Pengawal Cantik

Pengawal Cantik
episode 11 kesalahpahaman


em, anggi. aku baru inget dulu waktu aku sama anggi itu kamu jangan salah paham yah. aku sama anggi itu sepupuan.


ha? sepupu. aku pikir kamu pacaran sama anggi.


hem, sudah ku duga kamu pasti salah paham.aku sama anggi itu sepupu dia biasa bermalam di rumah dan baju yang dia pake itu baju kakak tiriku.


kakak tiri? ucap rara


iya, tapi kakak tiriku udah tinggal di indonesia dan sekolah disana kalau masalah anggi kenapa kecelakaan aku juga kurang tahu sih, yang aku dengar sih kakak tiriku dan anggi lagi fiting baju untuk nikah tapi pas menuju pulang mereka mengalami kecelakaan anggi nggak bisa di selamatkan karena terlalu banyak ngeluarin darah dan walaupun selamat kemungkinan buruknya dia menjadi cacat seumur hidup.


😭😭😭😭😭 anggi,kira2 kamu tahu nggak kecelakaannya karena apa?


aku juga nggak tahu ra, tapi yang aku dengar sih karena han yoo menghindari mobil truk dan ternyata mobil han yoo remnya blong. ucap rara


han yoo? maksud kamu kim han yoo? tanya rara.


eh, iya kok kamu bisa tahu sih? tanya brian


dia sahabat abang arya. ucap rara


brianpun ketawa, dan berfikir dunia ini ternyata sangat sempit yah ra.


maksud kamu?


iya, kamu bayangin aja yah kita itu kayak terkait gitu yang dulu sampai sekarang aku masih suka sama kamu tapi sayang yah kita nggak jodog soalnya aku udah tunangan sama alexa.


rarapun diam, memaki dirinya sendiri, bodoh, bodoh, kenapa aku langsung pergi sih pada saat itu. seandainya aku nggak langsung pergi dan menunggu penjelasan brian mungkin kisah kami berdua akan berubah.


ra, kita udah sampai nih di rumah rafael.


rarapun tersadar dari lamunannya dan langsung keluar dari mobil tanpa menunggu brian. sesampainya rara di depan pintu rumah rafael rarapun baru tersadar kalau dia baru saja meninggalkan brian di mobil.


aduh, bego kenapa bisa lupa sih kalau aku sama brian kesini, terpaksa kembali lagi deh πŸ˜₯πŸ˜₯πŸ˜₯πŸ˜₯.


rara kembali membalikan badannya menuju mobil brian, belum beberapa langkah jalan rara menabrak seseorang.


aduh, kepalaku sakit ini manusia atau batu sih kok keras banget. dalam hati rara.


rara sorry aku tadi buru-buru ngejar kamu. kamu nggak papa? tanya brian


nggak papa kok, kata rara. ternyata brian hampir aja aku maki-maki dia tapi tubuh brian sejak kapan begitu keras apa dia sering olah raga, batin rara.


ngomong-ngomong kamu kenapa balik lagi? kamu lupa sesuatu yah di mobil? tanya brian lagi.


iya, aku lupa kamu tadi di mobil makanya aku balik lagi sambil ketawa.


oh, kamu lupa aku, eh kamu lupa aku! kata brian dengan wajah kaget.


iya, tadi aku keluar mobil lupa kalau kita sama-sama kesini, aku kira aku sendiri yang bawa mobil πŸ˜€πŸ˜€πŸ˜€πŸ˜€


oh, yaudah kita masuk yuk ke rumah rafael didalam udah nungguin kita semua. kata brian


ayok. balas rara


merekapun masuk ke rumah rafael, dan disambut langsung dengan tuan rumah.


hey ra, apakabar? udah lama banget yah kita nggak ketemu. kata sarah


alhamdulillah baik sa, wah kamu hamil lagi udah berapa bulan? tanya rara


iya, ini udah masuk 7 bulan ra. sayang sini deh kamu liat siapa yang datang. teriak sarah


iya sayang tunggu, Rui dan Iru lagi makan nih. anak papa disini aja yah dan jangan berantem soalnya mami lagi manggil papi. rafael pun keluar menuju ruang tamu dan sangat syok melihat sahabat kecilnya itu, tidak pikir panjang rafaelpun langsung memeluk rara.


fa, aku nggak bisa nafas nih, sarah bantuan aku lama-lama aku bisa mati kalau begini. kata rara


(ketawa)ayo brian kita masuk biarin dua sahabat ini lagi melepas rindu mereka. kata sarah


sorry, sorry, sorry ai. aku sangat senang sekali akhirnya kamu pulang. soalnya kamu nggak pernah ngabarin aku sih selama kamu di Indo. kata rafael


maaf fa, aku sibuk di RS dan sibuk mencari pelaku yang menembak bunda. oh yah, gimana apa semuanya baik-baik saja?


iya, semuanya baik-baik saja cuma ada sedikit masalah ada lalat yang tidak tau diri yang datang tiba-tiba dan merusak rencana kita tapi sudah beres semua kok. kata rafael


ok, kalau gitu beritahu semuanya kalau kita akan mengadakan rapat. kata rara


ok, ai kata rafael.


rara(Azura) dan rafael adalah seorang mafia yang sangat di takuti seluruh eropa karena geng ini tidak segang-segang akan membantai orang. rara merupakan bos besar dari geng mafia Zer027 dan rafael merupakan wakilnya hanya saja rafael yang menjalankan semuanya tidak ada yang tahu jika bos besar mafia Zer027 itu seorang wanita.


duh, lama banget sih kangen-kangenannya sini bantuin pi. kata sarah


iya, sayang aku kesana sekarang, ayo ai. kata rafael.


bicaraain apa sih kok serius banget kayak gitu. tanya sarah


em itu bicara kerjaan ai waktu di Indo yang. kata rafael


oh, kirain apaan tapi kok kayak mencurigakan banget apa jangan-jangan papi selingkuhin mami yah? kata sarah lagi


enggak ko sa, rafael tanyain kerjaan aku di sana kan kamu tahu sendiri aku disana buka RS yah walaupun belum besar seperti RS grandpa sih. sambil ketawa.


oh iya, aku baru ingat kamukan seorang dokter yang terkenal se Asia. kata sarah meledek


ish apaan sih itukan dulu sekarang Azura Saputri Linggah merupakan Pengusaha Diamond. kata rara dengan bangga


iya pengusaha diamond, kata rafael dengan muka masam karena dia tahu bagaimana rara akan membujuk sarah membeli diamondnya karena sarah penggemar diamond dan sudah banyak koleksinya mulai dari termahal sampai termurah.


oh iya, mana anak kamu sa, aku mau liat nih anak kembar gembul kamu. kata rara


oh iya, aku panggil anak-anak dulu yah. kata sarah


Rui, IRu sini nak itu ada onty rara pengen ketemu kalian.


nggak mau ah nanti kayak temen mami dulu yang cubit Rui dan IRu sampai pipi kami merah. kata Rui


yahudah, kalau nggak mau keluar kamar. kata sarah sambil menghembuskan nafas


ra, maaf yah kayakx Rui dan Iru nggak mau keluar kamar. kata sarah


oh gitu, biar aku aja yang langsung ke kamarnya kalau begitu. kamu tunjukin aku aja dimana kamat mereka. kata rara


itu ra, paling ujung. kata sarah


oh iya. kata rara


rarapun menuju ke kamar si kembar dan mengetuk pintu kamar mereka.


boleh onty masuk. kata rara


boleh asal onty janji kita pergi ke kebun binatang. kata Rui dengan senyum-senyum ingin mengerjai rara


ok. onty setuju. jadi onty bisa masukkan sekarang. kata rara


belum boleh, gimana kami percaya kalau onty nggak ingkar janji. kata Rui


em, kalau onty ingkar janji, onty bakalan beliin kalian apapun yanf kalian mau gimana? kata rara


em, gimana iru? tanya Rui


boleh deh, lagian aku butuh alat baru untuk eksperimen ku dan harga alat itu mahal banget papi nggak mungkin beliin aku. kats Iru


ok, onty bisa masuk kalau begitu. kata Riu