Istri Idaman Para Suami

Istri Idaman Para Suami
130


"Ibu!!!" Teriak Kesya berlari menghampiri ibunya.


"Ada apa?" Kesal Clarissa menatap ke arah putrinya. Ia sedang menonton film kesukaannya, tapi malah terganggu karena putri nya.


"Bu! Lihat ini!!" Tegas Kesya sambil duduk di samping ibunya lalu memperlihatkan layar ponselnya pada Clarissa.


"Apa ini?" Ucap Clarissa memperhatikan berita di tangannya ialah foto sebuah lukisan.


"Ibu!! Hadiah kakak pada kakek sedang viral di internet karena hadiahnya adalah lukisan senilai 3 milliar yang sudah tidak muncul di pameran selama 20 tahun!!!" Ucap Kesya langsung membuat Clarissa mengeryit.


"Apa katamu?" Ucap Clarissa sambil memperhatikan layar ponsel Kesya dengan sangat teliti.


Clarissa membaca satu per satu kata hingga ia menutup mulutnya dengan satu tangan nya, "ini,, ini, kau yakin beritanya benar?" Tanya Clarissa tak percaya.


"Tentu saja!! Ini website berita resmi! Tidak mungkin memberitakan hoaks!!" Tegas Kesya.


"Apa?! Lalu,, lalu bagaimana bisa kakakmu menghadiahkan lukisan mahal itu pada kakekmu? 3 milliar? Dari mana dia mendapat uang sebanyak itu??" Tanya Clarissa tak percaya.


Kesya mengangkat bahunya, "mana aku tahu, tapi yang jelas kakak mampu membeli lukisan 3 milliar untuk diberikan pada kakek! Bukankah itu artinya sekarang kakak memiliki banyak uang?" Ucap Kesya.


"Ya," mata Clarissa berbinar-binar, "kau benar, kalau begitu kita harus baik-baik pada kakakmu dan meminta uang darinya!" Tegas Clarissa.


"Hm! Ibu benar, bagaimana kalau besok kita mengundang kakak untuk makan malam di sini?" Tanya Kesya.


"Ya, kebetulan tadi ayahmu meninggalkan uang 2 juta, sekalian kita beli hadiah untuk kakakmu dan kakak iparmu supaya bisa mengambil hati mereka!!" Ucap Clarissa.


"Apa?!! Aku tidak setuju kalau perempuan itu juga di berikan hadiah! Lebih baik hadiah nya untukku saja dari pada untuknya!!" Ucap Kesya merasa kesal pada ide konyol ibunya untuk membuang-buang uang.


Kesya terdiam beberapa saat, dan tidak ada sedikitpun kerelaan dalam hatinya jika mereka memberikan hadiah pada Heryani, tapi dia akhirnya menganggukan kepalnya, "kalau begitu iya, tapi hadiah untuknya tidak usah mahal-mahal!" Tegas Kesya.


"Tentu saja! Memangnya kau pikir ibu berniat menghabiskan banyak uang untuknya ha?! Ibu juga tidak rela!" Ucap Clarissa.


"Ya sudah, beri aku uangnya biar aku yang mencari hadiah terbaik untuk mereka!" Ucap Kesya langsung membuat Clarissa berdiri, lalu perempuan itu pergi ke kamarnya mengambil uang untuk putrinya.


Setelah selesai memberikan uang pada Kesya, maka Clarisa dengan cepat mengambil ponselnya lalu menghubungi putranya.


Drrtt.... Drrtt... Drrtt...


Drrtt.... Drrtt... Drrtt...


"Halo bu?" Jawab Dito yang saat itu masih ada di tempat acara ulang tahun Tuan besar Romania, namun saat ini ia sedang ada di depan toilet menunggui istrinya yang menggunakan toilet.


"Ibu melihat berita di internet, tentang kau yang me.berikan hadiah untuk kakekmu, kau membuat ibu sangat bangga." Ucap Clarissa langsung me.buat Dito mengeryit karena dia tak menyangka kalau hadiah yang mereka berikan pada kakeknya ternyata masuk berita.


Dito kemudian berkata, "Sebenarnya hadiah itu bukan Aku yang menyiapkan nya, tap--"


"Kau atau siapa pun itu tidak penting, yang penting hadiahnya di beli menggunakan uangmu. Oya, ibu hanya menelponmu agar besok kau dna istrimu datang ke rumah kami untuk makan malam. Ibu akan memasak makanan kesukaanmu!" Tegas Clarissa dari seberang telepon.


"Ah, baik Bu," jawab Dito.



Maaf ya, otor kembali ada gangguan hingga gak bisa ngetik. ini otor paksain satu bab ajah. semoga kalian sabar menunggu.