
Drrriiingg!!!!
Alarm kantor berbunyi, itu adalah alarm yang disetel Heryani untuk memberitahu semua orang saat jam pulang kantor telah tiba.
Tetapi semua orang yang saat itu sudah kembali ke kantor setelah menyelesaikan pekerjaan, mereka kini berada dalam kebingungan mereka tiba-tiba mendengar suara alarm yang begitu keras.
Namun, heriani yang duduk di meja kerjanya segera berdiri mengambil tasnya lalu dia menatap semua, "itu adalah alarm untuk pulang, Jadi tinggalkan semua pekerjaan kalian dan kita bisa pulang hari ini. Ah,,, jangan lupa, pekerjaan yang masih belum selesai akan kita lanjutkan besok pagi, jadi jangan ada yang datang terlambat!" Perintah Heryani langsung membuat semua orang menganggukkan kepala mereka sebelum membereskan barang-barang mereka untuk meninggalkan kantor tersebut.
Setelah Semua orang pergi, Herani pun menutup kantor, namun dia mengerutkan keningnya ketika ia melihat bahwa desain kantor tempat ia bekerja benar-benar buruk sehingga dia berniat untuk merenovasinya agar terlihat lebih segar.
Maka, setelah menutup pintu kantor tersebut, heriani pun meninggalkan kantor, dan dalam perjalanannya ia menelpon bagian gedung tempat mereka menyewa salah satu lantai di gedung tersebut sebagai kantor mereka.
Drrtt.... Drrtt... Drrtt...
Drrtt.... Drrtt... Drrtt...
"Halo," jawab seseorang dari seberang telepon.
"Aku adalah Heryani, CEO baru yang ada di lantai 15, Aku ingin menanyakan Jika masih ada lantai yang kosong pada gedung xx?" Tanya heriani pada orang di seberang telepon.
"Ah, tapi dari mana kau mendapatkan nomor ponselku? Ini adalah nomor ponsel pribadi dan nomor ponsel yang harusnya dihubungi untuk masalah pekerjaan ialah yang satunya lagi," jawab seorang pria dari seberang telepon yang mana dia agak kesal karena nomor ponsel pribadinya ditelepon oleh heriyani.
"Aku mendapatkannya dari asisten kakekku, dari asisten Dean," jawab hari ini berbohong langsung membuat pria di seberang telepon sangat terkejut dengan ucapan heriyani.
"A,, apa? Kau, Kau adalah cucu keluarga Romania?" Tanya sang pria dari seberang telepon.
"Ya, Aku adalah cucu menantunya, dan ini adalah rahasia, karena aku tidak ingin orang-orang mengetahuinya. Aku mau menanyakan apakah masih ada lantai yang kosong di gedung tersebut, karena aku ingin mengambilnya untuk memperluas perusahaanku. Akan Bagus kalau itu adalah lantai 14 dan lantai 16 supaya bisa berdampingan dengan lantai tempat perusahaanku berada saat ini!" Ucap heriani.
"Ah,, itu,, lantai 16 masih kosong, tetapi kami sudah menaikkan harganya selama 1 tahun terakhir ini jadi akan agak--"
"Tidak ada masalah, aku akan mengambilnya, kapan kita bisa bertemu untuk mendiskusikannya?" Tanya heriani.
"Ah,, kapanpun anda memiliki waktu, tentunya saya pasti akan mendukung anda dengan baik, dan saya tahu saat ini perusahaan yang anda kelola sedang tidak baik-baik saja, jadi pasti saat ini anda berada dalam kesulitan. Ah,,, kalau anda begitu buru-buru untuk menggunakan lantai 16, anda sudah bisa menggunakannya besok, kita bisa membicarakan kontraknya di belakang!" Ucap seorang pria dari seberang telepon yang benar-benar excited karena Ini pertama kalinya ia berbicara dengan anggota langsung dari keluarga rumania.
Sebentar aku mah dia tahu benar bagaimana keluarga Romania, mereka adalah orang yang bekerja dengan begitu profesional sehingga tidak akan cemas untuk bekerjasama dengan mereka.
Heriani yang mendengarkan ucapan pria dari seberang telepon, ia tersenyum penuh kemenangan, 'keluarga Romania memang keluarga besar, Tentu saja aku akan memanfaatkannya dengan sebaik mungkin!' ucap heriyani dalam hati.
"Baiklah, kalau begitu terima kasih atas perhatiannya," ucap heriyani lalu dia mengakhiri panggilan telepon itu dan beralih menelpon suaminya karena saat itu jam pulang untuk kantor keluarga Romania masih 30 menit lagi karena hari ini dia memang sengaja memulangkan seluruh karyawannya lebih cepat.
Bocoran Bab selanjutnya sudah ada di youtube ya.. silahkan gabung dengan #Noveltoraja.