
nggak boleh gitu ren, seharusnya kamu bangga punya sepupu kyak aku yang punya IQ 200. ucap rara
bangga apa coba, dari SD smapai SMP elo itu selalu juara 1 dan gue itu selalu jadi bayangan lo. ucap rena jengkel
hahahahahahha sabar ren, ini ujian buat kamu karena kamu punya sepupu kayak aku. ucap rara sambil ketawa
iya juga sih, gue bersyukur banget bisa kenal dan jadi keluarga loh. ucap rena
cup cup cup nggak usah nangis, sini sayang aku peluk. ucap rara
ngak usah peluk-peluk yah, gue masih normal dan gue mau di peluk dengan pangeran berkuda gue. ucap rena
iya, iya, eh ren sekarang udah jam berapa? ucap rara
jam 10.30. ucap rena
hem mereka kok lama banget yah, kalau kyak gini gimana mau cepat selasainya. jadwal aku ke RS jam berapa? ucap rara
iya yah, mungkin macet ra, loh sabar yah soalnya ini perusahaan bagus banget malahan kalau kita bekerja sama nih perusahaan perusahaan kita semakin bagus juga. ucap rena
dan jadwal lo ke RS jam 11.30. ucap rena
ok aku tunggu 15 menit lagi kalau nggak datang mending cansel aja dulu tapi dan cari waktu lagi kalau dia nggak mau yah terpaksa lepas aja. ucap rara
ok ok gue hubungi asistennya dulu. ucap rena
tuuuttt tuuutttt tuuutttt
πrena,,,, halo selamat siang pak deni. pak deni sudah dimana sekarang
πdeni,,,siang bu rena kami sudah di jalan tapi jalanannya macet di depan kayaknya ada yang kecelakaan padahal kami sudah dekat.
πRena,,, memangnya bapak sudah ada dimana?
πDeni,,, depan RS X-afir
πRena,,, baiklah. renapun menutup telponnya
kenapa ren. ucap rara
katanya mereka dapat macet karena ada kecelakaan di depan. ucap rena
yaudah ayo kita kesana ren liat kecelakaan itu. ucap rara
buat apa ra,? ucap rena
yah, liat aja sih. ucap rara
kamu tuh nggak berubah yah ra, dari dulu suka ikut campur. ucap rena yang sudah kesal dengan sikap rara
ayolah ren, plis. ucap rara sambil memohon
ok ok ok, ucap rena yang tidak sanggup melihat mata rara
rena dan rarapun berjalan menuju tempat kejadian, rara langsung dengan sigap menyerobot masuk kedalam kerumunan orang
astagfirullah, ren tolong telpon uncel joy sekarang. ucap rara
iya, ra. ucap rena
ren, udah telpon belum. ucap rara
nggak diangkat ra. ucap rena
biar aku aja ke RS ambil brangkar dorongnya. ucap rara sambil berlari ke RS. disisi lain sesorang melihat rara berlari dengan baju penuh darah
kenapa wanita itu berlari-lari apakah dia terluka, tapi muka wanita itu sangat familiat sekali. batin han yoo
rarapun sampai ke RS dan mengambil brangkar tapi sayangnya dia ditahan oleh salah satu perawat disana
nona mau apa dengan brangkar itu. ucap perawat yang mrncegah rara
saya hanya meminjamnya untuk sebentar di depan ada yang sedang sekarat.ucap rara
anda tidak boleh mengambilnya tanpa prosedur dari RS. ucap perawat itu
tapi ini sangat darurat. ucap rara yang sudah berlari membawa brangkar
pak satpam tolong cegah nona itu untuk tidak keluar membawa brangkar. ucap perawat itu
rarapun di kejar oleh 2 satpam dan memcegahnya membawa brangkar itu
nona kami mohon jangan membuat kerusuhan disini dan tolong kerjasamanya. nona tidak bisa membawa bangkat ini. ucap satpam 1
pak saya akan mengembalikan brangkarnya lagi tapi saya mohon biarkan saya pergi membawa brangkar ini karena ini sangat emergency. ucap rara
tidak bisa nona. ucap satpam 2
baiklah kalau begitu tapi jangan salahkan saya jika kalian di rawat di RS ini. ucap rara yang sudah merah karena emosi
ππππππππππ
sus, ada apa disana kenapa ribut-ribut. ucap dokter marco
itu dok diluar ada seorang perempuan mengambil brangkar. ucap suster
terima kasih sus. ucap dokter marco dan dokter marcopun buru-buru keluar karena terdengar perkelahian diluar. saat dokter marco keluar dia syok melihat gadis itu.
Dr. Lin, berhenti. ucap dokter marco
rarapun berbalik dan melihat siapa yang menyuruhnya berhenti.
dokter marco. ucap rara
ada apa ini. ucap dokter marco yang melerai perkelahian antara 2 satpam dan rara
maaf dokter marco boleh saya bawa brangkar ini dulu kesana sebentar saya akan menjelaskanmya. ucap rara
ok, bawa saja brangkarnya. ucap marco
Lin, sebenarnya kamu gadis seperti apa? baru aku ketemu kamu, kamu sudah membuat kacau RS ini. batin marco**
rarapun dengan cepat berlari dan membawa brangkar
ren tolong bantu angkat ibu ini. ucap rara