
Flasback on#
keesokan harinya rara tiba di RS yang sangat terkenal dan RS itu milik kakeknya yang merupakan presiden direktur dari RS itu. rara diantar dengan kakaknya ke RS agar rara bisa cepat sampai. rara merupakan anak magang di RS X dimana ibundanya bekerja.
ibundanya adalah seorang dokter ahli bedah yang sangat handal dalam memakai pisau bedah. pada saat jam istirahat tiba-tiba ada seseorang yang terluka parah karena terkenah tembakan dia adalah (kim han yu). perawat langsung membawa kim han yu di UGD sambil menunggu dokter, tapi dokter tak kunjung datang tiba-tiba salah satu perawat baru menarik rara, perawat itu berfikir kalau rara adalah salah satu dokter di RS itu, karena rara menggunkan jas putih karena merupakan asisten dokter diusianya yang masih belia umurnya sekitar 20 thn tapi dia sudah mengambil gelar S2nya di UK.
rara kaget tiba-tiba ada yang menariknya dan membawanya ke ruang UGD, rara syok kerena melihat sahabat teman abangnya sekarat dan mengeluarkan banyak darah. rara bingung apa yang harus dilakukannya.
aduh, bagaimana ini bunda nggak ada lagi, om felix juga nggak ada, aduh kalau nggak cepat2 di tangani bisa bahaya. dalam hati rara.
rara menarik nafas dalam-dalam, mengucapkan basmalah "bismillahi rohmani rohim" suster tolong bawa dia ke ruang operasi saya yang akan mengoperasinya.
tapi dok, siapa yang bertanggungjawab kalau ada terjadi sesuatu pada orang ini? tanya suster tersebut.
rarapun mempermantap bicaranya saya yang akan bertanggungjawab, urus semua administasinya oh iya jangan lupa mempersiapkan alatnya juga. kata rara pergi dan meninggalkan suster.
rarapun siap-siap memasuki ruang operasi, ini merupakan pengalaman pertama dan sangat berisiko yang dia ambil, tapi rara tetap yakin dia pasti bisa menyelesaikannya.
rarapun masuk di ruang operasi dan melakukan pembedahan pada bagian dada yang sangat berbahaya karena pelurunya menancap di jantung, bisa-bisa jika salah membedah dia akan mengalami syok, dengan fokus rara mengopersinya sekitar 6 jam rarapun berhasil mengeluarkan pelurunya dan operasipun berjalan lancar.
flasback off#
iya, aku baru ingat itu dan pada saat itu juga aku di panggil dan di marahi, rara sambil ketawa.
kamu tahu tidak anak yang kamu operasi itu adalah ayah yang juga pernah kamu operasi dengan melakukan tindakan yang sama. kata dokter marco.
apa?? dengan muka kaget, dokter serius? dengab mata msih membelalak
seriuslah, dan dia sangat berterima kasih sama kamu karena sudah menyelamatkan anaknya.
aku masih nggak percaya ini...
.........
beberapa hari kemudian anak itu sadar,
anak daddy sudah sadar, kata han yu
daddy, aku dimana? kata denis
kamu ada di RS, kata han yu.
oh, iya aku baru ingat. daddy mana oleh2 ku? denis menagih janji pada daddynya.
yah, daddy selalu begitu. dengan muka cemberut.
oh iya, begini saja bagaimana kalau kita keluar dan menghirup udara segar, aku bosan di kamar terus dad. rengek denis
baiklah, apapun yang kamu mau pasti daddy kabulkan selama permintaan kamu yang wajar.
danis dan han yu pun ketaman,tibanya di taman denispun langsung berlarian kesana kemari dan menemukan kelinci, denispun mengejar kelinci tersebut dan brukk bruk brukk aduh,
maaf yah dek, kakak tidak sengaja soalnya kakak nggak liat kamu, kata dokter lin.
nggak papa kok kak, denis yang salah karena lari-lari tidak liat jalan, denispun melihat muka rara.
oh ternyata nama kamu denis yah, perkenalkan saya dokter ra.... eh lin.
wah, kakak doker cantik,kata denis.
rara, sambil ketawa ngapain kamu disini sendirian mana ayah kamu?
kakak dokter tadi denis kejar kelinci terus kelincinya lari kesini, kalau ayah ada kok di taman.
emm, ternyata kamu yang kagetin si endut pantasan dia tidak mau keluar.
ah, endut. sambil mengagap
iya itu namanya endut kerena dia yang paling kuat makan, oh iya apa kakak dokterbisa minta tolong.
bisa, minta tolong apa kakak dokter? tanya dokter.
rahasiakan tempat ini, jangan biarkan orang laon datang ketempat ini yah, nanti kakak dokter ajakin kamu keliling taman kelinci ini. ok
ok.deal kakak dokter. kata denis
oh satu lagi jangan biarkan ayah kamu tahu tempat ini yah nanti si endut diambil, sambil ketawa.
baiklah, kakak doker.
ok, satu lagi yang penting Ini rahasia qt berdua, kamu tidak boleh bicara kalau kita ketemj disini, ok.
ok. kata denis.