Pengawal Cantik

Pengawal Cantik
Panti Asuhan [konspirasi 1]


Biasakan Like bab-nya😉...


Masukin list Fav juga ya🥰


Komentar positifnya biar Author


makin semangat Up, apalagi dapet hadiah🥰


So... I Hope Enjoy The Story


⚠Disarankan untuk membaca dari awal takutnya, tidak paham!!!


...****************...



Serin mendudukkan dirinya di sofa yang ada di ruangan itu


Ada beberapa berkas yang ada di atas meja, dan di sana juga sudah ada 3 detektif, Geralt dan 5 orang anak buahnya


"Bagaimana?" itulah ucapan yang pertama kali Serin lontarkan


Tidak ada yang menjawab hanya saja Geralt memberikan 3 kertas, dimana masing-masing kertas itu berisi 3 buah data diri dari para ilmuan yang sudah di kualifikasikan sesuai kriteria tertentu


Serin melihat satu persatu data diri dari kertas itu


"Dari 10 orang, kami menetapkan 3 orang ini" ucap Geralt dan hanya di angguki oleh Serin yang masih melihat satu-persatu apa yang tertulis di kertas itu


"Bagaimana dengan pekerjaan mereka, apa sesuai dengan lapangan?" tanya Serin dan hanya di angguki oleh Geralt


"Apa tebakan ku benar?" ucapnya meletakkan salah satu dari 3 kertas tadi ke atas meja dan kembali angguki oleh Geralt


Serin meletakkan sebuah kertas dari data diri seorang wanita bernama lengkap Caroline Anastasia


Kenapa Serin bisa menebak wanita itulah Anna palsu


-Pertama, orang yang bekerja di Vsc.lab pasti bukan orang sembarangan, di tambah eksperimen mereka bukanlah penemuan kaleng-kaleng, yang tentu saja di teliti oleh seorang ahli, dengan kemampuan mempuni


-kedua, Caroline adalah lulusan dari universitas yang sama dengan Anna asli, dan itu menjadi titik penting


-ketiga, 2 ilmuan lainnya.. pekerjaan mereka sudah diverifikasi oleh Geralt dan Aiden yang langsung memeriksa ketempat kerja


"Bagaimana latar belakangnya?!" tanya Serin


"Sejauh ini yang bisa kami dapatkan, dia adalah anak yang di asuh oleh panti asuhan harapan, ketika umurnya 13 tahun, dia di adopsi oleh orang berada... serta melanjutkan pendidikannya dengan berbekal kepintarannya/beasiswa" jelas Geralt


"Lalu bagaimana dengan panti asuhannya? apa ada yang aneh?!" tanya Serin sekali lagi


"sejauh dari pemeriksaan kami, tidak ada yang aneh... dan untuk orang tua Caroline! mereka berdua sudah meninggal 2 tahun yang lalu" ucap Geralt dan hanya mendapat anggukan dari Serin


"periksa lagi, dari perbuatan mereka yang tidak memiliki rasa bersalah seperti itu... pasti mereka punya sesuatu yang mendorong mereka, untuk melakukan hal itu kepada orang yang tidak bersalah" pungkas Serin


"Sekarang kita harus benar-benar fokus pada Vsc.lab" tambah Serin, sedangkan yang lain hanya mengangguk paham


"......"


"Apa kalian bisa memprediksi dimana tempat Arka menyimpan tropi-nya?" ~ Serin


"sejauh ini kami masih tidak menemukan apa-apa tentang itu, mengecek riwayat perjalanannya pun tidak ada hasilnya" ~ Zeon


"lalu bagaimana denganmu? apa kau punya gambaran tentang itu?" ~ Luke


"aku punya! hanya saja aku masih tidak yakin?!' ~ Serin


"apa?" ~ Edward


"Dari pandanganku, dia pasti menyimpannya dekat dengan dirinya... satu pertama.. seorang psikopat sepertinya pasti menyimpan hasil perbuatannya di dekat dirinya, karena bagi mereka itu adalah sebuah barang berharga, tebakanku hanya 2, apartemen atau mansion pribadinya" ~ Serin


Mereka semua mengangguk paham atas penuturan Serin


"Kami akan memeriksa, kedua tempat itu" ~ Edward


"Jangan sekarang, aku yakin keamanan di sana ketat" ~ Serin


"Kita tunggu, sampai Arka sendirilah yang membuka jalan untuk masuk ke tempatnya?" ~ Serin


"Kapan?" ~ Geralt


"Tidak perlu gegabah, kita targetkan saja dulu Vsc. jika semua yang ada di balik Vsc terungkap, maka Golden City akan semakin terpuruk" ~ Serin


"......"


"Kau bilang panti asuhan harapan, kan?" ~ Serin


"Iyaa" ~ Geralt


"Leo, cari siapa yang bertanggung jawab atas panti asuhan itu, dan dari mana semua aliran dana masuk, selain dari pemerintahan!" ~ Serin


"Kita periksa dulu lebih dalam tentang Caroline, baru kita lanjut ke tahap berikutnya" ~ Serin


"Oke." sahut mereka bersamaan


"Geralt, Aiden kalian pergi ke panti asuhan dan cari semua yang berkaitan dengan Caroline" ~ Serin


Setelah mendapat perintah dari wanita itu, lantas keduanya langsung pergi menuju tempat tujuan


"......"


"Mela, 47 tahun, sudah mengurus panti asuhan selama 15 tahun terakhir, 6 wanita pengurus, dan 35 anak yang di urus pertahun ini" ucap Leo menjelaskan apa yang ia dapat


"Cetak semua data diri dari masing-masing anak" ~ Serin


Setelah selesai mencetak, pria itu lantas memberikannya pada Serin


Dengan di bantu Zeon, Luke dan Edward... mereka memeriksa setiap data anak yang ada di panti asuhan


"Dan ini data adobsi setiap tahunnya" tambah Leo memberikan beberapa kertas lagi, dan di sambut oleh Serin


suasana hening, hanya ada suara kertas yang saling bersentuhan dan suara keyboard komputer yang sedang di ketik


"Kau lihat ini, setiap 6 bulan sekali, ada sekitar 5-10 anak yang di adobsi" ujar Luke memperlihatkan pada Serin yang kala itu, sedang memeriksa sesuatu di kertas yang ada di tangannya


Sontak wanita itu beralih pada kertas yang di perlihatkan Luke padanya


"menurutku ini terlalu nampak, dari yang bisa kita tahu, jarang banyak anak yang di adobis dari setiap panti asuhan, apalagi ini rutin" tutur Serin dan di angguki oleh Luke


"Leo, cari data orang tua yang mengadopsi anak dari panti asuhan harapan" ~ Serin


"......"


"Ini" ucap Leo memberikan beberapa kertas lagi pada Serin


Serin diam sebentar melihat setiap nama yang tertera di kertas itu


"Jordan, Doni.. kalian pergi ke sini dan periksa apakah mereka benar-benar mengadopsi anak dari panti asuhan" titah Serin dan di angguki oleh keduanya, yang langsung meluncur ketempat tujuan


Selama Doni dan Jordan dalam perjalanan, Serin dan 3 detektif itu masih memeriksa setiap data yang ada di hadapan mereka


"......"


Tidak berselang lama, Doni dan Jordan memberikan laporan lewat ponsel mereka jika data sesuai dengan aslinya


Keluarga itu memang mengadopsi anak dari sana, dan bahkan anak itu tinggal dengan baik di sana


Tapi karena masih belum yakin, Serin menyuruh keduanya untuk pergi ke satu keluarga lagi, tapi hasilnya sama


"Kalau begitu, artinya panti asuhan tidak terlibat dengan ini" tukas Serin berdasarkan laporan yang diterimanya dari Doni dan Jordan


(karena jika terlibat, atau punya sesuatu di balik itu, maka itu ada kemungkinannya membuat anak-anak di sana terdorong untuk melakukan sesuatu, yang tidak seharusnya mereka lakukan sesuai dengan apa yang mereka alami di masa mereka masih tinggal di sana)


Sedangkan Geralt dan Aiden, mereka masih mengawasi panti dari kejauhan, jika waktunya sudah tepat mereka akan masuk ke dalam, tanpa sepengetahuan siapapun... karena jika mereka bertanya langsung ada kemungkinan itu akan berpengaruh pada penyelidikan mereka


Seandainya panti asuhan memang terlibat, lalu Geralt dan Aiden datang untuk memeriksa, maka itu akan membuat mereka tau akan pemeriksaan.. dan kemungkinannya jika mereka terlibat dan menyimpan sesuatu, maka jalan akan semakin tertutup untuk Geralt menyelidiki lebih dalam


Karena tidak mendapati kejanggalan penuh, Serin dan yang lain mencoba beralih pada hal lain, yaitu memeriksa data pria yang kala itu kasusnya di tangani oleh Zeon, untuk mencari titik terang atas Vsc


Tapi saat ia meletakkan kertas terakhir yang ada di tangannya, nanar matanya menatap sebentar dan mulai merasakan ada yang janggal


"Leo, coba kau lihat seluruh data ini dan data rekeningnya?" suruh Serin memberikan kertas tadi pada Leo


"apa kau dapat sesuatu?" tanya Zeon


"tunggu, aku akan memastikannya" sahut Serin sembari menunggu Leo selesai


"......"


"Ini" ujar Leo seraya memberikan apa yang tadi di minta oleh Serin


Wanita itu tidak langsung menjelaskan, tapi ia diam sebentar memeriksa data yang diberikan Leo padanya, lalu menelpon Doni


📞In Call-


"Apa?"


"apa kalian sudah di jalan pulang?"


"belum! kenapa?"


"jangan pulang dulu, periksa satu identitas lagi, dan pasang earphone kalian..."


"Oke."


📞End Call-


Setelah menelpon Doni, Serin juga mengirimkan pesan pada Geralt agar memasang earphone-nya agar mudah berkomunikasi


Setelah semuanya terhubung, Serin mulai menjelaskan apa yang belum sempat ia jelaskan


"Disini aku menemukan, salah satu orang tua terdaftar sebagai anggota dari Gym mahal di salah satu hotel, disini aku juga menemukan jika mereka, menerima dana dari sebuah rekening dalam waktu berskala dalam jumlah yang tidak kecil" ~ Serin


"Leo, apa sudah selesai?" tanya Serin karena sebelumnya ia sempat menyuruh Leo untuk memeriksa dari mana aliran dana itu berasal


"Namanya Lusi, wanita berusia 76 tahun" jawab Leo yang masih fokus pada komputernya


"Oh... Serin! dia orang tua Mela" tambah Leo


Mendengar ucapan Leo, Serin menarik kesimpulannya


"aku akan menjelaskannya? pahami betul-betul" ucap Serin pada Geralt dan yang lain, termasuk Zeon, Luke dan Edward


"Doni, kalian sudah sampai?" ~ Serin


"sebentar lagi" ~ Doni


"Baiklah" ~ Serin


"Dari salah satu data orang tua, tadi aku menemukan salah satunya memiliki kartu ke anggotaan di salah satu Gym, dan itu salah satu Gym mahal yang biasa di masuki oleh kalangan atas seperti suamiku, sedangkan Brendan hanya seorang karyawan supermarket... dan dari data keuangannya, aku menemukan adanya kiriman dana dari nomor rekening dan itu atas nama Lusi, yang tidak lain adalah ibu Mela, dan itu kemungkinan digunakan untuk mengirim dana pada seseorang tanpa sepengetahuan siapapun, karena nama rekeningnya atas nama Lusi, dari sini aku berspekulasi jika..." ~ Serin


"Jika..." ~ Geralt, Aiden


"Jika seandainya ada konspirasi dibalik ini, maka data dari para anak yang di adobsi setiap 6 bulan sekali, dan kiriman dana... ada kemungkinan ini disengaja" ~ Serin


"Orang yang mengadopsi di bayar untuk mengadopsi" ~ Luke


"dan itu digunakan untuk menutupi sesuatu dibalik panti asuhan, agar tidak ada yang curiga jika sebenarnya ada kebenaran lain di balik anak-anak yang di adobsi" ~ Edward


"dan apa yang ada di balik itu kita masih tidak tau?" ~ Serin


Sedangkan di sisi lain Doni dan Jordan masih memeriksa apa yang tadi di suruh Serin


"Serin! aku bertanya pada tetangga-nya, karena di apartemen tidak ada orangnya, mereka mengatakan jika tidak pernah melihat anak kecil yang tinggal bersama Brendan dan istrinya" ~ Jordan


"kau bisa masuk kedalam rumahnya?" ~ Serin


"Doni sedang berusaha membuka pintu depan" ~ Jordan


"Oke. pastikan! jika di sana tidak ada anak yang di maksud maka ada hal besar dibalik panti asuhan" ~ Serin


berselang beberapa menit Jordan kembali memberikan laporannya pada Serin


"Benar! sesuai ucapan tetangganya tadi, disini tidak ada tanda-tanda kehidupan anak kecil" ~ Jordan


"Yasudah! cepat keluar dari sana" ~ Serin


"Jika tidak ada, lalu kemana anak yang mereka adopsi sesuai data yang kulihat?" gumam Serin dalam hatinya


Pukul 17.36 ... Panti Asuhan Harapan


"Lihat itu!" ujar Aiden menunjuk sesuatu dengan jari telunjuknya


Sontak Geralt yang ada di sebelahnya respect menatap kearah yang di tunjuk


"Serin! Mela sudah pergi, aku dan Aiden akan masuk sekarang" ~ Geralt


"Oke. berhati-hatilah, di sana masih ada anak-anak dan perawat pastikan tidak ada yang melihat kalian


"Oke." ~ Geralt


kedua pria itu lantas turun dari mobil dan mencari celah untuk bisa masuk keruangan Mela tanpa sepengetahuan siapapun


"Ardan, apa kau bisa meretas cctv-nya?"


"aku akan mencobanya" ~ Ardan


"Tidak bisa, sepertinya mereka tidak memasang cctv di sana" ~ Ardan


"Baiklah!" ~ Serin


"......"


Dengan perlahan keduanya masuk lewat jendela, setelah memastikan tidak ada yang melihat mereka


Keduanya berpencar dan mencari hal penting keseluruh ruangan


"Geralt yang sedang berdiri di depan sebuah rak buku, teralih pada sebuah dinding yang menurutnya aneh


"Aiden, coba kau kesini... sepertinya ada sesuatu di balik tembok" ucap Geralt yang masih menempelkan telinganya di dinding, sambil mengetuk pelan dindingnya


"Ada apa?" sahut Aiden yang berjalan menghampiri Geralt, lalu ikut melakukan apa yang di lakukan Geralt


"apa kau mendengarnya?" ujar Geralt yang masih mengetuk dinding itu, lalu beralih mengetuk dinding lain mencoba membandingkan sesuatu


Aiden yang juga mendengar apa yang di maksud Geralt, hanya mengangguk tanda setuju dengan pemikiran Geralt sekarang


Mereka berdua mendengarkan jika suara yang di hasilkan dari ketukan mereka memiliki perbedaan


Dengan perlahan keduanya mendorong dinding itu, karena sesuai dugaan mereka, ada sesuatu di balik dinding


tapi dengan sekuat tenaga keduanya mendorong tetap tidak ada perubahan


Melihat itu lantas keduanya terdiam dan coba mengamati sekitar


Seketika fokus keduanya teralih pada sebuah angka-angka yang ada di laci meja kerja Mela


"Sepertinya ini aksesnya" gumam Aiden dan di angguki oleh Geralt


"Serin! carikan sandi, di setiap tanggal-tanggal penting dari Mela, mungkin itu sandinya?" ~ Serin


"Apa bentuk angkanya, digital atau seperti keyboard?" ~ Luke


"Seperti di mesin debit" ~ Aiden


"Kalian membawa, alat untuk memeriksa sidik jari bukan, gunakan itu" ~ Serin


"Ah benar!" ucap Geralt, lalu menyuruh Aiden untuk mengambilnya di mobil


Butuh waktu hampir 20 menit akhirnya mereka berhasil membuka pintunya


Tapi saat mereka akan masuk tiba-tiba terdengar suara kenock pintu yang akan di buka, sontak keduanya langsung ngibrit masuk kedalam ruangan itu dan membiarkan pintunya tertutup


Setelah pintu tertutup, Aiden dan Geralt tidak tau apa yang terjadi diluar, karena sekarang mereka berada di sebuah ruangan yang sempit, dengan satu lemari yang di kunci setiap lacinya


Dengan menggunakan senter ponsel mereka, masing-masing mencari sesuatu di ruangan itu


tapi sebelum itu, mereka berdua mencari kuncinya terlebih dulu, agar bisa membuka lacinya


"Serin, sepertinya kuncinya ada di luar" ~ Geralt


"Hish.. sebentar! Doni, Jordan kalian dengar bukan, pergilah ke panti asuhan dan minta bertemu dengan Mela, lalu mengakulah jika ingin mencari adikmu di sana" ~ Serin


"Oke" ~ Jordan


"......"


Setelah kedatangan Jordan dan Doni, mereka mengkonfirmasi jika Mela sudah ada di hadapan mereka, dan itulah peluang yang di gunakan Geralt dan Aiden untuk mencari kuncinya, untungnya ruangan itu bisa di buka dari dalam


...****************...


.


.


Disini biar author kasih sedikit penjelasan takutnya masih bingung




Salah satu orang tua terdaftar sebagai salah satu anggota di Gym mahal




memiliki data transaksi yang di pastikan aliran dananya berasal dari rekening Lusi ibunya Mela




pekerjaan dari keduanya hanya pegawai supermarket dan istrinya sebagai pegawai kantoran biasa




Jika tidak ada apa-apa, lalu apa maksud dari dana yang di kirim pada Orang tua yang mengadopsi anak dari panti, yang memang terdaftar di data pemerintahan sebagai pengadopsi




Jika itu di sengaja untuk menutupi sesuatu maka artinya, ada konspirasi besar di balik panti asuhan harapan, dan anak-anak bukan seluruhnya di adobsi, contohnya Brendan dan istrinya, bisa saja itu hanya akal-akalan agar orang tidak curiga, bahwa sebenarnya anak-anak tidak di adobsi melainkan di kirim ke tempat lain (pasti bisa nebak lah ya... para reader ku)




Lebih tepatnya, Brendan dan istrinya hanya di gunakan untuk berpura-pura mengadopsi anak dari sana, mungkin itulah kenapa dia mendapatkan dana dari Mela, sebagai bayaran karena nama keluarganya terdaftar di pemerintahan sebagai salah satu orang tua yang mengadopsi anak dari panti asuhan harapan


Karena jika ada yang ngeh, kenapa anak-anak tidak ada pasti ada yang akan melaporkan-nya, karena itu mungkin mereka mengantisipasinya dengan adobsi, dimana jika banyak anak yang tidak ada,,, maka mereka akan dirujukkan pada data adobsi yang akan menyelesaikan semuanya, intinya semuanya sudah dipersiapkan dengan matang dan adobsi lebih mengarah sebagai pengalihan


Sekian! Terima Gajih, semoga kalian paham!!!


Pusying gak gengs, sama author yang bikin juga pusing🤣, seandainya ada yang mau plagiatin juga bakalan pusying karena gak tau apa setiap kaitannya disetiap episdoe,,, jadi cerita aslinya cuma ada disini ya😂😉


.


Mohon bantuannya untuk like, share, komen, vote, masukin list fav biar tau kelanjutan ceritanya, agar Author semangat Up episode barunya😊


.


.


.