap di bunuh oleh suruhan Dwyne
Disini Serin akan tetap mengikuti alur yang akan di mainkan oleh Dwyne dan Caroline
Serin berjalan menuruni tangga darurat, lalu mencari ruangan no.17 sesuai ucapan Caroline waktu itu
Setelah mendapatkan ruangan yang dimaksud Serin, masuk kedalam... ia berpikir jika itu hanya sebuah ruangan ternyata ada lorong panjang dan gelap di sana
Hampir 250m ia berjalan menyusuri lorong itu, hingga akhirnya ia sampai di depan pintu dimana disana tertulis angka 17 lagi seperti di awal
Tanpa pikir panjang ia masuk lagi kedalam dan kembali berjalan sekitar 120m kedalam,,, pandangannya langsung terfokuskan ketika melihat dua orang pria sedang berjaga di depan sebuah pintu, yang diyakini Serin sebagai akses masuk kedalam Vsc.lab
Baru Serin menempatkan dirinya di depan pintu, dua penjaga itu langsung membukakan pintu untuknya layaknya seorang tamu yang sedang di tunggu kehadirannya
Dari sana saja Serin sudah mencium adanya keanehan di sisinya
Wanita itu masuk tanpa rasa takut sedikitpun
"......"
"Serin!" panggil Geralt lewat earphone mencoba berkomunikasi dengan atasannya
"Serin!" ~ Geralt
"sebentar! aku baru saja masuk" ~ Serin
Mendengar respon Serin, membuat Geralt dan yang lain bisa menarik napas lega
"Jordan kau siap?" ~ Serin
"Tentu!" ~ Jordan
"Geralt, kalian berempat bisa masuk sekarang, tapi tunggu dulu di pintu pertama" ~ Serin
"Oke! kami menyusul sekarang" ~ Geralt
"Leo, matikan sebagian cctv sekarang!" ~ Serin
"Oke " Leo
"Sekarang aku masih ada diruang utama! dan akan masuk keruangan lain" ~ Serin
"Berhati-hatilah" ~ Geralt
"Iya... lakukan tugas kalian dengan benar! jangan sampai mereka curiga" ~ Serin
"Baik" sahut anak buahnya serentak
Dengan perlahan namun pasti, Serin menyusuri ruangan yang penuh dan obat-obatan dan alat-alat Lab
Matanya tertuju pada 2 buah pintu dimana masing-masing pintu bertuliskan sesuatu
Pintu pertama bertuliskan Vivo Section, dan kedua Chip
"Ardan! cari arti dari Vivo Section dalam dunia medis atau lab, aku perlu membuka akses masuk" ~ Ardan
"Sebentar" ~ Ardan
"Dalam dunia penelitian, Vivo adalah Hidup/makhluk hidup dan Section adalah membedah" ~ Ardan
"Ah. vivisection(Objek bedah)" gumamnya lalu mengucapkan kata itu pada sebuah layar deteksi
"apa semudah ini" gumamnya lagi, sambil berjalan masuk kedalam ruangan di mana itu di penuhi dengan 10 ranjang rumah sakit, dimana setiap ranjangnya berisikan satu objek
"Apa mereka manusia" gumam Serin dalam hatinya, ketika melihat para korban di ikat, lalu seluruh tubuhnya di penuhi dengan alat medis dan itu pastinya sangat sakit
Tanpa ia sadari seseorang menyuntikkan sesuatu di lehernya, hingga membuat wanita itu tersungkur jatuh
Memastikan jika Serin sudah pingsan, pria berjas Lab itu membawanya kesebuah ruangan
Sedangkan di pintu pertama Geralt terus mencoba memanggil Serin lewat earphone, tapi tidak ada jawaban darinya
"Serin!" ~ Geralt
"Serin!" ~ Geralt
Merasa kondisi tidak kondusif, Geralt mengeluarkan ponselnya untuk mengirimkan pesan pada anak buahnya
Karena tidak ada jawaban dari Serin, maka jalan akan di pimpin dan di lanjutkan oleh Geralt
📨Message
"Earphone Serin sudah tidak bisa di hubungi! bicara menggunakan earphone hanya seperlunya! tapi tetap bicarakan rencana awal kita lewat earphone... aku yakin Serin sudah ada di tangan mereka, jadi berbuat selayaknya plan A, dan jalankan Plan B dengan baik, dan gunakan earphone cadangan, aku akan memberikan perintah dari sana"
Setelah mengirimkan pesan itu pada para anak buah-nya mereka berempat melanjutkan jalan mereka
"Lemparkan kalengnya sekarang" titahnya pada Charless
Tanpa buang waktu, tangan kanan Geralt itu langsung melemparkan kalengnya, tapi sebelum itu mereka sudah menggunakan masker pelindung agar tidak terkena asapnya
Setelah memastikan dua penjaga depan sudah pingsan... mereka mengendap masuk kedalam ruangan pertama yang tadi Serin lalui sebelum menemukan dua pintu
"Jordan! kami sudah berada di ruang utama! sekarang lakukan tugasmu" suruh Geralt setelah mematikan eraphone utamanya dan bicara lewat eraphone cadangan
"Oke" ~ Jordan
"......"
"Ternyata! semudah ini melumpuhkanmu" ujar seorang wanita yang tengah duduk di depan Serin
Sedangkan wanita itu masih tidak sadarkan diri akibat pengaruh obat bius yang di berikan padanya
"Ikat dia di ranjang itu" titah Dwyne pada beberapa pria yang merupakan ilmuan yang juga bekerja di bawahnya
"Jika kau berpikir dirimu licik! maka aku jauh lebih licik darimu" gumamnya lalu tersenyum evil
"Bawakan aku seluruh alat-nya kesini! kita jadikan dia sebagai Objek istimewa" ucapnya, lalu bawahannya langsung pergi dari sana untuk mengambilkan apa yang di minta oleh Dwyne
Tidak butuh waktu lama, datang bawahannya membawa alat yang di perlukan untuk melakukan pembedahan
...****************...
.
.
.
Mohon bantuannya untuk like, share, komen, vote, masukin list fav biar tau kelanjutan ceritanya, agar Author semangat Up episode barunya😊
Kunci berikutnya ada di Jordan, jika Jordan gagal melakukannya. maka rencana akan gagal! jadi buat para reader ku kalian sudah bisa nebak belum.. kemampuannya Jordan apa? author udah kasih jawaban di New Case pt.8, hayo siapa yang ngeh??
Ep selanjutnya akan di Up hari ini tapi untuk jam masih belum di tentukan... jadi tunggu aja ya guys🥰
Sekali lagi buat yang sudah setia nungguin cerita pengawal cantik dan masukin list fav, like, koment dan hadiahnya Terimakasih banyak sudah dukung author sejauh ini... dan buat yang belum masukin list fav buruan masukin biar tau keseruan ceritanya😉🥰
.
.
.