
Bintang dan kedua anaknya berjalan menuruni tangga menuju ruang makan.
Disana sudah menunggu ibu dan mertuanya.
"Pagi cucu-cucu grandma" sapa Mia kepada kedua cucunya.
"Pagi grandma, pagi nenek", sapa keduanya.
"Wah,cucu-cucu nenek sudah ganteng dan juga cantik ya.Pasti sudah siap ke sekolah".
" Pastinya dong, Nek"jawab keduanya lagi.
"Ayo,Sayang. Sekarang kalian sarapan dulu", suruh Bintang.
" Tama mau makan sendiri, Mom.Daddy bilang Tama sudah besar jadi harus bisa makan sendiri "
Bintang menatap anak laki-lakinya itu heran.
"Memang kapan Daddy bilang begitu sama Tama?" tanya Bintang.
Tama menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.
"Dalam mimpi,Mom" jawab Tama
"Mommy kira Tama beneran ngobrol sama Daddy", kata Bintang.
Tama bernapas lega.
Bintang mengambilkan piring yang berisi nasi dan lauknya untuk Tama dan juga Mikha.
Hari ini mereka berinisitif makan sendiri tanpa di suapi mommy nya.
Walau sedikit berantakan,Bintang bangga karena anak-anak nya sudah belajar mandiri.
" Ayo kita berangkat, biar mommy antar"kata Bintang setelah mereka selesei sarapan.
"Let's go mommy" jawab keduanya bersemangat.
Bintang tersenyum melihat kebahagiaan yang terpancar di wajah kedua anaknya.
Setelah mengantar anaknya, Bintang ke kantor suaminya.Tapi suaminya itu juga tidak ada disana,bahkan Nando bilang kalau Rangga tidak datang ke kantor sejak kemarin.
*****
Malam harinya Bintang begitu malas,saat mertuanya itu mengajaknya ke tempat resepsi anak temannya.
Tapi demi menghormati mama mertuanya akhirnya dia bersedia ikut.
"Sayang, kenapa kamu tidak memakai gaun yang mama kasih?Kenapa kamu malah memakai gaun ini?Gaun inikan sudah pernah kamu pakai saat kamu menemani Rangga ke pesta perusahaan 3 bulan yang lalu" protes Mia.
"Tapi Ma..."
"Kamu pakai ini saja,Mama membelinya tadi siang khusus untukmu.Jangan mempermalukan mama,Ok", Mia menyuruh menantunya itu memakai gaun pemberiannya.
Bintang benar-benar malas harus menghadiri pesta resepsi pernikahan tanpa Rangga.
Hatinya sampai sekarang masih belum tenang, apalagi Rangga belum juga menghubunginya.
Bintang masuk ke dalam kamar untuk mengganti gaun yang dia pakai dengan gaun pemberian mertuanya.
Tidak lama kemudian,Bintang keluar dari kamarnya. Dia terlihat sangat elegan dengan gaun pemberian mertuanya
Gaun berwarna biru dongker dengan panjang yang menutupi mata kaki dan dengan sedikit lengan itu membuat Bintang semakin terlihat sempurna.
" Ayo kita berangkat sekarang!"ajak Mia
"Bagaimana dengan anak-anak?" tanya Bintang.
"ibumu sudah menemani mereka, jadi jangan khawatir" jawab Mia.
Bintang dan Mia segera menuju ke lokasi resepsi dengan di antar oleh Pak Mun.
Tidak lama kemudian mereka tiba di depan sebuah hotel bintang lima. Mereka segera turun dan masuk ke dalam hotel tersebut.
"Masuklah duluan,Mama mau ke toilet sebentar" suruh Mia kemudian pergi meninggalkan Bintang.
Bintang berjalan memasuki ball room tempat resepsi itu di laksanakan.
Dia begitu heran karena tempat resepsi itu gelap.
"Apa benar ini tempatnya?"
Bintang terkejut saat sebuah lampu sorot mengikuti langkahnya.
Dan lebih terkejut lagi saat melihat sosok pria yang dia rindukan ada di depan matanya,dialah Rangga.
Rangga duduk di subuh kursi sambil memegang gitar akustik (maaf kalau salah soalnya author nggak tahu namanya).
Dia mulai memetik gitar tersebut dan menyanyikan sebuah lagu.
Kau begitu sempurna
Dimataku kau begitu indah
Kau membuat diriku akan slalu memujamu
Di setiap langkahku
Ku kan slalu memikirkan dirimu
Tak bisa ku bayangkan hidupku tanpa cintamu
Janganlah kau tinggalkan diriku
Takkan mampu menghadapi semua
Hanya bersamamu ku akan bisa
#Kau adalah da-rahkuu
Kau adalah hidupku
Lengkapi diriku
oh sayangku,kau begituu
sempurna....sempurna...
Kau genggam tanganku
Saat diriku lemah dan terjatuh
Kau bisikkan kata dan hapus semua sesalku
Jangan lah kau tinggalkan diriku
Takkan mampu menghadapi semua
hanya bersamamu ku akan bisa
kembali #
Dan saat Rangga sedang menyanyi sebuah video di putar di layar. Video perjalanan cinta mereka,dari menikah hingga Bintang melahirkan kedua anak kembarnya.
Begitu selesei bernyanyi Rangga melatakkan gitarnya dan mengambil buket bunga yang sudah dia siapkan.
Dia berjalan menghampiri istrinya yang masih menangis karena terharu mendengar lagu yang di bawakan itu.
"Bintang, kamu bukan hanya istri bagiku.
Kamu adalah cahaya yang menerangi hidupku.
Kamulah orang yang melengkapi segala kekuranganku.
Kamu lah orang yang membuat hidup ku lebih berwarna.
Terimakasih untuk cintamu selama ini,
semoga selamanya kamu akan tetap disisiku dan mencintaiku.
Happy anniversary yang ke 4th.
I Love you."
Rangga berlutut sambil memberikan bunga dan sebuah kotak kecil kepada Bintang.
Bintang menerima bunga dan kotak itu,kemudian dia menyuruh suaminya itu berdiri.Bintang memeluk suaminya itu sambil memukul dada suaminya.
"Aku kira kamu benar-benar marah padaku.Kamu benar-benar jahat"
"Sayang, maafkan aku. Mana mungkin aku bisa marah padamu, aku sangat senang saat tahu ingatanmu sudah kembali.Tapi...karena aku sedang menyiapkan kejutan untukmu,makanya aku pura-pura marah" ucap Rangga.
"Aku tidak tahu kalau ternyata suamiku bisa bermain gitar dan bernyanyi,apalagi suaranya begitu merdu" puji Bintang.
Rangga menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.
"Sebenarnya aku tidak begitu pede,tapi demi memberi kejutan untuk mu aku belajar main gitar" jawab Rangga.
"Mommy, Daddy" panggil Tama dan Mikha, kedua anak itu berlari menghampiri kedua orang tuanya.
"Sayang", Rangga menggendong kedua anaknya itu.
" Daddy,Kami hebatkan karena tidak memberi tahu mommy",kata Tama membanggakan dirinya sendiri.
"Iya kalian hebat", puji Rangga.
" Jadi anak-anak mommy bersekongkol dengan Daddy ya?"
"peace,Mom", Jawab Mikha sambil mengacungkan jari telunjuk dan jari tengahnya membentuk huruf v.
" Happy anniversary sahabatku,semoga kalian selamanya saling mencintai dan melengkapi"ucap Ana.
"Happy anniversary ya Bi,semoga kalian selalu bahagia" ucap Dewi.
"Nando, kau benar-benar ya.." kata Bintang
"eh,Kamu di larang memukul suamiku" cagah Dewi sambil memeluk lengan Nando.
"Happy anniversary ya Sayang, mama doakan semoga kalian selalu bahagia" ucap Mia.
"Terimakasih ya Ma"
"Happy anniversary ya Nak,ibu selalu mendoakan yang terbaik untuk kalian",kini giliran Ratih yang memberi ucapan.
"Terimakasih ya Bu"
"Happy anniversary,adik ipar" ucap Juan.
"Kak Juan tahukan soal ini?"
"Tentu saja"
"Kalian semua memang hebat dalam bersekongkol".
Malam itu semua orang bersenang senang dan terlihat bahagia.
** **Ada yang tahu tidak lagu siapa yang di nyanyikan babang Rangga???
*** Dengan semakin banyak nya jumlah pasien yang terjangkit virus corona atau covid-19,mari bersama-sama kita laksanakan social distance.
-jaga jarak
- hindari kerumunan
-cuci tangan dengan sabun
Kurangilah aktifitas di luar rumah mari bekerja dan beribadah dari rumah**