Pengawal Cantik

Pengawal Cantik
B. A Chp. 2


Biasakan Like bab-nya😉...


Masukin list Fav juga ya🥰


Komentar positifnya biar Author


makin semangat Up, apalagi dapet hadiah🥰


So... I Hope Enjoy The Story


⚠Disarankan untuk membaca dari awal takutnya, tidak paham!!!


...****************...


Van mengeluarkan ponselnya, lalu memperlihatkan sebuah vidio pemeriksaan parlemen tentang "progam Saturnus"


Dimana didalam vidio itu terdapat percakapan pihak p*rlemen, tentang hal yang berkaitan dengan permasalahan mereka sekarang yaitu Bakteri Antraks


Isi vidio


Seorang ilmuan sedang bicara di hadapan beberapa orang dari p*rlemen


"Selama ini tentara Am***ka membawa sejumlah besar bakteri antraks yang dapat membunuh jutaan jiwa ke markas mereka yang ada di negara kita" ~ Dokter Jhon


"Jika bakteri antraks tersebar ditaman, atau tempat umum, sebagai serangan terhadap warga secara acak, ribuan bahkan jutaan jiwa akan mati, dan jika kita tidak ambil tindakan sekarang maka penduduk akan di bantai tanpa persiapan" ~ Dokter Jhon


"Negara kita harus diliputi kekacauan, masyarakat harus berpikir jika nanti bisa saja per*ng terjadi lagi" ~ Dokter Jhon


"Dia ingin membangun sebuah pusat riset biokimia dengan lahan dan anggaran yang mereka pakai untuk pembuatan Forest park


"Kemungkinan dia punya kaki tangan, lalu apa yang terjadi padanya setelah itu" ~ Edward


"Dewan tidak percaya pada kata-kata Dokter Jhon, dia di copot dari institut sains dan pertahanan nasional serta tanggung jawab lain yang ia emban" ~ Van


"Bagaimana keadaannya sekarang?" ~ Serin


"Aku mencari tahu itu! sekarang dia bekerja di FIN (Farmasi Ins Multinasional)" ~ Leo


"Jika bekerja di perusahaan farmasi, dia bisa mendapatkan bakteri antraks dengan mudah" ~ Van


"Pukul 20.00, 10 korban tewas lagi" ucap Luke yang mendapat pesan dari Alena


"Kita bagi tugas, aku dan Geralt akan pergi ke rumah Dokter Jhon, jika punya kaki tangan pasti dia meninggalkan jejak" ~ Serin


"Zeon dan Luke kalian pergi ke FIN, dan cari informasi tentang dokter Jhon" ~ Serin


"Tim A, kalian cari pria tadi... dan tim B, kalian berjaga di sekiatr danau" titahnya dan tentunya di angguki oleh anak buahnya


Sesuai pembagian tugas tadi, Serin dan Geralt langsung pergi menuju rumah Dokter Jhon dimana alamatnya sudah di kirimkan Leo ke gps mobil


...****************...


Pukul 20.22, FIN


"Sudah beberapa hari ini dokter Jhon tidak masuk" ujar pegawai di sana


"maaf! tapi apa Dokter Jhon punya masalah" tanyanya lagi


"kami tidak bisa menjelaskan spesifiknya" sahut Luke, pria itu hanya mengangguk, lalu mempersilahkan Zeon dan Luke untuk masuk ke ruangan Lab dokter Jhon


...****************...


Disisi lain Geralt dan Serin langsung pergi kerumah Dokter Jhon


"kurasa dia tidak meninggalkan rumah untuk waktu lama!" gumam Geralt lalu masuk bersama Serin karena pagar tidak di kunci


Sedangkan disisi lain, seseorang sedang mengawasi keduanya lewat CCTV


Serin masuk lebih dulu lewat pintu samping, lalu di susul Geralt yang juga masuk


Wanita itu berdiri di depan beberapa piagam dari Dokter Jhon sebentar, lalu pergi keruangan lain untuk memeriksa


"......"


"Apa kalian menemukan sesuatu? menurut pemeriksaan pihak lab, tidak ditemukan jika Dokter Jhon sedang membiakkan bakteri antraks" ucap Luke lewat earphone


"Sepertinya seseorang menempati rumah ini sekarang, tapi pintu tidak di kunci dan sepertinya ada yang tidak beres" ~ Serin


"Kabari aku jika kalian menemukan hal lain" ~ Luke


"Geralt! apa kau menemukan..." ucapan Serin terpotong ketika tidak melihat Gerlat di lantai bawah, karena sekarang ia berada di lantai dua


"keman dia?" gumamnya


Serin turun untuk memeriksa, karena Geralt bahkan tidak menjawab ucapannya di earphone


Ia berjalan mengitari rumah itu, dan pandangannya berhenti pada sebuah rak buku


"Biologi, Edodontologi, patologi... apa ini? 'Wanita?!" gumamnya lalu meraih buku itu


Karena menurutnya itu aneh, dilihat dari profesi dan semua buku yang mencerminkan Dokter Jhon, rasanya ada yang mengganjal jika buku ini berada di antara buku-buku itu


Saat ia menarik buku itu, lemari sedikit bergerak hingga membuat Serin melihat kesamping, dan benar saja ada jalan masuk di sana


Tanpa rasa takut wanita itu turun menuruni anak tangga yang gelap, dan hanya berbekal cahaya dari ponselnya


Sedangkan di sisi lain, seseorang masih memperhatikan Serin dan Geralt dari layar monitor-nya


Serin sampai di depan sebuah ruangan, tanpa pikir panjang ia masuk keruangan tersebut, dimana di sana ada beberapa rak yang dibalut dengan plastik putih bening, serta wadah-wadah kecil di dalamnya


Setelah menekan saklar lampu, Serin melihat ada bercak darah di lantai


Sedangkan Geralt yang tadi di cari Serin, kembali setelah memeriksa sekitar, dan malah dirinya yang kini mencari keberadaan Serin


Tidak jauh dari tempatnya, Geralt menemukan lemari yang letaknya tidak wajar, tanpa buang waktu ia langsung menarik lemari buku tersebut, hingga memperlihatkan jalan masuk yang tadi Serin lewati


...****************...



"Dimana Serin!" tanya Seorang pria pada Leo, sontak pria itu menoleh kesumber suara


"Oh. Glen! sedang apa disini?" tanya Ardan yang juga berada disana dan mendengar suara Glen


"Serin dimana?" tanyanya lagi


"Di pergi ke lapangan" sahut Ardan


"Dia bukan berada di sini, melainkan turun langsung?!" perjelas Glen, dan di angguki oleh Ardan


Glen mengira jika Serin hanya memerintah dari gudang seperti kasus sebelumnya


Mendapat pernyataan jika istrinya turun kelapangan di situasi seperti ini, membuat Glen yang awalnya sudah khawatir malah bertambah khawatir


Di telpon mungkin dia bisa mengatakan, mencoba untuk tidak khawatir tapi tetap saja, perasaan khawatirnya tidak bisa di bohongi, karena itu Glen memaksakan diri untuk pergi ke markas Serin langsung


"Katakan dimana dia sekarang! aku akan menyusulnya" ucap Glen


"Jangan! jangan menyusul Serin, dia akan marah jika kau menyusulnya... sebelumnya Serin sudah menelpon bukan untuk tetap di rumah, jika dia tau kau disini dia pasti akan marah" jawab Ardan


"Bagaimana aku bisa tenang jika melihat istriku yang mungkin saja berada dalam bahaya sekarang" bantah Glen


"Aku tau kau khawatir! tapi tolong, Serin adalah wanita pintar dan terlatih, sudah banyak kasus yang di tanganinya sejauh ini, jadi tolong percaya padanya" ucap Ardan menenangkan Glen, pria itu memang sudah lama ikut Serin, makanya ia tahu bagaimana Serin menyelesaikan seluruh kasusnya walau nyawa taruhannya


Karena itulah konsekuensi yang harus Serin terima, selama dia membantu menyelesaikan kasus-kasus berhaya sekalipun


"Aku tidak akan pulang! dan menunggu di sini, jika sampai Serin kenapa-kenapa kau yang lebih dulu ku hajar" pungkas Glen


"Kau bisa menghajarku sepuasnya! karena aku juga tidak ingin hal buruk terjadi pada rekan sekaligus atasanku" jawab Ardan, lalu kembali lagi pada komputernya


Sedangkan Glen ia duduk di sofa sambil mendengarkan beberapa kalimat dari earphone yang dipakai Serin dan yang lain, walau hatinya benar-benar mengkhawatirkan istrinya itu


...****************...


Pukul 21.03, Rumah Dokter Jhon


Serin berjalan untuk melihat lebih dekat dari mana asal bercak darah itu, semakin ia mendekat semakin banyak bercak darah yang ia lihat, matanya mengarah ke sudut tempat dimana seseorang sudah tewas


Akhhh...


Tanpa wanita itu sadari, seorang pria berpakaian hitam keluar dari balik tirai dan menusuknya hingga darah segar mengalih dari sisi kanan perutnya


Berhasil menusuk Serin, Pria itu ingin kembali menghabisinya, tapi tanda peringatan berbunyi, artinya ada orang lain yang masuk keruang bawah tanah tersebut, hingga membuatnya pergi tapi sebelum itu ia sempat memecah sebuah beda kaca di ruangan itu


Karena Geralt, alarm tadi berbunyi, itu adalah tanda peringatan yang di pasang ketika ada seseorang yang masuk


"Serin!" panggil Geralt, pasalnya earphone mereka tidak bisa terhubung


Karena saat Serin di tusuk, earphonenya jatuh dan di injak oleh pria misterius itu


Geralt berjalan, sampai di depan sebuah ruangan yang bisa melihat ke dalam, lewat jendela kaca yang ada di pintu


"Serin!" panggil Geralt seraya membuka pintu ruangan itu tapi tidak bisa


"Serin apa yang kau lakukan!" tanya Geralt tidak habis pikir, pasalnya wanita itu mengunci pintunya dari dalam


"Menjauhlah! kau harus menjauh dari sini, jangan buka pintunya" sahut Serin dari balik pintu


"Sedang apa kamu! cepat buka pintunya sekarang ... "Hentikan! ku mohon. tempat ini sudah terpapar Bakteri Antraks" potong Serin


Karena pecahan kaca itu berasal dari wadah dimana di dalamnya sudah terdapat serbuk dari bakteri antraks


"Apa?" ~ Geralt


"Luke, Serin mengurung dirinya di tempat yang terpapar Bakteri Antraks!" ucap Geralt memberitahu Luke, lewat earphone nya


"Apa?" Luke yang kala itu masih dalam perjalanan menyusul bersama Zeon, langsung melajukan mobilnya untuk segera sampai ke rumah Dokter Jhon


"......"


"Jangan halangi aku!" ucap Glen saat ia berniat ingin pergi, tapi Ardan masih menghalanginya


"kumohon bertahanlah! Serin pasti punya jalan keluar untuk ini" ucap Ardan


"Aku tidak peduli" sahut Glen lalu pergi begitu saja, setelah menyingkirkan Ardan dari jalannya


"......"


"Serin kau Gila! keluar dari sana sekarang" marah Geralt


"Hanya karena aku sudah terpapar bakteri antraks, bukan berarti aku akan langsung mati" sahut Serin


"Jika kau tidak keluar! aku akan mendobrak sekarang" ~ Geralt


"Ku mohon keluar dari sana sekarang!" ~ Geralt


"Geralt, aku tidak akan mati, aku Serin wanita dengan IQ 158, punya IQ tinggi artinya aku pandai memecahkan masalah, jika aku mencari disini, aku pasti bisa menemukan obatnya begitu juga pelakunya" ~ Serin


"Tunggu! aku akan kembali" ~ Geralt


Serin hanya menangguk, lalu berbalik bersandar di balik pintu, "usus besar tebal 5 cm, ini hanya permukaan, aku hanya perlu menghentikan pendarahan-nya" gumamnya lalu berjalan menuju lemari, untungnya di sana ada kotak obat, jadi ia bisa menggunakan perbannya untuk menutup luka dan menghentikan pendarahan


Sedangkan diluar, Tim medis dan Tim Swat datang, sebab Zeon sudah mengabari Beni, karena itu tim medis dan Swat dikirim ke sana


Geralt mencoba menghubungi Serin lewat ponselnya, untungnya Serin tidak meninggalkan Ponselnya di mobil


"Serin! aku dan yang lain akan masuk dengan pakaian pelindung" ~ Geralt


"Tidak! kita hanya perlu seseorang untuk menginvestigasi di dalam sini, dan itu aku" ~ Serin


"Tapi-- "Tidak ada tapi-tapian, kalian pantau dan bantu saja aku dari luar" potong Serin


Mau tidak mau mereka mengikuti ucapan Serin, bahkan Glen yang juga baru sampai langsung menghampiri Geralt


Arghhh


Glen berteriak frustasi karena istrinya masih terjebak di dalam sana


"Geralt, apa itu suara Glen!" ~ Serin


"Hmm. dia datang" ~ Geralt


"Bagaimana dia bisa datang ke sini?" ~ Serin


"Tidak tahu" ~ Geralt


Tanpa basa-basi Glen langsung merebut ponsel Geralt


"Kamu baik-baik saja" itulah kalimat pertama yang keluar dari mulut pria itu


"Aku baik-baik saja, kembalikan ponselnya pada Geralt, aku harus menyelesaikan ini secepat mungkin" ~ Serin


Dengan berat hati Glen mengembalikan ponsel Geralt, sebenarnya ia sedikit lega karena masih bisa mendengar suara Serin


Mereka duduk di sebuah pos yang langsung didirikan waktu itu juga


"Bagaimana?" tanya Luke pada Zeon, yang kala itu sedang duduk memperhatikan CCTV yang baru saja berhasil di retas oleh tim Swat


Dengan telpon yang masih terhubung, dari sana Geralt dan yang lain berkomunikasi dengan Serin


"Sepertinya ada orang lain, saat kalian memasuki rumah itu, dan menusuk Serin" ~ Zeon


mendengar itu tentunya Glen semakin khawatir, karena sekarang ia tidak bisa melakukan apapun, bukan hanya dia tapi Geralt dan yang lain juga tidak bisa apa-apa sekarang, selain menunggu hasil pencarian Serin di sana


"Saat aku masuk, aku melihat bercak darah, dan di sudut ruangan aku menemukan jasad Dokter Jhon, melihat dari lukanya sepertinya seseorang memukulnya pakai tongkat, dan bintik ungu pada jasadnya menunjukkan dia sudah tewas beberapa hari yang lalu" ~ Serin


"Itu artinya, Dokter Jhon sudah dibunuh sebelum serangan pertama, oleh orang yang kemungkinan adalah penyebar serbuk itu" ~ Edward


"Apa kau bisa menemukan petunjuk untuk kaki tangannya?" ~ Luke


"Sebentar" ~ Serin


Serin berjalan menyusuri tempat itu, hingga ia berakhir di sebuah ruangan yang sama, namun di batasi dengan beberapa rak yang ia lihat di depan tadi


"Disini ada dua meja, satu berantakan dan satu lagi tersusun rapi" ~ Serin


"Maksudmu ada 2 meja kerja?" ~ Zeon


Serin meraih satu buku dari meja yang berantakan, lalu membawanya ke meja yang rapi untuk membandingkan sesuatu


"Ada 2 tulisan berbeda di sini" ujarnya lalu mencoba membuka laci untuk mencari yang lain


"Sebentar! aku menemukannya! ... Namanya Anan dia punya gelar mikrobiologi dari Universitas Nasional, saat menempuh pendidikan magister dosennya adalah Dokter Jhon" ~ Serin


"Anan? akan ku periksa" ~ Leo


"Ada yang aneh" ~ Serin


"Apa? apa yang aneh?!" ~ Geralt


"Aku menyimpulkan jika sifat Anan berdasarkan risetnya, dia memakai kalimat defensif, gaya menulisnya pun begitu, dia tidak dominan tapi sepertinya orang yang sangat penurut"


(Sikap defensif adalah perilaku dan pikiran ketika mendapatkan kritik dari orang lain. Kerap kali, hal ini akan memunculkan rasa malu, marah, dan sedih)


Serin belajar di akademi kepolisian, jadi ia tau caranya membaca dan memprediksi sesuatu dengan baik


"Tapi dia tidak bisa mempertahan opininya, kemungkinan besar dia bukan orang yang mendalangi kejahatan ini" ~ Serin


"Akhhh" lirihan kecil kembali keluar dari bibirnya, mana kala luka tusukan itu semakin membuatnya kesakitan


"Serin aku menemukan sebuah foto! lihat apa dia yang menyerangmu?" ~ Leo


"......"


"Bukan dia" ~ Serin


"Bukan dia juga yang lolos dari kejaranku" ~ Geralt


"Kau yakin!" ~ Leo


"Aku yakin! matanya berbeda, ini lebih sipit" ~ Serin


Sekali lagi lirihan kesakitan kembali keluar dari mulut Serin, ia bahkan sudah tersandar di sisi depan meja sambil memegang lukanya


"Serin kau harus bertahan!" ~ Luke


"Iyaa, ada catatan uji klinis di sini" ujarnya perlahan berdiri dengan menahan rasa sakitnya


"Hari ke 5 Tikus, hari ke 15 kelinci, hari ke 30 manusia, jika mempertimbangkan uji klinisnya, tes pertama di lakukan pada tikus, lalu hewan yang lebih besar, setelah mencapai titik tertentu ada pengujian sederhana pada manusia" ~ Serin


"Artinya pelaku melakukan uji klinis sebelum serangan itu?!" ~ Zeon


"Kalau benar! kita sudah memiliki pasien bakteri antraks tapi tidak ada kasus serupa sebelumnya" ~ Luke


"mungkin karena mereka tidak tahu penyebabnya adalah bakteri antraks, ketika MERS menyebar, tidak ada yang tahu pasien pertamanya terjangkit MERS" ~ Serin


"Leo kau dengar aku! cari tahu apakah ada yang tewas 3 hari yang lalu karena sakit paru-paru akut" ~ Serin


"......" ~ Leo


"3 hari yang lalu ada 3 pasien dari beberapa pusat medis darurat, mengalami koma dan meninggal karena komplikasi paru-paru" ~ Leo


"Siapa saja nama korbannya?" ~ Edward


"Lukas 31 tahun, Sera 45 tahun dan Juan 53 tahun" ~ Leo


"Kita harus memastikan mereka ada di lokasi yang sama hari itu" ~ Geralt


"Mereka bekerja sebagai staff kegiatan di lokasi yang sama, perusahaan keamanan swasta mengadakan festival hari itu, hari dimana 3 orang itu berada di tempat yang sama, pimpinannya bernama Lodi" ~ Leo


"Oh my good, dia pernah bekerja sama dengan Dokter Jhon selama 3 tahun antara 2011-2014 di agensi pengembangan sebagai tentara" ~ Leo


Dokter Jhon memang mantan tentara di umur 20-an tapi ia berhenti dan mengejar mimpinya untuk memperdalam dunia biologi


"Serin apakah ini wajah pria itu?!" tanya Leo, mengirimkan sebuah foto pada Serin


"Benar, dia" ~ Serin


"Dia pelakunya! pantas saja aku merasa dia seperti pernah memiliki pelatihan sistematis" ~ Geralt


...****************...


.


.


.


Guys author mau tanya? ceritanya seru gak sih! jawab di koment ya biar author gak down dan semangat


Lanjut gak!!!


Ingat Percakapan Vidio di part ini, karena episode berikutnya, ada kaitannya dengan vidio tersebut?!


Mohon bantuannya untuk like, share, komen, vote, masukin list fav biar tau kelanjutan ceritanya, agar Author semangat Up episode barunya😊


.


.


.