Kontrak Pernikahan

Kontrak Pernikahan
BAB 5


Hai readers...lanjut lagi ya bacanya.


Selamat membaca🙏


🌸🌸🌸


Keyros memejamkam matanya dan menghela napasnya mengingat masa lalunya itu. Keyros memijat keningnya menengadahkan kepalanya ke atas.


Melihat Tuanya seperti itu,sekretaris Ray mendekati tuanya dan bertanya


"Tuan,apa anda baik-baik saja?"


"Hmm...aku bingung Ray,apa yang harus aku lakukan" jawab Keyros masih dalam posisi yang sama


"Lebih baik anda turuti saja kemauan Nyonya Sonya tuan" Ucap sekretaris Ray


"Maksudmu aku harus mencari wanita dan menikah?" tanya Keyros. "Kau tau kan apa alasanku tidak ingin menikah apa lagi menjalin hubungan dengan wanita lain.Kau tau bagaimana kejadian dulu seperti apa. Apa kau ingin melihatku seperti itu lagi?" Ucap Keyros lagi. Sekretaris Ray memang mengetahui masalalu Keyros,mengetahui bagaimana hancurnya Keyros,mengetahui bagaimana penghiantan wanita itu kepada Keyros,walaupun dulu dia belum menjadi sekretaris Keyros,tpi dia mengetahui itu karena dia sudah lama bersama dengan keluarga Wiratmadja.


"Tentu saja tidak tuan" jawab sekretaris Ray


Keyros menegakkan badannya dan menghela napasnya panjang


"Sudahlah...masalah itu biarkan saja dulu,kita lanjutkan pekerjaan kita" Ucap Keyros


"Baik tuan". Mereka melanjutkan pekerjaan mereka


_______________


Sore pun telah tiba,semua orang menghentikan pekerjaan mereka,tak terkecuali seorang gadis cantik di cafe yang sedang bersiap akan pulang.


"Al...gue balik dulu ya" ucap Keyna sambil berjalan


"Gk bareng aja sama gue? Gue anter ya?" tawar Alya


"Gk usah dehh...gue balik sendiri aja. Bye Al" Keyna meninggalkan cafe.


Saat tiba di rumah Keyna melihat adiknya Dea sedang mondar-mandir di depan rumah. Keyna berjalan menghampiri adiknya


"Dea...kmu kenapa mondar-mandir di depan rumah? Mana ibu?" tanya Keyna


"Kak...penyakit ibu kambuh lagi kak,jantung ibu kumat" ucap Dea khawatir


"Kok bisa dek?" Keyna berjalan masuk dengan tergesa-gesa,sesampainya di depan kamar ibunya,Keyna segera masuk dan dia melihat ibunya yang tengah berbaring


"Ibu...kenapa bisa jantung ibu kambuh? Ibu pasti kecapekan kan? Nana kan udah bilang jangan terlalu capek"


" Ibu sudah tidak apa apa nak,maafin ibu udah bikin kmu khawatir" ucap ibu Fara tersenyum.


"Lain kali jangan di ulangi ya bu,Nana khawatir sama ibu"


"iya nak...maafin ibu ya"


" Nana ke kamar dulu bu...nanti kalau ada apa apa panggil Nana apa Dea ya bu"


" iya nak"


Keyna dan Dea pun keluar dari kamar Bu Fara.


_______________


Waktu terus berjalan dari sore hingga ke malam tiba.Di sebuah ruangan yang luas terlihat dua orang pria,seorang pria yang masih berkutat dengan pekerjaannya,dan pria satunya masih setia menemani Tuannya


"Tuan sudah hampir malam,apakah anda tidak ingin beristirahat?" tanya sang sekretaris


"Hmm...sebentar lagi" ucap Keyros.Dan sekretaris Ray pum hanya mengangguk dan tetap menemani Tuanya.


Jam sudah menunjukkan pukul 8 malam,akhirnya Keyros menyelesaikan pekerjaannya dan bersiap akan pulang.Di perjalanan sekretaris Ray bertanya kepada Tuannya


" Tuan apa anda ingin makan malam di luar atau di rumah saja" sekretaris Ray tetap fokus menyetir.


"Kita pulang saja" Ucap Keyros sibuk memandang jalanan dari kaca mobil.


Saat melewati jalan yang terdapat apotik,Keyros melihat seorang gadis yang tidak asing


"Ray...perlambat mobilnya" perintah Keyros,sekretaris Ray pun memperlambat mobilnya


"Sedang apa gadia itu di apotik?" gumamnya saat mengetahui Keyna keluar dari apotik dengan menenteng plastik obat.


"Maaf tuan,apa anda mengatakan sesuatu" tanya sekretaris Ray yang tadi samar-samar mendengar tuannya mengatakan sesuatu


"Apa kau melihat gadia bodoh itu" tunjuknya pada Keyna yang tengah berjalan meninggalkan apotik


"Oh gadis itu...iya saya melihatnya tuan. Ada apa tuan" Sekretaris Ray pun ikut melihat Keyna yang berjalan.


"Untuk apa dia ke apotik? Apa dia terluka karena kejadian tadi pagi?"


"Saya tidak tau tuan,tpi tadi saya melihat dia tidak kenapa-kenapa tuan" ucap sekretaris Ray


" Ikuti dia Ray...tpi perlahan saja,jangan sampai dia mengetahui kalau ada yang mengikutinya.


Keyna berjalan dengan santai,saat berjalan ponselnya berdering,dia pun berhenti dan mengangkat panggilannya.


"Halo,ada apa?" tanya Keyna pada orang diseberang telepon


"_________" jawab orang di dalam telepon tersebut


"Apa? Iya iya kakak sebentar lagi sampai" Ucap Keyna kaget. Dia langsung berlari tergesa-gesa


~


Sementara di dalam mobil,Keyros menyeritkan dahinya


" Kenapa dia sangat terkejut setelah menerima panggilannya?" tanya Keyros


"Saya tidak tau tuan. Apakah kita melanjutkan mengikutinya tuan?"


"Kita pulang saja...kenapa tadi kita harus mengikutinya"


Sekretaris Ray pun menghela napasnya


"Bukan kita ...tpi anda tuan,saya hanya mengikuti perintahmu saja" gumamnya dalam hati. Mobil Keyros pun melaju ke arah mansionnya.


Akhirnya mobil Keyros sampai di depan mansionnya.Keyros turun dari mobil,sementara sekretaris Ray langsung meninggalkan mansion tuannya saat keyros turun dari mobil.Saat melewati ruang keluraga,dia melihat Mama dan adiknya sedang bersantai


"Key...ingat apa yang mama katakan tadi pagi di kantor" tegas Mama Sonya tanpa mengalihkan tatapanya dari majalah yang dia baca. Keyros tidak mendengarkan apa kata Mamanya,dia mengabaikannya dan berjalan ke kamarnya.


" Tadi pagi Mama ke kantor kak Key? tanya Regina di samping Mamanya


"Iya" jawab Mama Sonya singkat


"Emang Mama mengakatakan apa ke kak Keyros tadi pagi?" tanya Regina penasaran


" Mama memintanya untuk mencari istri,dan mama mengancamnya jika dalam seminggu ini kakakmu tidak membawa seorang gadis ke rumah atau dekat dengan seorang gadis Mama mengancam akan mencarikannya sendiri dan kakakmu tidak boleh menolak" jelas Mama Sonya kepada anak perempuannya itu.


"Ohh..bener sihh harusnya kak Keyros nyari istri atau sertidaknya deket lah dengan wanita. Semenjak kejadian dengan perempuan rubah itu,kak Keyros benar-benar menutup dirinya." Regina menyetujui Mamanya yang meminta kakaknya untuk mencari istri. "Ehh tapi Ma...kayak nya percuma dehh di ancam kayak gitu,gk mempan Ma" timpal Regina lagi


" Terus?" tanya Mama Sonya bingung


" Gini deh... Kalau dalam seminggu ini kak Keyros tidak juga bawa seorang gadis ke rumah atau deket dengan gadis lain,Mama tetep cari perempuan buat kak keyros,nahh kalau misal nanti kak Keyros enggak setuju sama pilihan Mama....Mama ancam aja pake Kak Sisil untuk jadi istri kak Keyros,pasti kak Keyros gk mau,secara kak Sisil kan orangnya kayak gitu pasti kak keyros gk maulah" Regina menjelaskan panjang lebar rencananya kepada Mamanya.


" Ahh kmu bener,Mama juga gk suka sama Sisil,walaupun Mama baik sama dia,tpi bukan berarti Mama mau jadiin dia mantu Mama. Ahh kmu pinter banget sayang" Mama Sonya tersenyum puas kepada anaknya itu. Regina pun ikut tersenyum


Sementara Keyros sudah selesai membersihkan tubuhnya,dan mengganti pakaiannya. Dia mengambil ponselnya dan menghubungi Kepala pelayan


"Bawakan makan malam ku ke kamar sekarang" perintah Keyros dan langsung mematikan panggilannya tanda menunggu jawaban orang di seberang telepon. Dia menunggu makan malamnya sambil berkutat di laptopnya. Tidak lama,pintu di ketuk dan nampak lah pak josep membawa nampan berisi makan malam Keyros,dia meletakan nampan tersebut di atas meja dekat sofa yang di duduki Keyros. Setelah itu ia pergi meninggalkan kamar Keyros.


Keyros melahap makan malanya dengan santai,setelah selesai makan,dia kembali berkutat di laptopnya. Tidak lama.dia merasa mengantuk,keyros segera merebahkan tubuhnya di atas kasur dan terlelap.


~


Ssementara seorang gadis tengah menjaga ibunya di dalam kamar,ia lah Keyna. Keyna sedang menjaga ibunya yang sedang tertidur setelah meminum obat yang dia beli tadi. Merasa ibunya sudah tertidur lelap,Keyna beranjak pergi ke kamarnya merebahkan tubuhnya yang sangat lelah itu.Keyna pun langusung tertidur pulas.


______________


Pagi pun tiba,sang Surya menampakkan dirinya tanpa malu-malu menyinari mahkluk hidup di bumi.


Kelurga Wirat sedang menyantap sarapannya dengan tenang,tanpa ada yang berbicara atau pun candaan. Suasana seperti ini sudah biasa bagi keluarga Wirat saat sedang sarapan,dulu suasana di meja makan tidak sehening ini,ada canda tawa,ada pembicaraan,namun sekrang berubah setelah beberapa tahun lalu.


Setelah menyantap sarapan,Keluarga Wirat melanjutkan aktivitas masing masing.


~


Hal serupa pun di lakukan oleh keluarga kecil Keyna,namun berbeda dengan keluarga Wirat,suasana hening saat makan,Keluarga Keyna penuh dengan canda tawa,mereka selalu bersyukur dan merasa bahagia walaupun keadaan mereka yang pas-pasan.


" Bu...inget ya pesen Nana,ibu jangan terlalu capek,istirahat aja. Urusan pekerjaan rumah biar Nana yang urus,dan kalian berdua....belajar yang bener dan jangan buat ulah,dan inget kalau udah pulang dan enggak ada kegiatan lain segera pulanh,temani dan bantu ibu di rumah,kalian ngerti" pesan Keyna kepada ibi dan adik²nya


" Iya nak...ibu enggak akan kelelahan dan membuatmu khawatir lagi" Ucap Bu Fara


"Siap kak" jawab Dea dan Gilang bersamaan. " kakak juga jangan pacaran mulu kalau lagi kerja" timpal Gilang


"Enak aja pacaran...gk mungkin tau" ucap keyna sewot


" Iya gk mungkin,kan kakak JOMBLO" ucap Dea cekikikan


"Hahahaha" Dea dan Gilang tertawa bersama,Bu Fara pun ikut tersenyum melihat tingkah anak²nya.


"Awas kalian ya...kalau kakak nanti menikah sama cowok ganteng dan tajir,kakak gk akan kasih uang sama kalian" ucap Keyna mengancam


" Kak Keyna pagi² udah nge halu....hahahahah" Ucap Gilang masih tertawa. Keyna merasa kesal dengan adik²nya itu.


Mereka pun sarapan dengan penuh canda tawa.Setelah sarapan,mereka melanjutkan kegiatan masing masing.


🌸🌸🌸


Terima kasih yang sudah mau mampir dan membaca novel author. Author mau minta tolong buat vote,koment,dan like ya,author akan sangat berterima kasih🙏