Kontrak Pernikahan

Kontrak Pernikahan
ingin itu....


Hari itu Bintang begitu bahagia karena ternyata dia di terima di universitas xxx


dengan bea siswa penuh.


Sebagai kado atas keberhasilannya,Mia mengajak menantu dan anaknya itu makan malam.


"Bintang, selamat ya atas keberhasilanmu.Mama betul-betul bangga padamu." ucap Mia sambil memeluk menantunya itu.


"Terimakasih kasih ya Ma" jawab Bintang.


"Apa suamimu sudah memberikan hadiah untukmu,Sayang?" tanya Mia.


"Kayanya dia nggak perduli deh Ma" jawab Bintang yang pura-pura cemberut sambil melirik ke arah Rangga.


Tapi Rangga tetap diam tanpa ekspresi.


"Ohya Mama juga ingin bicara sesuatu dengan kalian" kata Mia dengan memasang wajah serius.


Bintang dan Rangga saling tatap.


"Apa yang ingin mama katakan?" tanya Rangga.


"Kalian sudah menikah hampir 3 bulan,apa Mama boleh mengadakan resepsi buat kalian?" tanya Mia.


"Mama tahu,dulu kalian pernah bilang kalau kalian akan merahasiakan pernikahan kalian selama 6 bulan.Tapi sekarang kalian kan sudah saling menerima dan saling mencintai,jadi Mama ingin mengenalkan Bintang sebagai menantu keluarga Wijaya secara resmi" Mia menjelaskan maksudnya.


"Kalau itu yang terbaik,Rangga tidak masalah" jawab Rangga.


"Kamu Bintang?" tanya Mia


"Bintang juga tidak keberatan Ma" jawab Bintang.


"Ya sudah mama tinggal ya" pamitnya pada menantu dan putranya.


Rangga mengambil sebuah kotak berukuran sedang dan memberikannya pada Bintang.


"Apa ini?" tanya Bintang


"Bukalah"jawab Rangga.


Bintang membuka kado tersebut dan ternyata isinya adalah sebuah laptop keluaran terbaru.


" Apa kamu suka dengan kadonya?",tanya Rangga.


Bintang tersenyum kemudian mengangguk.


"Terimakasih" ucap Bintang sambil mencium pipi Rangga. Rangga tersenyum sambil memegang pipinya yang baru saja di cium oleh istrinya.


Satu minggu kemudian...


 


Resepsi pernikahan Rangga dan Bintang di adakan di hotel bintang lima.


Seluruh keluarga besar Wijaya hadir,begitu juga ibu dan nenek Bintang mereka sengaja di jemput dari kampung halaman.


Tidak hanya keluarga teman,kolega rekan bisnis juga di undang di acara tersebut. Bahkan acara tersebut di siarkan secara live oleh stasiun tv di bawah naungan perusahaan WIJAYA GRUP.


Di suatu tempat ada seorang wanita yang melihat acara resepsi itu dengan perasaan sedih.Dia mencengkeram tangannya sendiri dengan emosi.


Selesei resepsi...


"Hah capek banget" keluh Bintang sambil memijit kakinya sendiri.


"Apa sudah enakan?" tanyanya sambil terus memijit.Bintang mengangguk .


"Terimakasih kasih ya,Sayang" ucap Bintang.


"Tidak usah berterimakasih,karena aku akan memintamu untuk membayar ini" jawabnya dengan senyum jailnya.


"Hei,kau inikan kaya. Kenapa harus minta bayaran?Perhitungan sekali sama istri sendiri" gerutu Bintang.


"Tentu saja,tenagaku ini harus kamu bayar,tapi bukan dengan uang" jawab Rangga dengan senyum devilnya.


"Maksud nya?" tanya Bintang.


Rangga menarik pinggang istrinya ke arahnya.Saat tinggal beberapa senti bibir mereka menyatu, tiba-tiba..


HOEK...HOEK...HOEK...


Bintang langsung berlari ke kamar mandi.


"Sayang, kamu tidak apa-apakan?" tanya Rangga cemas.


"Tidak apa-apa,mungkin cuma kecapekan" jawab Bintang.


"Aku panggilkan dokter ya"


"tidak usah,nanti bangun tidur juga baikkan" jawab Bintang.


"Sebaiknya kamu keluar saja dari restoran aku tidak mau kamu terlalu capek ,Sayang" kata Rangga sambil memijit punggung istrinya.


"Iya, nanti aku akan bilang pada Ana" jawab Bintang.


Bintang menyuruh Rangga untuk berhenti memijitnya.


"Kenapa?" tanya Rangga sambil menatap istrinya bingung.


Bintang menunduk malu


"Katakan saja!",suruh Rangga.


"Aku...ingin itu"jawab Bintang dengan malu-malu.Rangga kembali menatapnya bingung.


" Maksudmu?"tanya Rangga lagi.


Bintang duduk di pangkuan Rangga sambil melingkarkan tangannya di leher suaminya. Rangga mengerti apa yang di maksud istrinya dengan ingin itu.


"Sayang, tapi kamu sedang sakit.Aku tidak mau..."


Sebelum Rangga melanjutkan perkataannya,Bintang sudah mencium bibir suaminya itu.


"Tapi aku ingin" kata Bintang di sela-sela ciumannya.


Entah kenapa Rangga merasa kalau istrinya malam ini benar-benar agresif.


### Maaf ya upnya segitu dulu,soalnya anak lagi sakit jadi agak nggak konsen.


trimakasih buat partisipasinya.


Tetep ikuti ceritanya ya.


TERIMAKASIH ###