Istri Idaman Para Suami

Istri Idaman Para Suami
178


Heriani sedang duduk di depan komputernya, Ia melakukan pengujian terhadap aplikasi sistem perusahaan yang telah Ia buat ketika sebuah email tiba-tiba saja masuk hingga membuat perempuan itu mengklik email yang masuk ke komputernya.


Perempuan itu mengerutkan keningnya ketika ia melihat laporan penarikan uang yang dilakukan oleh suaminya, jumlahnya tidak main-main, mencapai 500 juta dan sekarang terjadi penarikan lain lagi di ATM yang berbeda.


"Apa yang dia lakukan?" Ucap heriani langsung mengambil ponselnya untuk menghubungi suaminya.


Drrtt.... Drrtt... Drrtt...


Drrtt.... Drrtt... Drrtt...


Drrtt.... Drrtt... Drrtt...


Silakan tinggalkan pesan suara karena nomor yang anda tuju sedang tidak aktif atau berada di luar jangkauan.


Tut tut tut.


Heriyani mengerutkan keningnya menyadari bahwa ponsel suaminya tidaklah aktif hingga perempuan itu merasa sangat cemas bahwa mungkin saja terjadi sesuatu pada suaminya.


'Apa yang harus kulakukan?' ucap heriyani dalam hati sambil berdiri lalu perempuan itu bolak-balik di kamarnya kebingungan harus melakukan apa.


Setiap 5 menit sekali, heriani melakukan panggilan telepon pada suaminya namun ponsel suaminya sama sekali tidak aktif, dan pemberitahuan penarikan uang terus saja terjadi sampai saat ini telah mencapai 800 juta penarikan uang di ATM ATM yang berbeda.


'Sial! Kenapa juga dia tidak membatasi penarikan uang pada atm-nya?' ucap heriyani dalam hati sambil mengerutkan keningnya, lalu perempuan itu pun memutuskan untuk duduk di komputer dan berusaha bersikap tenang sambil menggerakkan jari-jarinya di atas komputer.


Ia meretas keamanan bank tempat suaminya menyimpan uang lalu melihat CCTV ATM tempat penarikan uang dilakukan oleh seseorang menggunakan ATM suaminya.


Setelah beberapa saat, heriani mengerutkan keningnya saat ia melihat bahwa seorang pria berpakaian serba hitam sedang melakukan penarikan terhadap uang suaminya hingga membuat heriyani merasa sangat marah dan kesal.


Maka dengan cepat, heriyani melacak CCTV jalanan untuk menemukan identitas pria itu sampai ia akhirnya menemukan pria itu yang sedang mengendarai mobil dan tidak lagi menggunakan pakaian penyamarannya.


"Orang ini!!!" Heriani menggertakkan giginya lalu dia dengan cepat mengambil ponselnya dan menghubungi polisi.


Setelah melaporkan apa yang terjadi, heriyani pun segera meninggalkan apartemen untuk pergi ke kantor polisi ketika dalam perjalanan, ponselnya tiba-tiba saja berdering memperlihatkan panggilan dari suaminya.


Maka tanpa menunggu lebih lama, heriani dengan cepat mengangkat panggilan telepon itu, "halo sayang. Kau baik-baik saja kan?!" Tanya heriani.


"Ya, Maaf, acara makan malamnya sangat lama jadi sekarang aku baru dalam perjalanan untuk pulang," jawab Dito dari seberang telepon.


"Katakan alamatmu padaku, aku sedang berada di sebuah taksi," ucap heriyani.


"Itu,, Kau mau ke mana malam-malam begini?" Tanya dito.


"Nanti ku katakan padamu, sekarang katakan padaku Di mana posisimu!" Perintah Heryani langsung membuat Dito mengatakan posisinya sehingga heriyani dengan cepat menyuruh sang supir untuk pergi ke alamat yang dikatakan oleh suaminya.


Setelah tiba di alamat tersebut, heriyani melihat suaminya berdiri di pinggir jalan sehingga mobil dengan cepat berhenti di sana dan heriyani turun dari atas mobil lalu langsung memeluk suaminya.


"Kau membuatku khawatir, ponselmu tidak aktif dan sejumlah penarikan dilakukan pada ATM mu, dan terlebih orang itu adalah teman sekantormu sendiri! Apa yang terjadi?" Tanya Heriyadi sangat mengejutkan Dito karena dia tidak menyangka bahwa istrinya akan mengetahui hal tersebut dengan sangat cepat.


@@@


Bocoran BAB selanjutnya ada di youtube ya...😁 Cukup cari #NovelToraja, kalian pasti menemukannya!