
🌸🌸🌸
Di dalam mobil,Mama Sonya terus saja tersenyum mengingat pertemuanya dengan Keyna seorang gadis cantik dan polos.
"Benar-benar gadis polos,dia juga cantik dan baik. Tidak seperti gadis lainya" gumam Mama Sonya
Regina yang berada di samping Mamanya mengerutkan dahinya bingung.
"Mama kenapa sih dari tadi diem senyum-senyum sendiri?"
Mama Sonya menghentikan lamunanya saat mendengar suara Regina dan menoleh ke arah putrinya.
"Kamu tau nggak? Tadi Mama ketemu sama seorang gadis namanya Keyna di Cafe deket kantor kakakmu" Ucap Mama Sonya dengan semangat
"Oh iya,dia kerja di sana?" tanya Regina
"Iya dia kerja disana jadi pelayan di sana" Mama Sonya mengangguk
"Terus Ma,gimana? Regina penasaran
"Dia baik dan juga cantik,tadi kepala Mama sedikit sakit,terus dia nawarin buat mijitin Mama,dan Mama terima pijitannya juga enak banget. Dia juga cantik dan polos,apa kau tau dia tadi mengatakan Mama itu cantik walaupun udah tua" Mama Sonya bercerita dengan semangat
"Hahahah...tidak ada yang pernah mengatakan Mama Cantik walau udah tua sepolos dia dan selain keluarga kita. Terus Ma gimana lagi?" Regina semakin penasaran. Dia juga tertawa geli karena ada orang yang berani mengatakan Mamanya tua.
"Iya selama ini tidak ada yang berani mengatakan Mama tua,mereka rata² memuji Mama dengan kata² palsu mereka. Dan tadi Mama ingin memberikannya uang karena udah mijitin Mama,tpi dia tolak katanya dia ikhlas,baik kan dia"
"Tapi Ma,apa dia tahu klo Mama ini seorang Nyonya dari keluarga Wiratmatdja yang terkenal dan terpandang itu?" tanya Regina
"Kayak nya enggak dehh,soalnya waktu Mama nyebutin nama Mama dia biasa aja,enggak sungkan atau sok baik di depan Mama kayak kebanyakan perempuan yang deketin kakakmu melalui Mama".
"Hmm...bisa jadi dia pura-pura biasa aja,padahal dia tahu Mama yang sebenarnya" Ucap Regina berpikir
"Bener juga sihh,tpi kayak nya enggak dehh. Besok Mama juga mau kesana lagi,apa kau mau ikut juga?"
"Boleh Ma,aku juga mau liat langsung kayak apa dia."
"Ok besok kita ke Cafe itu". Ucap Mama Sonya,Regina pun mengangguk.
_______________________
Jam pulang kerja pun tiba,Keyna tengah bersiap pulang. Saat di depan cafe,Rio menghampiri Keyna.
"Na...lo mau pulang kan,Gue anter ya?" tanya Rio
"Gk usah kak,aku bisa pulang sendiri" tolak Keyna
"Halahh...gpp kali Na,kan udah lama tuh kak Rio gk ketemu lo. Jadi dia wajar dong dia pengen nganter lo,lagian juga biar lo gk pulang sendiri" kata Alya
"Gimana Na,mau kan?" tanya Rio tersenyum ke arah Keyna
"Hmm...boleh dehh kak,Ya udah ayo"
"Ok yuk pulang. Al aku duluan ya sama Keyna"
"Gue duluan ya Al,bye" Ucap Keyna melambaikan tangan nya kepada Sahabatnya
"Ok hati-hati ya kalian,Kak Rio jagain sahabat aku ya" teriak Alya
"Siap" Rio menjawab dengan teriakan juga
Rio dan Keyna pun pergi meninggalkan Cafe. Di sepanjang jalan mereka mengobrol
"Hmm gimana kabar keluarga kamu?" tanya Rio
"Semua baik kok kak,cuma ayah udah gk ada,ibu juga sekarang sering sakit-sakitan"
"Ohh aku turut berduka atas ayahmu, maaf aku tidak tau dan semoga ibu mu sehat terus". Rio tidak mengetahui jika ayah Keyna sudah meninggal,karena dia sudah pergi study di luar kota sebelum ayah Keyna meninggal.
"Terima kasih kak" ucap keyna tersenyum
"Hmm...Na,apa kamu udah punya pacar?" tanya Rio
"Belum kak,aku gk sempet buat mikirin pacaran. Kalau kakak sendiri?" tanya keyna
"Belum juga. Aku nunggu seseorang yang selama ini ada di hatiku". Keyna pun menoleh ke arah Rio
"Siapa kak? Pasti perempuan itu spesial banget ya" tanya Keyna dengan tersenyum
"Iya dia spesial banget buat aku. Kita udah lama berteman tpi aku belum berani buat ungkapinya"
"Harus berani dong,aku yakin pasti dia mau,kak Rio kan baik"
" Iya Na"
Mobil Rio sampai di depan rumah Keyna.
"Mau mampir kak?" tawar Keyna
"Hmm lain kali aja ya,soalnya ada urusan"
"Oh ok,thanks ya kak udah nganterin"
"Iya sama² Na,salam buat keluarga kamu"
Keyna pun turun,mobil Rio meninggalkan rumah Keyna.
___________________
~CAFE
Keesokan harinya,Keyna sudah berada di cafe lebih awal. Dia sedang merapikan Cafe,saat sedang asik membersihkan meja tiba-tiba....
Doooorrrrr....
"Astaga" Keyna terkejut dengan suara yang mengagetkan nya itu,dia memegang dadanya. Keyna menoleh ke bekakang,dan mendapati Rio di belakangnya.
"Astaga kak Rio,bikin kaget aku aja tau gk" Keyna mendengus kesal
"Hahahaha....maaf-maaf Na,abisnya kamu serius amat bersihin meja nya" Rio tertawa puas karena telah mengerjai Keyna
"Klo aku kena serangan jantung gimana,Untung aku gk punya riwayat penyakit jantung" Kesalnya dan memukul lengan Rio
"Hahahahaha.....iya iya maaf, gk akan lagi dehh" Tawa Rio
Keyna cemberut,dia kesal karena di kerjai oleh Rio
"Muka nya jangan cemberut gitu,jelek tau...hahahahaha" Rio terus saja menggoda Keyna
"Enak aja jelek" Keyna yang tak terima di katain Jelek pun terus memukul lengan Rio. Merasa lucu dengan muka Rio yang mengaduh sambil tertawa dia pun ikut tertawa.
Mereka terus tertawa bersama. Alya yang baru datang menatap bingung ke arah Rio dan Keyna
"Woyy....kalian kenapa pagi² dah ngakak aja?" tanya Alya. Rio dan Keyna pun menoleh,mereka berhenti tertawa.
"Kak Rio nihh nyebelin,dia ngagetin gue...untung gue gk punya riwayat jantung,klo punya kan bisa kena serangan jantung" Keyna cemberut lagi
"Hahahaha....tuhh muka gk usah cemberut juga kali Maimunah" Alya ikut tertawa membuat Keyna tambah cemberut.
"Udah...udah jangan ketawa terus,masih pagi ntar di liat pelanggan lagi. Gue ke ruangan dulu,kalian lanjutin beresin cafe,tpi jangan terlalu capek" kata Rio,dia pun melangkah pergi ke ruanganya.
"Siap kak" jawab Keyna dan Alya kompak. Mereka pun melanjutkan pekerjaan mereka.
~
Siang hari,Mama Sonya tengah menunggu putrinya di dalam mobil yang akan ikut bersamanya ke Cafe tempat Keyna bekerja.
"Kenapa Gina lama banget" gumam Mama Sonya. Dia sudah lama menunggu putrinya di parkiran,Mama Sonya sengaja menunggu di parkiran agar saat putrinya keluar kelas,mereka langsung menuju ke cafe.
30 menit kemudian,terlihat Regina tengah berjalan ke arah mobil Mamanya. Saat keluar kelas,dia langsung menuju parkiran karena sebelumnya dia menerima pesan kalau Mamanya menunggu di parkiran.
Regina langsung masuk ke dalam mobil.
"Mama bawa mobil sendiri
Kenapa enggak di anter supir?" tanya nya
"Iya Mama lagi pengen aja bawa mobil sendiri. Ya udah yuk kita langsung aja,apa kmu mau makan dulu? kita mampir ke restoran kalau kmu mau makan dulu" tanya Mama Sonya sambil menyalakan mobilnya
"Kita langsung aja yuk Ma,nanti aku mau nyobain menu di sana aja." ucap Regina
Mama Sonya pun langsung melajukan mobilnya ke Cafe.
~
Sesampainya di cafe,mereka turun dari mobil. Mama Sonya langsung masuk ke dalam cafe dan mencari tempat duduk.
Seorang pelayan menghampirinya
"Maaf Nyonya ada yang bisa saya bantu?" tanya pelayan tersebut yang tak lain adalah Alya.
Mama Sonya menatap Alya
"Kenapa bukan Keyna,kemana dia" gumamnya dalam hati.
Merasa di tatap,Alya pun merasa canggung dia berdehem
"Ehemm...maaf nyonya ada yang bisa saya bantu?" tanya nya lagi
"Ehh...iya saya pesan coklat panas aja satu" jawab Mama Sonya. "kamu mau pesan apa sayang?" tanya nya kepada Regina
"Kalau aku pesan semua menu yang ada di sini ya mbak" jawab Regina
" Baik pesanan anda akan segera datang,mohon tunggu sebentar,saya permisi" Alya segera pergi kebelakang.
Sepeninggalan Alya,Regina bertanya kepada Mamanya.
"Ma,apa dia gadis yang mama bicarakan kemarin?"
" Bukan" jawab Mama Sonya singkat
"Terus klo bukan,yang mana Ma?"
" Nahh itu masalahnya,kemana Keyna,kenapa bukan dia yang menghampiri kita"
Tak lama kemudian pesanan mereka telah sampai. Alya meletakkan pesanan di atas meja
"Silahkan Nyonya dan Nona pesanan nya" ucapnya ramah.
Regina menatap pesananya yang terlihat enak dan mengiurkan dengan mata berbinar.
Alya yang melihat Mama Sonya seperti mencari seseorang pun bertanya
" Maaf Nyonya,apa anda mencari seseorang?"
"Ehh iya,apa kau tau di mana Keyna?" tanya Mama Sonya
"Oh...Keyna sedang keluar membeli makan siang nyonya,mungkin sebentar lagi dia datang. Kalau boleh tau ada kepentingan apa nyonya mencari sahabat saya?"
"Oh dia sahabat kmu?"
" iya Nyonya" jawab Alya tersenyum
"Hmm tidak ada apa apa sih,saya hanya ingin mengobrol denganya"
"Oh kalau begitu tunggu saja dulu nyonya,mungkin dia sebentar lagi datang"
"Iya terima kasih" jawab Mama Sonya
Terlihat Keyna tengah berjalan dengan Rio sambil menenteng bungkus makan siang.
"Ehh itu Keyna Nyonya,sebentar saya panggilkan dulu" Alya lun segera melangkahkan kakinya mendekati Keyna
Mama Sonya yang melihat Keyna berjalan dengan seorang pria pun mengerutkan dahinya bertanya dalam hati siapa pria itu.
"Selamat siang Nyonya,apa anda mencari saya?" tanya Keyna sesampainya dia di meja Mama Sonya
"Iya nak,saya mencari mu" jawab Mama Sonya tersenyum.
"Maaf nyonya, anda jadi menunggu saya" ucal Keyna sungkan
"Tidak apa apa nak. Duduklah sini"
Keyna pun duduk di depan Mama Sonya
"Oh iya kenalin,ini putri saya Regina" tunjuknya ke arah Regina
"Hai kak,aku Regina Isya....bisa di panggil Gina" Jawab Regina sambil mengulurkan tanganya.
"Hai Nona,saya Keyna panggil aja Nana" jawab Keyna menjabat tangan Regina. Mereka sama-sama tersenyum.
"Tidak usah pake Nona segala kak"
"Tidak apa apa Nona" Ucap Keyna tersenyum manis.
Gina memperhatikan keyna dari atas sampai bawah,menatapnya dengan seksama
"Benar yang di katakan Mama,dia cantik manis dan baik juga"gumamnya dalam hati
"Hmm...ada apa Nyonya mencari saya? Apa ada yang bisa saya bantu?" tanya Keyna kepada Mama Sonya
"Tidak nak,saya hanya ingin mengobrol dengan mu. Bagainama Kabar mu nak?" tanya Mama Sonta lembut
"Saya baik Nyonya, lalu bagaimana kabar anda Nyonya..." ucap Keyna menggantung karena dia lupa nama Mama Sonya. Mama Sonya yang mengerti itu tersenyum dan menjawab
"Sonya,nama saya Sonya Wiratmadja. Apa kau lupa? Dan kabar saya baik juga"
"Heheh...maaf Nyonya Sonya,saya lupa. Syukurlah kalau anda baik baik saja" Ucap Keyna seraya tersenyum manis
"Reaksi kak Nana biasa aja saat mendengar Wiratmadja disebut,harusnya dia kan langsung tebar pesona atau apalah saat mendengar Wiratmadja seperti gadis lain. Hmmm apa dia gk tau keluarga Wiratmadja?" gumam Gina dalam hati.
"Oh iya kak Nana,apa kakak sudah lama bekerja di sini?" tanya Gina
"Hmm lumayan lama Nona. Anda masih sekolah Nona? Kelas berapa?" tanya Keyna
"Iya aku masih sekolah,aku kelas 12 kak. Kakak sendiri kuliah di mana?" tanya Gina
"Hmm saya sudah tidak kuliah lagi nona" jawab keyna menundukkan kepalanya
"Kenapa nak?" tanya Mama Sonya
"Saya harus bekerja mencari uang untuk ibu dan adik adik saya. Karena ayah saya sudah tidak ada, ibu saya juga sering sakit-sakitan jadi saya berhenti kuliah demi keluarga saya" jawab Keyna menunduk sedih
"Maaf kak,aku tidak bermaksud membuat kakak sedih" Ucap Gina merasa bersalah karena sudah membuat Keyna sedih atas apa yang di alaminya.
Mama Sonya pun menatap sedih ke arah Keyna,seorang gadis muda yang rela berhenti kuliah demi ibu dan adik adiknya,rela mengorbankan cita-cita nya.
"Tidak apa-apa nona" jawab Keyna tersenyum
"Hmm apa kamu sudah makan Nak?" tanya Mama Sonya
"Belum nyonya"
"Kalau begitu bagaimana kalau kita makan di restoran dekat sini sambil mengobrol?" tanya Mama Sonya
" Ideh bagus tuhh Ma,gimana kak mau kan?" ucap Gina semangat
"Hmm maaf nyonya tpi sepertinya saya tidak bisa,karena pekerjaan saya banyak dan tidak enak meninggalkan cafe saat jam kerja. Mungkin lain kali saja" tolak Keyna dengan sopan
"Oh tidak apa-apa, mungkin lain kali." Mama Sonya tersenyum
"Siapa nama adik mu nak,apa adik kamu masih sekolah?" tanya Mama Sonya.
" Iya nyonya,adik saya yang pertama bernama Gilang Pranata dia masih kuliah,itu juga karena beasiswa. Dan adik saya yang kedua namanya Dea Permata,dia masih sekolah kelas 11 SMA nyonya" jawab keyna
" Yang cowok udah punya pacar apa belum kak?" tanya Gina dengan malu²
"Gina kmu tuh kok nanya nya kyk gitu" Mama Sonya menatap putrinya
"Aku cuma tanya aja kok Ma" Gina menjawab sambil tersenyum malu².
"Hahaha...Tidak apa apa nyonya" Keyna tertawa melihat muka Gina yang malu.
"Setahu aku, Gilang belum punya pacar deh" sambungnya lagi.
Gina nampak tersenyum malu.
"Kmu ini ada² aja nanya nya" Mama Sonya menggeleng dengan pertanyaan putrinya.
"Hmm tpi asal nona tau,Gilang walaupun gk punya pacar,tpi dia banyak yang deketin. Pernah waktu itu dia lagi jalan jalan sama temennya,terus dia gk sengaja ketemu sama cewek yang suka sama dia,Gilang mau nolak tpi gk enak,akhirnya dia mau di ajak jalan jalan tpi di tengah jalan dia pamitnya ke toilet,padahal dia pulang gitu aja"
"Hahahahahah.....kyk gitu kak,terus...terus" Gina tambah penasaran.
"Terus saya tanya sama Gilang, gimana sama cewek yang tadi jalan jalan sama dia,ehh dia malah jawab dia tinggalin gitu aja katanya masa bodo,hahahaha" Keyna tertawa geli
"Hahahahah adik kak Nana lucu juga" Gina terus tertawa. Mama Sonya yang melihat ke akraban Keyna dengan Gina tersenyum dan menggeleng melihat mereka tertawa geli.
Keyna dan Gina terus mengobrol bersama,mereka tertawa bersama. Mereka bercerita sampai jam menunjukan hari sudah akan sore. Sampai Mama Sonya saja mereka diabaikan.
"Ehemm....Ini Mama di abaikan nih ceritanya,asik banget ceritanya" Ucap Mama Sonya. Keyna dan Gina berhenti tertawa.
"Hehehe Mama,Gina lupa ma....maaf" Gina nyengir melihat Mama nya.
"Ya udah yuk Ma,kita pulang udah mau sore juga,kak Nana sampe gk kerja cuma nemenin kita ngobrol" sambungnya lagi
"Nemenin kita,kmu kali yang asik sendiri Mama cuma nyimak kalian aja" Ucap Mama Sonya
"Hmm maaf Nyonya,saya tidak bermaksud mengabaikan anda Nyonya" ucap Keyna tidak enak kepada Mama Sonya
"Tidak apa apa nak, Saya senang melihat kmu dan Gina akrab seperti tadi" Mama Sonya tersenyum manis
"Ya udah yuk Ma kita pulang,aku ada tugas harus di selesain" ajak Gina sambil berdiri
"Ya sudah nak,saya dan Gina pulang dulu. Lain kali kita jalan bertiga ya" Ucap Mama Sonya
"Iya kak,lain kali kita jalan jalan,ajak adik kakak yang perempuan juga biar tambah seru,biar aku kenal juga dan nambah temen" Ucap Gina
"Baik Nyonya dan Nona Gina,kalian hati hati di jalan"
"Ini buat bayar pesanan tadi dan ini untuk mu juga buat kmu dan adik²mu" Mama Sonya menyodorkan beberapa lembar uang
Keyna hanya mengambil uang untuk membayar pesanan Mama Sonya tadi
"Saya ambil yang untuk bayar pesanannya saja Nyonya,dan yang ini tidak usah saya tidak melakukan apa apa juga" Ucap Keyna seraya tersenyum
"Baiklah kalau begitu,saya pamit dulu ya" Mama Sonya pun melangkah pergi
"Aku pulang dulu kak,aku seneng bisa kenal sama kak Nana"
"Saya juga senang bisa kenal dengan nona Gina"
"Bye kak "Gina melambaikan tanganya dan berjalan menyusul Mama nya yang sudah pergi terlebih dulu ke dalam mobil.
Keyna membersihkan meja tadi. Alya pun menghampirinya
"Ehh...Na bukanya tadi ibu yang kemarin ngobrol sama lo ya?" tanya Alya
"Iya dia yang kemarin"
"Terus cewek yang satunya siapa?" tanya Alya lagi
"Oh dia Namanya Regina,anaknya Nyonya tadi. Dia baik orang nya,lucu juga dan asik banget di ajak ngobrol" Ucap Keyna sambil membersihkan meja
"Ohh pantes tadi gue liat lo kyk akrab banget"
"Hmm maaf yh Al,gue tadi gk bantuin lo ngelayanin pelanggan malah asik ngobrol sendiri" ucap Keyna tidak enak kepada Alya.
"Gpp kok,lagian juga gk terlalu rame bisa gue handle" ucap Alya seraya membantu temanya membersihkan meja
"Hmm emng nyonya tadi siapa namaya?" sambungnya lagi
"Hmm klo gk salah Nyonya Sonya...iya namanya Sonya" jawab Keyna
"Gue kebelakang dulu ya Al,mau narok nih piring sama gelas".Ucapnya lagi
"Hmm iya" jawab Alya. Dia hanya diam seraya berpikir nama Sonya yang tak asing di dengar.
" Sonya...kyk gk asing dehh sama nama nya,apa jangan² Sonya Wiratmadja dan anaknya itu Regina Isya Wiratmadja. Ahh tpi gak mungkin,bisa aja namanya sama tpi bukan dari keluarga Wirat,tpi kok penampilanya modis amat?" gumamnya dalam hati.
"Tau ahh...pusing" Alya pun beranjak dan menyusul Keyna di belakang.
🌸🌸🌸
Maaf readers,author baru Up soalnya author akhir akhir ini sibuk jadi belum sempet Up deh. Tpi sekarang author sempetin buat Up.
Terima Kasih usah mampir,dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian ya...Vote,koment,like ya
Author sayang kalian♥💚💛💖