Istri Idaman Para Suami

Istri Idaman Para Suami
28


Setelah 1 minggu tinggal di peternakan, heriani mengalami penurunan berat badan sebanyak 5 kg setelah melakukan berbagai olahraga setiap pagi dan sore hari.


Selain itu, perempuan itu juga mendapat banyak informasi lewat komputer yang diberikan padanya untuk digunakan sehingga setiap hari pengetahuan perempuan itu semakin bertambah tentang keluarga Romania.


Hari ini, heriani berencana untuk berjalan-jalan di sekitar peternakan sehingga dia pergi bersama-sama dengan suaminya dengan APD lengkap.


Meski agak kesulitan menggunakan sepatu Laras untuk berjalan, namun perempuan itu tidak mengeluh dan dia pun melangkah bersama-sama dengan suaminya dengan suaminya yang menjelaskan setiap tempat di peternakan tersebut.


"Ke mana kalian mengirim semua hewan-hewan ini?" Tanya heriani.


"Dikirim Ke pasar hewan, beberapa juga bekerja sama dengan pihak restoran dan hotel, biasanya mereka memesan dalam jumlah yang banyak dan akan diantar oleh orang-orang yang bertugas sebagai distributor." Ucap Dito dengan heriani yang menganggukkan kepalanya.


"Bolehkah aku pergi ke ruangan administrasinya untuk melihat-lihat?" Tanya heriani langsung di iyakan oleh Dito hingga kedua orang itu pun pergi ke ruangan administrasi dan bertemu dengan 4 orang yang bertugas di sana untuk mencatat setiap data-data yang ada di peternakan tersebut.


Pertama-tama, heriani memperkenalkan diri pada semua orang-orang itu lalu dia pun bercerita dengan orang-orang di sana dan meminta izin untuk melihat berkas-berkas di peternakan tersebut.


Setelah mendapatkan izin, maka heriyani mengambil satu persatu berkas dan mempelajarinya.


"Kenapa perempuan itu datang memeriksa berkas-berkas yang ada di sini?" Bisik salah seorang pegawai yang ada di sana pada pegawai yang lainnya.


Meski merasa kesel, namun sang perempuan yang baru saja berbisik tidak mengatakan apapun dan dia hanya kembali fokus pekerja pada pekerjaannya meski beberapa kali perempuan itu menoleh ke arah heriyani yang tampak sangat serius memeriksa dokumen-dokumen yang ada di ruangan itu.


Setelah menghabiskan sekitar 30 menit membaca semua berkas yang ada di sana, maka heriani mengangkat wajahnya menatap 4 perempuan yang sedang bekerja di layar komputer mereka masing-masing.


"Kenapa data penjualannya di sini tidak sama dengan disini?" Kata heryani sembari mengangkat dua berkas untuk diperlihatkan pada keempat orang itu.


Ke 4 orang yang ada di kursi mereka masing-masing begitu terkejut hingga mereka mengangkat wajah mereka menatap heriani.


"Itu,, Apa maksud ibu?" Tanya salah seorang pegawai yang ada di sana.


"Coba lihat ini dan jelaskan padaku, Mengapa jumlahnya berbeda?" Ucap heriyani sembari meletakkan dua surat yang ia pegang.


Sang Perempuan yang baru saja berbicara dengan hati yang cemas pun mendekati Hariyani, dan dia melihat laporan keuangan dan juga laporan penjualan yang ada di sana.


Tetapi saat perempuan itu baru akan berbicara, Heriyani menunjukkan berkas-berkas lainnya, "ini juga berbeda, kau melaporkan pembelian pakan sebanyak 2 ton, tapi kenapa malah berbeda dengan catatan di gudang? Lalu ini, gaji karyawan dilaporkan sebanyak ini pada perusahaan pusat, tapi yang di kirim ke rekening para karyawan hanya segini? Lalu bla bla bla..." Heriyani banyak mengomentari setiap dokumen-dokumen yang ada di sana hingga membuat 4 orang yang ada di tempat itu kini berkeringat dingin di tempat mereka.


Mereka tidak berpikir bahwa ternyata tujuan perempuan itu memeriksa semua dokumen-dokumen yang ada di sana adalah untuk mencari kesalahan mereka.