
🌸🌸🌸
~Mansion Keyros
Jam menunjukkan pukul 7 malam,keluarga Wiratmadja kecuali Papa Wirat tengah makan malam. Suasana hening seperti biasa di meja makan tersebut. Setelah makan malam selesai,satu persatu anggota keluarga Wirat meninggalkan meja makan dan melakukan kegiatan masing².Mama Sonya dan Regina sedang duduk santai di ruang keluarga sambil bercerita,sedangkan Keyros? jangan di tanya lagi keberadaan nya pasti dia sibuk dengan pekerjaan nya di ruang kerja.
"Ma...bener yang Mama katakan,kak Nana orang nya baik dan cantik juga. Dia juga asik banget buat temen ngobrol" Ucap Gina sambil memakan cemilan di atas pangkuannya
"Iya kan,Mama aja bisa langsung suka sama dia. Gadis yang polos beda dari gadis²lain" Mama Sonya tersenyum
"Dan dia juga kayak nya emang gk kenal deh sama keluarga Wiratmadja soalnya tadi aku juga liat ekspresinya waktu Mama nyebut Wiratmadja biasa aja,enggak kyk cewek lain atau orang lain yang begitu denger Wiratmdja jadi sok baik"
"Iya juga sih,tpi lain kali Mama mau coba tanya apa dia tau tentang keluarga Wiratmadja"
"Terus gimana Ma sama kak Keyros?" tanya Gina
"Gimana apanya?" Mama Sonya bingung dengan pertanyaan anaknya
"Ya gimana selanjutnya,Mama masih nyari calon istri buat kak Keyros?"
"Hmm Mama sihh kepikiran buat nge-jodohin kakak mu sama Keyna" Mama Sonya tersenyum sendiri.
"Whatttt?? Maksud Mama kak Nana mau Mama jadiin calon istri kak Keyros?" Gina kaget dengan ucapan Mamanya
"Itu sihh masih dalam pikiran Mama aja sih,Mama juga belum tau"
"Ma...kyk nya jangan deh ma,soalnya kak Nana kyk nya udah punya pacar"
"Pacar? siapa?"
"Cowok yang tadi sama kak Nana di cafe"
"Enggak dehh,masa' cowok itu pacarnya" ucap Mama Sonya tidak percaya
"Ya klo bukan terus siapa?. Lagian nihh ya Ma,belum tentu kak Nana mau dan kak keyros juga mau"
"Kan itu masih dalam pemikiran Mama aja"
"Terserah Mama dehh" Ucap Gina melanjutkan memakan cemilannya
____________________
Sudah beberapa hari ini Mama Sonya sering berkunjung ke cafe tempat Keyna kerja entah hanya sekedar mampir atau menikmati secangkir teh sambil mengobrol dengan Keyna.
Hari ini Mama Sonya tidak mengunjungi cafe Keyna, berhubung ini hari minggu suaminya tidak ke kantor jadi dia berencana akan memberi tahu suaminya tentang gadis itu. Setelah di pikir² Mama Sonya ingin memiliki menantu seperti Keyna,dia juga berencana memberi tahu keinginannya itu kepada suaminya.
"Pa...cantik gk pa?" tanya Mama Sonya menunjukkan foto Keyna dengannya saat berkunjung ke cafe Keyna beberapa hari yang lalu.
"Cantik,Mama cantik kok" jawab Papa Wirat
"Isshh...bukan itu yang Mama tanyain klo itu Mama juga tau klo Mama cantik" kesal Mama Sonya
"Hahahaha...Ya terus?" Papa Wirat tertawa melihat istrinya kesal
"Gadis yang ada di dalam foto ini,cantik kan?" menunjukkan foto itu lagi
"Hmm iya cantik dan terlihat polos. Siapa dia Ma?" Papa Wirat memperhatikan foto itu
"Namanya Keyna,dia bekerja di cafe dekat kantor Keyros" Ujar Mama Sonya
"Iya Gina juga menyukai kak Nana...dia cantik,manis,baik dan orangnya asik banget buat di ajak ngobrol" Gina tiba-tiba datang dan duduk di sofa bersama Mama Papa nya dan menyambar pembicaraan Mama Sonya dan Papa Wirat
"Gina,kmu kok gk sopan sih,datang² ikutan nimbrung,gk baik sayang" Mama Sonya menasehati anaknya
"Hehehe...maaf Ma" Gina cengengesan dan menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
"Gina jadi pengen deh punya kakak kayak Kak Nana,kayaknya seru gituh punya kakak perempuan" Ucap Gina membayangkan memiliki kakak perempuan seperti keyna
"Iya Mama juga pengen punya menantu kayak Keyna" Mama Sonya juga ikut membayangkan memiliki menantu seperti Keyna. Sedangkan Papa Wirat menggelengkan kepalanya
"Emang dia dari keluarga mana?" tanya Papa Wirat
"Dia bukan dari keluarga seperti kita Pa,dari yang Mama tau...dia terlahir dari keluarga biasa aja,dia gadis yatim dan ibunya sering sakit²an dia juga punya 2 adik yang harus dia biayai sehingga dia harus kerja di usianya yang masih muda yang harusnya gadis seusia dia itu menuntut ilmu " Ucap Mama Sonya panjang lebar
"Kasihan dia..."
"Hmm Pa...Mama pengen dia jadi menantu kita pa,apa Papa setuju?" tanya Mama Sonya menatap suaminya
"Apa?? Menantu?" Papa Wirat terkejut dengan penuturan istrinya.
"Iya Pa...Mama udah terlanjur suka sama gadis itu Pa. Dia gadis yang baik, Papa juga pernah bilang kalau Papa tidak mempermasalahkan status seseorang untuk jadi menantu kita dan apa sekarang Papa berubah pikiran karna statusnya"
"Iya Papa tidak pernah mempermasalahkan status seseorang untuk jadi menantu kita,Papa akan terima apapun statusnya asalkan dia baik tidak seperti gadis murahan itu. Tpi masalahnya,apa dia mau jadi menantu kita dan apa Keyros mau dengannya?"
"Aku juga pernah bilang gitu sama Mama,tapi kata Mama itu baru pemikiran Mama aja,terus kenapa Mama sekarang pengen Kak Nana jadi istri kak Keyros?" Gina yang sedari tadi menyimak,membuka suara karena terkejut dengan apa yang dikatakan Mamanya yang ingin Keyna jadi istri kakaknya.
"Iya waktu itu cuma pemikiran Mama aja,tapi sekarang Mama pengen dia jadi menantu kita Pa dan untuk masalah gadis itu mau apa tidaknya kita bisa bujuk dia, lagian siapa sihh yang tidak mau jadi menantu dari keluarga Wiratmadja dan untuk Keyros waktu itu Mama mengancamnya jika dalam waktu seminggu dia tidak menemukan seorang gadis untuk dia jadikan istri,maka Mama yang akan mencarikanya dan dia tidak boleh menolak pilihan Mama" Jelas Mama Sonya panjang lebar.
"Mama mau bujuk gadis itu dengan cara apa? Harta?? Kekayaan?? Status Nyonya Muda Wiratmadja??" Tanya Papa Wirat
"Ma...kan Mama sendiri yang bilang klo dia gadis baik-baik tidak seperti kebanyakan gadis yang selama ini ingin menjadi bagian keluarga Wiratmadja hanya karena harta saja. Papa sebenarnya menyukai gadis itu walau hanya melalui foto,dan saat Papa mengamati foto yang Mama tunjukkan kepada Papa...Papa yakin dia gadis yang baik,tidak tergila-gila oleh harta dan dia juga gadis yang polos,Papa bisa melihat itu dari fotonya" Sambung Papa Wirat.
Mama Sonya hanya terdiam mendengar ucapan Papa Wirat. Yang dikatakan suaminya benar,jika dia membujuk Keyna dengan harta,kekayaan atau status menjadi keluarga Wiratmadja pasti Keyna akan menolak,karena keyna bukan gadis penggila harta seperti gadis lainya.
"Yang dikatakan Papa bener Ma,bukanya Gina enggak mau kak Nana jadi istri kak Keyros apalagi jadi kakak ipar Gina,malah Gina mau banget dan seneng banget kalau kak Nana jadi kakak ipar Gina,tpi di sini permasalahanya kak Nana bukan seperti gadis lainya yang menggilai harta kita saja,yang di bujuk dengan harta langsung mau. Kak Nana gadis baik Ma, dan kak Keyros juga masih belum mau membuka dirinya sendiri malah makin hari makin menutup dirinya dan makin dingin"
"Lagian Ma,Kak Nana kan udah punya pacar jadi dia pasti gk mau lah ninggalin pacarnya yang dia cintai hanya untuk menikah dengan kak Keyros" sambung Gina yang belum mengetahui jika Rio bukan pacar Keyna
"Namanya Rio,dia bukan pacar Keyna...dia anak pemilik cafe itu sekaligus temenya Keyna" ucap Mama Sonya.
"Hah...gimana Mama bisa tau?" tanya Gina terkejut
"Dia pernah cerita sama Mama saat Mama mampir ke cafe untuk mengobrol dengannya" Ucap Mama Sonya,Gina pun mengangguk
"Tapi Pa... Papa setuju kan jika Keyna mau jadi istri Keyros dan menantu kita?" Ucap Mama Sonya lagi
"Baiklah Papa setuju,Papa tidak mempermasalahkan statusnya,toh juga Papa menyukai gadis itu. Papa hanya minta sama Mama untuk tidak memaksakan kehendak Mama jika dia tidak mau. Dan Papa akan berusaha membujuk Keyros untuk segera menikah" ucap Papa Wirat menatap istrinya
" Makasih Papa udah mau menyetujui keinginan Mama" Mama Sonya tersenyum menatap suaminya
🌸🌸🌸
**Hmm maaf ya readers,kalau ceritanya ngebosenin boleh di skip kok. Author juga masih belajar dan berusaha buat bikin ceritanya lebih menarik.
Dan terima kasih yang udah mau mampir untuk baca cerita Author,jangan lupa tinggalkan jejak kalian ya...vote,komen,dan like yh...terima kasih🙏💜♥💚💛💖**