
Mia dan Bintang kembali duduk di bangku yang ada di depan ruang operasi.
"Bintang,Kapan operasinya akan selesai? Kenapa lama sekali?", tanya Mia cemas. Dia tak henti-hentinya berdoa agar operasi yang sedang di jalani anaknya berhasil.
" Ma,baru juga 1 jam. Mama lupa kalau Dokter George bilang setidaknya operasi ini membutuhkan waktu kurang lebih 4 sampai 10 jam. Jadi masih banyak waktu, sebaiknya kita berdoa semoga operasi Harry berjalan lancar",jawab Bintang.
Bintang menggenggam tangan mertuanya tersebut, untuk menunjukkan dukungan terhadapnya.
"Kenapa lama ya Bi?", kata Dinda yang juga mencemaskan Harry.
Mia meraih tangan Dinda dan menyuruhnya duduk di sebelahnya.
" Apa kamu pacar putraku Harry? ",tanya Mia kepada Dinda.
Dinda yang merasa tidak siap akan mendapatkan pertanyaan seperti itu merasa gugup. Dia menatap ke arah Bintang sebentar, Bintang menganggukkan kepalanya pelan.
"Iya,Tante", jawab Dinda lirih kemudian dia menundukkan kepalanya,takut kalau ibu dari orang yang dia cintai itu tidak akan menyukainya.
" Siapa namamu?",tanya Mia lagi.
"Saya Dinda Tante"
"Maaf ya karena Tante belum menyapamu dengan benar selama ini", ucap Mia.
" Tante,tidak marah karena aku pacaran dengan anak Tante? ",tanya Dinda.
" Kenapa Tante musti marah?",Mia balik bertanya.
"Selama ini setiap aku menjalin hubungan dengan seseorang, pasti selalu diam-diam karena saat keluarga pacarku tahu aku hanya seorang yatim piatu mereka tidak akan merestui kami. Apalagi jika mereka adalah keluarga terpandang,mereka akan memandang rendah diriku", jelas Dinda.
" Itu karena kamu belum bertemu dengan mertuaku yang baik ini",sela Bintang.
"Dinda, Tante selalu memberikan restu Tante kepada siapapun pendamping yang di pilih oleh anak-anak Tante. Karena ketika melihat anak Tante bahagia dengan pasangannya, itu juga kebahagiaan buat Tante", tutur Mia.
" Terimakasih ya Tante, karena Tante mau menerimaku",ucap Dinda.
"Tante yang harusnya berterimakasih padamu karena kamu sudah merawat dan juga mencintai anak Tante".
Mia memeluk Dinda.
" Ya Tuhan,ternyata mertuaku melupakan aku gara-gara menantu baru", Bintang mengatakan hal tersebut sambil pura-pura cemberut.
"Kamu ini", Mia juga menarik Bintang kedalam pelukannya.
Rangga dan Rania yang duduk tidak jauh dari mereka ikut tersenyum melihat ketiga orang itu berpelukan.
" Kak Nia,tidak ingin ikutan meluk mama?",tanya Rangga kepada Kakak perempuannya dengan maksud menggoda kakaknya tersebut.
"Aku bukan anak kecil,kau saja sana", jawab Rania dengan sedikit mendorong adiknya itu,tapi tidak sampai membuatnya terjatuh.
Mereka semua langsung berdiri saat melihat Yuna datang dengan menggunakan kursi roda dengan di bantu oleh seorang perawat.
" Yuna,kamu kenapa?"
"Apa yang terjadi,Tante?"
"Bagaimana keadaan ibu?"
Tanya Mia,Bintang dan Dinda bersamaan.
"Yuna,apa yang terjadi? Kenapa kondisimu seperti ini?", tanya Mia lagi,karena dia mencemaskan keadaan ibu angkat dari anaknya tersebut.
Dari penampilannya,nampak jelas kalau baru saja terjadi sesuatu padanya. Apalagi ada luka lebam di tangannya bahkan ada bercak darah di baju yang di pakai oleh Yuna.
" Hiks...hiks..hiks",tangis Yuna seketika pecah.
"Yuna ceritakan padaku,apa yang terjadi sebenarnya?",tanya Mia yang semakin mengkhawatirkannya.
" Mike...Michel kecelakaan Mia dan dia meninggal dunia", jawab Yuna dengan tangis yang semakin menjadi.
"Michel meninggal karena dia ingin menyelamatkan aku, harusnya aku yang mati".
" Yuna,tenanglah",Mia memeluk istri dari mantan tunangannya tersebut.
"Mia,tadinya aku yang ingin mati karena aku ingin menyumbangkan jantungku untuk Harry. Tapi tadi...tiba-tiba Michel datang menyelamatkan aku dan dia sendiri yang harus tertabrak oleh truk itu", tutur Yuna dengan air mata yang terus mengalir.
Yuna mulai menceritakan semuanya dari awal.
Beberapa saat sebelumnya....
*** flash back on
Saat itu Michel melihat Yuna baru saja ke luar dari ruangan Dokter George. Karena penasaran dia mendatangi Dokter George secara langsung untuk menanyakan apa yang di lakukan istrinya itu.
" Dokter, ada urusan apa istriku kemari?",tanya Michel.
"Istrimu baru saja menjalani beberapa tes untuk melihat apakah dia cocok menjadi kandidat pendonor jantung untuk anak kalian Harry", jawab Dokter George.
" Lalu bagaimana hasilnya?"
"Semuanya cocok,hanya saja aku tidak bisa menerima jantung dari pendonor yang masih hidup karena itu menyalahi prosedur", jelas Dokter George.
"Oh begitu".
Michel segera keluar dari ruangan Dokter George dan diam-diam dia mengikuti Yuna.
Michel terus memperhatikan gerak-gerik istrinya saat istrinya itu berada di dalam ruang rawat Harry.
" Jangan-jangan dia mau bertindak bodoh untuk menyelamatkan anak itu ",batin Michel.
Michel terus mengikuti kemanapun istrinya pergi,bahkan saat Yuna mulai meninggalkan rumah sakit dan berjalan menuju jalan raya hingga istrinya berhenti tepat di tepi jalan raya tersebut.
Michel langsung berlari untuk menyelamatkan Yuna ,saat istrinya itu melangkahkan kakinya menuju ke tengah jalan raya ketika ada sebuah truk yang melaju dengan kecepatan cukup tinggi.Alhasil tubuh Michel lah yang tertabrak oleh truk itu dan terpental hingga beberapa meter dari tempat awal dia tertabrak.Sementara Yuna hanya mengalami luka lebam di lengannya karena Michel mendorongnya ke pinggir jalan dan membuat tubuhnya membentur separator jalan.
" Mas,Mas Michel ",panggil Yuna sambil mengangkat kepala suaminya itu ke pangkuannya.
" Tolong,tolong bawa suamiku ke rumah sakit. Tolong ",teriak Yuna.
Karena tempat kejadian,tidak jauh dari rumah sakit tidak membutuhkan waktu lama untuk petugas medis datang dan membawa tubuh Michel yang berlumuran darah ke IGD.
Ketika dalam keadaan kritis Michel meminta suster menuliskan sebuah surat untuk anaknya,Michel juga menyatakan jika dia mati dia ingin agar jantungnya di berikan kepada anak angkatnya Harry.
Dan sebelum meninggal Michel sempat meminta maaf kepada istrinya,karena selama ini dia selalu menyakiti istrinya tersebut.
" Ma..maafkan aku Yuna,selama ini...a...aku sudah sering menyakitimu.Tolong ma...afkan a..ku",ucap Michel sebelum akhirnya dia menghembuskan nafas terakhirnya.
*** flash back off
"Aku tidak menyangka kalau orang yang selama ini berusaha menghancurkan keluargaku,ternyata malah menjadi penyelamat anakku. Aku hanya bisa mengucapkan terimakasih padamu dan juga Mike.Aku doakan semoga Mike di ampuni segala kesalahannya dan di beri tempat yang layak di sisi Tuhan", ucap Mia.
******
Akhirnya setelah 8 jam,operasi transplantasi jantung Harry pun berakhir.
" Bagaimana Dok,hasilnya?"tanya Mia saat Dokter George keluar dari ruang operasi.
"Operasinya berjalan dengan lancar", jawab Dokter George.
" Syukurlah ",ucap Mia
" Anak Anda masih dalam pengaruh obat bius. Dia akan sadar setelah 6-12 jam lagi.Anda bisa menemuinya setelah anak Anda di pindahkan ke ruang rawat. Permisi".
"Terimakasih,Dok".
Mia begitu bahagia karena akhirnya Harry akan segera berkumpul dengan keluarga Wijaya.