Istri Idaman Para Suami

Istri Idaman Para Suami
250


Asisten Hariani pergi mengetuk pintu ruangan heriani.


Tok tok tok...


"Masuk," ucap heriyani dari dalam ruangannya membuat sang asisten segera masuk ke ruangan heriyani dan melihat heriani sedang sibuk melihat dokumen-dokumen yang ada di hadapannya.


"Ada apa?" Tanya heriani sambil mengangkat wajahnya menatap asistennya.


"Penyelidikan polisi tentang kasus pencemaran nama baik yang anda alami telah selesai, dan kedua pria yang telah melakukan pengedit video dan penyebar informasi palsu telah ditangkap oleh Polisi. Mereka berdua juga telah mengakui kesalahan mereka dan menurut laporan, semuanya dilakukan hanya karena mereka merasa kesal melihat perusahaan ini telah jatuh terpuruk beberapa waktu yang lalu dan sekarang bangkit lagi," ucap asisten haryani membuat heriyani mengerutkan keningnya.


"Hanya itu?" Tanya heriani yang merasa bahwa alasan itu sama sekali tidak masuk akal, sebab dia sudah mengetahui identitas kedua orang itu dan dia sama sekali tidak mengenalnya serta sebelumnya dia belum pernah bertemu dengan mereka.


Jadi tidak mungkin mereka memiliki dendam yang begitu besar terhadapnya sampai-sampai membuat berita yang sangat buruk tentang dirinya.


"Baiklah, Kau boleh pergi," kata heriyani yang merasa bahwa dia perlu menyelidiki masalah itu sendiri.


Oleh sebab itu, heriani mempercepat pekerjaannya supaya dia bisa memiliki waktu untuk menyelidiki masalah tersebut.


Tetapi, baru saja perempuan itu hendak lanjut lagi bekerja, tiba-tiba saja ponselnya kembali berdering memperlihatkan panggilan telepon yang berasal dari asisten tuan besar Romania.


Heriani langsung mengambil ponselnya dan mengangkat panggilan telepon itu.


"Halo," kata heriani pada pria di seberang telepon.


"Selamat sore Nyonya muda, saya mau memberitahukan bahwa proposal yang Nyonya berikan sudah disetujui oleh tuan besar Romania dan dananya akan segera dikirim dalam 2 hari kerja," ucap Dean dari seberang telepon membuat heriani merasa sangat senang.


"Tidak perlu, tuan besar berpesan bahwa dana itu memang diberikan secara cuma-cuma untuk Nyonya muda, jadi tidak perlu memikirkan keuntungan dana tersebut, semuanya 100% diberikan pada Nyonya muda untuk dikelola. Ah,, Tuan besar juga menyuruh saya untuk menanyakan bagaimana kasus yang terakhir kali?" Tanya Dean dari seberang telepon.


"Kasusnya sudah ditangani oleh polisi, dan dua pelaku penyebar berita tidak benar tersebut telah ditangkap, namun kasusnya telah selesai karena keduanya telah mengakui perbuatan mereka, tetapi ada hal yang aneh bahwa aku sama sekali tidak mengenal kedua orang itu, dan mereka adalah hacker yang mencari uang dengan menawarkan jasa mereka. Jadi aku rasa ada sesuatu yang terjadi di belakang yang disembunyikan oleh sebuah pihak sehingga masalah ini terselesaikan dengan tidak memuaskan," kata heriyani dengan jujur.


"Nyonya muda tenang saja, saya akan menyelidikinya," ucap Dean dari seberang telepon langsung diakan oleh heriyani sebelum panggilan telepon tersebut diakhiri.


Heriyani pun merasa bahwa dia tidak perlu melakukan apa-apa untuk mencari tahu masalah tersebut karena sekarang dan yang akan menyelidikinya.


Oleh sebab itu, heriani terus bekerja sampai pada sore hari ketika jam pulang kerja, perempuan itu kemudian meninggalkan kantornya untuk kembali ke rumah.


Di dalam mobil yang disetiri oleh suaminya, heriani berkata, "dua orang yang menyebarkan video tidak benar itu telah ditangkap."


Dito merasa sangat lega mendengarkan ucapan istrinya, "baguslah, semoga semuanya terus berjalan dengan lancar." Ucap Dito merasa lega.


"Lalu Bagaimana dengan pekerjaanmu?" Tanya heriani pada suaminya.


"Semuanya juga lancar, dan titik terang dari masalah yang ku selidiki semakin jelas, nanti malam aku akan memantau apalagi yang akan dilakukan oleh orang-orang dari perusahaan cabang xx. Tapi masalah ini berhubungan erat dengan keluarga kedua, aku jadi cemas bahwa nantinya masalah ini tidak akan terselesaikan dengan mudah," ucap Dito yang merasa bahwa keluarga kedua tidak akan semudah itu dijatuhkan, apalagi mereka adalah orang-orang yang sudah cukup lama berkecimpung di perusahaan keluarga Romania, jadi mereka sudah mengetahui seluk beluk segala sesuatu dalam perusahaan.


"Kalau ini menyangkut keluarga kedua, maka ini pasti akan sangat rumit kalau begitu kau harus lebih berhati-hati, takutnya nanti keluarga kedua melakukan sesuatu untuk menjebakmu," ucap heriyani membuat Dito mengganggukan kepalanya.


"Tentu," ucap Dito.