Istri Idaman Para Suami

Istri Idaman Para Suami
221


Setelah rapat selesai, maka semua orang kembali ke tempat duduk mereka masing-masing dengan Mikael yang saat ini memasuki ruangan Manager.


Begitu tiba di ruangan manajer, dia menatap ruangan tersebut yang kini menjadi miliknya, bahkan nama manajer Darson telah dilepaskan dari sana dan kini digantikan dengan papan nama sederhana yang mengukir namanya di sana.


'Aku tidak percaya mereka menyiapkannya secepat ini!' ucap Michael dalam hati yang tidak menyangka bahwa hanya dalam beberapa jam situasi berbalik cepat dan persiapan untuk menjadikannya manajer terlihat begitu sempurna.


Clek!


"Hei!! Manajer baru kita sedang memperhatikan melihat ruangan barunya!!" Ucap salah seorang pria diikuti pria yang masuk ke ruangan Manager bersama dengan para karyawan lainnya.


"Selamat pak Manager, kami membantu memindahkan barang-barangmu supaya bisa disusun dengan rapi. Kami juga akan membantu membereskan barang-barang milik mantan manajer supaya kau bisa langsung menggunakan ruanganmu hari ini!!" ucap pria yang lain sambil berjalan masuk meletakkan barang-barang Michael di ruangan tersebut, Lalu pria-pria lain juga melakukan hal yang sama sebelum mereka semua membereskan barang-barang Darson di ruangan tersebut.


Dito juga ada di sana, dia membantu membawa beberapa berkas lalu meletakkannya di meja kerja Michael sebelum dia berkata, "selamat manajer Mikael, semoga jabatan Manager membawa berkat untuk seluruh karyawan dan juga untuk perusahaan ini."


Michael merasa senang dengan dukungan semua orang sehingga dia pun berkata, "Terima kasih semuanya, semoga kedepannya aku bisa membantu bos dan tanggung jawab sebagai manajer dan tidak mengecewakan kalian semua."


Semua orang mengangguk senang karena mereka semua mendukung Mikail, tetapi tiba-tiba saja Heri masuk ke ruangan tersebut Lalu menatap Mikail dengan tatapan tak sukanya, "heh!,,, begitu saja belagu, kau bisa naik jabatan seperti ini karena faktor keberuntungan saja dan kau benar-benar orang yang buruk karena kau membuat atasanmu sendiri harus dipanggil pihak keamanan karena keserakahanmu untuk menduduki posisi ini!!


"Apa kau tidak malu kalau orang-orang mengetahui karena kegagalan mu lah menjadi seorang bawahan yang mendukung atasannya sehingga manajer dikeluarkan dari pestisinya di perusahaan?!!" Bentak Heri.


Michael yang ada di sana pun menatap Heri sambil berkata, "sekarang ini aku sudah menjadi manajer, jadi sangat bebas bagiku Untuk melakukan apapun pada bawahan bawahanku. Sepertinya aku akan memulainya darimu, Bagaimana kalau pertama-tama kau pergi membuatkan kopi untuk semua orang?!!"


Ucapan Mikael membuat Heri sangat terkejut, karena dia tak menyangka pria itu berani menyuruh-nyuruhnya, Padahal dia adalah senior Michael Jadi tidak semestinya Mikail memperlakukannya seperti itu.


Oleh sebab itu, Heri dengan cepat berkata, "Kau!! Jangan bertindak semena-mena terhadap seniormu meskipun sekarang--"


"Aku menagermu!" Sela Michael, "kalau kau tidak pergi sekarang Maka gajimu akan dipotong 20%!" Tegas Mikael membuat Heri menggertakan giginya sebelum dia berbalik meninggalkan tempat itu dengan perasaan kesalnya.


Semua orang merasa sangat senang dengan apa yang terjadi, Sebab mereka dari dulu tidak menyukai Heri karena pria itu selalu menggunakan senioritasnya untuk menindas semua orang di tempat tersebut.


"Manajer kita sangat hebat, aku sangat senang!!"


"Sekarang keadaan akan menjadi damai karena saat ini Manager baru kita adalah orang yang waras, tidak seperti manajer yang lama yang merupakan orang tidak bertanggung jawab dan sedikit sinting!!"


Semua orang mengeluarkan pendapat mereka memuji Mikhail, dan terlebih mengatakan kesenangan mereka bahwa mulai sekarang lingkungan kerja mereka akan membaik berkat manajer baru yang terangkat.