
jam menunjukkan pukul 17.00
rarapun masih di kantor karena masih banyak pekerjaan yang menumpuk,
ra, kamu belum pulang? kata brian.
belum Bi, masih banyak berkas yang harus saya selesaikan karena rencanakan aku juga mau ngumpul sama sahabat-sahabat aku.
kalau begitu saya akan tunggu kamu, sampai selesai yah sekalian antar kamu pulang. kata brian
nggak usah Bi, aku bawa mobil sendiri kok. kamu pulang aja yah.
nggak papa ra, aku tunggu kamu kelar deh lagian aku juga sekertaris mu.
baiklah, kalau itu mau mu. ucap rara.
dreeet dreeet drettttt
eh, hp kamu bunyi bi. kata rara
oh iya, brian melihat hpnya yang menelpon "alexa"
ra, aku keluar dulu yah. mau angkat telpon.
ok. kata rara
brian pun mengangkat telponnya dan yang menelponnya adalah tunangannya alexa. alexa sangat tidak suka dengan rara karena brian menyukai rara sampai sekarang.
📱Brian
"halo"
📱Alexa
"kamu dimana? aku diapermen kamu tapi nggak ada orang.
📱Brian
"aku masih di kantor, aku lagi lembur. kamukan tahu sendiri aku punya bos baru jadi aku nggak mungkin pulang cepatkan, apalagi bos ku juga belum pulang.
📱Alexa
"oh iya, aku lupa kalau bos kamu digantikan dengan cucunya.
📱Brian
"sudah dulu yah xa, nggak enak lama2 nelpon nih. nanti aku telpon lagi kalau aku udah sampai yah.
📱Alexa
"baiklah, sayang. bye
📱Brian
"bye 😘😘😘😘
Brian kembali masuk keruangan rara dan melihat rara sudah selesai mengerjakan semua dokumen yang sangat menumpuk seperti gunung itu dan rarapun siap2 untuk pulang.
apa udah selesai semua ra? tanya brian
iya, udah selesai semua. ayo kita pulang Bi, aku juga udah capek banget. kata rara dengan mulut yang menguap dan mata yang sayu.
brian dan rarapun keluar dari kantor. melihat rara lelah brian pun menawarkan untuk mengantarnya pulang.
Ra, kamu pulang sama aku aja yah. aku liat kamu udah capek banget. ucap brian
ok. tapi pake mobil aku yah nanti aku suruh asisten granpa antar ke rumah jadi kamu nggak bolak balik lagi. ucap rara
ok. tak masalah. kata brian
brianpun mengantar rara ke rumahnya buka kawasan linggah emperor tapi ke apertemen rara.
ra, ra. ra. bangun ra, udah sampai.
oh, udah sampai loh kok kita ke apertemen sih. kenapa nggak ke rumah grandpa? tanya rara
mana aku tahu ra, kamu juga nggak bilang, yah pikirnya aku ke apartemen kamu aja.
oh, begitu maaf yah bi, aku lupa kasih tahu kamu.
yaudah makasih banyak yah bi, aku masuk dulu.
ok hati-hati yah ra(teriak), ucap brian
ra, kamu nggak berubah yah, masih sama waktu sekolah masih tetap cantik bedanya kamu sekarang jauh lebih sexy dari yang dulu. (dalam hati brian)
ahhhhh, aku mikir apa sih. sadar brian kamu itu sudah tunangan sama alexa. seandainya aku tahu rara akan balik lagi. aku nggak akan setuju dengan perjodohan ini. ekkkkh ekkkkh sambil mengacak-acak rambut.
yah, ampun sudah jam 10.00 alexa akan marah-marah lagi kalau telat hubungin dia.
brianpun memarkirkan mobil rara di basmant karena brian dan rara satu apartemen beda lantai. brian sengaja membeli apartemen disitu karena pengen dekat2 dengan rara tapi sayangnya rara pindah ke Indonesia.
#hari minggu acara di rumah rafael
dretttt drettt dretttt
📱Azura(rara)
halo, bi
📱Brian
halo ra, aku udah ada di bawa apertemen mu nih.
📱Azura(rara)
ok, tunggu yah aku udah masuk lift nih.
📱Brian
ok
telpon merekapun terputus, beberapa saat kemudian rarapun datang menuju mobil brian. mata brian tidak berkedip tampah sadar brian pun mengikuti langkah rara masuk ke mobil.
hay, brian, brian, brian sambil melambaikan tangan rara didepan muka brian.
eh, hay ra.ucap brian
kok liatnya begitu banget sih baju aku nggak cocok yah, atau make up aku menor banget yah. sambil mengambil cermin dan berkaca.
cocok kok, hari ini kamu kelihatan cantik banget ra, aku heran aja dulu kamu kucel banget sekarang udah berubah.
masa sih aku kucel banget dulu, dulu aja banyak banget cowok yang nyatain perasaannya ke aku, gimana sekarang coba, sambil merinding memikirkannya.
tenang ra, aku bakalan lindungin kamu dari lalat-lalat itu.
eh bi, alexa nggak ikut yah?
loh, kok rara tahu alexa, apa dia juga tahu kalau aku sudah tunangan dengan alexa.pikiran brian
bi, bi, biiiii. ucap rara
eh, iya ra. alexa lagi ada kerjaan keluar negeri. tadi baru aja aku antar dia ke bandara.
oh, gitu.
em bi, apa boleh aku bertanya? ucap rara
boleh dong, mau nanya apa?
em ini soal anggi, kalau boleh tahu anggi......em. rarapun masih ragu-ragu untuk berbicara dengan brian karena setahu rara anggi lebih dekat ke brian dari pada sahabat-sahabat yang lainnya malahan rara sempat berfikir kalau anggi dan brian itu pacaran. sehingga rara tidak jadi menyatakan perasaannya.
#flasback on rara
rafael dan rara adalah sahabat mulai dari jaman bayi karena orang tua mereka juga bersahabat. rafael dan rara sempat dijodohkan oleh kedua orang tuanya. tapi rara dan rafael menolak. karena rafael udah punya kekasih dan orang tua kekasihnya itu adalah sahabat ayah raf. orangtua rafael dan rara pun menerima keputusan kedua anaknya. rafael dan sarah memang pacaran dari SD kelas 6 dan akhirnya menikah dan mempunyai anak kembar.
rara ketemu brian dan anggi pada saat masuk SMP meraka mulai akrab karena ternyata rafael tetangga brian.
sejalan berjalannya waktu rara mulai suka dengan brian dan begitu dengan brian tapi tidak ada yang berani mengungkapkan dan takut akan hancurnya persahabatannya. rara sampai sekarangpun tidak tahu kalau sebenarnya brian dan anggi adalah sepupuan.
rafa, aku mau tanya nih. ucap rara
mau nanya apa si Ai? tanya rafael
gini, jadi. emmmmm
tentang brian? tanya rafael
loh, kok tahu sih fa.ucap rara dengan kaget
yahtahulah, 😆😆😆😆 kamu sukakan dengan brian, yahudah bilang aja kamu nggak udah mikirin macem2 deh ra. kata rafael
em gitu yah, em oklah kalau gitu aku pergi dulu yah. ucap rara
eh kamu mau kemana ai? berteriak karena rara mulai berlari.
aku mau ketemu brian,ucap rara juga berteriak.
raf, kenapa sih rara kok lari-lari gitu? tanya sarah
eh itu, rara mau ungkapin perasaannya.
serius? padahal aku kira rara itu sukanya sama kamu jadi aku kadang nggak suka kalau kamu dekat2 dengan rara. ucap sarah
ha? plis deh han aku tuh udah lama sahabatan sama rara jadi dia tuh udah aku anggap seperti adik ku sendiri.
iya, aku tahu kok karena rara udah bilang sama aku, kok.
dengan senyum rafael pun mencium bibir sarah dan tangannyapun masuk ke dalam baju sarah dan membuka pengait BHnya, menjamah setiap inti bagian atas tubuh sarah.
raf, u....udah yah aku nggak tahan nih bahaya kalau rara balik.
yaudah, kita masuk ke kamar aku aja yah.
em, tapi aku lemes banget nih nggak kuat jalan.
sini, aku gendong, dengan gaya bridel.
tidak begitu lama rarapun sampai ke rumah brian karena rumah rafael dan rumah brian berdekatan cuma berbeda lorong saja.
tok tok tok
iya tunggu sebentar, rarapun syok ketika yang buka pintu ternyata anggi, rara melihat anggi mulai dari atas sampai bawa dengan rambut acak2kan baju yang kancingnya tidak beraturan dan rara juga melihat brian di belakang anggi yang sedang ambil air minum tanpa menggunakan baju. rarapun mulai berfikir yang macam2 tentang mereka berdua.
siapa gi? tanya brian
oh, ini rara datang. anggipun mempersilahkan rara masuk.
oh, rara,
appppa rara? brian pun kaget dan berlari keatas menuju kamarnya karena merasa malu tidak memakai baju.
mau apa ra? tanya anggi.
enggak cuma mau nanya aja bsk rencana aku sama rafael dan sarah mau traveling sekalian ajak brian dan kamu.
oh gitu, ok deh. ucap anggi
yaudah aku pamit pulang dulu yah anggi.
assalamualaikum.
wa'alaikumsalam.ucap anggi
dengan terburu-buru brian pun turun, tapi sangat kecewa karena rara sudah tidak ada.
gi, rara udah pulang yah? ucap brian.
udah, tuh dia cuma mau bilang apa gua dab lo mau ikut traveling. tapi gua tadi liat rara matanya berkaca2 mungkin dia salah paham kali yah gua sama lo.
oh gitu,salah paham maksud kamu? brianpun tersadar dengan ucapan anggi yah kenapa kamu pake bajunya kak han yu sih trus kancing baju kamu rambut kamu, akkkkh, pasti dia mikir aku sama kamu lagi, akkkkhhhh brianpun frustasi. semenjak kejadian itu rarapun menjaga jarak ke brian sampai2 dia harus ke indonesia untuk menenangkan dirinya.
#flasback off rara