Gadis Urakan Yang Mempesona

Gadis Urakan Yang Mempesona
93. Bebas juga akhirnya


Siska merasa bahagia sekali karena akhirnya dia dibebaskan setelah diketahui bahwa Amora yang telah membunuh Meiliana, mertuanya.


Siska merasa terharu sekali mendengarkan cerita dari Adrian dan Steven. Bahwa yang telah menemukan bukti yang menyatakan kalau Amora lah yang telah menjadi pembunuh dari ibunya dan Farel pulalah yang telah berjuang untuk membebaskan dirinya selama berada di penjara.


Bahkan Farel juga yang telah mencarikan dan juga membayar team pengacara yang sangat hebat dan juga bisa diandalkan. Pengacara itu yang telah melindungi Siska selama berada di dalam penjara sehingga selalu aman tanpa gangguan teman-temannya sesama penghuni penjara.


Siska yang sudah bersiap untuk keluar dari penjara tampak tersenyum begitu bahagia karena akhirnya sewaktu yang seakan terhenti begitu saja.


" Ingatlah Siska teman janjimu bahwa kau akan berusaha untuk membantuku membalaskan dendamku terhadap suami ku!" ucap sahabat Sisks yang selama ini selalu menemaninya selama dia berada di dalam penjara sehingga kehidupan Siska di dalam penjara tidak terlalu kesepian.


" Aku tidak janji kalau aku akan membalaskan tetapi aku janji kalau aku pasti akan mengatakan pesanmu kepada mantan suami yang aku yakin sampai saat ini dia pasti tidak tahu tentang penderitaanmu dalam penjara!" setelah mengatakan itu Siska pun kemudian keluar dan mengikuti petugas penjara untuk membebaskannya.


Tampak Adrian dan Stevan yang sejak tadi terus menunggu kehadirannya.


" Syukurlah akhirnya keponakanku yang cantik bisa juga menghirup udara segar di luar penjara!" ucap Adrian begitu bahagia melihat keponakannya sekarang sudah melangkahkan kakinya menuju mobil mereka yang menjemput Siska.


" Syukurlah kalau kau akhirnya bisa bahagia juga setelah semua yang sudah terjadi. Semoga semua hanya menjadi mimpi buruk dan jangan pernah mengalaminya lagi!" ucap Steven yang berusaha untuk menghibur Siska.


" Paman bagaimana dengan kabar Aaron? Aku sudah lama tidak mendengar kabar tentang dia." ucap siska hamil melirik kepada temannya yang seperti terputus mendengarkan pertanyaan dari Siska.


" Siska tolongkan jangan marah kepada kami kami tidak memberitahumu hanya karena takut kamu akan merasa khawatir selama berada di dalam penjara!" ucap Steven berusaha untuk memberitahukan tentang Aaron yang saat ini menghilang dan entah ada di mana. Setelah diculik oleh orang yang mengaku sebagai baby sister barunya.


" Kami berdua dan juga Farel sudah berusaha untuk mencari keberadaannya tetapi sampai saat ini kami belum menerima berita apapun!" ucap Adrian sambil meminta maaf kepada Siska yang sontak Langsung menangis setelah mendengarkan kabar bahwa putranya menghilang semenjak dirinya masuk penjara.


" Bagaimana mungkin kalian belum bisa menemukan keberadaan Putraku? Apa saja yang sudah kalian lakukan?" tanya Siska histeris dia terus berusaha untuk keluar dari mobil agar bisa mencari putranya tetapi dihentikan oleh Steven yang langsung memeluknya.


" Percayalah Siska kami berdua dan juga Farel sudah berusaha untuk mencari Aaron. Bahkan Farel sampai mengirimkan banyak sekali detektif untuk mencari Aaron." Adrian berusaha untuk menenangkan Siska yang kini menangis tersedu merasakan begitu sedih dan hatinya sangat pilu mengetahui anaknya sekarang telah menghilang bahkan tidak tahu ada di mana dan dengan siapa.


Setelah berada di apartemen Siska langsung mencari keberadaan Farel. Tetapi tidak ada di sana. Karena saat ini Farel sedang berusaha untuk mencari keberadaan David yang kini sedang mengancamnya untuk membebaskan Amora demi membebaskan putranya.


" Apakah kalian tahu di mana sekarang Farel berada? Kenapa Farel tidak mau datang untuk menjemputku? Apa dia sudah tidak mau untuk mempedulikanku lagi?" tanya Siska dengan rasa kecewa kebahagiaannya ketika tadi keluar dari penjara seakan hilang musnah begitu saja setelah mengetahui keberadaan suaminya yang saat ini tidak dia tahu.


" Apa jangan-jangan sekarang Farel sedang bersama dengan Amora dan menemani wanita itu di penjara atau dia sedang berusaha untuk membantu wanita itu untuk keluar dari penjara?" berbagai pikiran negatif tentang Farel saat ini terus menguasai pikiran Siska yang merasa kecewa karena Farel yang tidak dia temui di dalam rumahnya.


" Cepat hubungi Farel dan segera tanyakan keberadaannya sekarang!" ucap Adrian memberikan perintah kepada Steven yang segera melaksanakan keinginan kakaknya.


Steven bisa merasakan perasaan Siska yang pasti merasa kecewa karena suaminya yang bersikap seakan tidak peduli kepadanya.


Akan tetapi Adrian dan Steven yang mengetahui betapa kerasnya Farel berusaha untuk membantu keponakan mereka. Jadi dia tidak bisa untuk marah kepada Farel. Karena dia pun sangat tahu perjuangan Farel saat ini tidaklah mudah menghadapi ancaman nomor tentang keberadaan anaknya.


" Halo Farel sekarang kau ada di mana?" tanya Steven begitu panggilan teleponnya diangkat oleh Farel.


" Aku sekarang sedang berada di sebuah gudang tua Paman yang ada di perbatasan kota california. Dari tadi aku terus mengikuti David dan juga anak buahnya. Aku curiga kalau Aaron berada di gudang itu. Aku akan mengirimkan Sherlock kepada Paman sehingga Paman bisa membawa beberapa polisi dan bodyguard kemari untuk bisa membantuku di sini!" Uca Farel menerangkan keberadaannya saat ini yang sedang berada di perbatasan.


Siska yang mendengarkan penuturan suami merasa benar-benar sedih dan juga khawatir.


" Aku dan Paman akan segera menyusulmu di sana. Kau baik-baiklah dan jangan berbuat gegabah. Kau ingatlah ada aku yang sedang menunggumu dan juga Aaron yang saat ini sedang menunggu untuk kita menemukannya jadi kau harus selamat dan baik-baik saja!" ucap Siska memberi pesan kepada Farel yang auto merasa sedih karena tadi tidak bisa menjemput Siska di penjara.


" Maafkan aku sayang yang tadi tidak bisa untuk menjemputmu. Aku sekarang berada di perbatasan kota. Karena sejak semalam aku terus mengikuti David, mantan asistenku yang ternyata adalah anak dari selingkuhan papaku. Itu artinya bahwa dia adalah adikku dari ibu yang berbeda!" Siska benar-benar terkejut mendapatkan berita itu bahwa ternyata ada hal semacam itu di dalam kehidupan suaminya.


" Kalau dia memang adalah adikmu kenapa dia harus berbuat jahat terhadap anak kita yang notabene adalah keponakannya?" tanya Siska benar-benar merasa tidak percaya dengan fakta yang kembali hadir menyeruak di antara mereka.


" Ya sudah aku tutup dulu teleponnya. Karena aku harus segera mengikuti Mereka jangan sampai aku kehilangan jejak. Tadi aku sudah share lock lokasi di tempat ini kepada Paman Steven. Kalian tolonv kirimkan lah bantuan kemari. Agar kita bisa menyelamatkan Aaron dan memastikan keselamatannya!" ucap Farel yang tiba-tiba saja menghilang dan tidak bisa dihubungi lagi.


Adrian dan Steven tampak mengurutkan keningnya merasa heran dengan apa yang sedang terjadi sekarang.


" Kenapa tiba-tiba saja Farel tidak bisa dihubungi?" tanya Steven ketika dia berusaha untuk menghubungi Farel.


" Tadi secara sekilas aku seperti mendengar teriakan. Entahlah paman, tetapi aku juga tidak terlalu jelas?" ucap Siska mengatakan kepada Adrian dan Stevan yang sekarang saling menatap satu sama lain.


" Baiklah sekarang juga aku akan segera mengumpulkan anak buah kita dan segera pergi menuju ke lokasi yang tadi dikirimkan oleh Farel. Semoga saja kita tidak terlambat untuk menolongnya dan juga Aaron!" ucap Adrian panik.


Dengan langkah cepat dan juga cekatan Adrian langsung menghubungi beberapa anak buahnya yang tersebar di seluruh penjuru kota. Anak buah yang telah dia perintahkan untuk mencari keberadaan Aaron untuk berkumpul di lokasi yang tadi dikirimkan oleh Farel kepadanya yang sekarang sudah di Sherlock kepada semua anak buahnya agar mereka segera menuju ke sana dan membantu Farel yang kemungkinan saat ini sedang mengalami kesulitan besar karena sejak tadi ponselnya tidak bisa dihubungi sama sekali.