
em, anggi. aku baru inget dulu waktu aku sama anggi itu kamu jangan salah paham yah. aku sama anggi itu sepupuan.
ha? sepupu. aku pikir kamu pacaran sama anggi.
hem, sudah ku duga kamu pasti salah paham.aku sama anggi itu sepupu dia biasa bermalam di rumah dan baju yang dia pake itu baju kakak tiriku.
kakak tiri? ucap rara
iya, tapi kakak tiriku udah tinggal di indonesia dan sekolah disana kalau masalah anggi kenapa kecelakaan aku juga kurang tahu sih, yang aku dengar sih kakak tiriku dan anggi lagi fiting baju untuk nikah tapi pas menuju pulang mereka mengalami kecelakaan anggi nggak bisa di selamatkan karena terlalu banyak ngeluarin darah dan walaupun selamat kemungkinan buruknya dia menjadi cacat seumur hidup.
πππππ anggi,kira2 kamu tahu nggak kecelakaannya karena apa?
aku juga nggak tahu ra, tapi yang aku dengar sih karena han yoo menghindari mobil truk dan ternyata mobil han yoo remnya blong. ucap rara
han yoo? maksud kamu kim han yoo? tanya rara.
eh, iya kok kamu bisa tahu sih? tanya brian
dia sahabat abang arya. ucap rara
brianpun ketawa, dan berfikir dunia ini ternyata sangat sempit yah ra.
maksud kamu?
iya, kamu bayangin aja yah kita itu kayak terkait gitu yang dulu sampai sekarang aku masih suka sama kamu tapi sayang yah kita nggak jodog soalnya aku udah tunangan sama alexa.
rarapun diam, memaki dirinya sendiri, bodoh, bodoh, kenapa aku langsung pergi sih pada saat itu. seandainya aku nggak langsung pergi dan menunggu penjelasan brian mungkin kisah kami berdua akan berubah.
ra, kita udah sampai nih di rumah rafael.
rarapun tersadar dari lamunannya dan langsung keluar dari mobil tanpa menunggu brian. sesampainya rara di depan pintu rumah rafael rarapun baru tersadar kalau dia baru saja meninggalkan brian di mobil.
aduh, bego kenapa bisa lupa sih kalau aku sama brian kesini, terpaksa kembali lagi deh π₯π₯π₯π₯.
rara kembali membalikan badannya menuju mobil brian, belum beberapa langkah jalan rara menabrak seseorang.
aduh, kepalaku sakit ini manusia atau batu sih kok keras banget. dalam hati rara.
rara sorry aku tadi buru-buru ngejar kamu. kamu nggak papa? tanya brian
nggak papa kok, kata rara. ternyata brian hampir aja aku maki-maki dia tapi tubuh brian sejak kapan begitu keras apa dia sering olah raga, batin rara.
ngomong-ngomong kamu kenapa balik lagi? kamu lupa sesuatu yah di mobil? tanya brian lagi.
iya, aku lupa kamu tadi di mobil makanya aku balik lagi sambil ketawa.
oh, kamu lupa aku, eh kamu lupa aku! kata brian dengan wajah kaget.
iya, tadi aku keluar mobil lupa kalau kita sama-sama kesini, aku kira aku sendiri yang bawa mobil ππππ
oh, yaudah kita masuk yuk ke rumah rafael didalam udah nungguin kita semua. kata brian
ayok. balas rara
merekapun masuk ke rumah rafael, dan disambut langsung dengan tuan rumah.
hey ra, apakabar? udah lama banget yah kita nggak ketemu. kata sarah
alhamdulillah baik sa, wah kamu hamil lagi udah berapa bulan? tanya rara
iya, ini udah masuk 7 bulan ra. sayang sini deh kamu liat siapa yang datang. teriak sarah
iya sayang tunggu, Rui dan Iru lagi makan nih. anak papa disini aja yah dan jangan berantem soalnya mami lagi manggil papi. rafael pun keluar menuju ruang tamu dan sangat syok melihat sahabat kecilnya itu, tidak pikir panjang rafaelpun langsung memeluk rara.
fa, aku nggak bisa nafas nih, sarah bantuan aku lama-lama aku bisa mati kalau begini. kata rara
(ketawa)ayo brian kita masuk biarin dua sahabat ini lagi melepas rindu mereka. kata sarah
sorry, sorry, sorry ai. aku sangat senang sekali akhirnya kamu pulang. soalnya kamu nggak pernah ngabarin aku sih selama kamu di Indo. kata rafael
maaf fa, aku sibuk di RS dan sibuk mencari pelaku yang menembak bunda. oh yah, gimana apa semuanya baik-baik saja?
iya, semuanya baik-baik saja cuma ada sedikit masalah ada lalat yang tidak tau diri yang datang tiba-tiba dan merusak rencana kita tapi sudah beres semua kok. kata rafael
ok, kalau gitu beritahu semuanya kalau kita akan mengadakan rapat. kata rara
ok, ai kata rafael.
rara(Azura) dan rafael adalah seorang mafia yang sangat di takuti seluruh eropa karena geng ini tidak segang-segang akan membantai orang. rara merupakan bos besar dari geng mafia Zer027 dan rafael merupakan wakilnya hanya saja rafael yang menjalankan semuanya tidak ada yang tahu jika bos besar mafia Zer027 itu seorang wanita.
duh, lama banget sih kangen-kangenannya sini bantuin pi. kata sarah
iya, sayang aku kesana sekarang, ayo ai. kata rafael.
bicaraain apa sih kok serius banget kayak gitu. tanya sarah
em itu bicara kerjaan ai waktu di Indo yang. kata rafael
oh, kirain apaan tapi kok kayak mencurigakan banget apa jangan-jangan papi selingkuhin mami yah? kata sarah lagi
enggak ko sa, rafael tanyain kerjaan aku di sana kan kamu tahu sendiri aku disana buka RS yah walaupun belum besar seperti RS grandpa sih. sambil ketawa.
oh iya, aku baru ingat kamukan seorang dokter yang terkenal se Asia. kata sarah meledek
ish apaan sih itukan dulu sekarang Azura Saputri Linggah merupakan Pengusaha Diamond. kata rara dengan bangga
iya pengusaha diamond, kata rafael dengan muka masam karena dia tahu bagaimana rara akan membujuk sarah membeli diamondnya karena sarah penggemar diamond dan sudah banyak koleksinya mulai dari termahal sampai termurah.
oh iya, mana anak kamu sa, aku mau liat nih anak kembar gembul kamu. kata rara
oh iya, aku panggil anak-anak dulu yah. kata sarah
Rui, IRu sini nak itu ada onty rara pengen ketemu kalian.
nggak mau ah nanti kayak temen mami dulu yang cubit Rui dan IRu sampai pipi kami merah. kata Rui
yahudah, kalau nggak mau keluar kamar. kata sarah sambil menghembuskan nafas
ra, maaf yah kayakx Rui dan Iru nggak mau keluar kamar. kata sarah
oh gitu, biar aku aja yang langsung ke kamarnya kalau begitu. kamu tunjukin aku aja dimana kamat mereka. kata rara
itu ra, paling ujung. kata sarah
oh iya. kata rara
rarapun menuju ke kamar si kembar dan mengetuk pintu kamar mereka.
boleh onty masuk. kata rara
boleh asal onty janji kita pergi ke kebun binatang. kata Rui dengan senyum-senyum ingin mengerjai rara
ok. onty setuju. jadi onty bisa masukkan sekarang. kata rara
belum boleh, gimana kami percaya kalau onty nggak ingkar janji. kata Rui
em, kalau onty ingkar janji, onty bakalan beliin kalian apapun yanf kalian mau gimana? kata rara
em, gimana iru? tanya Rui
boleh deh, lagian aku butuh alat baru untuk eksperimen ku dan harga alat itu mahal banget papi nggak mungkin beliin aku. kats Iru
ok, onty bisa masuk kalau begitu. kata Riu