
Setelah puas jalan-jalan dan berbelanja seharian,Bintang dan yang lainnya kembali ke hotel untuk berkemas-kemas karena besok mereka harus kembali ke Indonesia.
Sebelum pulang Rangga membawa istri dan kedua anaknya untuk bertemu ayahnya Erik,Om Edwar.
"Wah,Rangga kamu sudah lebih dewasa rupanya",kata Edwar saat Rangga datang mengunjunginya.
" Hy,Om. Apa kabar? ",sapa Rangga
" Seperti yang kamu lihat,Om selalu baik. Meskipun sudah lama sejak papamu meninggal,kamu tidak pernah datang mengunjungi Om",jawab Edwar tanpa basa-basi.
" Aku dengar perusahaanmu semakin maju.Bahkan cabangnya juga ada di mana-mana.Kamu benar-benar mewarisi kehebatan papamu"puji Edwar.
"Terimakasih".
" Om,kenalkan ini istri dan anak-anakku" Rangga memperkenalkan istri dan anaknya kepada orang yang sudah dia anggap sebagai keluarganya.
"Dia Bintang istriku".
Bintang menyalami orang di depannya.
" Dan mereka anak-anakku,Tama dan Mikha".
"Hallo,Kakek salam kenal", kata keduanya bersamaan.
" Apa mereka kembar?"tanya Edwar.
"Iya,aku juga heran padahal di keluarga Bintang tidak ada yang memiliki anak kembar.Dan di keluarga papa juga tidak ada,apalagi mama beliaukan anak tunggal" kata Rangga.
Edwar hanya tersenyum misterius mendengarnya.
"Salam kenal juga anak-anak manis", Edwar balik menyapa dua anak kembar di depannya.
"Bagaimana kabar mamamu?" tanya Edwar pada Rangga kemudian.
"Mama baik,Om. Tadinya Rangga mau ngajak mama ketemu Om.Tapi mama kelihatannya capek, jadi Rangga nggak jadi ngajak mama ke sini", kata Rangga.
"Lalu bagaimana kabar Rania?" tanya On Edwar lagi.
"Kak Rania baik,sekarang Kakak lagi ada di Amerika menghandle perusahaan yang ada di sana" jawab Rangga.
"Ternyata kalian berdua benar-benar mewarisi kehebatan papa kalian ya. Dulu papa kalian membangun usahanya dari nol.Dia begitu bekerja keras untuk bisa mengambil kembali Harry", Edwar sedikit bercerita tentang masa lalu papanya Rangga.
Seketika Edwar terdiam, saat menyadari dia menyebut nama Harry. Nama yang seharusnya tidak dia sebut apalagi di depan Rangga.
" Harry?!? Siapa itu Harry?"tanya Rangga penasaran.
"Bukan siapa-siapa,Om hanya salah ucap tadi", Edwar berusaha mengelak.
" Tidak mungkin Om salah ucap. Katakan pada Rangga Om,siapa itu Harry? ".
" Erik,tolong bawa Ayah ke kamar. Sepertinya sakit kepala Ayah kambuh lagi!" ,Edwar meminta tolong kepada anaknya.
"Maaf Pak Rangga, lebih baik Anda pulang sekarang. Ayah saya harus beristirahat", ucap Erik.
Rangga akhirnya meninggalkan rumah Edwar,meskipun dia masih penasaran dengan orang yang bernama Harry dan apa hubungan Harry dengan papanya.
Rangga yakin ada yang Edwar sembunyikan,tapi apa dan kenapa?Rangga sendiri masih tidak tahu.Apalagi Edwar bukanlah orang yang akan dengan mudah memberitakan sesuatu yang sudah menjadi rahasia.
" Ayah, kenapa ayah tidak bicara kepada Rangga soal Harry? Aku rasa Rangga sudah cukup dewasa untuk mengetahui masa lalu kedua orang tuanya? "
"Jika Mia saja belum mau menceritakan masa lalunya kepada Rangga, lalu apa ayah berhak menceritakan semuanya?"
Edwar menghela napasnya mengingat kejadian 29 tahun lalu.
Sepulang dari rumah Edwar, Rangga terlihat lebih pendiam.Dia masih memikirkan nama yang di sebut oleh Om Edwar tadi.
"Harry? Siapa dia? Apa hubungan Harry dengan papa? Kenapa mama tidak pernah bicara soal Harry?", semua pertanyaan itu muncul di benak Rangga.
Bahkan Rangga tidak mendengar saat Bintang mengajaknya berbicara.
" Mas...Mas Rangga.Hallo" panggil Bintang seraya melambaikan tangannya di depan wajah suaminya.
Rangga tersadar dari lamunannya.
"Apa yang kamu lakukan?" tanya Rangga sambil menangkap tangan Bintang yang sedang melambai di depannya.
"Mas masih memikirkan perkataan Om Edwar soal Harry?"
"Dari mana kamu tahu aku memikirkan itu?".
" Tahulah.Aku selalu mengetahui apapun yang kamu pikirkan.Jadi jangan coba-coba berbohong apalagi berselingkuh dariku",Ancam Bintang bercanda.
"Kau ini.."
Bintang menyandarkan kepalanya di dada bidang suaminya.
"Mas,jika ada yang kamu pikirkan beri tahu aku.Jangan di simpan sendiri,siapa tahu aku bisa membantumu".
" Dan soal Harry, aku yakin jika itu menyangkut masa lalu papa atau mama suatu saat mama pasti akan menceritakannya padamu. Jadi berikan mama waktu "tambah Bintang.
Rangga memeluk pinggang istrinya.
" Kenapa sekarang istriku ini sangat pintar ya"
"Tentu saja,kalau aku tidak pintar bagaimana aku bisa mendapatkan hatimu".
Rangga mendekatkan wajahnya ke wajah istrinya. Perlahan tapi pasti jarak wajah keduanya semakin berkurang. Dan saat bibir mereka hampir menyatu,tiba-tiba pintu kamar mereka terbuka.
Mikha dan Tama langsung naik ke atas kasur,tanpa merasa berdosa.
"Mommy,Daddy. Ayo tidur,Mikha sudah ngantuk" ajak Mikha.
"Mommy dan Daddy nggak mau tidur?", tanya Tama.
" e...iya Sayang"
Rangga dan Bintang ikut naik ke atas kasur.Mereka merebahkan tubuhnya di samping kedua anaknya.
*****
Malam itu hujan turun dengan lebatnya bahkan terdengar suara petir yang saling bertautan.
Sepasang suami istri mendatangi rumah sakit bersalin.
"Mas,perutku sakit", teriak sang istri sambil memegangi perutnya yang sedang hamil besar.
" Sabar ya Sayang, sebentar lagi dokter datang",Sang suami berusaha menenangkan istrinya.
Tidak lama kemudian,seorang dokter datang dan memeriksa perut wanita yang hamil tadi.
"Pak,istri Anda harus segera di cesar.Dia tidak bisa melahirkan secara normal karena anaknya kembar".
" Lakukan apapun,Dok.Selamatkan istri dan anak-anakku ",pinta laki-laki itu.
" Kami akan lakuakan yang terbaik" jawab sang Dokter.
Wanita hamil tadi langsung di bawa ke ruang operasi.Tidak lama kemudian terdengar suara tangisan bayi dari dalam ruang operasi tersebut.
Laki-laki itu sangat bahagia mendengar tangis bayi tersebut, karena itu artinya anaknya sudah lahir.
"Sayang, adikmu sudah lahir.Kamu dengar kan suara tangisnya?" Laki-laki itu berbicara dengan anak perempuannya yang berusia sekitar 7 tahun.
"Iya,Papa.Adik Nia sudah keluar" gadis kecil itu juga merasakan kebahagiaan yang sama seperti yang di rasakan papanya.
Kemudian seorang Dokter keluar dari ruang operasi tadi dengan wajah khawatir.
"Maaf Pak,satu anak Anda mengalami kelainan jantung dan harus mendapatkan perawatan lebih",Dokter memberitahu.
" Lakukan apapun Dok,lakukan apapun agar anak saya sehat"jawab laki-laki itu.
"Tapi Maaf ,Pak. Untuk mendapatkan perawatan lebih setidaknya Anda harus membayar uang muka 10% dari perkiraan total pembayaran. Silahkan Anda ke tempat admintrasi terlebih dulu".
" Berapa kira-kira biaya yang harus saya bayar?" tanya laki-laki itu.
"Untuk biaya cesar sekitar 15 juta dan biaya perawatan bayi Anda kurang lebih 50 juta. Itu belum di tambah obat dan yang lain-lain.Jadi Anda harus membayar uang muka sekitar 6-7 juta".
Laki-laki itu tampak bingung.
Kemudian Dokter tersebut kembali ke dalam ruang operasi.
" Nia,jaga mama ya.Papa harus pergi sebentar ",pamit laki-laki itu pada putrinya.
Laki-laki itu pergi menemui seseorang untuk mencari pinjaman.Seorang pengusaha kaya raya bernama Michel.
" Aku akan membayar semua biaya operasi istrimu.Tapi kamu harus memberikan satu anakmu padaku",itulah syarat yang di berikan oleh Michel.
"Kamu bisa memberikan anakmu yang mempunyai kelainan jantung, setidaknya jika anakmu itu bersamaku dia akan mendapatkan perawatan yang terbaik.Kamu bisa memikirkannya terlebih dulu" tambah Michel.
Laki-laki itu mendapatkan telpon dari rumah sakit kalau kondisi satu anaknya mulai kritis dan untuk memberikan perawatan dia harus membayar 10% nya.
"Baiklah, jaga anakku.Saat aku sudah mempunyai banyak uang aku akan mengambilnya kembali"
"Aku tunggu, tapi kamu harus mempunyai uang 50 milyar untuk mengambil anakmu kembali" kata Michel.
Laki-laki itu membawa Michel ke rumah Sakit. Michel melunasi semua biaya operasi dan perawatan bayi itu.
Setelah keadaan bayi itu stabil,Michel memindahkannya ke rumah sakit di luar negri.
Laki-laki itu menunggui istrinya yang masih belum sadar, dia menggenggam tangan istrinya.
"Mas,Mas" panggil wanita itu dengan suara lemah.
"Kamu sudah sadar Sayang?" kata laki-laki itu sambil mencium punggung tangan istrinya.
"Dimana anak kita?" tanya wanita itu.
Laki-laki itu terdiam
"Mas,dimana anak kita?" tanya wanita itu lagi.
"Maaf kan aku,Sayang. Aku memberikan satu anak kita kepada Pak Michel"
"Kamu jahat Mas,kamu jahat.Kenapa kamu lakukan itu?" teriak wanita itu sambil memukul suaminya.
"Maaf kan aku,aku terpaksa. Harry memiliki kelainan jantung dan dia harus mendapatkan penanganan lebih dan hanya tuan Michel yang bisa.Maafkan aku", kata laki-laki itu seraya berlutut di sisi ranjang istrinya.
" tidak..tidak..tidak",gumam Mia dalam tidurnya.
" Mia,bangun Mia",Ratih menggoyang-goyangkan tubuh Mia untuk membangunkannya.
Mia terbangun,keringat dingin keluar dari tubuhnya.