Pengawal Cantik

Pengawal Cantik
R--


Biasakan Like bab-nya😉...


Masukin list Fav juga ya🥰


Komentar positifnya biar Author


makin semangat Up, apalagi dapet hadiah🥰


⚠Disarankan untuk membaca dari awal takutnya, tidak paham!!!


So... I Hope Enjoy The Story


...****************...


“bukankah aku selalu membantumu” ucap Regan ber smirk menatap lawan bicaranya yang sedang duduk di seberangnya


“sekarang apa yang kau inginkan?” sahut pria yang terlihat lebih tua darinya


“bukankah sekarang kejaksaanmu sedang menangani kasus kematian Van?” ujarnya to the point akan maksud kedatangannya


“Aku ingin kau membereskan itu, atau aku akan mencari orang lain untuk menduduki kursimu sekarang” ucapnya enteng


“kau tidak perlu khawatir, aku akan mengurus masalah itu” jawabnya dengan ekpresi yang terlihat terpaksa


“aku ingin, sebelum jam 09.00 besok pagi kasus ini sudah selesai” titahnya seraya bangkit dari duduknya dan pergi begitu saja dari ruangan tersebut


“Aishhh~ seharusnya aku tidak terlibat dengannya” gumamnya


“…..”


Sedangkan di sisi lain Regan sedang bicara dengan bawahannya di dalam mobil


Senyum tipis tertarik dari sudut bibirnya mana kala mendengar hal yang menurutnya menyenangkan


“Kita pergi sekarang”


Supir langsung melajukan mobilnya menuju tempat berikutnya


...****************...



“Apa Tuan belum datang?” tanyanya pada pelayan yang sedang berlalu lalang


“Belum Nona” sahut pelayan


Serin mengangguk lalu pergi untuk masuk ke kamarnya


“Tidak biasanya dia pulang telat” gumamnya seraya meletakkan tasnya diatas meja


Ia duduk sembari meregangkan tubuhnya bersandar pada punggung sofa, tapi baru saja ia ingin memejamkan matanya, tiba-tiba perutnya terasa mual hingga membuatnya bergegas pergi ke kamar mandi


Setelah rasa mualnya tidak terasa lagi ia meraih tisu untuk membersihkan mulutnya


Tok...Tok…Tok…


“Kamu sudah pulang?!” sahutnya agak berteriak, pasalnya ia masih berada di kamar mandi dan suara ketukan berasal dari pintu kamar karena sebelumnya Serin memang sengaja mengunci pintunya


Bukannya menjawab suara ketukannya kembali terdengar hingga membuat Serin harus membukanya sendiri


“apa dia sedang mengerjaiku” gumamnya berjalan menuju pintu


Cklek.


“Kenapa ti-


Ucapannya terpotong manakala ia tidak mendapati siapapun di depan kamar


“Kemana dia?” gumamnya lagi melihat ke sekeliling tapi tidak mendapati siapapun di sana


Karena tidak mau ambil pusing lantas ia berbalik untuk masuk kembali kedalam kamar, tapi sesuatu terasa aneh menurutnya, hingga membuatnya kembali berbalik untuk melihat keadaan di bawah


Tapi sayangnya baru saja ia akan berbalik seseorang sudah lebih dulu menyuntikkan sesuatu di lehernya hingga wanita itu kehilangan kesadarannya saat itu juga


Seorang pria dengan perawakan tinggi dan berotot memboponng Serin dan membawanya pergi dari rumah mewah tersebut, melewati para bodyguard dan seluruh orang rumah yang sudah tidak sadarkan diri karena gas beracun yang ia sebar di seluruh penjuru rumah


Sebuah sedan mewah melaju dengan kecepatan tinggi meninggalkan area perumahan Glen


“……”


Pria tersebut lantas melepaskan maskernya setelah mobilnya menjauh, dan ia terus melajukan mobilnya menuju jalan yang mengarah ke distrik D, yang secara tidak langsung pria tersebut membawa Serin keluar dari kota


Ia melirik Serin yang tengah terbaring di kursi belakang, senyum lebar tertarik di bibirnya entah apa yang sebenarnya ia pikirkan hingga berani membawa Serin


...****************...


Sedangkan di sisi lain, Glen yang baru datang bingung kenapa para bodyguardnya terlihat takut dan bingung


"Kalian kenapa?" tanyanya pada Jack


"Begini Tuan, Hmmm... Nona Serin- "Serin kenapa? apa dia masih belum pulang" potong Glen


"Saya rasa Tuan harus melihatnya sendiri" ucap Jack menunduk seraya memberikan sebuah tablet pada Glen


Glen menaikkan sekilas aslinya pertanda ia sedang bingung, seraya meraih tablet yang diberikan oleh Jack


Glen terdiam kaku saat melihat wanitanya di bawa oleh seorang pria misterius, tablet yang ada di tangannya bahkan jatuh Kelantai


Perasaan kaget, khawatir dan takut bercampur jadi satu seketika mimpinya waktu itu kembali melintas di pikirannya


"Tuan!" tegur Jack karena sang atasan terdiam kaku tanpa bicara


"Bagaimana,,, tidak maksudnya kenapa ini bisa terjadi" ujarnya


Glen langsung merogoh ponselnya yang ada di saku celananya sembari berlari menuju kamar Reyhan untuk memeriksa keadaan-nya


"......"


"Reyhan!" serunya membuka pintu dan melihat putranya duduk di atas ranjang dengan di temani Lily


Glen berlari menghampiri pria kecil tersebut, dan langsung memeluknya, setidaknya Reyhan masih ada bersamanya namun itu tetap tidak menghilangkan kekhawatiran-nya pada sang istri


Glen menyuruh Lily untuk menemani Reyhan, sementara itu ia akan kembali kelantai bawah bahkan Reyhan sengaja tidak ia beritahu jika Serin sedang tidak ada di rumah sekarang


"......."


"Apa kita lapor polisi saja tuan?" ucap Jack


Sebenarnya Glen ingin marah terhadap bodyguardnya tapi melihat situasi sekarang, kekhawatiran-nya jauh lebih besar dari pada amarahnya


Glen sudah menelpon Geralt untuk datang kerumahnya saat ia keluar dari kamar Reyhan


"Kau lapor, aku akan pergi dengab yang lain" titahnya dan langsung di angguk oleh Jack


Ia kembali meraih ponselnya dan mencoba untuk melacak keberadaan Serin, tapi hasilnya nihil karena ponselnya masih berada di kamar


Glen mengacak frustasi rambutnya


Baru saja ia pulang dari kantor setelah banyak bergelut dengan berbagai urusan, sekarang istrinya malah di bawa oleh seseorang yang sama sekali tidak di kenal, apalagi Serin di bawa dari rumahnya sendiri


📳Drrttt...


📞In Call-


"Katakan?"


"Mobilnya mengarah ke daersh Distrik D dan berhenti di Jl. Antariksa 7 Distrik D"


"Baiklah, tolong kau pantau terus pergerakan-nya sampai kami berhasil menyusul dan kirimkan itu ke navigasi mobilku"


"Baik pak"


📞End Call-


Glen kembali memasukkan ponselnya kedalam saku celananya, dan langsung pergi menuju garasi mobil untuk segera ke tempat yang telah di sebutkan oleh Millie


Karena mobilnya terekam cctv, otomatis Millie bisa menggunakan rekaman itu untuk melacak plat mobil yang membawa Serin pergi


Masuk kedalam mobil, Glen langsung menginjak pedal gas tapi ia terhenti ketika sebuah mobil menghalangi jalannya, sontak Glen langsung turun karena ia tahu jika itu adalah Geralt dan yang lain


"Bagaimana?" tanya Geralt yang langsung berlari kecil menghampiri Glen diikuti yang lain


"Bawahanku berhasil melacak keberadaan Serin, sekarang kita pergi kalian bisa mengikutiku dibelakang" ucap Glen, dan mereka semua langsung kembali masuk ke mobil masing-masing


Kedua mobil tersebut langsung pergi meninggalkan kawasan rumah Glen, dengan mobil yang masing-masing melaju dengan kecepatan tinggi


"......"


"Sebenarnya apa yang terjadi?" tanya Geralt, karena pria itu ikut di mobil Glen


"Aku juga tidak tahu, saat aku datang para bodyguard sudah berkumpul dan Jack memberikan rekaman cctv yang memperlihatkan Serin di bawa oleh seseorang" jawabnya fokus pada setirnya


Geralt hanya mengangguk pelan, lalu merogoh ponselnya yang ada di saku celana untuk menelpon anak buahnya


📞In Call-


"Dibawa, dibawa apa maksudmu! sekarang Serin ada di supermarket bagaimana bisa di bawa?"


"Kau yakin dia Serin"


"Aku yakin, kami sendiri yang mengikuti mobilnya saat dia pulang"


"periksa dia, sekarang Serin di bawa oleh orang misterius jika yang kalian ikuti bukan Serin artinya ini sudah terencana dan mereka sengaja mengecoh kalian"


"......"


"Aku mengirimkan fotonya padamu"


Geralt memperlihatkan foto yang memperlihatkan Serin baru saja keluar dari supermarket pada Glen


Sambil fokus menyetir Glen melihat foto yang di perlihatkan oleh Geralt


"dia bukan Serin, aku tidak pernah mengijinkannya memakai pakaian seperti itu" sahut Glen yakin, karena yang pasti Glen tahu betul bagaimana istrinya, walau jika dilihat lagi foto tersebut benar-benar sama dengan Serin


"Pergi dari sana dan datang kerumah Glen selidiki rekaman cctv yang berhasil menangkap sosok pria itu dan perkecil pencariannya, minta Luke untuk membantu"


"Oke"


📞End Call-


"Mereka sudah merencanakan ini dari awal, mengecoh anak buahku dan menyerang rumahmu dengan gas beracun, apa kau punya musuh? karena selain Regan kita perlu mempertimbangkan pelaku lain" tanya Geralt yang sudah menjadikan Regan sebagai pelaku yang paling berpotensi untuk mencelakai Serun


"aku tidak bisa berpikir sekarang" sahut Glen fokus pada setirnya


...****************...


Pukul 23.50


Seorang pria tengah duduk di tepi ranjang sambil menatap seorang wanita yang masih terbaring tidak sadarkan diri


Tidak beberapa lama ia bangkit dari duduknya untuk pergi ke kamar mandi


"......"


Serin perlahan mulai membuka matanya dan merasakan jika ia sedang berada di tempat yang asing baginya, dengan kepalanya yang masih pusing akibat pengaruh obat bius yang di berikan dengan dosis tinggi sebelumnya


Ia mengejapkan matanya beberapa kali untuk memperjelas pandangan-nya


"Dimana aku" gumamnya seraya bangun sambil mengingat kembali apa yang telah terjadi sebelumnya


Dari tempatnya ia hanya melihat sebuah ruangan yang cukup besar dengan dinding putih dan seluruh jendela yang tertutup dengan pagar besi


Serin turun dan mencoba berjalan menuju pintu untuk keluar dari ruangan yang lebih tepatnya itu adalah sebuah kamar


"Pintunya terkunci?" gumamnya pelan, seraya kembali melihat ke sekitar mencari sesuatu yang mungkin bisa membantunya untuk keluar dari sana


Tapi ia terdiam sejenak saat mendengar suara percikan air dari dalam kamar mandi, menandakan jika ada seseorang di dalam


"Apa aku diculik sekarang" gumamnya


Walau ia menguasai ilmu bela diri, tapi tetap saja rasa takut dan panik melanda dirinya


"Tenang Serin tenang! ini bukan waktunya untuk takut dan panik" gumamnya bicara pada dirinya sendiri


Lantas ia melangkah perlahan dan mencari cara, agar bisa keluar dari sana sebelum pria itu keluar dari kamar mandi


...****************...


Glen dan yang lain langsung turun dari mobil untuk menghampiri titik yang di maksud oleh Millie


"Kau yakin disini?" tanya Geralt, pasalnya suasana di tempat itu terlihat begitu sepi dan sunyi


"Millie mengatakan jika disini pria itu menghentikan mobilnya" jawab Glen, seraya membuka sebuah mobil yang terparkir di sebuah garasi gedung terlantar


"Leo kau menemukan sesuatu, apa mobil Regan hari ini memasuki kawasan perumahan Glen?" tanyanya lewat earphone yang terhubung satu sama lain


Sama halnya dengan Glen, pria itu juga cemas akan keadaan Serin ditambah wanita itu sedang hamil bukan satu, melainkan mereka harus mencari dan memastikan kedua nyawa tersebut selamat


"Di jam yang sama, Regan sedang berada di sebuah restoran bersama Ayahnya, mustahil baginya untuk membawa Serin, tapi tidak menutup kemungkinan anak buahnya yang melakukan itu" ~ Leo


Selagi Geralt bicara dengan Leo, yang lain terus berlari mencari ke sekitar tapi tetap saja tidak menemukan akan adanya keberadaan Serin


"Lacak CCTV di daerah ini, pria itu pasti mengganti mobilnya di sini agar kami sulit untuk menemukan keberadaan-nya" ucap Glen yang sedang terhubung lewat panggilan telpon dengan Millie dan Vano


"Baik pak" sahut Vano


Glen lalu beralih untuk bicara dengan Geralt


"Apa kalian mendapat petunjuk lain, bawahanku sedang melacak cctv di sekitar sini" ujar Glen sembari menormalkan deru nafasnya


"Leo dan yang lain masih memeriksa kemungkinan Regan akan keterlibatannya disini, tapi Leo mengatakan jika kemungkinan Regan terlibat sekitar 50% karena saat kejadian dia berada di sebuah restoran bersama pak Marshel" jelas Geralt


Glen melihat jam yang sudah menunjukkan pukul 00:34


Ia mencoba tenang dan memikirkan siapa musuhnya yang mungkin akan mencelakai istrinya


"Ada sebuah mobil lain yang melintas di sekitar sana sekitar pukul 22.58 tapi mobil ini terdaftar atas nama usaha rental mobil" jelas Millie


"Kau benar, ini sudah terencana" tukas Glen menatap Geralt, lalu kembali pada lagi pada ponselnya


"Kalian periksa siapa yang menyewa mobil itu" titahnya


"Mobil sedan ini terdaftar atas nama siapa?" tanyanya lagi


"Mobilnya terdaftar atas nama Roby, tapi data mengatakan jika dia sudah meninggal beberapa tahun yang lalu karena sebuah kecelakaan" ~ Millie


"Kau bilang Roby?" perjelas Geralt yang juga mendengar ucapan Millie dari dalam telpon


"Iyaa Roby, dan dia salah satu mantan mahasiswa akademi kepolisian di tempat Nona Serin kuliah" jawab Millie


Geralt diam sebentar, ia merasa nama yang disebutkan Millie barusan pernah ia dengar


"Glen, kurasa aku tahu siapa yang membawa Serin" tukas Geralt sukses membuat Glen menatapnya


"Leo, lacak keberadaan pria itu sekarang" ~ Geralt


"Oke" ~ Leo


Geralt dan yang lain kembali masuk kedalam mobil dan menunggu sampai Leo berhasil melacak keberadaan pria tersebut


...****************...


Matanya mengarah pada sebuah pisau buah yang ada di atas meja, tanpa buang waktu Serin langsung mengambilnya dan mencoba untuk merusak kenop pintunya


Tapi baru saja ia akan melakukan-nya suara pintu kamar mandi terbuka, dan memperlihatkan seorang pria yang keluar dengan handuk yang melingkar di pinggangnya


Seketika ia terdiam di tempatnya, dengan pisau yang sudah ia jatuhkan kebelakang


"Kau sudah bangun?" ujarnya dengan nada yang begitu santai dan tenang, seolah tidak melakukan kesalahan apapun


"Kau bercanda!" ucap Serin tertegun akan pria yang kini berada di hadapannya


"Apa aku terlihat bercanda?" sahutnya sambil mengeringkan rambutnya dengan handuk


"B-Bagaimana kau bisa lepas, bukannya seharusnya kau ada di penjara?" tanya Serin, yang sadar jika dia berada di tempat ini karena rencana matang dari seseorang


"Kau tenang saja, aku tidak akan melukaimu karena tugasku sudah selesai sampai disini" jawabnya


Cklek.


Serin langsung berbalik saat pintu terbuka, dan memperlihatkan seorang pria berpakaian casual berdiri di ambang pintu


"R--


Brukkk...


Sekali lagi sebuah suntikan berhasil membuatnya tidak sadarkan diri dengan tangannya yang masih memegang lehernya akibat suntikan tersebut


"Kau bisa pergi, aku yang akan mengurus sisanya" titahnya


Sontak pria yang masih mengenakan handuk tersebut keluar dari kamar itu, meninggalkan Serin dengan pria yang telah melepaskannya dari penjara secara ilegal


...****************...


.


.


.


Mohon Bersabar!!!


Mohon bantuannya untuk like, share, komen, vote, masukin list fav biar tau kelanjutan ceritanya, agar Author semangat Up episode barunya😊


.


.


.