Pengawal Cantik

Pengawal Cantik
eposode 26


πŸ“ž uncel deni,,,, kalau boleh tau ini siapa tuan?


πŸ“ž denis,,,, dia kaka cantik yang sebentar lagi jadi mommyku uncel. jadi denis minta bantuan uncel untuk mencari informasinya terutama tempat tinggalnya uncel. em dan jangan sampai ketahuan sama daddy yah uncel. saya kasih uncel waktu 2 minggu kalau uncel tidak bisa mendapat informasi yang ku inginkan, uncel taukan akibatnya


πŸ“žuncel deni,,, baiklah tuan muda kecil kalau begitu saya tutup dulu telponnya


πŸ“ždenis,,, ok uncel


denispun mematikan telponnya ke uncel deni


anak dan bapak sama saja. suka mengancam dan memberikan waktu sedikit dia pikir gampang apa cari orang, batin uncel deni


derrrt derrt derrt


πŸ“ž deni,,,, iya halo, han


πŸ“žhan yoo,,, ke ruanganku sekarang


dan menutup telponnya secara sepihak


langsung dimatiin lagi telponnya. aduh nggak anak, nggak bapaknya selalu aja repotin gue, untung dia bos dan sepupu gue coba nggak gue udah mutilasi nih orang. ucap deni kesal


deni berlarian menuju ke ruangan han yoo jika tidak cepat han yoo akan memotong gajinya. deni merupakan asisten dan sekertaris han yoo.


deni sebenarnya juga mempunyai perusahaan yang sangat besar tapi deni lebih memilih kerja dengan han yoo dan perusahaan yang dirintisnya dari nol itu diambil alih oleh adiknya doni yang merupakan saudara kembarnya.


toook tokkk tokkk


masuk. ucap han yoo


ada apa loh suruh gue ke ruangan lo? lo nggak tau apa gue lagi banyak pekerjaan apa lagi dengan adanya proyek baru ini gue nggak pernah tidur dan nggak bisa pulang ke rumah. loh tau nggak gara-gara loh gue di cuekin loly. ucap denis yang sudah sangat kesal


udah selesai nyerocosnya? ucap han yoo


udah. ucap deni


jadi gini den, rencana gue mau buat resort baru di bali nag proyek ini gue yang akan handel. ucap han yoo


terus hubungannya loh panggil gue apa. ucap deni


yah, maksud gue loh yang handel proyek yang sedang berjalan ini. ucap han yoo


ha!!! gila yo yah jadi maksud loh, elo mau limpahin semua pekerjaan ini sama gue? gue nggak setuju mending lo selesaiin dulu proyek ini. ucap deni yang sudah mulai kelelahan karena setiap kali han yoo membuat sesuatu ujung-ujungnya deni yang akan menyelesaikannya walaupun han yoo dia akan menghandelnya tapi selalu ada campur tangan deni didalamnya.


ayolah den, dan gue liat proyek yang kita kerjakan ini sudah 80% tahap penyelesaian dan tidak ada hambatan. ucap han yoo


pokoknya tidak. ucap deni


baiklah kalau loh nggak mau. hem jadi jadwal gue sekarang apa-apa aja.ucap han yoo


ini hari jadwal bapak jam 10. bapak ada pertemuan dengan wakil direktur Linggah Emperal Grup, jam 13.00 ada rapat mengenai proyek resort yang sementara berjalan, jam 15.00 rapat mengenai keuangan perusahaan. tapi yang lebih penting jam 10 karena ini merupakan perusahaan yang sangat besar se Eropa dan membuka cabang di Indonesia. ucap deni


baiklah, sekarang sudah jam berapa. ucap han yoo


sekarang sudah pukul 09.30. setengah jam lagi kita akan ke perusahaannya. ucap deni


baiklah, sebaiknya kamu telpon orang di perusahaan itu untuk memastikannya. ucap han yoo


baik pak saya segera menghubunginya. ucap deni


πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€


pagi juga. ucap rara


rarapun berjalan menuju ke ruangannya karena hari ini jadwalnya sangat padat sekali dan banyak dokumen yang harus dia tanda tangani perusahaan merupakan anak cabang dari linggah emperal Grup yang merupakan anak cabang yang sangat sukses di bidang properti dalam jangka waktu 3 tahun perusahaan ini sudah bisa bersaing dengan perusahaan2 kelas atas.


rarapun masuk di ruangannya dan tidak bersemangat lagi melihat banyaknya dokumen yang menumpuk di atas mejanya sampai-sampai jika dia duduk di kursi dia tidak kelihatan.


ha!!! aduh kenapa dokumen-dokumen ini tidak pernah habis-habis sih. ucap rara


trilili trilili trilili


πŸ“žrena,,, halo


πŸ“žrara,,, rena tolong keruangan ku sekarang. ucap rara


πŸ“žrena,,, baik nona


renapun berjalan menuju ruangan rara


tokkk tokkk tokkk


masuk. ucap rara


ada yang bisa saya bantu nona. ucap rena


aku sudah menandatangani semua dokumen itu, silahkan kamu ambil. dan apa saja jadwalku ini hari. ucap rara


jadwal anda ini hari, jam 10 ada pertemuan anda dengan perusahaan Han Grup, setelah itu kunjungan ke RS X-afir, setelah itu Rapat donatur di Panti Asuhan aisyah,dll. ucap rena yang menjelaskan panjang lebar


tolong kamu cansel jadwal saya siang ini sampai malam. ucap rara


baik nona. ucap rena


renapun menuju keluar pintu dan membawa dokumen-dokumen yang telah rara periksa.


dan tolong hubungi pihak perusahaan Han Grup jadwal pertemuannya di adakan dekat dekat Restoran Hermx. ucap rara


πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€


tokkk tokkkk tokkk


masuk. ucap seseorang di dalam ruangan


saya sudah hubungi pihak Linggah Emperal Grup, pertemuan akan diadakan di Restoran Hermx. ucap deni


ok, sekarang 09.45, ayo kita berangkat sekarang jangan sampai kita terlambat karena ini merupakan pertemuan pertama kita dengan pihak perusahaannya. ucap han yoo


baiklah pak. ucap deni


han yoo dan denipun keluar dari ruangan menuju lift khusus untuk CEO dan menuju tempat parkiran. sampai ditempat parkiran merakapun masuk didalam mobil dan menuju ke Restoran Hermx disana sudah ada rara dan rena yang sedang makan sambil menunggu kedatangan dari pihak Han Grup


ra, kenapa kita cepat banget sih kesini. ucap rena yang sudah tidak bicara formal lagi


ren, aku lapar banget tadi nggak sempat sarapan soalnya tadi aku kesiangan karena kemarin aku lembur. ucap rara yang sudah memakan pesanannya


hem, tapi loh termasuk hebat ra, dokumen segunung itu bisa lo selesaiin dalam waktu 1 hari aja. ucap rena


kamukan tau aku dari dulu kyak gimanakan,nggak mungkin aku dapat gelar prof kalau adik sepupumu ini nggak pintar. ucap rara


iyelah tuh, nyesel gue puji loh. ucap rena