Istri Idaman Para Suami

Istri Idaman Para Suami
119


Begitu dalam perjalanan ke acara hotel, Dito dan Heryani yang duduk dalam taksi saling berbincang-bincang sampai Dito menjadi kesal ketika beberapa kali dia memergoki sopir taksi menatap ke arah istri nya lewat spion dalam mobil.


Maka tanpa aba-aba, Dito langsung melepaskan rangkulan haryani pada lengannya lalu pria itu pun menjulurkan badannya ke depan dan merubah posisi spion dalam mobil.


Heriyani kebingungan dengan apa yang dilakukan oleh suaminya, tapi dia hanya diam saja dan tidak mengatakan apapun.


Namun saat Dito kembali duduk pada posisinya, pria itu dengan kesal berbisik pada istrinya, katanya, "sopir taksi itu terus menatapmu, itu dia lakukan dari tadi!"


Heriyani langsung menahan tawanya mendengarkan ucapan suaminya, benar-benar pria yang cemburuan!!!


"Suamiku yang paling tampan di dunia, jadi Mana mungkin aku melirik pada pria lain!!!" Tegas haryani berusaha menenangkan hati Dito agar pria itu tidak membuat lebih banyak ular ketika mereka ada di tempat pesta.


"Ya, Terima kasih sayang," Kata Dito memeluk erat istrinya dengan tatapannya masih terus mengamati sopir taksi untuk berjaga-jaga bahwa pria itu tidak lirik lagi ke arah istrinya.


Saat taksi sudah berhenti di depan hotel, Dito pun membuat istrinya turun lebih dulu sebelum dia menyerahkan kartu kreditnya pada sopir taksi untuk membayar ongkos taksi mereka.


Sembari menunggu supir taksi memverifikasi kartu kreditnya, maka Dito berkata, "istri saya itu paling mencintai saya, jadi tolong anda berhenti sampai di sini saja! Jangan mengaguminya lagi!!"


Setelah berbicara, Dito pun mengambil kartu kreditnya dan keluar dari dalam taksi sembari menutup pintu mobil dengan keras.


Heriani hanya bisa menghela nafas dengan kelakuan suaminya, tapi meski begitu, dia juga merasa bahwa suaminya begitu keras dengan rasa cemburuannya.


"Ayo sayang," Kata Dito langsung merangkul istrinya memasuki hotel dan matanya langsung merasa kesal setiap kali ada pria yang menoleh ke arah mereka.


Dito menahan emosinya dalam hati sembari terus berjalan menuju lift.


Dito menekan lantai yang hendak mereka tuju, lalu berdiri merangkul istrinya.


Ting!


Lift akhirnya berhenti Dito dan istrinya pun keluar dari sana lalu mereka pergi menuju tempat acara ulang tahun tuan besar Romania digelar.


Begitu tiba di depan, Mereka pun dihentikan oleh beberapa orang yang bertugas di sana untuk memeriksa undangan setiap orang.


"Kami adalah keluarga, nama saya heriyani, dan ini suami saya Dito," ucap heriani langsung membuat perempuan yang ada di sana memeriksa nama kedua orang itu di daftar anggota keluarga yang tidak memiliki undangan.


Heriani dan Dito menunggu, namun ketika heriyani melihat petugas di depannya beberapa kali memeriksa namun tidak menemukannya, maka heriani mengerikan keningnya.


'Bagaimana bisa tidak ada? Jelas-jelas kakek hanya melarang ayah dan ibu mertua serta saudara iparku untuk datang, Jadi tidak mungkin nama kami tidak tertera di sana,' ucap Herliani dalam hati.


Mereka masih menunggu beberapa saat sampai tiba-tiba saja Niko datang menghampiri mereka.


"Kalian pulang saja, nama kalian tidak akan ada dalam daftar karena kakek tidak mungkin mengundang orang seperti kalian untuk datang ke acara ulang tahunnya!!!" Ucap Niko sembari memperlihatkan wajah mengejeknya pada dua orang di depannya.


Ucapan pria itu langsung membuat heriani mengeryit Dan Dia teringat akan pertemuan mereka kemarin di mana pria itu akan memberi mereka pelajaran.


'Ahh,, jadi dia pelakunya?' heriyani akhirnya menarik suaminya menjauh dari tempat itu.


Sementara Niko yang tinggal, dia memandangi haryani dengan wajah mengejek, "Dasar orang-orang bodoh, emangnya kalian pikir aku tidak bisa memberi kalian pelajaran? Lihat saja nanti, ini baru permulaannya saja, tapi nanti akan ada pelajaran yang jauh lebih berharga untuk kalian berdua!!!" Ucap Niko.