Istri Idaman Para Suami

Istri Idaman Para Suami
255


Ting!


Dito keluar dari lift lalu pergi ke ruang kerjanya, pria itu pun mengambil berkas-berkas yang telah Ia sediakan kemarin untuk pagi ini di bawah ke kediaman utama keluarga Romania agar diperlihatkan pada kakeknya.


Tetapi saat pria itu hendak pergi meninggalkan ruang kerjanya, tiba-tiba saja sebuah panggilan telepon masuk ke ponselnya hingga Dito pun mengangkatnya.


"Ada apa asisten Dean?" Tanya Dito pada pria di seberang telepon.


"Selamat pagi Tuan, anda tidak perlu datang ke rumah, tuan besar akan pergi ke kantor dan rapatnya akan dilaksanakan di kantor. Sementara berkas yang tuan muda kirimkan kemarin, semuanya telah diperiksa oleh Tuan besar dan tampaknya Tuan besar sangat tidak senang dengan berkas tersebut. Tuan besar berpesan supaya haryani juga ikut datang ke perusahaan utama," ucap Dean dari seberang telepon.


"Ah,, baik," Kata Dito sebelum dia mengakhiri panggilan telepon itu lalu pria itu pun segera meninggalkan ruangannya untuk pergi menjemput istrinya.


Sementara dalam perjalanan, Dito menelepon istrinya agar perempuan itu turun ke lobi sehingga ketika Dito tiba di perusahaan istrinya, heriani langsung naik game mobil lalu mereka pun kembali ke perusahaan utama keluarga rohmania.


Begitu tiba di perusahaan, heriani dan dito langsung bergegas pergi ke ruang rapat Dan ketika mereka tiba di sana, didapatinya oleh mereka keluarga pertama dan keluarga kedua telah berkumpul di sana.


"Duduklah di sini," ucap Adam ketika ia melihat kedatangan dua orang itu sehingga Dito bersama istrinya langsung pergi ke samping Adam dan duduk di sana dengan Dito yang duduk di samping Adam sementara istrinya ia biarkan duduk di samping kanannya.


"Apa yang hendak dibicarakan kakek hari ini sehingga dia mengumpulkan kita semua?" Ucap Adam yang merasa penasaran dengan pembicaraan hari itu.


Sementara Johan yang mendengarkan mereka, pria itu berkata, "sepertinya ada seseorang yang melaporkan orang yang lain, semoga saja dia tidak mengarang laporan palsu yang membuat dirinyalah yang akan didepak dari perusahaan."


Heriani dan Dito yang mendengarkan ucapan Johan, keduanya langsung mengerti tentang apa yang dimaksud oleh pria itu, karena mereka sudah mengetahui tentang jebakan yang disiapkan oleh Johan pada mereka, tetapi untungnya mereka telah menyiapkan jebakan yang lain pula untuk pria itu.


Marwan yang duduk di kursinya melihat keluarga kedua dan ketiga saling Serang, Ia hanya bisa tersenyum kecut dengan kelakuan 2 keluarga itu, 'dasar orang-orang bodoh, kalian saling menjatuhkanlah satu sama lain Karena pada akhirnya Putraku lah yang akan menang dan akan memimpin perusahaan ini!' kata Marwan dalam hati.


Clek!


Pintu yang terbuka membuat semua orang langsung terdiam sebelum Mereka berdiri menyambut kedatangan tuan besar Romania yang didampingi oleh asistennya.


Sang asisten pun menarikkan kursi untuk tuan besar Romania sebelum dia berpindah duduk di sebuah kursi yang diletakkan tak jauh dari kursi tuan besar Romania.


"Bagaimana kabar kakek?" Tanya heriani sambil menatap kakeknya dengan sebuah senyum di wajahnya.


"Kakek sangat baik, akhir-akhir ini ada banyak sesuatu yang terjadi, dan meski ada banyak sesuatu yang buruk, Tetapi ada banyak juga sesuatu yang baik sehingga kakek cukup merasa senang," kata Tuan besar Romania sambil melirik ke arah Adam.


"Bagaimana kabar adikmu di luar negeri?" Tanya Tuan besar Romania yang selama beberapa waktu terakhir, dia terus menunggu kabar dari cucu keduanya, Karena dia pikir perempuan itu mungkin sudah mengandung setelah menikah beberapa bulan yang lalu.


"Andien baik-baik saja, selama beberapa waktu terakhir ini dia melakukan banyak hal dengan suaminya dan mereka juga membuka yayasan baru di sana untuk anak-anak tidak mampu." Jawab Adam.


"Baguslah, kakek senang mendengar berita baik seperti itu," ucap tuan besar Romania yang memang mengetahui bahwa cucu keduanya adalah seorang perempuan yang tak pernah mengejar apapun yang ada di keluarga mereka, baik posisi maupun uang, bahkan perempuan itu bekerja untuk membantu anak-anak yang tidak berkecukupan.


🌊Bocoran bab berikutnya ada di aplikasi youtube ya,, klik #noveltoraja untuk melihatnya...