
Biasakan Like bab-nya😉...
Masukin list Fav juga ya🥰
Komentar positifnya biar Author
makin semangat Up, apalagi dapet hadiah🥰
⚠Disarankan untuk membaca dari awal takutnya, tidak paham!!!
So... I Hope Enjoy The Story
...****************...
Setelah menunggu beberapa saat, akhirnya Geralt menjawab telponnya
📞In Call-
"apa? kenapa malam-malam begini telpon?!"
"Apa kau masih di gudang?"
"masih"
"Apa Luke, juga di sana?"
"Ada, memangnya kenapa?"
"spiker sekarang!"
"Oke"
"Luke, telinga yang di temukan di tempat Arka, di potong dengan apa?"
"menurut hasil pemeriksaan tim autopsi, itu di potong dengan pisau"
"sepertinya peniru membuat kesalahan!"
"maksudmu?"
"dari yang kulihat di dalam foto, potongan yang di hasilkan dari pisau dan gunting itu berbeda, jika itu di potong menggunakan pisau Arka, maka kemungkinan ia akan memotong dari belakang, dan kita tahu jika pisau itu, jenis pisau yang sangat tajam dan bisa saja dia memotongnya dengan sekali tindakan, sedangkan sisi telinga korban di kasus Luke, disisi bekas potongan terdapat goresan, jika seandainya itu di potong dengan gunting, itu ada kemungkinan,,, karena gerakan gunting membuka dan menutup untuk menggerakkannya, dan itu bisa menghasilkan goresan dari ujung gunting"
(diingatkan lagi, Arka tubuh korbannya masih di cari , sedangkan kasus Luke, jasadnya ditemukan tapi telinganya masih menghilang)
"jadi maksudmu, peniru memotong dengan gunting?"
"itu kemungkinan besarnya, tapi kita perlu memastikannya dengan dokter ahli"
"aku akan mengurus masalah itu"
"baiklah, kita bahas nanti"
📞End Call-
"Sudah selesai?!" tanya Glen, yang masih setia pada posisinya
"sampai kapan kamu akan seperti ini, apa tidak penat?" tanya Serin, seraya mengembalikan ponsel Glen saku celananya
"Turunlah, aku perlu memeriksa sesuatu" tambahnya, mendorong Glen, agar bangun dari tubuhnya
"Tidak semudah itu, berikan aku asupan dulu, baru aku akan turun" ucap Glen, seraya mengelus lembut surai pipi istrinya
Akhhh...
Rintih Glen, yang langsung merebahkan tubuhnya kesamping, ketika Serin dengan sengaja menendang juniornya
"Maaf sayang! tapi itu karena kamu tidak mendengarkanku" sahut Serin terkekeh kecil, lalu kembali duduk di sofa untuk memeriksa sesuatu di sana
Bagaimana dengan Glen! jangan di tanya pria itu masuk meringkuk di atas ranjang, sambil mengumpat dalam hatinya
"......"
"Apa masih sakit?" tanya Serin, seraya mendudukkan dirinya di ranjang, setelah selesai membereskan berkasnya
Bukannya menjawab, Glen hanya membuang wajahnya, lalu berbaring membelakangi istrinya
"Yasudah! padahal tadi aku ingin memberikan asupan? ternyata kamu menolaknya" godanya, seraya merebahkan tubuhnya yang sudah terasa penat
Glen langsung membalik tubuhnya menghadap istrinya, "Tidurlah, ini sudah larut... kamu juga pasti lelah seharian bekerja" gumam Serin, dengan mata yang sudah tertutup
Glen menghela napasnya, lalu mengikuti Serin untuk tidur
...****************...
"Apa rencanamu setelah lulus?" tanya Frederick, dimana sekarang mereka sedang duduk di sebuah tempat, yang pastinya tidak ada orang selain mereka berdua dan pengawal Frederick
"Saya masih belum memastikan itu pak! jika saya memilih detektif, kemungkinan Glen tidak akan mengijinkannya" jawab Serin, seraya menyeruput kopi yang telah tersedia
"Kalau begitu, tetaplah jadi kepala Tim, setelah kontrak berakhir aku akan memperpanjangnya untukmu, dan setelah kau berhasil mendapat gelar, maka kalian tidak perlu khawatir, aku akan mengajukan.. agar kalian bisa leluasa mengurus kasus tanpa bermasalah dengan pihak kep*lisan atau kej*ksaan" ucap Frederick, dan hanya di angguki paham oleh Serin
Memang benar selama mereka memecahkan kasus, Serin selalu terhalang dengan gelarnya, dan itu juga terjadi saat perampokan di gedung supermarket
Mereka berdua, bicara masalah Organisasi yang telah berjalan selama kurang lebih 6 tahun, dan selama itu pula Serin, lah yang mengepalai seluruh penyelidikan
Dari awal basic Serin memang ada pada dunia kriminal, bukannya medis seperti keinginan orang tuanya
...****************...
Sepulang dari kampus, Serin menyempatkan dirinya untuk datang ke gudang
"dimana yang lain?" tanya Serin, pada Leo dan Ardan yang sedang duduk di sofa
"mereka sedang mencari jasad korban yang tersisa" jawab Ardan, dan hanya di angguki oleh Serin yang sedang mendudukkan dirinya di sofa yang sama
"Apa ini data yang kalian perkecil?" tanya Serin, seraya meraih beberapa kertas di atas meja, dimana dikertas tersebut terlihat daftar nama dari para penyandang disabilitas fisik
📳Drrttt...
📞In Call-
"apa?"
"kami menemukan sisa anggota tubuhnya, tapi ini sudah menjadi tulang belulang, mereka sudah di bunuh dalam rentang waktu lama"
"dimana?"
"dibelakang Mansion Arka ada danau kecil, disana kami menemukannya! tapi kita akan tau setelah tim autopsi memastikan apakah DNA-nya cocok dengan bukti"
"baiklah! jika sudah selesai segera kembali, aku ingin kita membahas masalah yang ada"
"oke"
📞End Call-
...****************...
"Tuan saatnya berangkat" ujar seorang pria yang berprofesi sebagai sopir, di salah satu rumah megah
Sang majikan mengangguk, lalu masuk kedalam mobil
"......"
"Bagaimana pengiriman hari ini, apa semuanya berjalan lancar?" tanyanya, pada seorang pria yang duduk di samping kursi kemudi
"beres Tuan" jawabnya, dan di angguki oleh pria yang sedang duduk di kursi penumpang sambil memeriksa sesuatu di tabletnya, tidak lupa beberapa kertas di sampingnya
...****************...
Serin, Geralt, Aiden, Doni, Jordan, Leo, Luke, Edward, dan Zeon berkumpul di ruangan Serin
"Ini hasil dari pemeriksaan ahli, menurut dokter autopsi, pernyataanmu kemarin benar, masing-masing potongan dihasilkan dari dua benda yang berbeda" ucap Edward, memberikan laporan tertulis yang di keluarkan langsung oleh dokter, yang meng-autopsi jasad dari kasus Luke
Serin menghela pelan napasnya, sambil melihat kertas yang di berikan Edward
"sepertinya, ini murni kesalahan peniru! entah dia lupa atau apa, tapi ini bisa membantu kita untuk mencari siapa pelakunya" ucap Serin dan di angguki oleh yang lain
"Leo, perlihatkan denah seluruh tempat ditemukannya korban" suruhnya
Leo mengangguk paham dan melakukan apa yang di pinta oleh Serin
Setelah Leo menampilkan peta lokasi ditemukannya para korban, mereka semua tertuju pada layar monitor
"3 di antaranya memiliki jarak yang dekat dengan mansion Arka, maupun aset dari keluarga Nasution?!" ~ Zeon
"Geralt, suruh anak buah kita untuk memeriksa ulang masing-masing Tkp dan sekitarnya" ~ Serin
"Oke" Geralt keluar dari ruangan untuk menyuruh bawahannya, sesuai dengan ucapan Serin
"Tapi, kenapa 2 lokasi berada di lokasi yang jaraknya cukup jauh dari lokasi 1, 2 dan 3?" ~ Aiden
Serin hanya diam, dia terus saja memperhatikan layar monitor entah apa yang di pikirkannya sekarang
"Apa hal spesial dari 5 tempat ini, atau mungkin ini hanya tempat random yang di gunakan peniru untuk membuang jasad korban?!" gumamnya dalam hati
"......"
Hampir 15 menit kesunyian melanda ruangan itu, tidak ada yang buka mulut, hanya ada suara kertas yang dibolak balik dari berkas penyidikan
Serin meraih ponselnya ketika mendengar nada notifikasi pesan
📨Message
anak buah> "kami mendapatkan cctv di sekitar tempat ditemukannya korban, ini sedikit tidak jelas, tapi aku akan mengirimkannya pada Leo"
Pria itu lantas memperlihatkan apa yang dikirimkan padanya, pada semua orang yang ada di ruangan itu
"Kualitasnya terlalu buruk! apa tidak bisa di perbaiki?" tanya Geralt pada Leo
"Tidak bisa" sahut Leo
"Oh. kenapa aku tidak asing dengan postur tubuhnya,,, dimana aku pernah melihatnya" gumamnya, mencoba mengingat seseorang yang mirip dengan yang dilihatnya dari CCTV
Yang lain diam menunggu Serin berhasil mengingat
Serin beranjak dari duduknya, dan mengambil sebuah berkas dari lemari penyimpanan yang ada di ruangan itu
Ia kembali duduk, dan memeriksa berkas tersebut
"Geralt kau ingat dengan kasus pertama kita?" tanyanya dengan mata yang masih fokus pada berkas tersebut
"Hmm. ingat! memangnya kenapa?" sahut Geralt
"Coba kau lihat ini!" ujarnya, memberikan berkas yang tadi dilihatnya
"Bukankah ini hampir mirip?" tanyanya
Geralt melihat sosok pria yang ada di foto, lalu melihat ke layar monitor untuk menyamakannya
"Mirip sih, tapi kau yakin... dia sekarang ada di penjara bagaimana mungkin?" jawab Geralt
"Tentunya aku masih belum yakin,,, Leo periksa apakah Pembunuh di kasus pertamaku pelakunya masih mendekam di penjara?!" suruh nya dan di angguki oleh Leo
"......" ~ Leo
"Hmm. disini dikatakan dia sudah tewas 1 tahun setelah tertangkap?" ucap Leo
"bagaimana bisa?" sahut Serin
"menurut data, dia tewas akibat penyakit ginjal yang di deritanya" jawab Leo
"Penyakit ginjal, se ingatku dia tidak punya riwayat yang membuatnya mengarah pada penyakit itu" tukas Serin dan di angguki oleh Geralt, yang juga tau betul bagaimana mereka menangkap pelaku dari kasus pertama Serin
"Periksa catatan medisnya" ~ Serin
"Sebentar" ~ Leo
"......"
"Catatan medisnya mengatakan jika dia memang memiliki riwayat penyakit ginjal" jelas Leo seraya menampilkan laporan medis di layar monitor
"Bagaimana bisa" ucap Serin tidak habis pikir
"Cek seluruh data pribadinya dari awal, pastikan tidak ada yang tertinggal" ~ Serin
"Nama : Mike
umur : 34 tahun
kelahiran tahun : 1988
berasal dari keluarga kurang mampu, seorang penjudi, pembunuh, pemabok, catatan kriminalnya, tercatat melakukan penyerangan sebanyak 5 kali, tertangkap berjudi, dan menyetir dalam keadaan mabok, dan menurut catatan medis terakhir, sebelum di jebloskan kedalam penjara, tidak ada potensi dia akan memiliki penyakit ginjal" ~ Leo
Serin diam sebentar, lalu meraih ponselnya
📨Message
Serin> "periksa satu tempat, aku akan menyuruh Leo mengirim alamatnya padamu"
Leo kirim alamat makam Mike pada anak buah
"Baik" ~ Leo
"mau apa dengan makam Mike?" tanya Geralt
"Aku akan minta itu di bongkar, dan memastikan apakah jasad itu memang Mike atau bukan!" sahutnya
"Tapi apa itu tidak berlebihan?" sahut Edward
"Aku perlu memastikannya, lagian aku tidak yakin pria itu sudah tewas, dia dikatakan sudah tewas setahun sejak di tahan, lalu siapa pria yang ada di cctv" tukas Serin
"Tapi itu belum tentu Mike, bukan!" ucap Geralt
"maka dari itu aku ingin memastikannya" sahut Serin, dan hanya mendapat helaan napas dari Geralt
"Oy, kalian berdua" tegur Serin menatap Jordan dan Doni
"apa kalian berhasil melacak siapa pria itu?" tanyanya
"sudah" jawab Jordan
"siapa? apa dia terkait dengan Ryan" tanyanya lagi
Doni dan Jordan menggeleng bersamaan tanda tidak
"Lalu.."
"kami berhasil mendapatkan rekaman cctv, jika dia ketahuan mengikutimu tapi saat aku menyuruh Leo mencarinya, tidak ada data seseorang yang merujuk pada pria itu" jelas Jordan
"maksud kalian, dia tidak punya identitas?" sahut Serin dan di angguki oleh keduanya
"kau di ikuti?!" tanya Luke, setelah mendengar pembicaraan Serin
"hmm.. aku kira, orang itu adalah suruhan Ryan, karena dia juga mengawasi Glen, dan itu sudah lama sekali, pertama kali aku melihat saat di dekat Wedding Organizer, lalu kedua saat di gedung pernikahan seorang pria melukaiku, dan itu terakhir kalinya aku melihat pria itu, aku kira dia berhenti karena Ryan juga sudah tertangkap, tapi salah satu anak buah yang sering mengikutiku, sadar jika ada seseorang dari kejauhan yang selalu mengikuti dan mengawasi gerak-gerikku, makanya aku menyuruh Doni dan Jordan memeriksanya" jelas Serin
(sebelumnya author pernah mengatakan jika Serin, memang di ikuti oleh anak buahnya)
Luke dan 2 temannya mengangguk paham atas penjelasan Serin
Ting~
📨Message
AB> "kami sudah berada di makam Mike, tinggal menunggu pihak yang akan membongkar makam"
^^^"Baiklah, ambil DNA dari jasadnya " ^^^
Serin meletakkan kembali ponselnya setelah membalas pesan dari bawahannya
"kita selidiki tentang Mike lebih dulu, jika hasil DNA, menyatakan dia benar-benar tewas, maka artinya kita harus mencari tersangka lain" tutur Serin
"Dan kalian berdua, terus awasi pria yang mengawasiku, jika dia mengawasiku, kemungkinan besar dia tau tempat ini, sampai kita tau siapa dia, baru kita bisa menebak apa motifnya mengikutiku... Geralt tambah keamanan diluar gudang, pasang beberapa jebakan di sekitar sini" titiahnya, dan di angguki oleh bawahannya
"Aku akan kerumah sakit, kita lanjutkan pembahasan ini, saat hasil DNA keluar" ucap Serin, lalu bangkit dari duduknya
Meraih ponselnya, Serin keluar dari ruangannya di ikuti Geralt yang akan mengantarnya
...****************...
Sepulang dari rumah sakit, Serin menyempatkan untuk melihat keadaan Lily, lalu setelah itu ia melangkah untuk kelantai atas
"Reyhan!" panggil Serin, yang ingin memeriksa keadaan putranya sebentar
"Hmm. kemana dia? apa main dengan Jack" gumamnya, lalu turun untuk memeriksa
"......"
Setelah bertanya pada beberapa pelayan, mereka mengatakan tidak ada yang melihat Reyhan, bahkan bibi Sella mengatakan jika terakhir kali melihat Reyhan berada di kamarnya
Tanpa buang waktu, Serin langsung meraih ponselnya dan melihat dimana anaknya berada sekarang, lewat Iwatch yang ada di lengannya
Serin bisa bernapas lega, ketika melihat Reyhan ada di sekitar sini
Ia melangkah menuju belakang rumah, dimana titik kordinatnya menyatakan Reyhan ada di sana
"......"
"Sayang! kamu baik-baik saja, kenapa tidak ditemani pengawal?" tanyanya, yang langsung memeluk putranya
"Sore tetangga" ujar seseorang, sukses membuat Serin mencari ke sumber suara
Serin tersentak kaget, ketika melihat seorang pria yang merupakan tetangganya itu, sedang duduk di atas tembok pembatas
"maaf! tapi sedang apa anda di sana?" tanya Serin
"Aku hanya mengajak putramu untuk bicara, kelihatannya dia kesepian, jadi aku mengajaknya bicara" jawabnya
"Nona!" seru pengawal, yang sebenarnya memang menjaga Reyhan di sana
"kau kemana saja, kenapa membiarkan anakku sendirian" tegurnya
"maaf Nona! tadi saya ke toilet sebentar" jawabnya
"Yasudah! bawa Reyhan ke rumah, dan minta bibi Sella untuk memandikannya" titahnya, dan di angguki oleh bawahannya
...****************...
.
.
.
Mohon bantuannya untuk like, share, komen, vote, masukin list fav biar tau kelanjutan ceritanya, agar Author semangat Up episode barunya😊
.
.
.