Gadis Urakan Yang Mempesona

Gadis Urakan Yang Mempesona
Bab 250


Farel sangat bahagia karena akhirnya dana yang dicuri oleh Abian dari perusahaan Prayoga group, yang kemudian dicuri pula oleh Amora, kini telah kembali kepadanya dengan dilakukan penyitaan pengadilan setelah Amora masuk penjara.


Andreas tidak mempersulit semua proses itu. Karena dia sudah menyerahkan semuanya ke pengacara untuk mengurusnya sementara dirinya sudah kembali ke Australia untuk hidup bersama dengan kedua orang tuanya dan juga putri kecilnya.


Andreas sudah hidup tenang di Australia dan tidak ingin menyakiti hatinya dengan terus memikirkan Amora yang tidak pernah mencintainya selama ini karena yang dicintai oleh Amora hanyalah Farel.


" Syukurlah akhirnya aset milik Handoyo group bisa kembali lagi. Aku senang sekali, sayang!" Siska memeluk Farel dengan penuh kebahagiaan.


Farel merasa senang karena selama ini dukungan Siska tidak pernah berkurang sedikitpun baik dirinya dalam keadaan sukses ataupun gagal. Farel benar-benar merasa bangga memiliki istri seperti Siska yang tetap setia kepadanya dalam setiap situasi apapun.


" Terima kasih sayang karena kamu selalu mendukungku di saat aku terpuruk, di saat aku sedih." Farel kemudian mengajak Siska ke perusahaan Handoyo group yang saat ini akan melakukan pesta untuk merayakan kembalinya seluruh aset yang dulu dicuri oleh Amora dari Abian.


Sungguh! Sejujurnya Siska merasa berterima kasih kepada Amora yang sudah mengamankan harta kekayaan yang dicuri oleh Abian dari perusahaan Handoyo.


Kalau harta itu tetap berada di tangan Abian pasti akan hilang dan habis untuk berfoya-foya tidak akan mungkin bisa kembali ke tangan Handoyo grup.


" Kita harus berterima kasih kepada Amora yang sudah menjaga semua aset Handoyo grup. Sehingga sekarang bisa kembali lagi denganmu bahkan lebih banyak lagi karena Amora menginvestasikannya di dalam perusahaan yang sukses!" Siska begitu takjub dengan cinta yang dimiliki oleh Amora untuk suaminya yang tercinta.


" Pasti karena Amora tahu harta yang dimiliki oleh Abian adalah hasil dari mencuri di Handoyo Group. Oleh karena itu dia juga mengambilnya dari tangan Abian dan menjaganya hingga saat ini untuk dikembalikan kepadamu." Farel hanya menatap istrinya yang sejak tadi terus memuji Amora yang sudah menjadikan harta kekayaan yang dicuri oleh Abian menjadi dua kali lipat.


" Aku hanya akan mengambil apa yang menjadi hak Handoyo grup saja. Selebihnya aku akan kembalikan dan memberikan kepada keluarga Amora yang kudengar, Dia memiliki seorang putri bersama suaminya yang baru." terlihat Siska menatap Farel yang memiliki hati yang begitu suci dan baik.


" Apapun yang akan kamu putuskan aku akan mendukung semuanya. Selama itu adalah untuk kebaikan." Farel merasa berterima kasih karena Siska tidak menghalangi niatnya untuk mengembalikan laba ataupun keuntungan dari investasi yang dilakukan oleh Amora dengan menggunakan uang milik Handoyo group yang telah diambil dari Abian.


" Besok aku akan mencari alamat suaminya Amora dan mengembalikan semua haknya Amora atas aset itu kepada dia yang menjadi hak keluarganya."


Mereka pun kemudian sama-sama berangkat ke hotel tempat akan diadakan pesta untuk merayakan hari bahagia itu bersama seluruh karyawan Prayoga group dan juga Handoyo group yang merasakan kebahagiaan luar biasa Karena perusahaan mereka akan kembali berjaya dengan dana yang sudah dikembalikan kepada perusahaan mereka.


" Syukurlah kalau dana itu sudah kembali Paman benar-benar sangat bahagia!" terlihat pamannya Farel begitu bahagia dengan berita itu.


Terlihat Abian yang datang bersama dengan istrinya yang terus cemberut karena dana yang susah payah dia Rebut dari Handoyo group ternyata sudah kembali lagi ke tangan perusahaan.


" Kau bahagia sekali setelah mendapatkan kembali uangmu. Padahal kau sampai memenjarakanku karena semua uang itu!" Abian benar-benar kesal dengan kelakuan Amora yang sudah berani bermain-main dengannya.


Abian berencana ingin membunuh Amora yang ada di penjara untuk melampiaskan kekesalan di hatinya atas perbuatan Amora yang sudah merugikan dirinya sangat banyak sekali.


" Katakan padaku. Apa yang akan kau lakukan dengan deviden yang didapatkan dari investasi yang dilakukan oleh Amora dengan menggunakan uang itu?" Abian benar-benar penasaran dengan apa yang akan dilakukan oleh Farel dan juga Siska.


" Tentu saja kami akan memberikannya kepada keluarganya Amora. Karena dia berhak memiliki uang tersebut. Handoyo grup hanya akan mengambil uang yang kau curi. Selebihnya akan dikembalikan kepada Amora karena dialah yang sudah bekerja keras untuk mengembangkan uang itu sehingga memiliki deviden yang banyak sekali!" Abian sampai mendengarkan apa yang dikatakan Farel seperti yang tidak percaya dengan kebodohan sepupunya.


Abian yang merasa marah kemudian mengajak istrinya untuk segera pergi dari pesta itu dia sudah tidak tahan lagi melihat kemunafikan Farel yang pura-pura baik di hadapan semua orang.


Istrinya Abian sebenarnya masih betah dengan pesta tersebut karena dia senang bertemu dengan banyak rekan bisnis dan senang berbicara dengan mereka untuk membahas bisnis mereka.


Akan tetapi karena Abian yang terlihat marah dia pun akhirnya mengikuti sang suami dan tidak banyak protes dia tidak mau kalau sampai suaminya marah kepadanya juga.


Bagaimanapun Dia sangat mencintai Abian dan tidak akan pernah mau kehilangan laki-laki itu.


" Sudahlah sayang. Lupakanlah tentang harta milik Handoyo group. Kau tidak kekurangan apapun. Kau butuh apan tinggal katakan padaku saja. Aku akan memberikan semuanya padamu!" akan tetapi Abian malah bercak lidah karena tidak mempercayai apa yang dikatakan oleh istrinya yang hanya mengatakan di bibir tapi tanpa bukti apapun.


Buktinya walaupun dirinya bertugas sebagai CEO, segala keputusan tetap berada ditangan sang istri. Abian hanya dijadikan boneka oleh sang istri karena tidak memiliki hak dan suara di dalam rapat dewan direksi. Karena saham terbesar di dalam perusahaan adalah milik sang istri. Sementara Abian hanya dipekerjakan sebagai CEO mewakili istrinya.


Abian kidak mau berdebat dengan istrinya. Dia hanya menyetir mobilnya dan berusaha untuk fokus.


sungguh selama ini Abian sangat menjaga sekali perasaan sang istri karena dia tidak mau kehilangan segala kemewahan yang diberikan oleh istrinya setelah dirinya keluar dari.


***


Farel melihat Abian dan istrinya yang keluar dari ballroom hotel tempat diadakannya pesta dengan amarah yang ada di hatinya kepada seluruh keluarga Handoyo yang sudah tidak mengizinkan Abian untuk kembali ke kediaman utama dan mengasingkannya dari perusahaan maupun keluarga Handoyo.


" Kenapa sayang kelihatannya kau murung. Apakah ada masalah yang mengganggu perasaanmu?" tanya Siska kepada Farel yang sejak tadi terus memperhatikan semua tamu yang hadir di acara pesta tersebut.


" Aku sedang mencari keluarganya Abian. Kenapa mereka tidak ada yang datang satupun ke pesta ini?" Farel tampangnya merasa terganggu karena keluarga pamannya tidak ada yang datang ke pesta tersebut padahal sudah diundang oleh Farel jauh-jauh hari.


Siska bisa merasakan perasaan keluarganya Abian yang pasti merasa malu karena perbuatan Abian yang sudah mencuri uang milik perusahaan Handoyo sehingga membuat perusahaan pernah jatuh di titik yang paling rendah karena kehilangan dana yang begitu besar dalam satu waktu.


Karena kepintaran dan kelihaian Farel membuat perusahaan mereka akhirnya bisa kembali bangkit. para dewa direksi benar-benar bangga dengan kerja Farel yang sudah kembali membangkitkan Handoyo group dalam keterpurukannya setelah kehilangan dana yang begitu besar gara-gara Abian.