
"Siapa yang berani membuat hal seperti ini?" Ucap heriani sambil mengerutkan keningnya saat membaca berita yang menjelek-jelekkan perusahaan mereka.
🐬🐬🐬
"Saya juga tidak tahu, tetapi baru pagi ini berita tersebut dirilis Dan saya merasa aneh bahwa semua berita itu menduduki beranda semua media sosial." Ucap asisten heriani membuat heriyani kemudian mengembalikan iPad milik asistennya.
"Kau tidak perlu cemas, aku akan menanganinya," kata heriyani yang langsung berbalik menatap sebuah komputer yang khusus yang terletak di samping kanannya.
Sang asisten pun tidak mengatakan apa-apa lagi, dia hanya keluar dari ruangannya lalu melihat semua karyawan di sana menatap ke arahnya.
"Apa yang terjadi?"
"Apa kata Kak heriani?"
"Semuanya baik-baik saja kan?"
Satu persatu dari antara orang yang ada di sana bertanya pada asisten heriani.
"Kata Kak Heryani kita tidak perlu cemas, dia akan mengatasinya." Jawab sang asisten.
"Benarkah?! Tapi bagaimana dia akan mengatasi rumor tersebut, padahal rumor itu memang benar?" Ucap salah satu perempuan yang ada di sana yang memang mengetahui bahwa rumor yang ditulis ialah sebuah rumor yang benar.
"Iya, perusahaan kita memang dipimpin oleh seorang perempuan yang hanya lulusan SMA dan terlebih, rumor terakhir yang mengatakan bahwa Kak heriyani bisa memimpin perusahaan karena dia tidur dengan seorang pria kaya,,, itu pasti membuat Kak Heryani merasa sangat sakit hati." Ucap salah seorang pria.
"Uh,,, benar, rumor ini seperti percikan api yang siap membakar apapun yang ada di sekitarnya, Aku cemas kalau perusahaan kita akan kembali drop seperti dulu karena orang-orang akan beranggapan bahwa perusahaan kita ialah perusahaan yang buruk dan tidak bisa dipercaya." Ucap salah seorang perempuan yang merasa cemas pada Heryani dan juga cemas pada pekerjaan mereka serta reputasi perusahaan mereka.
"Ah,, sebuah berita lain muncul, ini adalah foto Kak heriani bersama dengan seorang pria di atas ranjang!!" Ucap salah seorang perempuan memperlihatkan ponselnya pada semua orang dengan tangan gemetarnya.
Semua orang langsung terpaku melihat postingan tersebut, "a,, apa itu benar?!" Ucap salah seorang pria yang tak percaya dengan apa yang sedang ia lihat.
Kalau rumor seperti itu telah beredar, maka tidak ada lagi jalan bagi perusahaan mereka, perusahaan mereka akan ditinggalkan oleh semua orang karena tidak ingin terlibat dengan perusahaan yang dipimpin oleh seseorang yang tidak bermoral.
Semuanya sangat ribut di tempat mereka, berbeda dengan heriyani yang duduk di depan komputernya, ia masih tenang menjalankan jari-jarinya di atas komputer sebelum akhirnya dia menekan enter lalu semua berita yang ada di internet kini telah dihapus.
Tetapi heriyani mengerutkan keningnya saat ia melihat sebuah foto yang beredar lagi, sehingga heriani dengan cepat melakukan tindakan terhadap foto tersebut.
Drrtt.... Drrtt... Drrtt...
Drrtt.... Drrtt... Drrtt...
"Dengan firman hukum xx. Ada yang bisa kami bantu?" Tanya seseorang dari seberang telepon.
"Aku ingin pengacara terbaik untuk menangani kasusku tentang pencemaran nama baik, tolong datang ke gedung xx lantai 15!" Ucap heriani pada orang di seberang telepon.
"Baik, kami akan segera mengirim salah satu pengacara terbaik kami ke kantor Nona," ucap perempuan dari seberang telepon dijawab ucapan terima kasih heriyani sebelum dia menutup telepon tersebut.
Heriani pun kembali fokus pada layar komputernya, dan dia kembali mengerutkan keningnya saat ia melihat berita yang tadi telah dihapus kini diluncurkan lagi oleh seseorang hingga membuat heriani sangat kesal.
'Orang ini mencari gara-gara dengan orang yang salah!!' ucap heriyani dalam hati sambil menggerak-gerakkan jarinya di atas komputer melacak alamat IP orang yang baru saja menyebarkan informasi tersebut.
Hanya dalam waktu 5 menit, ia bisa melihat wajah pria itu dan langsung mengambil tangkapan layarnya sebelum dia meretas balik orang tersebut.
"Kita lihat seberapa hebatnya kemampuanmu," kata heriyani menggerak-gerakan jarinya di atas komputer hingga membuat dua orang pria yang diserang oleh heriyani kini menjadi kalang kabut.
"Apa yang terjadi?!"
"Kita sedang di Serang goblok!!"
"Sial, Siapa yang berani-berani menyerang kita?! Sepertinya dia belum tahu kemampuan kita, lihat Bagaimana aku membalasnya dan membuatnya,," sang pria yang baru saja berbicara menghentikan jari-jarinya di atas keyboard ketika ia melihat di layar komputernya sudah muncul seorang perempuan yang tersenyum ke arah mereka.
Lebih parahnya lagi, perempuan itu ialah seorang perempuan yang baru saja mereka sebarkan berita buruknya dan juga mereka edit fotonya bersama seorang pria di atas ranjang.
"Kalian berdua tunggu saja, kalian akan segera dipanggil oleh Polisi!!! Ah,, jangan lupa mengamankan ponsel kalian, aku lihat ada banyak aib di sana,!" Ucap heriyani sebelum melayar komputer menjadi hitam dan mati total.
Dua orang yang ada di sana terpaku selama beberapa detik sebelum mereka mengambil ponsel mereka untuk mengeceknya, Namun sayang sekali saat itu ponsel mereka sama sekali tidak bisa digunakan bahkan dimatikan saja sudah tidak bisa.
"Sial!!" Geram salah seorang pria langsung melemparkan ponselnya ke dalam air hingga ponsel tersebut akhirnya mati total karena kemasukan air.