Istri Idaman Para Suami

Istri Idaman Para Suami
192


Dito dan Michael menunggu sang direktur menelepon selama beberapa menit sampai akhirnya pria itu kembali menghampiri mereka.


Direktur berkata, "Saya sangat minta maaf, terjadi kesalahan sehingga komputer yang digunakan untuk merekap semua laporan penjualan produk mengalami kesalahan dan tidak bisa dinyalakan. Saat ini staf kami sudah berusaha untuk memperbaikinya, Jadi mohon tunggu sebentar, saya akan menyuruh seseorang untuk mendapatkan makanan kemarin supaya--"


"Tidak usah," Sela Mikael sambil menyimpan ponselnya ke dalam saku jasnya, "kebetulan aku pandai memperbaiki komputer yang rusak, jadi biarkan aku melakukannya," kata Mikael sambil berdiri untuk keluar dari ruangan itu memeriksa komputer yang dimaksud oleh direktur.


Sang direktur menjadi panik, ia berdiri menghentikan Mikael sambil berkata, "ini sudah menyalahi aturan, kami tidak mungkin merepotkan orang-orang dari perusahaan utama untuk memperbaiki kesalahan teknis di perusahaan ini, jadi bagaimana kalau pemeriksaannya dijadwalkan ulang saja? Lagi pula, 10 menit lagi jam pulang kantor, jadi akan menyita waktu kalau kalian masih tetap tinggal di sini."


"Tidak apa-apa, 10 menit saja sudah cukup. Kami juga harus segera membawa laporan itu ke kantor, karena kalau tidak, maka kami akan mendapatkan konsekuensi dari atasan, jadi tolong tunjukkan jalannya," ucap Mikail akhirnya membuat sang direktur akhir mau tak mau menunjukkan jalan pada Michael dan Dito.


Dito yang melihat sikap tegas Michael, ia menganggukkan kepalanya sambil melangkahkan kakinya mengikuti Michael dan sang direktur.


'Pria ini pasti pria yang sangat dibanggakan oleh istrinya, karena dia sangat pandai dengan menangani situasi, dia bahkan bisa membuat sang direktur secara terpaksa mengantar kami untuk melihat komputer yang rusak,' ucap Dito dalam hati yang merasa bahwa seharusnya dia bersikap seperti itu sebagai seorang pria.


Maka Dito dengan bersemangat mengikuti kedua orang itu sampai mereka tiba di salah satu lantai perusahaan tersebut Lalu diantar ke sebuah ruangan di mana seorang pria sedang duduk di ruangan tersebut sambil berbincang dengan seorang perempuan.


"Direktur," kata Sang pria langsung berdiri memberi hormat pada sang direktur.


"Di mana komputer yang kau bilang rusak?" Tanya sang directur langsung membuat pria yang ada di sana mengerutkan keningnya, karena tidak ada komputer yang rusak di tempat itu, dan tadinya mereka hanya berkomplot untuk membohongi orang dari perusahaan utama.


Tetapi sekarang, dia kebingungan bahwa orang dari perusahaan utama malah datang ke ruangannya sehingga dia merasa bahwa kali ini dia akan mendapat amukan dari orang-orang di perusahaan utama.


Komputer yang mati total itu sudah rusak sejak beberapa bulan yang lalu, jadi tidak Mungkin dia menunjukkan komputer itu.


Direktur yang melihat pria itu, dia akhirnya menunjuk ke sebuah komputer yang terlihat tak di sudut ruangan, "Apakah itu komputernya?" Tanya sang direktur sambil memberi kode pada pria di depannya agar menjawab ia.


Pria itu pun dengan cepat menganggukkan kepalanya "ya,, itu komputer yang rusak!" Jawab sang pria.


Michael yang mendengarkan itu langsung berjalan ke arah komputer yang dimaksud, dan dia mengerutkan keningnya melihat komputer itu ditumpuki oleh buku-buku dan terlihat seperti komputer yang sudah lama tidak digunakan.


"Kapan komputer ini rusak?" Tanya Mikael sambil memperhatikan komputer yang ada di sana.


"Beberapa hari yang lalu komputer itu rusak dan data-datanya sudah tidak bisa dipulihkan," jawab sang direktur diangguki oleh pria yang bersama-sama dengan direktur.


"Benar sekali, komputer itu rusak beberapa hari yang lalu jadi saya menggunakan komputer ini. Tapi rekap penjualan 1 bulan terakhir ini ada di dalam komputer itu dan sudah tidak bisa lagi dipulihkan jadi kalau kalian mau memeriksa, Saya rasa hari ini tidak bisa." Kata Sang pria sambil bernafas dengan lega.


"Oh, benarkah?" Ucap Mikael sambil duduk di depan komputer yang digunakan oleh sang pria untuk melakukan pekerjaannya.


"Itu,, Apa yang anda lakukan menggunakan komputer saya?!" Tegas sang pria dengan panik.


Bocoran bab berikutnya ada di youtube ya. cukup cari #noveltoraja