Pengawal Cantik

Pengawal Cantik
episode 27


nggak boleh gitu ren, seharusnya kamu bangga punya sepupu kyak aku yang punya IQ 200. ucap rara


bangga apa coba, dari SD smapai SMP elo itu selalu juara 1 dan gue itu selalu jadi bayangan lo. ucap rena jengkel


hahahahahahha sabar ren, ini ujian buat kamu karena kamu punya sepupu kayak aku. ucap rara sambil ketawa


iya juga sih, gue bersyukur banget bisa kenal dan jadi keluarga loh. ucap rena


cup cup cup nggak usah nangis, sini sayang aku peluk. ucap rara


ngak usah peluk-peluk yah, gue masih normal dan gue mau di peluk dengan pangeran berkuda gue. ucap rena


iya, iya, eh ren sekarang udah jam berapa? ucap rara


jam 10.30. ucap rena


hem mereka kok lama banget yah, kalau kyak gini gimana mau cepat selasainya. jadwal aku ke RS jam berapa? ucap rara


iya yah, mungkin macet ra, loh sabar yah soalnya ini perusahaan bagus banget malahan kalau kita bekerja sama nih perusahaan perusahaan kita semakin bagus juga. ucap rena


dan jadwal lo ke RS jam 11.30. ucap rena


ok aku tunggu 15 menit lagi kalau nggak datang mending cansel aja dulu tapi dan cari waktu lagi kalau dia nggak mau yah terpaksa lepas aja. ucap rara


ok ok gue hubungi asistennya dulu. ucap rena


tuuuttt tuuutttt tuuutttt


πŸ“žrena,,,, halo selamat siang pak deni. pak deni sudah dimana sekarang


πŸ“ždeni,,,siang bu rena kami sudah di jalan tapi jalanannya macet di depan kayaknya ada yang kecelakaan padahal kami sudah dekat.


πŸ“žRena,,, memangnya bapak sudah ada dimana?


πŸ“žDeni,,, depan RS X-afir


πŸ“žRena,,, baiklah. renapun menutup telponnya


kenapa ren. ucap rara


katanya mereka dapat macet karena ada kecelakaan di depan. ucap rena


yaudah ayo kita kesana ren liat kecelakaan itu. ucap rara


buat apa ra,? ucap rena


yah, liat aja sih. ucap rara


kamu tuh nggak berubah yah ra, dari dulu suka ikut campur. ucap rena yang sudah kesal dengan sikap rara


ayolah ren, plis. ucap rara sambil memohon


ok ok ok, ucap rena yang tidak sanggup melihat mata rara


rena dan rarapun berjalan menuju tempat kejadian, rara langsung dengan sigap menyerobot masuk kedalam kerumunan orang


astagfirullah, ren tolong telpon uncel joy sekarang. ucap rara


iya, ra. ucap rena


ren, udah telpon belum. ucap rara


nggak diangkat ra. ucap rena


biar aku aja ke RS ambil brangkar dorongnya. ucap rara sambil berlari ke RS. disisi lain sesorang melihat rara berlari dengan baju penuh darah


kenapa wanita itu berlari-lari apakah dia terluka, tapi muka wanita itu sangat familiat sekali. batin han yoo


rarapun sampai ke RS dan mengambil brangkar tapi sayangnya dia ditahan oleh salah satu perawat disana


nona mau apa dengan brangkar itu. ucap perawat yang mrncegah rara


saya hanya meminjamnya untuk sebentar di depan ada yang sedang sekarat.ucap rara


anda tidak boleh mengambilnya tanpa prosedur dari RS. ucap perawat itu


tapi ini sangat darurat. ucap rara yang sudah berlari membawa brangkar


pak satpam tolong cegah nona itu untuk tidak keluar membawa brangkar. ucap perawat itu


rarapun di kejar oleh 2 satpam dan memcegahnya membawa brangkar itu


nona kami mohon jangan membuat kerusuhan disini dan tolong kerjasamanya. nona tidak bisa membawa bangkat ini. ucap satpam 1


pak saya akan mengembalikan brangkarnya lagi tapi saya mohon biarkan saya pergi membawa brangkar ini karena ini sangat emergency. ucap rara


tidak bisa nona. ucap satpam 2


baiklah kalau begitu tapi jangan salahkan saya jika kalian di rawat di RS ini. ucap rara yang sudah merah karena emosi


πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€


sus, ada apa disana kenapa ribut-ribut. ucap dokter marco


itu dok diluar ada seorang perempuan mengambil brangkar. ucap suster


terima kasih sus. ucap dokter marco dan dokter marcopun buru-buru keluar karena terdengar perkelahian diluar. saat dokter marco keluar dia syok melihat gadis itu.


Dr. Lin, berhenti. ucap dokter marco


rarapun berbalik dan melihat siapa yang menyuruhnya berhenti.


dokter marco. ucap rara


ada apa ini. ucap dokter marco yang melerai perkelahian antara 2 satpam dan rara


maaf dokter marco boleh saya bawa brangkar ini dulu kesana sebentar saya akan menjelaskanmya. ucap rara


ok, bawa saja brangkarnya. ucap marco


Lin, sebenarnya kamu gadis seperti apa? baru aku ketemu kamu, kamu sudah membuat kacau RS ini. batin marco**


rarapun dengan cepat berlari dan membawa brangkar


ren tolong bantu angkat ibu ini. ucap rara