Kontrak Pernikahan

Kontrak Pernikahan
BAB 6


Maaf author baru up,author lagi sibuk jadi telat up deh.


Lanjut baca lagi ya reader🙏


🌸🌸🌸


Waktu tak terasa terus berjalan,hari demi hari pun berlalu. Sudah hampir seminggu ini namun belum ada tanda-tanda Keyros dekat dengam seorang wanita apalagi membawa seorang gadis ke rumah. Keyros hanya sibuk mengurus perusahaan nya saja. Hal ini membuat Mama Sonya merasa kesal dengam anaknya itu,mau sampai kapan anaknya akan terus menutup dirinya.


"Pa...Udah hampir seminggu Keyros blm juga dekat dengan wanita apalagi membawanya ke rumah" Kesal Mama Sonya kepada suaminya.


"Papa juga bingung dengan anak itu,mau sampai kapan dia akan menutup dirinya. Usia kita juga udah semakin tua" Papa Wirat juga merasa bingung dengan Keyros.


"Ya sudah Mama pergi dulu"


"Mama mau kemana?" tanya Papa Wirat kepada istrinya


" Mama mau ke kantor Keyros. Mama pamit dulu Pa" Mama Sonya pun pergi dari kantor suaminya. Papa Wirat hanya menatap istrinya pergi


_______________


~DI PERUSAHAAN


Keyros yang tengah sibuk berkutat pada dokumen yang harus ia tanda tangani dengan mendengarkan laporan sekretarisnya tentang proyek² yang sedang mereka kerjakan.


"Tuan proyek kita yang berada di Kota B sudah hampir selesai,dan kemungkinan akan selesai minggu depan" terang sekretaris Ray


"Baiklah...kau pantau terus,nanti pada saat sudah selesai kita kesana untuk meresmikannya" ucap Keyros tanpa melihat sekretarisnya.


"Baik tuan"


~


Di luar kantor terlihat seorang wanita berjalan berlenggak lenggok dengan pakaianya yang mampu menggoyahkan iman para kaum pria di kantor.


" Saya mau bertemu dengan Keyros" ucapnya angkuh kepada resepsionis


"Maaf nona apa anda sudah membuat janji?"


"Saya tidak butuh membuat janji, saya tunangannya"


"Maaf nona tap" ucapan resepsionis terpotong


"Saya akan kesana sendiri" gadis itu pergi ke ruangan Keyros


Sedangkan resipsionis itu bertanya kepada temannya


"Masa' dia tunangan tuan keyros,seksi sihh tpi sikapnya angkuh?"


"Tidak tau juga...sudah jangan membahas itu lagi" ucap temannya yang satu


~


Pintu ruangan Keyros terbuka menampakkan seorang gadis seksi,Keyros pun menoleh melihat siapa yang berani masuk tanpa mengetuk pintu. Mata keyros matap jengah ke arah gadis yang berada di depan pintu.


"Mau apa kau kesini?" tanya keyros tajam


"Jika kau ingin berbicara hal yang tidak penting lebih baik kau pergi aku tidak ada waktu" ucap nya lagi dengan ketus.


"Ayo lah Key,kau jangan terlalu ketus kepadaku,aku hanya merindukan mu" gadis itu adalah Sisil Sanjaya,gadis yang menggilai Keyros.


"Sudah aku katakan,aku tidak ada waktu...pergilah" ucapnya sedikit membentak


"Kenapa kau tidak pernah melihatku untuk sebentar saja,aku mencintaimu Key...aku kaya dan seksi,apa lagi yang kau inginkan"


"Kau bukan seleraku, pergilah dari sini"


"Ck...baiklah aku akan pergi tapi kau lihat saja nanti kau akan datang kepada ku" ucapnya dan langsung meninggalkan kantor.


~


Setelah kepergian Sisil,berapa lama kemudian datanglha Mama Sonya dengan segudang kekesalan kepada anaknya.


"Apa kau sudah menemukan seorang gadis untuk menjadi istrimu?" tanya Mama Sonya langsung saat sudah berada di dalam ruangan Keyros.


"Belum ma,aku tidak akan mencarinya"


"Ohh begitu...baiklah kalau begitu sesuai kesepakatan kita,Mama akan memilihkan gadis untuk mu"


"Mama yakin akan memilihkan nya untuk ku,Mama saja belum mendapatkanya kan selama seminggu ini" Keyros tersenyum sini kepada Mama nya. Dia tau Mama nya mencarikan gadis untuk nya seminggu ini,namun hasilnya nihil.


" Mama memang belum mendapatkannya,tpi Mama bisa saja menikahkan kau dengan Sisil" ucap Mama Sonta dengan tersenyum sinis menatap anaknya.


"Ma...sudah aku katakan aku tidak ingin M-E-N-I-K-A-H" keyros menekankan kata Menikah dengan nada membentak Mamanya karena terlalu kesal.


Sontak hal tersebut membuat Mama Sonya terkejut,karena anaknya membentaknya hamya kerena tidak ingin menikah. Dia memegang dadanya yang terkejut


"Ma...maafin Key,bukan maksud Key untuk membentak Mama. Key kesal sama Mama,karena terus mendesak Key untuk menikah" Sesal Keyros melihat Mamanya yang terkejut.


Dia menghampiri Mamanya dan mendudukannya di sofa.Dia bersimpuh di depan Mamanya. Keyros menyesal telah membentak Mamanya,walaupun dia terlihat dingin, tpi dia tidak pernah mau menyakiti Mamanya.


"Kau menyakiti Mama dengan membentak Mama Key hanya karena kau yang keras kepala tidak ingin menikah. Apa susahnya untuk kau menikah nak" Ucap Mama sonya sambil memegang dadanya yang masih terkejut.


"Maafin Key Ma. Mama tau kan key tidak ingin menikah karena apa? Key tidak mau kejadian dulu terulang lagi dan key menganggap semua wanita itu sama saja hanya mementingkan uang,mereka mendekati key karena harta. Key tidak mau itu ma" Keyros menunduk


"Key...percaya sama Mama,tidak semua wanita seperti yang kau pikirkan,pasti ada wanita yang memiliki hati yang baik. Percaya lah nak. Kau tau kan usia Mama dan papa sudah tidak muda lagi,Mama dan Papa ingin menimang Cucu. Sampai kapan kau akan menutup dirimu" ucap Mama Sonya lembut kepada anaknya.


"Mama mau pulang,dan ingat Key Mama masih akan mencarikanmu calon istri" ucap Mama Sonya lagi dan beranjak pergi. Sedang kan Keyros hanya menatap Mamanya pergi.


"Aaarrrrggghhhh......" teriaknya frustasi.


Mendengar teriakan tuannya,sekretaris Ray segera masuk ke ruangan Keyros.


"Tuan...apa anda baik-baik saja. Ada apa tuan?" tanya sekretaris Ray panik


"Ya aku baik-baik saja. Kembalilah ke ruanganmu Ray" Keyros duduk di kursinya


"Baik tuan,jika terjadi sesuatu panggil saya tuan. Saya permisi" sekretaris Ray pun pergi.


____________________


~DI CAFE


Dua orang gadis sedang melakukan pekerjaan mereka masing-masing. Dengan semangat mereka bekerja.Namun tiba-tiba terdengar seseorang menyapa mereka.


"Hai ladies" sapa seorang pria. Keyna dan Alya pun menoleh.


"Kak Rio" ucap Keyna dan Alya bersamaan.


Pria tersebut adalah Rio Arya saputra anak dari Pak Irwan. Keyna dan Alya memang sudah dekat dengan Rio,mereka sudah berteman semenjak Keyna dan Alya kerja di cafe tersebut. Dulu Rio sering ke cafe bersama ayahnya,namun karena Rio harus melanjutkan study nya di luar kota,mereka bertiga menjadi terpisah.


"Kak Rio kapan balik ke sini?" tanya Alya


"Kemarin sore,terua pagi nya langsung dehh ke Cafe" ucap Rio. "Gimna kabar kalian? Baik kan?" ucapnya lagi


"Sehat kok kak...kak Rio sendiri gimana? Sehat kan?" tanya Alya senang


"Sehat kok...Hai Na,kok diem aja dari tadi?" tanya Rio menatap Keyna


"Baik kok kak" ucap Keyna tersenyum.


"Ya udah yuk duduk dulu,dh selesai kan beres²nya?"


Mereka bertiga pun duduk dan mengobrol bersama,bercanda dan saling tertawa bersama.


Saat tengah asik mengobrol,datanglah seorang wanita paruh baya berpenampilan modis yang mungkin dia adalah pelanggan.


Keyna melihat adanya seorang pelanggan langsung akan menghampirinya.


"Al ada pelanggan,gue layanin dulu ya" kata Keyna


"Gue bantuin ya" tawar Alya


"Gk usah,gue bisa sendiri kok. Lo disini aja sama kak Rio" jawab Keyna. "Kak Rio bentar ya" katanya lagi


"Iya" jawab Rio.


~


"Permisi ada yang bisa saya bantu Nyonya?" tanya Keyna Sopan


"Ohh iya,saya mau pesan menu yang terbaik disini ada?" tanya Mama Sonya. Ya wanita paruh baya tersebut adalah Mama Sonya yang tadi tidak sengaja lewat dan mampir ke cafe tersebut.


"Ada Nyonya,sebentar saya buatkan dulu pesanan anda" Jawab Keyna tersenyum.


"Baiklah" Mama Sonya memandang Keyna dengan tersenyum manis.


Tak berapa lama kemudian,Keyna datang memabawa pesanan Mama Sonya,dia meletakkan pesanan tersebut di atas meja.


"Silahkan di nikmati Nyonya" ucap Keyna sopan


"Terima kasih". Mama Sonya memegang kepalanya yang pusing. Keyna yang melihat itu pun bertanya


"Nyonya apa anda baik baik saja?" tanya nya khawatir


"Kepala saya sakit" jawab Mama Sonya memijat kepalanya sendiri


"Jika anda mengizinkan,bolehkah saya membantu memijat kepala anda?"


"Ahh boleh,silahkan"


Keyna pun memijat kepala Mama Sonya dengan perlahan dan lembut. Mama Sonya yang merasakan pijatan Keyna tersenyum


"Pijatan mu sangat enak,kepala saya jadi lebih enakan" Puji Mama Sonya sambil tersenyum senang


"Terima kasih Nyonya,saya sudah terbiasa memijat karena saya sering memijat ibu saya" jawab Keyna sopan dan tak kalah senang saat dirinya di puji karena pijatannya.


"Sungguh beruntung sekali ibumu yang bisa merasakan pijatan yang enak ini"


"Apa sudah lebih baik Nyonya?" tanya Keyna


"Sudah Nak,terima kasih. Duduklah bersama saya"


"Tpi Nyonya..." jawab Keyna ragu


"Tidak apa apa,sini" Mama Sonya menarik tangan Keyna agar duduk di sampingnya. Keyna pun menuruti Mama Sonya,dia duduk di samping Mama Sonya.


"Siapa nama mu nak?" tanya Mama Sonya lembut menatap Keyna


"Saya Keyna Nyonya,bisa di panggil Nana" jawab Keyna menunduk


"Heh...kenapa menunduk,lihat saya..tidak apa²" ucap Mama Sonya sambil mengangkat dagu Keyna. " Nama yang bagus. Kau juga cantik dan baik. Namq saya Sonya" Ucap Mama Sonya


"Terima kasih Nyonya Sonya,anda terlalu memuji saya. Nyonya juga cantik walaupun anda sudah tua...yuuppss" keyna keceoplosan dan langsung menutup mulutnya.


"Mampuss dhh gue...nihh mulut juga kenapa gk bisa di jaga sihh,kebiasaan dehh" gumamnya dalam hati.


Mama Sonya pun tersenyum. Tidak pernah dia sangka ada gadis yang begitu polos mengatakan hal itu.


"Maaf Nyonya saya tidak bermaksud mengatakan itu" keyna pun takut sendiri


"Tidak apa apa nak...memang saya sudah tua kok" Mama Sonya tersenyum melihat Keyna yang gugup dan takut.


"Hmm berapa usia mu nak?" tanya Mama Sonya


"Usia saya 23 tahun Nyonya"


" Masih muda" jawab Mama Sonya. Tiba- tiba ponsel Mama Sonya berdering


Drrtt...drrtt...drrttt....


Mama Sonya segera mengangkatnya.


"Halo Sayang,ada apa?" tanya Mama Sonya orang diseberang sana.


"_________" jawab orang diseberang sana.


"Baiklah Mama kesana sekarang ya,tunggu Mama sayang". Panggilan pun berakhir


"Nak...Saya pamit dulu ya,anak saya sudah menunggu saya" ucap Mama Sonya Kepada Keyna. Yang menelpon tadi adalah Regina tang minta di jemput karena pulanh lebih awal.


"Baik nyonya,terima kasih sudah mampir ke cafe saya"


"Sama-sama nak,besok jika ada waktu saya kesini lagi. Ini untuk bayar pesanan saya tadi" Mama Sonya memberikan uang kepada Keyna. Keyna pun menerimanya


"Dan ini untuk kmu karena sudah memijat kepala saya" Ucap Mama Sonya lagi dan menyodorkan beberapa lembar uang lagi kepada Keyna


"Tidak perlu nyonya,saya ikhlas tadi" jawab Keyna menolak uang itu


"Kau baik sekali nak...terima kasih ya. Saya pergi dulu" Mama Sonya pun beranjak dari tempat duduknya


"Iya Nyonya,hati-hati" jawab Keyna


Setelah kepergian Mama Sonya,keyna membereskan meja tadi dan membawanya ke belakang. Setelah selesai dia pun bergabung lagi bersama Alya dan Rio.


"Na tadi siapa? Kok lo kyk akrab banget?" tanya Alya yang sedari tadi memperhatikan Kyena yang berbicara kepada Mama Sonya.


"Ohh gue juga gk tau,tpi tadi dia baik banget orangnya. Gue tadi juga bantuin dia mijit kepalanya yang sakit" jawab Keyna,Alya pun hanya mengangguk.


"Ehh Na,tadi kak Rio minta no. Ponsel lo,dan gue kasih" ucap Alya


"Boleh kan Na?" tanya Rio mentap Keyna


"Boleh kok kak,gpp" jawab Keyna sambil tersenyum. Rio pun ikut tersenyum


"Senyum lo manis banget Na,lo juga tambah cantik" gumam Rio


"Na kata kak Rio,dia akan gantiin Pak Irwan lohh di sini"


"Oh iya? Wahh...bagus dong,kita bisa kumpul terus" jawab Keyna


"Tentunya dong" jawab Rio


Mereka pun bercanda bersama,bercerita bersama. Untungnya cafe tidak terlalu ramai pelanggan,hanya beberapa oranh yang datang memesan sesuatu lalu pergi.


🌸🌸🌸


Terima kasih sudah mampir dan baca novel author,jangan lupa vote,komen,dan like ya🙏.


Ohh iya mampir juga di story Chat author yang berjudul "BTS Bobrok Bin Gesrek".


Terima kasih♥💛💚💖💕