
Setelah keputusan pengadilan, mereka kemudian keluar dari ruangan sidang, akan tetapi, saat mau keluar dari ruang sidang, Steven yang sejak tadi menatap ibunya, tiba-tiba saja berteriak mengagetkan semua orang yang hadir di pengadilan yang hadir hari ini termasuk Silvia yang hari ini datang juga setelah di bujuk oleh Adrian untuk ikut bersamanya ke pengadilan.
" Yang mulia hakim, Saya ingin melaporkan sebuah kasus pembunuhan yang terjadi sekitar 10 tahun yang lalu, pembunuhan Kakak dan juga kakak iparku." Steven merasa lemas sekujur tubuhnya.
Mata Steven terus tertuju kepada Silvia akan tetapi belum juga dia sempat mengatakan hal yang lain tiba-tiba saja Steven pingsan.
Farel hanya bisa menghela nafas melihat keadaan Steven yang begitu menyedihkan. Steven pasti merasa tidak sanggup untuk melaporkan ibunya sendiri ke polisi. Tekanan batin dan juga rasa bersalah terus menekan dari Stefan sehingga membuatnya jatuh pingsan karena sudah tidak mampu lagi untuk menanggung itu semua.
Hakim dan yang lainnya hanya bisa saling menatap satu sama lain melihat Steven yang jatuh pingsan sebelum menyelesaikan apa yang dia katakan.
" Uruslah dia untuk masuk ke dalam rumah sakit. Nanti setelah sembuh, minta kepadanya untuk melapor ke kantor polisi setempat agar kasusnya bisa kembali dibuka." setelah mengatakan itu, Hakim pun kemudian meninggalkan lokasi persidangan kasus pembunuhan Andini.
Steven kemudian di bawa ke rumah sakit oleh Rosa dan kedua orang tuanya. Hati Rosa benar-benar sangat sedih sekali melihat keadaan suaminya.
Rossa sadar bahwa ada sesuatu yang salah dengan suaminya sejak beberapa hari yang lalu. Saat suaminya itu bertemu dengan ibunya yang datang dari Bandung, Steven bahkan tidak pernah mau menemui Silvia sama sekali.
Indrana dan Amora saling menatap penuh benci. Ya, mereka tertangkap karena mereka saling menghianati satu sama lain.
Amora merasa kesal atas kebodohan Indrana yang sudah membuka identitasnya kepada polisi. Indrana melakukan itu untuk membalas dendam kepada Amora yang sudah berkhianat kepadanya dengan menunjukkan keberadaan dirinya pada polisi.
Amora sebenarnya melakukan itu demi mencari simpati dari Farel dia berpikir ingin mendekati Farel dengan identitas barunya.
Siapa yang menyangka kalau Indrana mengetahui apa yang dia lakukan yang telah membocorkan tempat tinggal Indrana yang saat itu bersembunyi di rumah sopir taksi yang dulu menolong Amora untuk bisa menemukan kontrakan Amora yang baru.
Hingga akhirnya Indrana merasa kesal pun membuka tapi rahasia Amora di hadapan semuanya. Mereka berdua akhirnya digelandang oleh Polisi ke penjara.
Adrian dan Farel hanya bisa menatap mereka berdua yang ribut terus dalam mobil karena saling menyalahkan satu sama lain.
Sekarang mereka berdua dihadapkan di sidang bersama dan dimasukkan ke dalam sel yang sama. Kebencian keduanya selalu memicu keributan di dalam sel. Bahkan Indrana pernah sampai masuk ke rumah sakit karena bertengkar dengan Amora.
Andreas yang mendengar tentang Amora yang sekarang berada di penjara langsung mendatangi Amora di penjara.
" Istriku!! Ya ampun!! Kenapa kau tidak menghubungiku dan meminta tolong padaku untuk mencarikan pengacara untukmu?" Andreas terlihat begitu menyesali apa yang terjadi kepada Amora.
Amora berdecak lidah mendengar apa yang dikatakan oleh Andreas yang menurutnya gak penting. Amora sampai saat ini masih menyepelekan Andreas sebagai orang yang tak berguna.
" Memangnya apa yang bisa kau lakukan kalau kau tahu tentang keberadaan aku di sini? Bukankah kau malah merasa bahagia kalau aku sampai membusuk di penjara? Kau jadi bisa semakin leluasa untuk bersama selingkuh kamu yang artis pendatang baru itu. Ya kan?" tanya Amora mengejutkan Andreas yang tidak menyangka kalau ternyata istrinya mengetahui dirinya telah bermain api di belakangnya selama ini.
Akan tetapi Amora yang memang tidak mencintai Andreas hanya menanggapi semua itu biasa saja.
" Bersiaplah sebentar lagi pengadilan akan menyita semua harta yang aku miliki. Karena itu semua adalah milik Handoyo group yang telah aku curi dari mantan suamiku yang dulu." bagaikan terkena sambaran petir Andreas mendapatkan kabar seperti itu dari sang istri yang sekarang tersenyum penuh kemenangan.
" Aku sengaja pergi dari kediamanmu karena aku sudah mengetahui rencana kekasihmu yang ingin meracuniku. Andreas! Kalau kau memang adalah seorang laki-laki sejati. Lepaskanlah semua harta yang bukan milikmu dan bukan milikku juga untuk kembali kepada pemiliknya sesungguhnya." setelah mengatakan itu hamora pun kemudian langsung masuk kembali ke dalam selnya.
Andreas masih membeku di tempat dan masih belum bisa mencerna apa yang dikatakan oleh Amora. Andreas benar-benar shock dan tidak mengerti dengan apa yang terjadi saat ini.
" Sayang, kamu kenapa melamun terus?" tanya Mina kepada Andreas yang sejak pulang dari penjara malah diam terus di ruang kerja dan tidak mau mengatakan apapun kepadanya.
Sejak Amora menghilang dari kehidupan Andreas Mina memang sudah pindah ke kediaman Andreas. Mina merasa yakin kalau Amora tidak akan pernah kembali kepada kekasihnya.
" Katakan padaku Mina! Apakah benar kalau kau berencana ingin membunuh istriku?" tanya Andreas dengan menatap tajam kepada kekasih gelapnya.
" Apa?" Mina terlihat gugup melihat kebencian di mata Andreas yang tertuju kepadanya.
Andreas bisa mengetahui segalanya hanya dengan melihat mata Mina yang ketakutan dan gugup.
" Bukankah aku sudah mengatakan padamu? Kalau hubungan kita hanya sebatas bersenang-senang, having fun! Kenapa kau sampai mempunyai niat untuk membunuh istriku? Jawab!!" Andreas begitu murka kepada Mina yang sudah lancang ingin membunuh ibu dari putrinya.
walaupun selama ini Amora selalu menyakiti dan juga menghinanya tetapi jauh di dalam hati Andreas dia tetap mencintai Amora. Wanita pertama yang sudah mengangkat derajatnya sehingga seperti sekarang dikenal oleh banyak masyarakat dan dipandang oleh para pengusaha lainnya sebagai seorang manager artis yang handal.
Andreas tahu bahwa Amora melakukan itu semua hanyalah untuk menyembunyikan kelemahan dirinya sendiri yang selama ini penuh luka dan amarah gegara Farel yang selalu membuat Dia menderita.
" Segera keluar dari rumahku! Karena aku tidak mau melihatmu lagi." Mina langsung bersujud di telapak kaki Andreas dan meminta maaf kepada laki-laki itu yang sudah dia cintai dengan dalam.
" Tidak perlu kau melakukan ini karena semua yang kumiliki akan segera disita oleh pengadilan. Setelah semuanya diambil oleh pengadilan untuk dikembalikan kepada pemilik yang sesungguhnya, aku akan segera kembali ke Australia dan hidup bersama dengan putri dan juga keluarga." Mina cukup terkejut mendengar apa yang dikatakan oleh Andreas tentang masa depan buruk sang kekasih yang sedang menunggunya.
Mina seperti tidak percaya dengan apa yang dikatakan Andreas. Dia berpikirlah kalau Andreas melakukan itu hanya untuk membuat dia meninggalkan lelaki itu.
" Kau bisa tinggal bersamaku dan menjadikanku sebagai artis yang akan menggantikan istrimu di dunia hiburan. Aku akan mendukung kamu dengan semua yang ku miliki!" Andreas hanya tertawa Sumbang mendengar semua yang dikatakan oleh Mina yang seperti membangun sebuah mimpi indah untuk dirinya.
Andre sudah merasa patah hati luar biasa melihat Amora yang tidak mencintainya sama sekali. Akan tetapi untuk menerima tawaran dari Mina pun Andreas merasa enggan karena tidak ingin kembali jatuh pada hal yang sama seperti sebelumnya.
Amora selalu merendahkan dirinya karena dia yang selama ini seakan-akan menggantungkan hidup kepada sang istri. Padahal dia sudah berjuang untuk mendapatkan kehormatan sebagai manajer terbaik yang telah menghantarkan Amora menjadi artis yang terkenal di negerinya sendiri.
Andreas tidak mau kalau sampai hidupnya kembali disetir oleh wanitanya. Oleh karena itu Andreas sudah bertekad akan kembali ke Australia dan kembali memulai kehidupan yang baru bersama kedua orang tuanya dan juga putrinya.
" Mulai hari ini kita putus dan aku tidak ingin bertemu lagi denganmu. Lupakanlah aku, Mina! Karena aku bukanlah laki-laki yang baik untuk masa depanmu." Andreas kemudian meninggalkan Mina sendiri.
Sementara itu, Andreas sendiri mulai membereskan barang-barangnya untuk segera kembali ke Australia sebelum dirinya diusir oleh pihak pengadilan.
Setelah semua barang-barangnya selesai andreaswan kemudian menghubungi pengacara yang selama ini mengurus semua masalahnya dan Amora. " Aku akan segera kembali ke Australiamalam ini juga. Tolong kau nanti mengurus semua permasalahan harta milik Istriku yang katanya akan disita oleh pengadilan karena harta ini adalah hasil curian dari Handoyo grup!" setelah mengatakan itu Andreas pun bersiap-siap untuk keluar dari rumah itu.
Mina terkesiap luar biasa mendengarkan semua yang dikatakan oleh Andreas kepada pengacaranya.
Rasanya seperti mimpi. " Jadi benar kalau kau benar-benar akan meninggalkan negara ini?" tanya Mina merasa frustasi karena memikirkan akan berpisah dengan laki-laki yang dia cintai.
" Lupakanlah aku dan mulailah kehidupan barumu. Kau adalah seorang gadis yang cantik dan juga berbakat aku yakin di luar sana banyak laki-laki yang akan menjadi suamimu yang baik!" Setelah mencium kening Mina. Andreas pun kemudian meninggalkan Indonesia dan kembali ke Australia untuk hidup bersama dengan kedua orang tuanya dan putrinya hasil pernikahan bersama Amora.
Mina hanya bisa menangis tersedu melihat kepergian Andreas yang seperti tidak berperasaan sedikitpun kepada dirinya yang sangat mencintai Andreas.