
Usai memeriksa pasien tadi,Bintang memutuskan untuk pulang ke rumah.Namun sebelum pulang,dia menemui Lina.Perawat yang bertugas hari ini.
"Lin,kalau nanti pasien yang tadi bikin rusuh lagi,kamu kabari aku ya".
" Iya ,Dokter ",jawab Lina
" Aku pamit ya,Lin.Bye"
Tidak lama setelah Bintang pergi,pasien VVIP yang tadi siang sempat membuat kelabakan para perawat, tiba-tiba datang menghampiri Lina.
"Maaf,kalau boleh saya tahu di mana dokter itu tinggal?" tanya pasien tersebut.
"Maksud Bapak Dokter Bintang?", tanya Lina memastikan.
Pasien itu menjawabnya dengan anggukan.
" Setahuku,dia adalah dokter umum yang di percaya oleh dokter Alex untuk membantunya",jawab Lina.
"Apa kamu tahu tentang keluarganya?" tanya pasien itu lagi.
"Maaf,Pak saya tidak tahu" jawab Lina
"Terimakasih", ucap pasien itu.
" Apa saya perlu mencari tahu tentang dia,Pak?" tanya laki-laki yang membantu pasien VVIP tersebut.
"Tidak perlu,aku yang akan mencari tahu sendiri".
Pasien VVIP tersebut kembali ke ruangannya.
Lina bernapas lega.
" Jadi ini alasan Pak Alex menyuruhku untuk merahasiakan identitas Dokter Bintang " batin Lina.
"Ternyata jadi istri orang kaya menakutkan".
Lina bergidik ngeri membayangkannya.
Lina selalu mengingat pesan dari atasannya,untuk selalu merahasiakan identitas Dokter Bintang.
" Ingat,jika ada yang menanyakan tentang keluarga Dokter Bintang. Bilang kalau dia hanya dokter umum biasa. Mengerti!",pesan Alex di setiap akhir briefing.
*****
Di ruang rawat VVIP...
"Pak, kenapa Bapak ingin tahu tentang dokter wanita itu?" tanya laki-laki yang membantu pasien VVIP tersebut.
"Dokter itu mengingatkanku pada seseorang", jawab pasien VVIP itu.
"Kamu benar",jawab pasien itu.
" Pak,pengadilan sudah memutuskan kalau Bapak tidak bersalah.Jadi kenapa Bapak masih memikirkan kejadian itu".
Pasien VVIP itu menarik napasnya panjang sambil menatap langit dari jendela kamarnya.
"Bagaimana aku bisa melupakan kejadian itu,jika sampai sekarang aku masih mengingat tangis pilu dari wanita dengan dua anak tersebut", gumam pasien VVIP tersebut.
*****
Di tempat lain...
Siang tadi setelah acara saling maaf-maafan antara Ana dan suaminya.Mereka melanjutkan adegan berikutnya di atas ranjang. Setelah melakukan adegan itu sekali, Alex langsung terkapar karena memang tenaganya sudah terkuras untuk tugas di rumah sakit.
Alex tertidur sejak aiang tadi dan baru bangun sore hari.
" Sayang, kenapa kamu tidak membangunkanku?" tanya Alex sambil memeluk istrinya itu dari belakang.
"Aku lihat kamu sangat capek, jadi aku tidak tega membangunkanmu", jawab Ana.
" Kamu masak apa Sayang,baunya enak sekali?",tanya Alex.
"Hanya cumi asam manis dan oseng kangkung.Soalnya hanya ada itu di dalam kulkas", jawab Ana.
" Sudah sana mandi! Habis makan nanti kita langsung pulang ke rumah.Mama pasti mencemaskan kita ",Ana melepaskan pelukan suaminya dan mendorongnya tapi tidak membuatnya jatuh.
Alex menuruti perintah istrinya dan kembali masuk ke dalam kamar untuk mandi.
*****
Di Jogja...
Dinda sudah bersiap di depan teras rumah mbok inah untuk menunggu Harry menjemputnya.
" Mas Harry lama sekali",gumam Dinda sambil melihat ke arah jam tangannya.
Dinda melihat layar ponselnya saat ada pesan dari kekasihnya itu.
* LIMA MENIT LAGI AKU TIBA *
Dinda kembali memasukkan ponsel miliknya ke dalam tas setelah mengetik balasan: * Y *.
Dinda sangat terkejut ketika seseorang tiba-tiba memeluknya dari belakang sambil berkata:
"Jangan pergi Dinda! Tetaplah di sini,jangan kemana-mana",ucapnya.
### Maaf y segitu dulu...