Istri Idaman Para Suami

Istri Idaman Para Suami
233


Setelah pembicaraannya dengan ayahnya, maka Niko mau tidak mau harus masuk lagi bekerja, pria itu bekerja dengan sangat kesal selama 3 hari sampai ia tiba-tiba saja ketika berada di kantor, Niko bertemu dengan Dito.


Terlihat Dito berjalan dengan sangat santai sambil berbincang dengan salah seorang pria yang dikenal di Niko sebagai salah satu pria dengan jabatan yang cukup tinggi di perusahaan utama.


'Bagaimana bisa pria itu berkenalan dengan Ardi?' ucap Niko dalam hati yang merasa begitu aneh bahwa saat ini pria magang bisa berkenalan dengan seseorang dari jabatan yang paling tinggi di perusahaan.


Oleh sebab itu, Niko menghentikan langkahnya lalu menatap asistennya sambil berkata, "Aku ingin Dito diberi pelajaran, dia hanya karyawan magang, jadi biarkan Dia mendapat kesusahan dalam pekerjaannya."


Perintah Niko membuat sang asisten terkejut, karena dia tidak tahu bahwa ternyata Niko masih mengira Dito memiliki status karyawan magang, padahal saat ini posisinya telah berubah.


Oleh sebab itu, sang asisten berkata, "Maaf sekali tuan muda, Tapi saat ini posisi Tuan Dito telah berubah dan Dia diangkat menjadi ketua tim khusus yang dibentuk oleh tuan besar Romania hingga dia bahkan memiliki posisi yang jauh lebih tinggi daripada seorang manajer."


"A,, apa?! Bagaimana bisa seperti itu? Memangnya apa yang dia kerjakan sampai posisinya bisa jauh lebih tinggi dari manajer?" Tanya Niko.


"Tim mereka terdiri dari lima orang, dan sampai saat ini tugas mereka belum diketahui oleh siapapun karena semuanya dibentuk diam-diam oleh Tuan besar Romania, dan juga mereka memiliki akses langsung untuk berbicara dengan tuan besar Romania tentang pekerjaan mereka. Mereka seperti bagian yang terpisahkan dari perusahaan ini, jadi bahkan CEO tidak dapat memberi mereka perintah," kata asisten Niko membuat Niko benar-benar tercengang karena tak menyangka bahwa secepat itu Dito akan mendapat posisi khusus di perusahaan.


Padahal dia sendiri, sudah bertahun-tahun ia berada di perusahaan, namun posisinya belum juga dinaikkan.


Oleh sebab itu, Niko menjadi sangat kesal dan dia berencana untuk memberi pelajaran pria itu secara pribadi.


Maka, Niko kembali bekerja dan ketika jam makan siang Niko dihampiri oleh asistennya, "Saya sudah mengetahui di mana Tuan Dito berada, dia saat ini berada di kantin perusahaan, sementara ruangan khusus untuk tim mereka berada di lantai 42." ucap sang asisten membuat Niko langsung berdiri mengambil jasnya.


"Aku tidak pernah makan di kantin perusahaan, sepertinya saat ini aku harus mencobanya," ucap Niko sambil berjalan keluar dari ruangannya untuk pergi ke kantin perusahaan.


Begitu Niko tiba di kantin perusahaan, pria itu memperhatikan kantin yang ramai karena memang di perusahaan mereka makanan yang disediakan di kantin adalah makanan-makanan yang terbaik.


"Dia duduk di sebelah sana," kata Sang asisten menunjukkan tempat Dito sedang duduk makan bersama dengan empat orang pria yang sepertinya mereka semua adalah satu tim.


"Baik Tuan," jawab sang asisten sebelum dia berjalan meninggalkan Niko untuk mendapatkan makanan bagi pria itu.


Sementara Niko, ia langsung berjalan ke arah tempat duduk Dito, dan ketika dia tiba di sana, Niko langsung duduk di hadapan Dito.


"Apa makanannya enak?" Tanya Niko membuat semua orang yang ada di sana terkejut karena mereka tak menyangka bahwa Niko akan datang untuk makan bersama-sama dengan mereka, sementara semua orang yang ada di sana mengetahui bahwa Niko adalah cucu keluarga Romania Dan mereka tak punya informasi apapun tentang status Dito.


Oleh sebab itu, ke 4 orang yang ada di sana menjadi sangat ramah pada Niko dengan salah seorang pria berkata, "tentu saja, makanan perusahaan kita enak bahkan lebih enak dari restoran berbintang, tapi sepertinya Pak Niko belum memiliki makanan, Bagaimana kalau saya membantu Pak Niko untuk mendapatkan makanannya?"


"Seseorang sudah mengambilkannya untukku," ucap Niko sambil menatap ke arah Dito yang saat itu masih serius makan.


Niko tidak mengatakan apapun pada Dito, Tetapi dia menunggu sampai asistennya datang dan membawa makanan untuknya Lalu Niko dengan cepat mengambil air minum yang disediakan baginya lalu menuangkannya di makanan Dito.


Semua orang yang ada di sana terkejut, mereka menatap ke arah Dito yang masih tertunduk menikmati makanannya.


Sementara Niko, dia langsung berkata, "astaga! Aku tidak sengaja! Aku benar-benar tidak sengaja!"


Dito yang mendengarkan ucapan Niko berusaha menahan emosinya sebelum dia mengangkat wajahnya menatap pria di depannya dengan wajah yang begitu datar.


Beberapa detik kemudian dia mengulurkan tangannya untuk mengangkat makanannya ketika tiba-tiba saja seorang pria datang mendahului tangan Dito dan membuang makanan itu ke wajan Niko.


Prank!!


Semua makanan yang awalnya berada di piring Dito kini menempel di tubuh Niko dan piring Dito kini terjatuh ke lantai menimbulkan suara yang begitu keras hingga membuat semua orang menatap ke arah tempat kejadian itu.


💰Bocoran bab selanjutnya otor taruh di youtube ya... klik saja novel Toraja di kolom pencarian.