
Rapat akhirnya dimulai dengan dipimpin langsung oleh Brahma, jadi semua anggota dari bagian pemasaran berkumpul di dalam ruangan rapat untuk mendengarkan apa yang menjadi keputusan rapat pada hari itu.
Brama memulai sambutannya sebelum dia masuk ke acara inti dari rapat mereka membahas tentang apa yang terjadi pada manajer.
"Seperti yang kalian ketahui bahwa beberapa jam yang lalu Manager Darson tela di bawah untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya terhadap penutupan kasus pelanggaran yang dilakukan oleh direktur Teo pada salah satu perusahaan cabang. Dan karena posisi manager bagian pemasaran amatlah penting maka saya akan langsung mengangkat direktur baru hari ini juga," ucap brama mengejutkan semua orang yang ada di sana karena mereka tak menyangka bahwa ternyata saat ini akan langsung terjadi pengangkatan manajer baru.
Padahal, biasanya jika terjadi sesuatu seperti ini maka akan beberapa waktu untuk memikirkan masalah tersebut tentang siapa yang lebih pantas untuk menggantikan posisi manajer, namun sekarang sudah akan langsung diputuskan?
Sementara Heri yang duduk di tempatnya, pria itu bersorak dalam hati,'Bagus! Aku yakin bahwa sekarang akulah yang akan naik ke posisi Manager karena selama ini kinerjaku yang paling baik di tim perusahaan dan aku jugalah yang terus mendapat pujian dari manajer,' ucap Heri dalam hati yang merasa percaya diri bahwa dirinya yang akan menggantikan Darson sebab selama ini dia memang yang paling dekat dengan manajer dan merupakan yang paling sering disanjung di bagian pemasaran.
Selain itu, dia adalah karyawan terlama di bagian pemasaran karena seluruh rekan yang masuk bersama-sama dengannya telah naik posisi.
Jadi heri merasa bahwa saat ini adalah waktunya baginya untuk naik posisi!
Meski begitu, semua orang tidak mengatakan apapun dan mereka hanya diam dalam rasa penasaran Mereka melihat Brama yang mendapatkan berkas dari sekretarisnya lalu pria itu pun melihat berkasnya.
"Kasus yang menimpa manajer Darson akan menjadi pembelajaran untuk semua yang ada di sini supaya ke depannya tidak ada lagi diantara kalian yang menutupi kesalahan yang dibuat oleh pimpinan atau orang-orang yang di perusahaan cabang dan di dalam perusahaan utama hanya untuk mendapatkan keuntungan. Saya merasa salut ke Padang Michael dan juga Dito karena mereka berdua berperan penting dalam masalah ini, dan berkat mereka berdualah akhirnya kerugian bagi perusahaan bisa dihentikan saat ini.
"Seandainya mereka berdua tidak memiliki keberanian untuk melaporkan masalah ini pada atasan, maka saat ini dan ke depannya perusahaan masih akan terus mengalami kerugian akibat perbuatan Darson dan juga Teo. Oleh sebab itu, posisi manajer baru untuk bagian pemasaran akan diberikan pada Michael." ucap Brama membuat semua orang terkejut bahkan Mikail pun tak menyangka bahwa dirinya lah yang akan mendapatkan posisi itu.
Semua orang menatap ke arah Heri, dan mereka semua tahu apa yang ada di pikiran pria itu, tetapi tidak ada yang berbicara sampai akhirnya Brama berkata, "selain Michael yang mendapat posisi baru sebagai manajer, maka Dito yang membantu Mikail dalam penyelesaian masalah ini juga akan dinaikkan statusnya dari karyawan magang menjadi karyawan tetap! Silakan Michael dan Dito untuk maju ke depan menerima berkas keputusan ini!"
Ucapan itu langsung membuat Dito dan Mikail segera berjalan ke arah depan lalu mereka pun menerima berkas dari Brahma dengan semua orang yang bertepuk tangan kecuali Heri yang saat ini menggertakan giginya sambil mengepal kuat tangannya karena tak terima dengan keputusan yang sementara diambil.
"Selamat kepada Michael Dareno dan Dito," ucap Brama.
(Ctt: Dito tidak menggunakan nama lengkapnya di perusahaan karena dia tidak ingin mengungkap identitasnya.)
"Terima kasih pak!"
"Terima kasih Pak!"
Dito dan Michael secara bergantian menyalam Brama sebagai ucapan terima kasih mereka karena akhirnya mendapatkan kenaikan posisi.
Plok plok plok....
๐๐๐bocoran bab berikutnya ada di youtube ya.. ketik ajah NovelToraja di kolom pencarian.