
Beberapa detik kemudian Dito mengulurkan tangannya untuk mengangkat makanannya ketika tiba-tiba saja seorang pria datang mendahului tangan Dito dan membuang makanan itu ke wajan Niko.
Prank!!
😫😫😫
Dito sangat terkejut melihat hal tersebut sehingga dia kemudian berbalik menatap pria yang baru saja menumpahkan makanan ke wajah Niko dan lebih terkejut lagi bahwa ternyata yang melakukan hal tersebut adalah Adam.
Namun Dito belum sempat berbicara apapun ketika Adam meletakkan makanan di depan Dito lalu pria itu pun segera duduk di samping Dito sambil berkata, "Kau boleh memakan makananku, asistenku akan mendapatkan makanan yang baru untukku."
Niko yang sementara membersihkan makanan yang berantakan di tubuhnya kini sangat terkejut melihat ada memperlakukan Dito dengan sangat baik.
Dito berteriak, "Kau--"
"Maaf, aku tidak sengaja," ucap Adam.
Niko menggertakkan giginya menatap Adam, tetapi Adam malah tersenyum pada Niko.
"Karena posisimu sekarang kau jadi punya keberanian menindas seseorang ya,," ucap Adam membuat Niko semakin menggertakan giginya.
Pria di depannya sedang mengatakan tentang posisi, sementara pria di depannya adalah cucu kebanggaan kakeknya dan dia hanyalah cucu yang menjadi cadangan untuk pewaris keluarga Romania.
Oleh sebab itu, Niko tidak berani berkata apapun lagi dan dia hanya berjalan pergi bersama dengan asistennya dengan semua orang yang menatap kejadian itu.
Mereka semua penasaran siapa Adam, Sebab mereka belum pernah melihat cucu pertama keluarga Romania karena pria itu terus tinggal di luar negeri dan jarang sekali bersosialisasi di internet.
"Siapa pria itu?"
"Entahlah, Dia terlihat sangat berwibawa, dan terlebih cucu keluarga Romania bahkan tidak berani membantahnya, aku rasa dia seseorang yang penting."
Orang-orang mulai berbisik-bisik di tempat mereka, Namun tidak ada satupun diantara mereka yang berani berbicara dengan suara keras karena takut menyinggung Adam.
Sementara Dito yang duduk di tempatnya, pria itu kini menatap Adam sambil berkata "Terima kasih telah membantuku."
Semua orang pun kembali berdisk bisik-bisik kau masih tetapi tidak ada satupun diantara mereka yang bisa menebak bahwa Adam adalah cucu pertama keluarga Romania sementara Niko adalah cucu keenam keluarga Romania.
Makan siang itu pun berjalan dengan tenang lagi karena sudah tidak ada lagi pengganggu yang ada di sana sehingga ketika mereka meninggalkan kantin perusahaan, Dito kemudian mengejar Adam yang telah berjalan menjauh darinya.
'Aku harus memastikan alasannya menolongku tadi, karena tidak mungkin dia mau memperlakukan aku dengan baik,' ucap Dito dalam hati.
"Pak," ucap Dito memanggil Adam hingga membuat Adam menghentikan langkahnya lalu menatap Dito yang juga menatapnya
"Apa kau butuh sesuatu?" Tanya Adam.
"Ah, Saya hanya ingin bertanya Mengapa tadi bapak membantu saya di sana padahal--"
"Sudah kubilang kalau kita ini saudara. Sampaikan juga ucapan terima kasih kepada istrimu, beberapa hari yang lalu dia membantuku," ucap Adam membuat Dito kebingungan karena dia tidak mengerti Bagaimana cara istrinya membantu Adam.
Oleh sebab itu, Dito kembali lagi bertanya, katanya, "Bagaimana cara istriku membantumu?"
"Bagaimana kalau kita ke ruanganku untuk berbincang-bincang?" Tanya Adam langsung membuat Dito menganggukkan kepalanya hingga dua orang itu pun segera pergi dari sana.
Sementara dalam lift, Dito bertanya pada Adam, "kau menjabat sebagai apa di kantor?"
"Wakil CEO," jawab Adam dengan singkat membuat Dito menganggukkan kepalanya, Dan Dia merasa bahwa Adam memang pantas berada di posisi itu karena dia adalah cucu kesayangan keluarga mereka dan satu-satunya cucu yang menorehkan prestasi tinggi dalam setiap karir dan pendidikannya.
Ting!
Lift akhirnya berhenti di salah satu lantai di gedung tersebut, Lalu kedua pria itu segera keluar dari lift untuk pergi ke ruangan Adam.
Tetapi mereka belum tiba di ruangan Adam ketika kedua pria itu menghentikan langkah sebab Marwan yang merupakan ayah kandung Adam menghentikan mereka.
"Apa yang kalian lakukan bersama-sama?" Tanya Marwan yang tak menyangka bahwa putranya akan bergaul dengan cucu ke-6 keluarga Romania.