
"Benarkah?? Tidak ada pria yang menyentuhmu di sana kan?? Tidak ada yang memberikanmu tetapan aneh di kasino itu kan?" Tanya Dito yang merasa cemas bahwa mungkin saja ada pria-pria mesum yang melihat istrinya yang cantik.
🌾🌾🌾
Sementara heriani yang mendengarkan pertanyaan suaminya, dia terdiam di tempatnya menatap pria itu, mana ada pria yang mau melirik dan menyentuhnya ketika dia saat ini terlihat begitu jelek.
Wajah yang penuh lemak, tubuh yang penuh lemak, laki-laki tidak menginginkan perempuan seperti itu, mereka hanya menginginkan perempuan dengan body goals seperti gitar Spanyol.
Pada akhirnya, heriyani tidak dapat menahan tawanya hingga perempuan itu tertawa terpingkal-pingkal.
"Ha ha ha..." Tawa Heryani yang begitu keras membuat Dito mengerutkan keningnya menatap istrinya.
Dia tidak mengerti bagian dari pertanyaannya yang lucu hingga membuat perempuan itu tidak bisa menahan tawanya.
Meski begitu, dia tidak mengganggu heriyani sampai akhirnya Heryani mengakhiri tawanya dengan sendirinya lalu menatap Dito.
"Apa yang kau tertawakan?" Tanya Dito dengan bingung menatap istrinya.
"Ha ha ha.. Tentu saja aku tertawa, Bagaimana bisa kau berpikir seorang pria menyentuhku? Tidak ada yang tertarik padaku, kau lihat saja diriku, semuanya dipenuhi tumpukan lemak, mereka tidak akan merasa senang menatapku dan apalagi menyentuhku, karena mereka hanya bisa melihat lemak!!!" Kata heriani benar-benar membuat kening Dito berkerut hingga alis pria itu membentuk satu garis lurus yang sempurna.
"Apa katamu?? Jelas-jelas istriku sangat cantik meski sedikit berisi, tapi istriku ini sangat cantik dan menggoda!!!" Kesal Dito yang merasa bahwa semua pria yang berpikir istrinya tidak layak disentuh benar-benar pria yang terlalu bodoh.
Istrinya adalah sebuah harta karun yang sangat langka, Jadi tidak mungkin disia-siakan begitu saja, dia sangat beruntung memiliki istrinya!!
Ucap heriani sembari berjinjit dan mendaratkan sebuah ciuman di bibir suaminya.
Niat awalnya adalah sebuah ciuman singkat, tetapi dia terkejut ketika pinggangnya langsung dirangkul erat oleh suaminya dan ciuman itu pun diperdalam.
Heriani melototkan matanya menatap pria di depannya yang memejamkan matanya sebagai pertanda Dia sangat menikmati kebersamaan mereka, Tetapi dia tidak memberontak dan membiarkan pria itu melakukan apapun yang diinginkannya.
Namun heriyani menjadi kalang kabut ketika dia tiba-tiba merasakan tangan pria itu menyelinap dari balik gaun tidurnya.
"Hmm!!!" Heriyani langsung mendorong suaminya hingga membuat Dito terkejut.
"Ada apa?" Tanya Dito.
"Itu,," heriyani menggelengkan kepalanya, "aku belum siap," ucap heriani segera berlari meninggalkan suaminya dengan wajah yang merah padam.
Dia tidak siap untuk disentuh oleh pria itu, Sebab Dia tidak percaya diri dengan tubuhnya saat ini karena dia ingin pria itu menyentuhnya ketika dia sudah percaya diri memperlihatkan bentuk asli tubuhnya pada pria tersebut.
Sementara Dito yang ditinggalkan, pria itu terdiam di tempatnya memandangi istrinya yang langsung berlari ke kamar mandi.
"Apakah dia tidak puas denganku sehingga dia beralasan?" Ucap Dito sembari masuk ke dalam kamar dan dia berdiri di depan cermin memandangi tubuhnya.
'aku harus banyak berolahraga, supaya otot-ototku bisa kelihatan,' ucap Dito dalam hati sembari mengangkat tangannya dan melihat lengannya yang hanya memiliki sedikit otot.