Istri Idaman Para Suami

Istri Idaman Para Suami
80


Setelah duduk di kursi, heriyani meletakkan dua koinnya ke dalam tengah-tengah meja bersama-sama dengan orang lain yang juga meletakkan dua koin yang masing-masing bernilai 20.000.


Heriani memang sengaja duduk di meja yang melayani koin dengan nominal rendah Sebab Dia hanya memiliki 25 koin dengan nominal 20.000 yang hendak ia tingkatkan nilainya.


Maka Setelah semua orang menaruh koin mereka, kartu pun dibagi di meja tersebut dan semua orang mengambil kartu milik mereka masing-masing dengan keheningan di meja tersebut.


Setelah beberapa saat, satu persatu orang mulai menaruh kartu mereka secara bergilir dengan heriyani yang memperhatikan setiap orang yang ada di sana.


Heriani dengan tenang menyusun kartu di tangannya lalu meletakkan satu persatu kartunya.


Sembari menaruh kartunya, heriani melihat setiap orang yang menaruh kartu, maka heriyani menggunakan otak pintarnya untuk menghitung jumlah kartu yang masih tersisa dan berapa nilai dari masing-masing kartu.


Dengan kepintarannya, maka perempuan itu memenangkan babak pertama hingga Dia mendapat tambahan koin.


Babak 2 dimulai, lalu babak 3, babak 4 babak 5, dan seterusnya, heriyani terus menang sampai babak ketujuh lalu satu persatu orang meninggalkan meja tersebut hingga hanya tersisa heriyani yang bertahan.


Petugas Kasino yang ada di sana pun menghampiri heriyani dan berkata, "Bagaimana kalau Nona mencoba permainan yang lain?"


Heriani yang mendengarkan itu jelas tahu bahwa orang-orang itu coba mencegahnya agar tidak pergi setelah menangkan banyak koin, sehingga perempuan itu pun berdiri menatap pria di depannya.


"Itu, aku hanya tahu bermain domino," jawab heriani.


"Aahh,,," sang pria berpikir beberapa detik sebelum berkata, "Kalau begitu Bagaimana kalau kami memberikan kesempatan pada Nona untuk mencoba beberapa permainan? Hanya dengan satu permainan akan cepat membuat seseorang menjadi bosan, tapi kalau mengetahui berbagai permainan dikasino, akan membuatmu semakin tertarik dengan tempat ini."


Hariani berpikir beberapa saat, lalu perempuan itu pun melihat jam tangannya, di mana saat itu menunjukkan bahwa dalam 2 jam lagi dia sudah harus berada di kediaman nyonya asmiati.


Meski begitu, heriani berpikir bahwa dia masih bisa bermain satu jam lagi sehingga dia pun menatap pria di depannya, "tapi aku tidak tertarik permainan lain, Aku akan mencoba peruntungan ku dengan nilai koin yang lebih tinggi," ucap heriani menatap ke arah meja yang tak jauh dari mereka di mana koin berwarna merah berserakan di atas meja.


Melihat heriani yang masih ingin bermain, maka sang pria dengan antusias membantu heriyani pergi menukar koinnya lalu menemukan meja untuk perempuan itu.


Heriani penduduk di tempatnya, dan karena harga koin menjadi 50.000, maka dia benar-benar harus berhati-hati, bukan hanya berhati-hati tentang permainannya tetapi persentase menang dan kalah juga harus ia perhatikan agar dia tidak menarik perhatian orang-orang.


Oleh sebab itu, heriani yang bermain menggunakan permainan 5 banding 2 , 5 kali menang dan dua kali kalah.


Hal itu membuatnya dengan cepat juga mengumpulkan uang Sebab orang-orang di meja itu tidak tanggung-tanggung menaruh koin sampai puluhan koin.


Apalagi, ada sebanyak 4 pemain yang ada di meja itu, sehingga dalam satu kali kemenangan, Heriani mendapat banyak sekali koin.


Drrriiingg.... Drrriiingg.... Drrriiingg....


Drrriiingg.... Drrriiingg.... Drrriiingg....


Drrriiingg.... Drrriiingg.... Drrriiingg....


Heriani tersenyum dalam hati ketika dering alarm yang sengaja ia setel kemudian berdering lalu perempuan itu mengambil ponselnya dan menekan tombol off pada alarmnya.


"Maaf sekali, Aku harus pergi sekarang karena ada kegiatan," ucap heriyani mengambil koinnya di area atas meja lalu dia pun berdiri meninggalkan meja itu digantikan oleh orang lain.


Heriani pergi menukar koin di tempat penukaran uang dan mendapatkan uang senilai 50 juta.


'Nominal ini masih terlalu sedikit, tapi aku masih bisa datang besok,' ucap heriyani dalam hati sembari meninggalkan tempat tersebut, lalu dia menaiki taksi menuju ke kediaman keluarga Romania.


Perempuan itu dengan cepat bersiap-siap sebelum meninggalkan kediaman untuk menemui Nyonya asmiati agar bisa makan malam bersama.