Kontrak Pernikahan

Kontrak Pernikahan
BAB 177


"Mas Rangga... tidak,tidak mungkin" kata Bintang sebelum akhirnya dia pingsan.


Beberapa orang yang melihat Bintang pingsan segera membawanya ke ruang rawat.


*****


" *Sayang, jaga anak-anak ya," seru Rangga pada istrinya.


" Kenapa Mas bicara begitu? Bukankah kita bisa menjaga anak-anak kita bersama," kata Bintang pada suaminya.


Namun Rangga tidak menjawab, dia berjalan menjauh dan semakin jauh hingga tidak terlihat dari jangakuan.


"Mas kamu ke mana? Mas Rangga, Mas," panggil Bintang*.


"Sayang, syukurlah kamu sudah sadar. Mama benar-benar mengkhawatirkanmu," kata Mia saat melihat menantunya itu mulai membuka matanya.


"Ma...dimana Mas Rangga? Tadi... tadi dia datang,tapi kemudian dia pergi lagi?" tanya Bintang kepada mertuanya itu.


"Nak..."


"Berita..berita di televisi itu tidak benar kan,Ma? Itu..itu bohong kan?" tanya Bintang saat dia kembali mengingat apa yang dia lihat sebelum dia pingsan.


"Ma,jawab aku Ma!" kata Bintang dengan air mata yang sudah mulai membasahi kedua pipinya.


"Nak,berita itu memang benar. Pesawat yang di tumpangi Rangga mengalami kecelakaan," jawab Mia yang juga ikut menangis.


" Tidak... mama pasti bohong. Itu tidak benar kan?" tanya Bintang sekali lagi.


Mia memeluk menantunya itu seraya berkata: " Kamu yang sabar ya,Nak. Nando sedang mencari tahu kebenaran berita itu."


"Aku tidak mau Mas Rangga kenapa- napa, Ma. Aku tidak mau," ujar Bintang.


" Kita berdo'a semoga Rangga akan baik-baik saja," seru Mia.


" Bi,kamu tidak apa-apa kan?" tanya Ana yang baru saja tiba di ruang rawat sahabatnya itu.


" Aku buru-buru ke sini,saat Mas Alex bilang kamu pingsan," kata Ana yang sudah berdiri di samping Bintang.


" Bi.. " panggil Ana saat melihat sahabatnya itu menangis.


"Ana...Mas Rangga, An..." Bintang tidak bisa melanjutkan kata-katanya hanya air mata yang mewakili perasaan dia saat ini.


Ana menggantikan Mia memeluk sahabatnya itu.


"Kamu yang tenang,Bi. Bukankan kita belum mendapatkan kejelasan apapun dari pihak maskapai. Jadi jangan berfikir macam-macam ya. Rangga pasti selamat," kata Ana, dia berusaha menenangkan hati sahabatnya itu.


Tiba-tiba Bintang melepaskan pelukan sahabatnya dan bangkit dari ranjang.


"Bi,kamu mau kemana?" tanya Ana saat melihat sahabatnya itu berlari ke luar kamar.


Ana dan Mia segera menyusul dan menghalanginya.


"Sayang, kamu mau kemana?" tanya Mia sambil menahan langkah menantunya itu.


"Aku harus ke bandara untuk memastikan keadaan Mas Rangga," jawab Bintang.


"Nando sudah ke sana,lebih baik sekarang kita pulang dan menunggu kabar darinya," seru Mia lagi.


"Tidak, Ma. Aku ingin mengetahuinya sekarang. Aku akan bandara...aku akan ke bandara sekarang," teriak Bintang. Dia sudah seperti orang yang kehilangan akal. Bahkan Ana dan Mia tidak bisa menahannya pergi.


Bintang berlari ke luar dari rumah sakit dan mencegat taksi untuk menuju ke bandara. Ana dan Mia segera menyusulnya.


*****


( Di bandara )


Semua anggota keluarga dari penumpang pesawat yang mengalami kecelakaan berkumpul di bandara,mereka menanti kejelasan nasib anggota keluarga mereka.


Semuanya berdasak-desakan ingin mengetahui nasib para penumpang dari pihak maskapai. Dan dari sekian banyak orang itu ada Nando di sana. Nando sudah berada di sana sesaat setelah kabar kecelakaan pesawat itu terdengar. Bahkan Juan juga sudah berada di sana untuk mengetahui nasib dari sahabat sekaligus adik iparnya tersebut.


"Bagaimana Nando,apa kamu sudah mendapatkan kejelasan dari pihak maskapi?" tanya Juan.


"Barusan aku sudah mengeceknya,tapi aneh tidak ada nama Rangga di daftar penumpang," jawab Nando.


" Kalau benar Rangga tidak berada di daftar penumpang artinya itu berita baik buat kita," ujar Juan.


" Itu memang berita baik buat kita,tapi jika Rangga tidak berada di pesawat itu lalu di mana dia? Kenapa ponselnya tidak bisa di hubungi?" pertanyaan itu yang kini muncul dari mulut Nando.


"Mungkin saja dia mengganti pesawatnya dengan maskapai lain," kata Juan.


" Aku akan menanyakannya pada pihak bandara, apakah ada nama Rangga di maskapi lain di pesawat yang menuju Jepang," kata Nando. Nando kembali menanyakannya di bagian informasi.


"Kak,Kak Juan bagaimana apa Kak Juan dan Nando sudah mendapatkan kabar tentang Mas Rangga?" tanya Bintang saat tiba di bandara dan melihat Juan di sana.


Mendengar jawaban dari kakak iparnya tersebut,Bintang merasa lega bahkan sangat bahagia. Kehidupan yang di rasanya hampir berakhir tadi seolah kembali.


"Tapi Kak,tadi aku mengantar Mas Rangga tepat di depan pintu boarding. Bagaimana Mas Rangga tidak tercantum di daftar penumpang?" tanya Bintang lagi.


"Kemungkinan dia mengganti maskapai lain.Nando sedang mencari tahu sekarang," jawab Juan menjelaskan.


"Bintang.."


"Nak.."


Panggil Mia dan Ana yang baru saja tiba di bandara. Mereka segera menghampiri Bintang.


"Nak..."


"Aku tidak apa-apa kok Ma, jangan khawatir," sela Bintang karena dia tahu kalau mertuanya itu sangat mengkhawatirkan dirinya.


"Juan,bagaimana apa sudah ada kabar tentang Rangga?" tanya Mia kepada sahabat dari anaknya.


"Rangga tidak ada di daftar penumpang pesawat yang mengalami kecelakaan itu. Kemungkinan dia mengganti maskapai," jawab Juan.


" Syukurlah," kata Mia yang juga merasa lega setelah tadi dia juga hampir merasa tidak kuat mendengar berita tentang kecelakaan pesawat.


"Alhamdulillah ya Bi, aku juga bahagia mendengarnya" ucap Ana.


"Iya,An. Aku sangat bahagia mendengarnya. Tadi hidupku seakan berhenti saat melihat berita kecelakaan di televisi, rasanya aku ingin mati saja".


"Kak, berarti kemungkinan Kak Rangga naik pesawat lain?" tanya Alex kepada kakaknya,Juan. Alex datang bersama dengan Ana dan Mia.


" Hanya itu kemungkinannya saat ini," ujar Juan.


"Apapun kemungkinannya yang terpenting adalah Rangga tidak menjadi salah satu korban dalam pesawat naas tersebut," tambah Mia.


Tidak lama kemudian Nando yang keluar dari ruang informasi datang menghampiri mereka.


"Bagaimana? Apa kamu sudah mendapatkan kepastian tentang pesawat apa yang Rangga tumpangi?" tanya Juan kepada Nando.


"Rangga tidak masuk dalam daftar penumpang pesawat manapun," jawab Nando.


"Maksudmu?" tanya Bintang


"Aku sudah melihat cctv di sekitar bandara barusan,dan Rangga keluar dari boarding pass sesaat setelah menerima telpon. Dan entah itu telpon dari siapa. Tapi dari raut muka yang terlihat dari rekaman cctv, Rangga terlihat panik saat keluar dari boarding pass," jelas Nando.


"Tapi kemana dia pergi? Satu-satunya hal yang bisa membuatnya panik dan meninggalkan pekerjaannya hanyalah kamu Bintang. Aku merasa ada yang aneh di sini," tutur Juan.


"Kak Juan benar, hal terpenting bagi kak Rangga hanya istri dan keluarganya. Tidak ada yang lain," tambah Alex


"Di tambah lagi sampai sekarang ponselnya juga tidak bisa di hubungi," kata Juan lagi.


"Aku akan menyelidikinya,lebih baik kalian kembali saja ke rumah. Aku akan mengabari kalian,saat mendapatkan kabar tentang Rangga," seru Nando.


"Tapi Nando.. aku juga ingin mencari keberadaan suamiku," sela Bintang.


"Nak,kalau kamu ikut mencari Rangga, bagaimana dengan Mikha dan Tama?" kata Mia.


"Iya,Bi. Tante Mia benar,Mikha dan Tama juga butuh perhatian darimu. Apalagi daddy mereka sedang menghilang," bujuk Ana.


Bintang menghela napasnya, " Baiklah,tapi kamu harus janji Nando saat mendapatkan kabar tentang Mas Rangga kamu akan langsung memberitahuku," kata Bintang kemudian.


"Pasti. Aku pasti akan memberitahumu saat aku mendapatkan kabar soal Rangga," jawab Nando yang memberikan keyakinan kepada Bintang.


" Terimakasih ya Nando,Kak Juan,Alex,kalian selalu membantu aku dan Mas Rangga," ucap Bintang kepada ketiga lelaki yang berdiri di depannya.


"Sama-sama, Bi. Apapun itu,kami akan selalu ada untuk kalian," ucap Juan.


" Lex,kamu antar Bintang dan Tante Mia ya sebelum kalian pulang. Aku dan Nando akan mulai melakukan pencarian," titah Juan kepada adiknya.


"Iya,Kak" jawab Alex.


Alex dan Ana terlebih dulu mengantarkan Bintang dan Tante Mia ke rumah keluarga Wijaya. Sementara Juan dan Nando mulai melakukan pencarian terhadap Rangga.


# Jangan lupa selalu tinggalkan jejak kalian dengan like,komen dan vote ya. Aku tunggu🤗


Sambil menunggu up berikutnya,baca juga ya karya temanku yang pasti keren abis pokoknya 👍👍👍.